-
Terimalah Alkitab sebagaimana Itu SesungguhnyaMenara Pengawal—1995 | 1 Mei
-
-
Tanggung Jawab Orang-Orang yang Berada Dalam Kedudukan Pengawas
16. Mengapa pembacaan Tulisan-Tulisan Kudus yang tetap tentu penting bagi Yosua?
16 Sehubungan dengan pembacaan Tulisan-Tulisan Kudus, perhatian khusus ditujukan kepada orang-orang yang menjadi pengawas dari bangsa Israel. Kepada Yosua, Yehuwa mengatakan, ”Bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum.” Dengan tujuan agar ia memenuhi tanggung jawab tersebut, ia diberi tahu, ”Renungkanlah [”Engkau harus membacanya dengan suara rendah”, NW] siang dan malam . . . sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.” (Yosua 1:7, 8) Sebagaimana halnya dengan para pengawas Kristen dewasa ini, pembacaan Tulisan-Tulisan Kudus secara tetap tentu oleh Yosua akan membantunya untuk senantiasa dengan jelas mencamkan perintah-perintah spesifik yang Yehuwa telah berikan kepada umat-Nya. Yosua juga perlu memahami bagaimana Yehuwa telah berurusan dengan hamba-hamba-Nya di bawah berbagai keadaan. Seraya ia membaca pernyataan-pernyataan dari maksud-tujuan Allah, penting baginya untuk memikirkan tanggung jawabnya sendiri sehubungan dengan maksud-tujuan tersebut.
17. (a) Agar raja-raja mendapat manfaat dari pembacaan Tulisan-Tulisan Kudus dengan cara yang Yehuwa katakan, apa yang dibutuhkan seiring dengan pembacaan mereka? (b) Mengapa pembacaan Alkitab dan renungan yang tetap tentu sangat penting bagi para penatua Kristen?
17 Yehuwa memerintahkan bahwa setiap orang yang melayani sebagai raja atas umat-Nya harus, pada awal pemerintahannya sebagai raja, membuat salinan dari Hukum Allah, mendasarkannya pada salinan yang disimpan oleh para imam. Kemudian, ia harus ”membacanya seumur hidupnya”. Tujuannya bukan semata-mata untuk menghafal isinya. Sebaliknya, tujuannya adalah agar orang tersebut ”belajar takut akan [Yehuwa], Allahnya” dan agar ”jangan ia tinggi hati terhadap saudara-saudaranya”. (Ulangan 17:18-20) Hal ini menuntut agar ia merenungkan secara dalam apa yang ia baca. Beberapa raja terbukti menganggap diri terlalu sibuk dengan tugas-tugas administratif sehingga tidak dapat melakukan hal itu, dan seluruh bangsa menderita sebagai akibat kelalaian mereka. Peran para penatua dalam sidang Kristen tentu saja tidak sama dengan peran seorang raja. Meskipun demikian, sebagaimana halnya dengan para raja, adalah penting agar para penatua membaca dan merenungkan Firman Allah. Dengan melakukan hal ini mereka akan dibantu untuk memelihara pandangan yang patut terhadap orang-orang yang dipercayakan dalam pengawasan mereka. Hal ini juga akan memungkinkan mereka melaksanakan tanggung jawab mereka sebagai guru dengan cara yang benar-benar menghormati Allah dan secara rohani menguatkan sesama rekan Kristen.—Titus 1:9; bandingkan Yohanes 7:16-18; pertentangkan dengan 1 Timotius 1:6, 7.
18. Pembacaan dan pelajaran Alkitab yang tetap tentu akan membantu kita meniru teladan apa dari rasul Paulus?
18 Rasul Paulus, seorang pengawas Kristen pada abad pertama, adalah orang yang mengenal baik Tulisan-Tulisan Kudus yang terilham. Sewaktu ia memberi kesaksian kepada orang-orang di Tesalonika purba, ia sanggup bertukar pikiran dari Tulisan-Tulisan Kudus secara efektif dan membantu mereka memahami maknanya. (Kisah 17:1-4) Ia mencapai hati para pendengar yang tulus. Maka, banyak orang yang mendengarkan dia menjadi orang yang percaya. (1 Tesalonika 2:13) Sebagai hasil dari program pembacaan dan pelajaran Alkitab saudara, apakah saudara dapat bertukar pikiran secara efektif dari Tulisan-Tulisan Kudus? Apakah peran pembacaan Alkitab dalam kehidupan saudara dan caranya saudara melakukan pembacaan Alkitab memberi bukti bahwa saudara benar-benar menghargai apa artinya memiliki Firman Allah sebagai milik saudara? Dalam artikel berikut, kita akan membahas bagaimana jawaban yang positif dapat diberikan kepada pertanyaan-pertanyaan tersebut bahkan oleh orang-orang yang memiliki jadwal yang padat sekali.
-
-
Mendapat Manfaat dari Pembacaan Alkitab Setiap HariMenara Pengawal—1995 | 1 Mei
-
-
Mendapat Manfaat dari Pembacaan Alkitab Setiap Hari
”Berbahagialah orang . . . yang kesukaannya ialah Taurat [Yehuwa], dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.”—MAZMUR 1:1, 2.
1. (a) Papan petunjuk apa terpampang pada sebuah sisi bangunan percetakan di kantor pusat sedunia Lembaga Menara Pengawal? (b) Bagaimana kita akan mendapat manfaat jika kita secara pribadi mencamkan nasihat ini?
”BACALAH FIRMAN ALLAH ALKITAB SETIAP HARI.” Dengan huruf-huruf besar, kata-kata tersebut terpampang pada sisi sebuah bangunan di Brooklyn, New York, tempat Alkitab dan lektur Alkitab dicetak oleh Lembaga Alkitab dan Risalah Menara Pengawal. Peringatan tersebut tidak ditujukan hanya bagi orang-orang dunia yang melihat tanda itu. Saksi-Saksi Yehuwa menyadari bahwa mereka juga perlu mencamkannya dalam hati. Orang-orang yang membaca Alkitab secara tetap tentu dan membuat penerapan pribadi atasnya memperoleh manfaat dari ajaran, teguran, koreksi, dan disiplin dalam keadilbenaran yang disediakan Alkitab.—2 Timotius 3:16, 17.
2. Bagaimana Saudara Russell menekankan pentingnya pembacaan Alkitab?
2 Saksi-Saksi Yehuwa sangat menghargai alat-alat bantu pengajaran Alkitab mereka, termasuk Menara Pengawal, dan mereka menggunakannya secara teratur. Tetapi mereka menyadari bahwa tak satu pun dari alat-alat tersebut dapat mengambil alih kedudukan dari Alkitab itu sendiri. Pada tahun 1909, Charles Taze Russell, presiden pertama dari Lembaga Alkitab dan Risalah Menara Pengawal, menulis kepada para pembaca majalah Menara Pengawal, ”Jangan sekali-kali lupa bahwa Alkitab adalah Standar kita dan bahwa sekalipun alat bantu kita merupakan karunia Allah, hal tersebut tetap merupakan ’alat bantu’ dan bukan pengganti Alkitab.”
3. (a) Pengaruh apa dimiliki ”firman Allah” atas orang-orang yang membuka diri terhadapnya? (b) Berapa seringkah orang-orang Berea membaca dan mempelajari Tulisan-Tulisan Kudus?
3 Tulisan-Tulisan Kudus yang terilham memiliki kesaksamaan dan kuasa yang tidak dimiliki oleh kitab lain. ”Firman Allah itu hidup dan mengerahkan kuasa serta lebih tajam daripada pedang bermata dua mana pun dan menusuk bahkan sampai memisahkan jiwa dan roh, serta sendi dan sumsumnya, dan dapat menyelami pikiran dan niat hati.” (Ibrani 4:12) Sang murid Lukas dengan hangat memuji orang-orang di Berea, menjuluki mereka ”lebih berbudi luhur”. Mereka tidak hanya dengan bergairah menerima firman yang dikabarkan oleh rasul Paulus dan rekannya Silas namun juga ”dengan teliti memeriksa Tulisan-Tulisan Kudus setiap hari” untuk mencari tahu dasar Tulisan-Tulisan Kudus dari apa yang sedang diajarkan.—Kisah 17:11.
Membacanya Setiap Hari
4. Apa yang diperlihatkan oleh Tulisan-Tulisan Kudus sehubungan dengan seberapa sering kita hendaknya membaca Alkitab?
4 Alkitab tidak mengatakan secara spesifik seberapa sering kita harus membacanya. Akan tetapi, Alkitab memang mencatat nasihat Yehuwa kepada Yosua untuk ’membaca buku hukum dengan suara rendah siang dan malam’ sehingga ia akan bertindak dengan bijaksana dan berhasil dalam menunaikan tugas-tugas yang Allah berikan kepadanya. (Yosua 1:8, NW) Alkitab memberi tahu kita bahwa siapa pun yang memerintah sebagai raja atas Israel purba harus membaca Tulisan-Tulisan Kudus ”seumur hidupnya”. (Ulangan 17:19) Alkitab selanjutnya menyatakan, ”Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik . . . tetapi yang kesukaannya ialah Taurat [Yehuwa], dan yang merenungkan [”membaca”, NW] Taurat itu [dengan suara rendah, NW] siang dan malam.” (Mazmur 1:1, 2) Juga, Injil yang dicatat oleh Matius memberi tahu kita bahwa sewaktu Yesus Kristus menolak upaya-upaya Setan untuk menggoda-Nya, Ia mengutip dari Kitab-Kitab Ibrani yang terilham, dengan mengatakan, ”Ada tertulis, ’Manusia harus hidup, bukan dari roti saja, tetapi dari setiap ucapan yang keluar melalui mulut Yehuwa.’” (Matius 4:4) Berapa sering kita membutuhkan makanan jasmani? Setiap hari! Memperoleh makanan rohani setiap hari bahkan jauh lebih penting karena hal ini mempengaruhi prospek kita untuk kehidupan kekal.—Ulangan 8:3; Yohanes 17:3.
5. Bagaimana pembacaan Alkitab setiap hari membantu kita untuk ”berjalan dengan layak bagi Yehuwa” sewaktu ujian-ujian iman ditimpakan ke atas kita?
5 Kita semua perlu dikuatkan setiap hari oleh Firman Allah. Setiap hari—di rumah, di tempat pekerjaan, di sekolah, di jalan-jalan, sewaktu berbelanja, dalam pelayanan kita—tantangan-tantangan terhadap iman kita ditimpakan ke atas kita. Bagaimana kita akan menghadapi semua ini? Apakah perintah-perintah dan prinsip-prinsip Alkitab langsung terlintas dalam pikiran kita? Sebaliknya daripada menganjurkan sikap bersandar kepada diri sendiri, Alkitab memperingatkan, ”Biarlah ia yang berpikir ia sedang berdiri, berhati-hati agar ia tidak jatuh.” (1 Korintus 10:12) Pembacaan Alkitab setiap hari akan membantu kita ”berjalan dengan layak bagi Yehuwa dengan tujuan menyenangkan dia sepenuhnya” sebaliknya daripada membiarkan dunia ini membentuk kita menurut tempaannya.—Kolose 1:9, 10; Roma 12:2.
Perlunya Membaca Alkitab Berulang Kali
6. Mengapa bermanfaat untuk membaca Alkitab berulang kali?
6 Membaca Alkitab sangat berbeda dengan membaca sebuah buku fiksi. Kebanyakan fiksi populer dirancang untuk dibaca satu kali saja; begitu seseorang mengetahui jalan ceritanya dan bagaimana akhirnya, tidak ada gunanya lagi membaca buku itu. Sebaliknya, tidak soal seberapa sering kita membaca Alkitab, kita mendapat manfaat yang sangat besar dengan membacanya kembali. (Amsal 9:9) Bagi orang yang memiliki pemahaman, Tulisan-Tulisan Kudus terus-menerus memberikan makna yang lebih segar. Nubuat-nubuat berkenaan hari-hari terakhir bahkan menjadi lebih mengesankan baginya menurut terang dari apa yang ia telah lihat, dengar, dan alami secara pribadi pada bulan-bulan terakhir. (Daniel 12:4) Seraya ia memperluas pengalamannya sendiri dalam kehidupan dan mengatasi problem, pembaca Alkitab yang memiliki pemahaman lebih sepenuhnya menghargai nasihat yang mungkin telah ia baca sebelumnya secara sepintas lalu. (Amsal 4:18) Jika ia menjadi sakit parah, janji Alkitab tentang dilenyapkannya penyakit dan dipulihkannya kesehatan memiliki makna yang lebih besar baginya daripada sebelumnya. Bila teman-teman dekat dan anggota-anggota keluarga meninggal, janji kebangkitan bahkan menjadi lebih berharga.
7. Apa yang akan membantu kita sewaktu mengemban sebuah tanggung jawab baru dalam kehidupan, dan mengapa?
7 Mungkin saudara secara pribadi telah membaca Alkitab dan menerapkan nasihatnya selama jangka waktu bertahun-tahun. Tetapi barangkali saudara kini mengemban tanggung jawab baru dalam kehidupan. Apakah saudara merencanakan untuk menikah? Apakah saudara akan menjadi orang-tua? Apakah saudara dipercayakan dengan tanggung jawab di dalam sidang sebagai seorang penatua atau seorang pelayan sidang? Apakah saudara telah menjadi penginjil sepenuh waktu, dengan kesempatan-kesempatan tambahan untuk pengabaran dan pengajaran? Betapa akan bermanfaat untuk membaca kembali seluruh Alkitab dengan tanggung jawab baru tersebut di dalam pikiran!—Efesus 5:24, 25; 6:4; 2 Timotius 4:1, 2.
8. Bagaimana keadaan-keadaan yang berubah memperlihatkan perlunya belajar lebih banyak tentang perkara-perkara yang kita pikir telah kita ketahui?
8 Dulu saudara mungkin dengan baik sekali memanifestasikan buah-buah roh. (Galatia 5:22, 23) Namun keadaan-keadaan yang berubah bisa jadi menghadapkan saudara dengan kebutuhan untuk belajar lebih banyak tentang sifat-sifat yang saleh ini. (Bandingkan Ibrani 5:8.) Seorang mantan pengawas keliling yang mendapati perlu untuk meninggalkan dinas istimewanya agar dapat merawat orang-tuanya yang lanjut usia mengatakan, ”Dulu saya berpikir bahwa saya telah memanifestasikan buah-buah roh dengan cukup baik. Kini saya merasa seolah-olah saya memulai dari awal kembali.” Demikian pula, suami dan istri yang pasangan hidupnya menderita penyakit fisik atau emosi mungkin mendapati bahwa dalam menyediakan perhatian pribadi, stres kadang-kadang menimbulkan reaksi-reaksi yang mengecilkan hati mereka. Pembacaan Alkitab yang tetap tentu merupakan sumber kekuatan dan bantuan yang besar.
Kapan Pembacaan Alkitab Dapat Dilakukan
9. (a) Apa yang dapat membantu seorang yang sangat sibuk mendapatkan waktu untuk pembacaan Alkitab setiap hari? (b) Mengapa pembacaan Firman Allah khususnya penting bagi para penatua?
9 Tentu saja, bagi orang-orang yang memang benar-benar sibuk, mendapatkan waktu untuk melakukan kegiatan ekstra secara tetap tentu merupakan tantangan. Akan tetapi, kita dapat memperoleh manfaat dari teladan Yehuwa. Alkitab menyingkapkan bahwa Ia melakukan segalanya pada ”waktu yang ditetapkan”. (Kejadian 21:2, NW; Keluaran 9:5; Lukas 21:24; Galatia 4:4) Penghargaan atas pentingnya pembacaan Firman Allah dengan tetap tentu dapat membantu kita menetapkan waktu untuk hal itu dalam jadwal kita setiap hari. (Efesus 5:15-17) Para penatua khususnya perlu menyisihkan waktu bagi pembacaan Alkitab yang tetap tentu agar nasihat yang mereka berikan akan secara saksama didasarkan atas prinsip-prinsip Alkitab dan agar roh yang mereka perlihatkan akan mencerminkan ”hikmat yang dari atas”.—Yakobus 3:17; Titus 1:9.
10. Kapan orang-orang yang adalah pembaca Alkitab setiap hari mendapatkan waktu untuk membaca?
10 Banyak orang yang berhasil dengan program pembacaan Alkitab pribadi mengadakan pembacaan mereka dini hari sebelum mereka memulai kegiatan sehari-hari. Yang lain-lain mendapati bahwa mereka lebih sanggup melakukannya secara konsisten pada saat-saat lain. Kaset-kaset audio Alkitab (jika tersedia) membantu para komuter (orang yang pulang pergi setiap hari untuk bekerja) untuk memanfaatkan waktu di perjalanan, dan beberapa Saksi-Saksi mendengarkannya sambil mengerjakan tugas-tugas rumah tangga yang rutin. Program yang telah berhasil bagi banyak Saksi-Saksi di Eropa, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Negeri-Negeri Timur diperlihatkan pada halaman 20 dan 21, dalam artikel ”Kapan Mereka Membacanya dan Bagaimana Mereka Mendapat Manfaat”.
11. Bagaimana pembacaan Alkitab setiap hari dapat dicapai bahkan jika waktu yang tersedia cukup terbatas?
11 Hal yang terpenting bukanlah jumlah waktu yang dibaktikan untuk pembacaan Alkitab saudara bila ada kesempatan, tetapi ketetaptentuan hal itu dilakukan. Saudara akan mendapati bermanfaat untuk membaca selama satu jam atau lebih sewaktu sedang duduk, mengadakan riset tambahan dan benar-benar asyik menikmati bahan. Tetapi apakah jadwal saudara memungkinkan hal itu dilakukan dengan tetap tentu? Sebaliknya daripada membiarkan hari-hari berlalu tanpa pembacaan Alkitab sama sekali, bukankah jauh lebih baik untuk setiap hari membaca selama 15 menit atau bahkan selama 5 menit? Jadikanlah tekad saudara untuk mengadakan pembacaan Alkitab setiap hari. Kemudian lengkapi pembacaan demikian dengan riset yang lebih dalam jika mungkin.
Berbagai Cara Membaca Alkitab
12. Program apa dari pembacaan Alkitab dimiliki oleh anggota-anggota keluarga Betel yang baru dan para siswa Gilead?
12 Terdapat banyak cara Alkitab dapat dibaca. Adalah bermanfaat untuk membacanya dari Kejadian sampai Penyingkapan. Semua anggota keluarga Betel di seluruh dunia yang melayani di kantor pusat sedunia atau di salah satu dari cabang-cabang Lembaga dituntut untuk membaca seluruh Alkitab selama tahun pertama mereka dalam dinas Betel. (Hal ini biasanya mencakup pembacaan tiga sampai lima pasal, tergantung pada panjangnya, atau empat sampai lima halaman, setiap hari.) Siswa-siswa pada Sekolah Alkitab Gilead Menara Pengawal juga harus membaca Alkitab seluruhnya sebelum mereka lulus. Diharapkan agar hal ini akan membantu mereka menjadikan pembacaan Alkitab setiap hari bagian dari kehidupan mereka.
13. Tujuan apa dianjurkan bagi Saksi-Saksi yang baru dibaptis?
13 Adalah bermanfaat bagi Saksi-Saksi yang baru dibaptis untuk menetapkan tujuan membaca seluruh Alkitab. Pada tahun 1975, sewaktu sedang membuat persiapan untuk dibaptis, seorang pemuda di Prancis ditanyai oleh seorang penatua apakah ia memiliki program yang pasti untuk pembacaan Alkitab. Sejak saat itu ia membaca seluruh Alkitab setiap tahun, biasanya mengadakan pembacaan pada pagi hari sebelum ia pergi bekerja. Tentang hasil-hasilnya, ia mengatakan, ”Saya menjadi jauh lebih mengenal Yehuwa. Saya dapat melihat bagaimana semua yang Ia lakukan berkaitan dengan maksud-tujuan-Nya dan bagaimana Ia menanggapi sewaktu rintangan-rintangan muncul. Saya dapat melihat bahwa Yehuwa, pada waktu yang sama adil-benar dan baik dalam segala tindakan-Nya.”
-