-
Bersatu dalam Dinas Yehuwa Melewati Masa Senang dan SusahMenara Pengawal—1996 | 1 Maret
-
-
”ADA kabar buruk bagi kalian,” kata dokter. ”Lupakan saja kehidupan utusan injil di Afrika.” Sambil menatap istri saya, Babette, ia berkata, ”Anda menderita kanker payudara.”
Kami terkejut bukan kepalang. Banyak hal terlintas dalam benak kami. Kami mengira bahwa kunjungan ke dokter kali ini semata-mata merupakan pemeriksaan akhir. Tiket pesawat kami untuk kembali ke Benin, Afrika Barat, telah dibeli. Kami berharap bisa kembali ke sana pekan itu juga. Selama 23 tahun perkawinan, kami telah mengalami masa senang dan susah. Dengan perasaan bingung dan takut, kami sekarang menabahkan diri untuk berjuang melawan kanker.
-
-
Bersatu dalam Dinas Yehuwa Melewati Masa Senang dan SusahMenara Pengawal—1996 | 1 Maret
-
-
Michel dan Babette Muller mengenakan pakaian tradisional di Benin
-