-
BelizeBuku Tahunan Saksi-Saksi Yehuwa 2010
-
-
[Kotak/Gambar di hlm. 235, 236]
Orang Maya yang Mengasihi Yehuwa
JORGE DAN NICOLAS SHO (BERSAMA ADIK PEREMPUAN MEREKA, PRISCILIAN)
LAHIR 1969 dan 1971
BAPTIS 1997
LATAR BELAKANG Menurut tradisi Maya, orang tua harus direspek dan sepenuhnya ditaati, termasuk oleh orang yang sudah dewasa dan menikah.
◼ KETIKA Nicolas dan Jorge mulai mengenal dan mengasihi Yehuwa, ayah mereka dengan gigih menentang kegiatan Kristen mereka.
-
-
BelizeBuku Tahunan Saksi-Saksi Yehuwa 2010
-
-
Situasi Jorge banyak kemiripannya dengan situasi abangnya. Karena sering bermabuk-mabukan dan menggunakan bahasa kotor, ia menimbulkan banyak problem atas keluarganya, dan ia tidak pernah ada di rumah pada akhir pekan. Namun, pelajaran Alkitab menghasilkan perubahan yang nyata dalam tingkah lakunya.
”Seiring dengan kemajuan saya,” Jorge menceritakan, ”ayah saya semakin menentang. Ia menyebut kami nabi palsu. Lebih dari satu kali ia mengancam kami dengan parangnya. Saudara Cardoza, yang memberikan pelajaran Alkitab kepada saya, telah berupaya mempersiapkan kami jauh sebelumnya. ’Bagaimana seandainya ayah Anda menyuruh Anda meninggalkan tanah milik keluarga?’ tanyanya kepada kami. ’Ayah saya menyayangi saya,’ saya menjelaskan, ’dan ia tidak bakal melakukan hal itu.’ Tapi, yang menyedihkan, justru itulah yang ia lakukan.
”Meskipun demikian,” Jorge melanjutkan, ”saya mengasihi apa yang saya pelajari, dan kehidupan saya bertambah baik. Keluarga saya merasakan manfaatnya karena kepribadian Kristen saya yang baru. Kami merespek satu sama lain dan berbahagia bersama. Dewasa ini, pekerjaan pengabaran mendatangkan banyak sukacita, dan syukur kepada Yehuwa, saya menjadi perintis biasa.”
[Gambar]
Frank Cardoza mengabar kepada Jorge
-