PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Cara Membantu Pelajar Alkitab agar Maju dan Dibaptis—Bagian 1
    Menara Pengawal (Edisi Pelajaran)—2020 | Oktober
    • Cara Membantu Pelajar Alkitab agar Maju dan Dibaptis—Bagian 1

      ”Kalian adalah surat Kristus, yang ditulis oleh kami sebagai pelayan Allah.”​—2 KOR. 3:3.

      NYANYIAN 78 ”Mengajarkan Firman Allah”

      YANG DIBAHASa

      Seorang wanita muda dibaptis.

      Seluruh sidang pasti merasa sangat bahagia saat melihat seorang pelajar Alkitab yang mereka kasihi dibaptis. (Lihat paragraf 1)

      1. Bagaimana 2 Korintus 3:1-3 membantu kita memahami bahwa membantu seseorang sampai dibaptis adalah suatu kehormatan? (Lihat gambar sampul.)

      BAGAIMANA perasaan Saudara saat melihat seorang pelajar Alkitab di sidang Saudara dibaptis? Saudara pasti sangat senang! (Mat. 28:19) Dan kalau Saudara yang memandu pelajaran Alkitab bersama pelajar itu, Saudara pasti merasa bahagia saat dia dibaptis. (1 Tes. 2:19, 20) Pelajar itu bisa maju dan dibaptis karena Saudara dan orang-orang lain di sidang berusaha keras untuk membantu dia. Jadi, seorang pelajar yang dibaptis bisa disebut sebagai ’surat pujian’ bagi guru Alkitabnya dan juga seluruh sidang.​—Baca 2 Korintus 3:1-3.

      2. (a) Pertanyaan penting apa yang perlu kita pikirkan, dan mengapa? (b) Apa yang bisa dianggap sebagai pelajaran Alkitab? (Lihat catatan kaki.)

      2 Dalam empat tahun terakhir ini, setiap bulannya ada sekitar 10.000.000 pelajaran Alkitabb di seluruh dunia yang dilaporkan. Ini luar biasa! Dan selama empat tahun itu, setiap tahunnya ada lebih dari 280.000 orang yang dibaptis. Bagaimana kita bisa membantu jutaan pelajar Alkitab lainnya untuk dibaptis? Yehuwa masih memberikan kesempatan bagi orang-orang untuk menjadi Saksi-Nya. Jadi, kita mau sebisa-bisanya membantu para pelajar Alkitab agar mereka bisa maju dan dibaptis sesegera mungkin. Ingatlah, waktunya sudah hampir habis!​—1 Kor. 7:29a; 1 Ptr. 4:7.

      3. Apa yang akan kita bahas di artikel ini?

      3 Badan Pimpinan menyadari bahwa pekerjaan membuat murid ini sangat mendesak. Karena itu, mereka membuat survei ke kantor-kantor cabang untuk mengetahui bagaimana kita bisa membantu lebih banyak pelajar Alkitab untuk maju dan dibaptis. Jadi di artikel ini dan di artikel berikutnya, kita akan mempelajari saran-saran dari para perintis, utusan injil, dan pengawas wilayah di berbagai negeri.c (Ams. 11:14; 15:22) Para penginjil yang berpengalaman ini menjelaskan apa yang perlu dilakukan oleh guru Alkitab maupun pelajar Alkitab agar pelajaran mereka bisa membuahkan hasil. Di artikel ini, kita akan membahas lima hal yang perlu dilakukan pelajar Alkitab supaya dia bisa terus maju dan dibaptis. Sebagai guru Alkitab, kita perlu membantu mereka untuk melakukan kelima hal itu.

      LAKUKANLAH PELAJARAN ALKITAB SETIAP MINGGU

      Beberapa gambar: 1. Seorang saudari memandu pelajaran Alkitab dengan seorang wanita. 2. Belakangan, saudari itu diundang masuk sehingga mereka bisa melanjutkan pelajaran di dalam rumah.

      Tanyakan kepada pelajar apakah pembahasan bisa dilanjutkan sambil duduk di dalam rumah (Lihat paragraf 4-6)

      4. Mengapa diskusi Alkitab yang singkat saja tidak cukup?

      4 Banyak saudara-saudari memandu pelajaran Alkitab secara singkat. Kadang, ada yang melakukannya di depan pintu atau pagar. Meskipun itu adalah cara yang bagus untuk membuat seseorang berminat pada Alkitab, pelajaran seperti itu biasanya tidak dilakukan setiap minggu. Untuk terus memupuk minat pelajar, ada penyiar yang meminta nomor telepon pelajar itu. Dengan begitu, mereka bisa menelepon atau mengirim pesan kepadanya untuk membagikan hal-hal bagus dari Alkitab. Mereka mungkin melakukan diskusi yang singkat seperti itu selama berbulan-bulan. Tapi, kalau seorang pelajar hanya meluangkan sedikit waktu dan tenaga untuk belajar Alkitab, apakah dia bisa maju dan dibaptis? Kemungkinan besar tidak.

      5. Bagaimana kata-kata Yesus di Lukas 14:27-33 bisa membantu kita dalam membuat murid?

      5 Yesus pernah menjelaskan tentang apa yang perlu dilakukan seseorang yang ingin menjadi pengikutnya. Dia memberikan perumpamaan tentang seseorang yang ingin membangun menara. Sebelum mulai membangun, orang itu harus ”duduk dulu dan menghitung biayanya”. Yesus juga memberikan perumpamaan tentang seorang raja yang mau berperang. Raja itu harus ”duduk dulu dan meminta nasihat” untuk mencari tahu apakah pasukannya bisa menang. (Baca Lukas 14:27-33.) Jadi, kalau seseorang ingin mengikuti Kristus, dia harus benar-benar memahami apa saja tanggung jawabnya nanti sebagai pengikut Kristus. Untuk memahami hal itu, seorang pelajar perlu belajar Alkitab setiap minggu. Bagaimana kita bisa menganjurkan dia untuk melakukan itu?

      6. Apa saja yang bisa kita lakukan agar pelajar Alkitab kita bisa maju?

      6 Pertama-tama, Saudara bisa berupaya membahas Alkitab dengan lebih lama. Mungkin Saudara bisa membahas satu topik tambahan setiap kali Saudara berkunjung. Kalau pelajar itu sudah terbiasa belajar lebih lama, Saudara bisa bertanya apakah dia bisa menyisihkan lebih banyak waktu untuk belajar Alkitab. Kalau selama ini Saudara hanya memandu pelajaran di depan pintu atau pagar, Saudara bisa bertanya apakah pembahasan bisa dilanjutkan sambil duduk di teras atau di dalam rumah. Jawabannya akan menunjukkan apakah dia memang benar-benar ingin belajar Alkitab. Belakangan, Saudara bahkan bisa bertanya apakah dia mau belajar dua kali seminggu supaya dia bisa belajar dengan lebih cepat. Tapi, selain melakukan pelajaran Alkitab satu atau dua kali setiap minggu, ada lagi yang perlu kita lakukan.

      BUATLAH PERSIAPAN UNTUK SETIAP PELAJARAN ALKITAB

      Beberapa gambar: 1. Saudari itu membuat persiapan sebelum memandu pelajaran Alkitab. 2. Belakangan, saudari itu membantu pelajar Alkitabnya untuk menandai bagian-bagian yang penting di bukunya.

      Buat persiapan yang baik sebelum memandu pelajaran Alkitab, dan tunjukkan kepada pelajar caranya membuat persiapan (Lihat paragraf 7-9)

      7. Sebelum memandu setiap pelajaran Alkitab, bagaimana Saudara bisa membuat persiapan yang baik?

      7 Sebagai guru Alkitab, Saudara perlu membuat persiapan yang baik sebelum memandu setiap pelajaran. Pertama-tama, bacalah bahan yang akan dibahas dan bukalah ayat-ayatnya. Cobalah pahami semua gagasan utamanya. Pikirkan tentang judul bab yang dibahas, subjudul, pertanyaan paragraf, ayat yang perlu dibaca, gambar-gambar, dan juga video yang mungkin bisa memperjelas pelajaran itu. Lalu, pikirkan bagaimana Saudara akan menjelaskan pelajaran itu dengan sederhana dan masuk akal. Itu bisa membantu pelajar Alkitab Saudara untuk memahami dan menjalankan apa yang dia pelajari.​—Neh. 8:8; Ams. 15:28a.

      8. Dari kata-kata Paulus di Kolose 1:9, 10, apa yang bisa kita pelajari tentang mendoakan pelajar Alkitab kita?

      8 Salah satu bagian dari persiapan adalah doa kepada Yehuwa. Berdoalah tentang pelajar Alkitab Saudara dan kebutuhannya. Mintalah Yehuwa untuk membantu Saudara mengajarkan Alkitab dengan cara yang menyentuh hati. (Baca Kolose 1:9, 10.) Coba pikirkan bagian mana yang mungkin akan sulit dimengerti atau sulit diterima oleh pelajar Alkitab Saudara. Ingatlah bahwa tujuan Saudara adalah membantu dia agar bisa maju dan dibaptis.

      9. Bagaimana kita bisa membantu pelajar Alkitab membuat persiapan?

      9 Setelah pelajar Alkitab kita belajar secara rutin, kita berharap dia akan menghargai apa yang telah Yehuwa dan Yesus lakukan dan ingin belajar semakin banyak hal lagi. (Mat. 5:3, 6) Supaya pelajar Alkitab Saudara bisa sepenuhnya mendapat manfaat, dia harus benar-benar berkonsentrasi saat belajar bersama kita. Untuk itu, jelaskan bahwa dia perlu membuat persiapan sebelum belajar Alkitab. Dia perlu membaca bahan pelajarannya dan memikirkan hubungan pelajaran itu dengan kehidupannya. Bagaimana Saudara bisa membantu dia? Ajak dia untuk bersama-sama membuat persiapan agar dia tahu cara melakukannya.d Beri tahu dia caranya mencari jawaban langsung dari pertanyaan tercetak. Tunjukkan bahwa dia perlu menggarisbawahi beberapa kata kunci untuk mengingat jawaban itu. Lalu, minta dia untuk menjawab dengan kata-katanya sendiri. Sewaktu mendengar jawabannya, Saudara bisa mengetahui apakah dia memang benar-benar memahami apa yang dia pelajari. Tapi, selain membantu pelajar Alkitab untuk membuat persiapan, ada hal lain lagi yang perlu Saudara lakukan.

      AJARLAH DIA UNTUK BERKOMUNIKASI DENGAN YEHUWA SETIAP HARI

      Beberapa gambar: 1. Saudari itu berdoa bersama pelajarnya sebelum pelajaran dimulai. 2. Belakangan, pelajar itu juga berdoa sendiri.

      Ajari pelajar caranya berkomunikasi dengan Yehuwa (Lihat paragraf 10-11)

      10. Mengapa seorang pelajar perlu membaca Alkitab setiap hari, dan bagaimana dia bisa benar-benar mendapat manfaat dari pembacaan Alkitabnya?

      10 Selain belajar Alkitab dengan Saudara setiap minggu, ada lagi yang perlu dilakukan sendiri oleh pelajar itu setiap hari. Dia perlu berkomunikasi dengan Yehuwa. Itu berarti dia perlu mendengarkan Yehuwa dan berbicara kepada-Nya. Dia bisa mendengarkan Yehuwa dengan membaca Alkitab setiap hari. (Yos. 1:8; Mz. 1:1-3) Jelaskan kepadanya cara menggunakan ”Jadwal Pembacaan Alkitab” yang ada di jw.org.e Supaya dia bisa benar-benar mendapat manfaat dari pembacaan Alkitab, anjurkan dia untuk merenungkan apa yang bisa dia pelajari tentang Yehuwa dan bagaimana dia bisa menjalankan apa yang dia pelajari.​—Kis. 17:11; Yak. 1:25.

      11. (a) Apa yang bisa membantu seorang pelajar Alkitab untuk menyampaikan doa dengan cara yang benar? (b) Mengapa seorang pelajar Alkitab perlu sering berdoa kepada Yehuwa?

      11 Anjurkan pelajar Alkitab Saudara untuk berbicara kepada Yehuwa dengan berdoa setiap hari. Di awal dan akhir setiap pelajaran Alkitab, berdoalah bersama pelajar Alkitab Saudara. Sampaikan doa yang tulus, dan sebutkan tentang pelajar Alkitab Saudara dalam doa-doa tersebut. Sewaktu dia mendengar doa Saudara, dia bisa tahu caranya berdoa dengan tulus. Dia juga akan tahu bahwa doanya perlu ditujukan kepada Allah Yehuwa dan disampaikan dalam nama Yesus Kristus. (Mat. 6:9; Yoh. 15:16) Coba bayangkan, kalau pelajar Alkitab Saudara setiap hari membaca Alkitab (mendengarkan Yehuwa) dan berdoa (berbicara kepada Yehuwa), dia pasti akan menjadi semakin akrab dengan Yehuwa! (Yak. 4:8) Kebiasaan yang baik itu akan membantu dia untuk maju dan dibaptis. Apa lagi yang bisa membantunya?

      BANTULAH DIA UNTUK BERSAHABAT DENGAN YEHUWA

      12. Bagaimana kita bisa membantu pelajar Alkitab untuk bersahabat dengan Yehuwa?

      12 Kita ingin membantu pelajar Alkitab untuk memahami apa yang dia pelajari. Tapi, itu saja tidak cukup. Apa yang dia pelajari itu harus menyentuh hatinya. Dengan begitu, dia bisa tergerak untuk menjalankan apa yang dia pelajari. Sewaktu mengajar, Yesus menjelaskan dengan cara yang masuk akal sehingga para pendengarnya memahami ajarannya. Tapi, mengapa orang-orang tergerak untuk mengikuti Yesus? Karena apa yang dia ajarkan menyentuh hati mereka. (Luk. 24:15, 27, 32) Pelajar Alkitab Saudara perlu menyadari bahwa dia bisa bersahabat dengan Yehuwa dan bisa menganggap Yehuwa sebagai Bapak, Allah, dan Sahabatnya. (Mz. 25:4, 5) Sewaktu Saudara memandu pelajaran Alkitab, tekankan sifat-sifat bagus Yehuwa. (Kel. 34:5, 6; 1 Ptr. 5:6, 7) Saudara bisa melakukan itu tidak soal topik apa yang sedang kalian bahas. Bantu pelajar untuk melihat kasih, kebaikan hati, dan belas kasihan Yehuwa. Yesus mengatakan bahwa perintah yang ”paling utama dan paling penting” adalah ini: ”Kasihilah Yehuwa Allahmu.” (Mat. 22:37, 38) Jadi, berusahalah membantu pelajar Alkitab Saudara untuk benar-benar mengasihi Yehuwa.

      13. Berikan contoh tentang caranya membantu pelajar Alkitab untuk mengenal kepribadian Yehuwa.

      13 Beri tahu pelajar Alkitab Saudara apa saja yang membuat Saudara mengasihi Yehuwa. Ini mungkin bisa membuat dia menyadari bahwa dia juga perlu berusaha menjadi sahabat Yehuwa dan mengasihi-Nya. (Mz. 73:28) Misalnya, di paragraf atau ayat tertentu, apakah Saudara tersentuh dengan sebuah kalimat yang menunjukkan tentang kasih, hikmat, keadilan, atau kuasa Yehuwa? Ceritakan itu kepada pelajar Alkitab Saudara sewaktu kalian membahas paragraf atau ayat tersebut. Beri tahu dia bahwa itulah salah satu alasan Saudara sangat mengasihi Bapak kita yang di surga. Apa lagi yang perlu dilakukan setiap pelajar Alkitab agar dia bisa maju dan dibaptis?

      ANJURKAN DIA UNTUK BERHIMPUN

      Beberapa gambar: 1. Seorang saudari menggunakan ’Menara Pengawal’, video, dan undangan perhimpunan untuk menjelaskan tentang perhimpunan kepada pelajar Alkitabnya. 2. Saudari itu memberikan komentar saat Pelajaran ’Menara Pengawal’. Pelajar Alkitabnya duduk di sebelahnya sambil memperhatikan dia.

      Anjurkan pelajar untuk berhimpun sesegera mungkin! (Lihat paragraf 14-15)

      14. Menurut Ibrani 10:24, 25, mengapa perhimpunan bisa membantu seorang pelajar Alkitab lebih cepat maju?

      14 Kita semua ingin pelajar Alkitab kita maju dan dibaptis. Untuk itu, kita perlu menganjurkan mereka untuk berhimpun. Ini sangat penting untuk kita lakukan. Para guru Alkitab yang berpengalaman mengatakan bahwa pelajar Alkitab yang langsung berhimpun biasanya lebih cepat maju. (Mz. 111:1) Beberapa guru Alkitab menjelaskan kepada pelajar Alkitab mereka bahwa di perhimpunan, dia bisa mempelajari banyak hal yang tidak dia dapatkan dari pelajaran Alkitab di rumah. Baca Ibrani 10:24, 25 bersama pelajar Alkitab Saudara, dan jelaskan manfaat-manfaat yang akan dia dapatkan kalau dia berhimpun. Putarkan video Apa Saja yang Berlangsung di Balai Kerajaan?f Bantu pelajar itu untuk menganggap penting perhimpunan sehingga dia mau rutin berhimpun setiap minggu.

      15. Apa yang bisa kita lakukan agar pelajar Alkitab kita tergerak untuk rutin berhimpun?

      15 Apa yang bisa Saudara lakukan jika pelajar Alkitab Saudara belum mulai berhimpun atau tidak rutin berhimpun? Daripada sekadar mengundang dia ke perhimpunan, cobalah beri tahu dia dengan bersemangat tentang sesuatu yang baru-baru ini Saudara pelajari di perhimpunan. Kalau dia melihat bahwa Saudara sangat menikmati perhimpunan, dia mungkin akan tergerak untuk ikut berhimpun. Beri dia Menara Pengawal atau Lembar Pelajaran Pelayanan dan Kehidupan Kristen yang dibahas minggu itu. Tunjukkan apa saja yang akan dibahas di perhimpunan berikutnya, dan tanyakan bagian mana yang menurutnya paling menarik. Saat pertama kali berhimpun, dia akan sangat terkesan. Apa yang dia lihat dan dengar pasti jauh lebih baik daripada apa yang pernah dia dapatkan di pertemuan ibadah mana pun. (1 Kor. 14:24, 25) Dia akan bertemu dengan orang-orang yang bisa menjadi teladan baginya dan bisa membantu dia untuk maju dan dibaptis.

      16. Apa saja yang bisa kita lakukan agar pelajar Alkitab kita maju dan dibaptis, dan apa yang akan kita bahas di artikel berikutnya?

      16 Jadi, hal-hal apa saja yang perlu kita lakukan agar pelajar Alkitab kita bisa maju dan dibaptis? Kita perlu menganjurkan dia untuk belajar setiap minggu dan membuat persiapan sebelum belajar. Dengan begitu, dia akan menganggap penting pelajaran Alkitabnya. Kita juga perlu menganjurkan dia untuk berkomunikasi dengan Yehuwa setiap hari dan berupaya bersahabat dengan-Nya. Selain itu, kita perlu membuat dia tergerak untuk ikut berhimpun. (Lihat kotak di halaman 12, ”Yang Perlu Dilakukan Pelajar Alkitab agar Bisa Maju dan Dibaptis”.) Di artikel berikutnya, kita akan membahas lima hal lain lagi yang perlu kita lakukan agar pelajar Alkitab kita bisa maju dan dibaptis.

  • Cara Membantu Pelajar Alkitab agar Maju dan Dibaptis—Bagian 1
    Menara Pengawal (Edisi Pelajaran)—2020 | Oktober
    • Seorang saudari memandu pelajaran Alkitab dengan seorang pelajar yang terlihat menikmati pelajaran itu.

      Yang Perlu Dilakukan Pelajar Alkitab agar Bisa Maju dan Dibaptis

      1. 1. Belajar setiap minggu

        • Meluangkan waktu dan tenaga untuk belajar secara rutin

        • Jika mungkin, belajar dua kali seminggu

      2. 2. Selalu membuat persiapan sebelum belajar

        • Membaca bahan yang akan dibahas

        • Menggarisbawahi kata-kata penting yang adalah jawaban dari pertanyaan tercetak

        • Memikirkan caranya mereka bisa menjalankan apa yang mereka pelajari

      3. 3. Berkomunikasi dengan Yehuwa setiap hari

        • Mendengarkan Yehuwa dengan membaca Alkitab setiap hari

        • Merenungkan apa yang Alkitab ajarkan tentang Yehuwa

        • Berbicara kepada Yehuwa dengan berdoa setiap hari

      4. 4. Berusaha untuk bersahabat dengan Yehuwa

        • Menyadari bahwa mereka bisa menjadi sahabat Yehuwa

        • Menghargai sifat-sifat baik Yehuwa

        • Berusaha untuk benar-benar mengasihi Yehuwa

      5. 5. Menghadiri perhimpunan

        • Menyadari bahwa mereka juga perlu belajar Alkitab di perhimpunan

        • Memahami manfaat yang bisa mereka dapatkan di perhimpunan

        • Mengenal orang-orang yang bisa menjadi teladan untuk mereka

  • Cara Membantu Pelajar Alkitab agar Maju dan Dibaptis—Bagian 2
    Menara Pengawal (Edisi Pelajaran)—2020 | Oktober
    • Cara Membantu Pelajar Alkitab agar Maju dan Dibaptis—Bagian 2

      ”Teruslah perhatikan dirimu dan pengajaranmu.”​—1 TIM. 4:16.

      NYANYIAN 77 Terang yang Menembus Kegelapan

      YANG DIBAHASa

      1. Mengapa kita bisa mengatakan bahwa pekerjaan membuat murid adalah pekerjaan yang menyelamatkan kehidupan?

      PEKERJAAN membuat murid adalah pekerjaan yang menyelamatkan kehidupan! Mengapa kita bisa mengatakan begitu? Sewaktu Yesus memberikan perintah yang dicatat di Matius 28:19, 20, dia mengatakan, ”Pergilah dan buatlah orang-orang . . . menjadi muridku. Baptislah mereka.” Baptisan sangat penting karena itu adalah syarat agar kita bisa diselamatkan dan mendapat kehidupan abadi. Kalau seseorang ingin dibaptis, dia harus beriman bahwa dia bisa diselamatkan hanya karena Yesus telah mati sebagai korban tebusan dan dibangkitkan. Karena itulah Rasul Petrus memberi tahu orang-orang Kristen, ”Baptisan . . . menyelamatkan kalian melalui kebangkitan Yesus Kristus.” (1 Ptr. 3:21) Jadi, saat seseorang dibaptis, dia mendapat kesempatan untuk bisa hidup abadi.

      2. Menurut 2 Timotius 4:1, 2, kita perlu menjadi guru Alkitab yang seperti apa?

      2 Untuk bisa membuat murid, kita perlu berusaha meningkatkan ”keterampilan mengajar” kita. (Baca 2 Timotius 4:1, 2.) Mengapa? Karena pekerjaan membuat murid berhubungan erat dengan pengajaran. Yesus memerintahkan kita, ”Pergilah dan buatlah orang-orang . . . menjadi muridku. Ajarlah mereka.” Selain itu, Rasul Paulus mengatakan bahwa kita harus bertekun dalam mengajar ’karena dengan begitu, kita akan menyelamatkan diri kita dan orang-orang yang mendengarkan kita’. Karena itulah Paulus mengatakan, ”Teruslah perhatikan dirimu dan pengajaranmu.”​—1 Tim. 4:16.

      3. Apa yang akan kita bahas di artikel ini?

      3 Di seluruh dunia, kita memandu jutaan pelajaran Alkitab. Tapi, seperti yang disebutkan di artikel sebelumnya, kita ingin tahu caranya kita bisa membantu lebih banyak pelajar Alkitab untuk dibaptis. Di artikel ini, kita akan membahas lima hal lagi yang perlu dilakukan seorang guru Alkitab agar dia bisa membantu pelajar Alkitabnya untuk maju dan dibaptis.

      GUNAKAN ALKITAB DENGAN SEBAIK-BAIKNYA SAAT MENGAJAR

      Beberapa gambar: 1. Saudari yang ada di artikel sebelumnya memandu sebuah pelajaran Alkitab. Dia menjelaskan dengan bersemangat tanpa melihat Alkitabnya. Seorang saudari lansia yang ikut dalam pelajaran itu terlihat bingung. Pelajar Alkitabnya juga terlihat bingung. 2. Belakangan, di sebuah kafe, saudari yang memandu pelajaran Alkitab itu mendengarkan saran dari saudari lansia tersebut, yang adalah guru Alkitab yang berpengalaman.

      Mintalah penyiar yang berpengalaman untuk membantu Saudara menggunakan Alkitab dengan sebaik-baiknya (Lihat paragraf 4-6)f

      4. Mengapa seorang guru Alkitab tidak boleh terlalu banyak berbicara saat memandu pelajaran Alkitab? (Lihat juga catatan kaki.)

      4 Sebagai guru Alkitab, kita perlu menggunakan Alkitab dengan sebaik-baiknya saat mengajar. Bagaimana kita bisa melakukannya? Salah satu caranya, kita harus menahan diri untuk tidak menjelaskan semua hal yang kita ketahui tentang suatu topik atau ayat Alkitab.b (Yoh. 16:12) Kita tidak boleh terlalu banyak berbicara saat kita memandu Pelajaran Menara Pengawal, Pelajaran Alkitab Sidang, maupun pelajaran Alkitab di rumah. Ini mungkin tidak mudah karena kita sangat menyukai hal-hal yang kita ajarkan dari Firman Allah. Kita mungkin tergoda untuk berbicara panjang lebar tentang hal-hal yang kita sukai itu. Tapi coba pikirkan: Dulu saat Saudara baru dibaptis, pengetahuan Alkitab Saudara pasti tidak sebanyak sekarang. Saat itu, Saudara mungkin hanya memahami ajaran-ajaran dasar Alkitab. (Ibr. 6:1) Saudara pasti butuh waktu bertahun-tahun untuk mempelajari semua hal yang Saudara ketahui sekarang. Jadi, jangan mengajarkan terlalu banyak hal sekaligus kepada pelajar Alkitab Saudara.

      5. (a) Sesuai dengan 1 Tesalonika 2:13, kita ingin pelajar Alkitab kita memahami hal apa? (b) Bagaimana kita bisa menganjurkan pelajar untuk berbicara tentang hal-hal yang dia pelajari?

      5 Kita ingin pelajar Alkitab kita memahami bahwa apa yang dia pelajari bukan berasal dari kita, tapi dari Firman Allah. (Baca 1 Tesalonika 2:13.) Bagaimana Saudara bisa membantu pelajar Alkitab Saudara memahami hal itu? Selama pelajaran, anjurkan dia untuk berbicara tentang hal-hal yang sedang dibahas. Jadi, setelah kalian membaca sebuah ayat, Saudara tidak perlu selalu menjelaskan ayat itu. Mintalah dia untuk menjelaskan beberapa ayat yang kalian baca. Bantu dia untuk memahami apa hubungan nasihat Alkitab itu dengan dirinya. Ajukan pertanyaan yang bisa membuat dia menyatakan perasaannya tentang ayat-ayat yang dia baca. (Luk. 10:25-28) Misalnya, Saudara bisa bertanya kepadanya, ”Dari ayat ini, kamu bisa melihat sifat Yehuwa yang mana?” ”Menurutmu, apa manfaatnya kalau kamu mengikuti nasihat di ayat ini?” ”Setelah kamu tahu hal ini, bagaimana perasaanmu?” (Ams. 20:5) Ingatlah bahwa tujuan kita bukan untuk membantu pelajar kita punya sebanyak mungkin pengetahuan Alkitab. Tapi yang terpenting, kita ingin membantu mereka untuk benar-benar menyukai apa yang mereka pelajari dan menjalankannya.

      6. Manfaat apa yang bisa kita dapatkan dengan mengajak seorang guru Alkitab yang berpengalaman?

      6 Jika Saudara mau menjadi guru yang lebih terampil, Saudara harus rendah hati. (Bandingkan Kisah 18:24-26.) Jadi, cobalah ajak seorang guru Alkitab yang berpengalaman untuk menemani Saudara saat memandu pelajaran Alkitab, dan tanyakan pendapat penyiar tersebut. Misalnya, apakah menurutnya Saudara sudah memandu pelajaran itu dengan baik? Apakah dia merasa Saudara sudah menggunakan Alkitab dengan sebaik-baiknya? Dan apakah menurutnya pelajar Alkitab Saudara memahami apa yang dia pelajari? Selain itu, kalau Saudara tidak bisa memandu pelajaran Alkitab selama satu minggu atau lebih, Saudara bisa meminta penyiar itu untuk menggantikan Saudara. Dengan demikian, pelajaran Alkitab bisa tetap dilakukan secara rutin, dan pelajar bisa menyadari bahwa pelajaran itu sangat penting. Jangan pernah merasa bahwa pelajar itu adalah ”milik” Saudara dan hanya Saudara yang bisa memandu pelajaran dengannya. Ingatlah bahwa yang terpenting, pelajar itu bisa terus mempelajari kebenaran Alkitab.

      TUNJUKKAN BAHWA SAUDARA MENYUKAI DAN MEMERCAYAI KEBENARAN ALKITAB

      Beberapa gambar: 1. Seorang saudari menunjukkan kepada pelajar Alkitabnya sebuah video berisi pengalaman yang menguatkan. 2. Pelajar Alkitab itu menjelaskan apa yang dia pelajari kepada suaminya.

      Ceritakan tentang pengalaman yang bisa membantu pelajar untuk menjalankan nasihat Alkitab (Lihat paragraf 7-9)g

      7. Apa yang bisa membantu pelajar Alkitab Saudara menghargai apa yang dia pelajari?

      7 Seorang pelajar Alkitab harus bisa melihat bahwa Saudara sangat menyukai kebenaran Alkitab dan benar-benar yakin akan kebenaran itu. (1 Tes. 1:5) Dengan begitu, dia kemungkinan besar akan sangat menghargai apa yang dia pelajari. Mungkin Saudara bisa bercerita tentang manfaat yang Saudara sendiri rasakan karena menerapkan nasihat Alkitab. Itu bisa membantu pelajar Alkitab menyadari bahwa nasihat Alkitab juga bermanfaat untuk kehidupannya.

      8. Apa lagi yang bisa kita lakukan untuk membantu pelajar Alkitab, dan mengapa kita perlu melakukannya?

      8 Pelajar Alkitab Saudara mungkin menghadapi tantangan tertentu. Saat memandu pelajaran Alkitab, coba ceritakan pengalaman saudara-saudari yang berhasil mengatasi tantangan serupa. Saudara bisa mengajak seorang rekan seiman di sidang yang bisa menjadi teladan untuk pelajar itu. Atau, Saudara bisa mencari artikel dan video di seri ”Alkitab Mengubah Kehidupan”c di jw.org, yang berisi pengalaman yang menguatkan. Pengalaman seperti itu bisa membuat pelajar menyadari bahwa Alkitab dapat membantu dia mengubah kehidupannya.

      9. Bagaimana kita bisa menganjurkan pelajar Alkitab kita untuk menceritakan apa yang dia pelajari kepada orang lain?

      9 Kalau pelajar Alkitab Saudara sudah menikah, apakah pasangan hidupnya juga belajar Alkitab? Jika belum, Saudara bisa mengundang dia untuk ikut belajar. Selain itu, anjurkan pelajar Alkitab Saudara untuk menceritakan apa yang dia pelajari kepada keluarga dan teman-temannya. (Yoh. 1:40-45) Saudara bisa bertanya, ”Kira-kira, bagaimana kamu bisa menjelaskan ini kepada keluargamu?” atau ”Untuk membuktikan ini, ayat mana yang bisa kamu tunjukkan kepada temanmu?” Dengan melakukan itu, Saudara sebenarnya sedang melatih pelajar tersebut untuk menjadi guru. Nanti, saat dia sudah memenuhi syarat, dia bisa menjadi penyiar belum terbaptis dan mulai mengabar. Saudara juga bisa bertanya kepada pelajar apakah ada kenalannya yang mau belajar Alkitab. Kalau ada, Saudara bisa langsung menghubungi orang itu dan menawarkan pelajaran Alkitab kepadanya. Tunjukkan kepadanya video Seperti Apakah Program Pelajaran Alkitab Kami?d

      BANTU PELAJAR UNTUK MENCARI SAHABAT DI SIDANG

      Beberapa gambar: 1. Saudari yang memandu pelajaran Alkitab memperkenalkan pelajar Alkitabnya kepada seorang saudari lain di Balai Kerajaan. 2. Saudari itu, pelajar Alkitabnya, dan suami pelajar itu bergaul bersama di rumah saudari yang mereka temui di Balai Kerajaan.

      Bantu pelajar untuk mencari sahabat di sidang (Lihat paragraf 10-11)h

      10. Bagaimana guru Alkitab bisa meniru teladan Rasul Paulus yang ditunjukkan di 1 Tesalonika 2:7, 8?

      10 Guru Alkitab perlu dengan tulus memedulikan pelajar Alkitab mereka. Saudara perlu menganggap pelajar Alkitab Saudara sebagai calon rekan seiman. (Baca 1 Tesalonika 2:7, 8.) Pasti tidak mudah bagi dia untuk meninggalkan teman-temannya yang dulu dan membuat berbagai perubahan agar bisa melayani Yehuwa. Jadi, Saudara perlu membantu dia untuk mencari sahabat-sahabat sejati di sidang. Saudara sendiri juga perlu menjadi sahabat untuk pelajar Alkitab itu. Misalnya, Saudara bisa menyisihkan waktu untuk bergaul dengannya di luar pelajaran Alkitab. Saudara bisa menelepon dia, mengirimkan pesan singkat, atau mampir ke rumahnya. Dengan begitu, Saudara menunjukkan bahwa Saudara benar-benar memedulikan dia.

      11. Apa yang kita inginkan bagi pelajar Alkitab kita, dan mengapa?

      11 Sebuah peribahasa Afrika mengatakan, ”Dibutuhkan semua orang di desa untuk membesarkan seorang anak.” Kita juga bisa mengatakan, ”Dibutuhkan semua orang di sidang untuk membantu seseorang menjadi murid.” Karena itu, guru Alkitab yang baik akan memperkenalkan pelajar Alkitabnya kepada saudara-saudari di sidang. Dengan begitu, pelajar tersebut bisa bergaul dengan umat Yehuwa, yang bisa membantu dia semakin akrab dengan Yehuwa serta menguatkan dia saat ada masalah. Kita ingin dia merasa nyaman di sidang dan merasa dekat dengan saudara-saudari. Kita ingin dia tertarik untuk menjadi bagian dari persaudaraan Kristen kita. Dia pun akan lebih mudah untuk berhenti bergaul dengan orang-orang yang tidak membantu dia bersahabat dengan Yehuwa. (Ams. 13:20) Kalau teman-temannya yang dulu tidak mau lagi berteman dengannya, dia tahu bahwa dia bisa mendapat sahabat-sahabat sejati dalam organisasi Yehuwa.​—Mrk. 10:29, 30; 1 Ptr. 4:4.

      TEKANKAN PENTINGNYA PEMBAKTIAN DAN BAPTISAN

      Pelajar Alkitab itu keluar dari kolam baptisan. Suaminya, guru Alkitabnya, dan beberapa saudara-saudari di sidang tersenyum bahagia dan bertepuk tangan.

      Setelah melakukan hal-hal yang dibutuhkan, seorang pelajar Alkitab yang tulus pasti bisa dibaptis (Lihat paragraf 12-13)

      12. Mengapa kita perlu sering menekankan kepada pelajar Alkitab pentingnya pembaktian dan baptisan?

      12 Ingatlah bahwa tujuan kita memandu pelajaran Alkitab dengan seseorang adalah untuk membantu dia menjadi hamba Yehuwa yang terbaptis. Jadi, Saudara perlu sering menekankan kepada pelajar Alkitab pentingnya pembaktian dan baptisan. Setelah dia belajar Alkitab selama beberapa bulan dan khususnya setelah dia mulai berhimpun, dia seharusnya sudah memahami bahwa tujuan pelajaran Alkitab adalah untuk membantu dia menjadi Saksi Yehuwa.

      13. Apa saja yang perlu dilakukan seorang pelajar agar dia bisa dibaptis?

      13 Ada beberapa hal yang perlu dilakukan seorang pelajar Alkitab agar dia bisa dibaptis. Pertama-tama, pelajar itu harus mengenal Yehuwa, mengasihi Dia, dan beriman kepada-Nya. (Yoh. 3:16; 17:3) Dia juga perlu bersahabat dengan Yehuwa dan saudara-saudari di sidang. (Ibr. 10:24, 25; Yak. 4:8) Kemudian, dia perlu menyesali hal-hal buruk yang dia lakukan dan tidak lagi melakukan hal-hal itu. (Kis. 3:19) Dia juga perlu memberi tahu orang lain tentang apa yang sekarang dia percayai. (2 Kor. 4:13) Setelah itu, dia perlu membaktikan diri kepada Yehuwa dan menunjukkan pembaktian itu dengan dibaptis. (1 Ptr. 3:21; 4:2) Saat pelajar Alkitab berupaya melakukan semua hal itu, kita perlu sering memuji dan menyemangati dia. Dan saat dia akhirnya dibaptis, kita semua pasti sangat senang!

      TERUSLAH PERIKSA KEMAJUAN PELAJAR ALKITAB SAUDARA

      14. Bagaimana kita bisa mencari tahu apakah seorang pelajar memang ingin melayani Yehuwa?

      14 Memang, sewaktu kita membantu pelajar Alkitab untuk maju dan dibaptis, kita harus sabar. Tapi, kita juga harus mencari tahu apakah pelajar Alkitab kita benar-benar ingin melayani Yehuwa. Coba pikirkan: Apakah pelajar itu menunjukkan bahwa dia berusaha untuk mengikuti perintah Yesus? Atau apakah dia hanya ingin tahu hal-hal menarik dari Alkitab?

      15. Untuk memeriksa kemajuan seorang pelajar, hal apa saja yang perlu kita amati?

      15 Secara berkala, coba periksa kemajuan pelajar Alkitab Saudara. Misalnya, apakah dia menyatakan perasaannya tentang Yehuwa? Apakah dia berdoa kepada Yehuwa? (Mz. 116:1, 2) Apakah dia suka membaca Alkitab? (Mz. 119:97) Apakah dia rutin berhimpun? (Mz. 22:22) Apakah dia sudah membuat perubahan dalam kehidupannya? (Mz. 119:112) Apakah dia sudah mulai menceritakan apa yang dia pelajari kepada keluarga dan teman-temannya? (Mz. 9:1) Dan yang terpenting, apakah dia mau menjadi Saksi Yehuwa? (Mz. 40:8) Kalau pelajar Alkitab Saudara sama sekali tidak melakukan hal-hal itu, coba cari tahu alasannya dengan cara yang bijaksana. Setelah mengetahui alasannya, berbicaralah kepadanya dengan baik hati tapi terus terang.e

      16. Hal-hal apa yang menunjukkan bahwa suatu pelajaran Alkitab sebaiknya dihentikan?

      16 Dari waktu ke waktu, pikirkanlah apakah Saudara perlu melanjutkan pelajaran Alkitab dengan seseorang. Misalnya, apakah pelajar itu tidak membuat persiapan sebelum belajar? Apakah dia tidak mau berhimpun? Apakah dia belum menghentikan kebiasaan buruknya? Apakah dia masih bergabung dengan agama palsu? Kalau ya, itu berarti dia tidak benar-benar menghargai apa yang dia pelajari dan tidak mau membuat perubahan. Jadi, lebih baik Saudara menghentikan pelajaran dengannya. Kalau Saudara melanjutkan pelajaran tersebut, itu sama seperti berupaya mengajar seseorang berenang tapi orang itu tidak mau terkena air.

      17. Apa saja yang perlu kita lakukan agar kita bisa mengikuti nasihat di 1 Timotius 4:16?

      17 Tanggung jawab kita untuk membuat murid itu sangat penting, dan kita ingin membantu pelajar Alkitab kita untuk maju dan dibaptis. Karena itu, kita perlu menggunakan Alkitab dengan sebaik-baiknya saat mengajar. Kita perlu mengajar dengan bersemangat dan yakin. Kita juga perlu membantu pelajar Alkitab kita untuk mendapat sahabat-sahabat di sidang. Selain itu, kita perlu menekankan kepada pelajar itu pentingnya pembaktian dan baptisan, dan kita perlu secara berkala memeriksa kemajuan pelajar itu. (Lihat kotak di halaman 13, ”Yang Perlu Dilakukan Guru Alkitab untuk Membantu Pelajar agar Maju dan Dibaptis”.) Kita sangat senang karena bisa ikut dalam pekerjaan yang menyelamatkan kehidupan ini! Semoga kita berupaya sebisa-bisanya untuk membantu pelajar Alkitab kita agar mereka maju dan dibaptis.

  • Cara Membantu Pelajar Alkitab agar Maju dan Dibaptis—Bagian 2
    Menara Pengawal (Edisi Pelajaran)—2020 | Oktober
Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan