-
Buku yang Menyingkapkan Pengetahuan tentang AllahPengetahuan yang Membimbing kepada Kehidupan Abadi
-
-
DAPATKAH SAUDARA MEMPERCAYAI ALKITAB?
10. (a) Mengapa beberapa orang merasa bahwa Alkitab sudah ketinggalan zaman? (b) Apa yang dikatakan 2 Timotius 3:16, 17 kepada kita tentang Alkitab?
10 Barangkali saudara telah memperhatikan bahwa banyak buku yang menawarkan nasihat menjadi ketinggalan zaman hanya dalam beberapa tahun. Bagaimana dengan Alkitab? Alkitab sudah sangat tua, dan hampir 2.000 tahun telah berlalu sejak kata-katanya yang terakhir dituliskan. Karena itu, beberapa orang merasa bahwa Alkitab tidak dapat diterapkan pada zaman kita yang modern. Tetapi jika Alkitab diilhamkan Allah, nasihatnya harus selalu up-to-date meskipun usianya yang sudah tua. Alkitab seharusnya masih ”bermanfaat untuk mengajar, untuk menegur, untuk meluruskan perkara-perkara, untuk mendisiplin dalam keadilbenaran, agar manusia Allah dapat menjadi cakap sepenuhnya, diperlengkapi secara menyeluruh untuk setiap pekerjaan yang baik”.—2 Timotius 3:16, 17.
11-13. Mengapa kita dapat mengatakan bahwa Alkitab praktis untuk zaman kita?
11 Penelitian yang saksama menyingkapkan bahwa dewasa ini prinsip-prinsip Alkitab tetap berlaku sama seperti ketika itu pertama kali ditulis. Berkenaan watak manusia, misalnya, Alkitab mencerminkan pemahaman yang saksama yang dapat berlaku pada setiap generasi umat manusia. Kita dapat dengan mudah melihatnya dalam Khotbah Yesus di Gunung, yang terdapat dalam buku Matius pasal 5 sampai 7. Khotbah ini begitu mengesankan almarhum pemimpin India, Mohandas K. Gandhi, sehingga dilaporkan ia mengatakan kepada seorang pejabat Inggris, ”Jika negeri tuan dan negeriku bersama-sama menaati ajaran yang diberikan Kristus dalam Khotbah di Gunung, kita sudah memecahkan masalah-masalah bukan saja dari kedua negeri kita, melainkan juga dari seluruh dunia.”
12 Tidak heran orang-orang terkesan dengan ajaran-ajaran Yesus! Dalam Khotbah di Gunung, ia memperlihatkan kepada kita jalan menuju kebahagiaan sejati. Ia menjelaskan cara menyelesaikan pertengkaran. Yesus menyediakan petunjuk tentang cara berdoa. Ia menunjukkan sikap yang paling bijaksana yang perlu dimiliki terhadap kebutuhan materi dan memberikan Aturan Emas untuk hubungan baik dengan orang-orang lain. Cara mengenali kepalsuan agama dan cara mendapatkan masa depan yang pasti juga terdapat di antara pokok-pokok yang dibahas dalam khotbah ini.
13 Dalam Khotbah di Gunung dan di seluruh halaman Alkitab lainnya, kita dengan jelas diberi tahu apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari agar dapat memperbaiki keadaan dalam kehidupan kita. Nasihat-nasihatnya begitu praktis sehingga seorang pendidik tergerak untuk mengatakan, ”Walaupun saya adalah guru penasihat di sebuah sekolah lanjutan dengan gelar sarjana muda dan sarjana penuh serta telah membaca sejumlah besar buku tentang kesehatan mental dan psikologi, saya mendapati bahwa nasihat Alkitab berkenaan hal-hal seperti memiliki perkawinan yang berhasil, mencegah kenakalan remaja dan cara mendapatkan dan mempertahankan sahabat, jauh lebih unggul daripada apa pun yang telah saya baca dan pelajari di universitas.” Selain praktis dan up-to-date, Alkitab dapat diandalkan.
AKURAT DAN DAPAT DIPERCAYA
14. Apa yang memperlihatkan bahwa Alkitab akurat secara sains?
14 Meskipun bukan sebuah buku pelajaran sains, Alkitab akurat secara sains. Sebagai contoh, pada suatu masa ketika kebanyakan orang percaya bahwa bumi datar, nabi Yesaya menyebut bumi sebagai suatu ”lingkaran” (Ibrani, chugh, yang di sini mengandung gagasan ”bulatan”). (Yesaya 40:22, NW) Gagasan tentang bumi yang berbentuk bulat tidak diterima secara luas hingga ribuan tahun setelah zaman Yesaya. Selanjutnya, Ayub 26:7—yang ditulis lebih dari 3.000 tahun yang lalu—menyatakan bahwa Allah ”menggantungkan bumi pada kehampaan”. Seorang sarjana Alkitab mengatakan, ”Bagaimana Ayub mengetahui kebenarannya, seperti ditunjukkan oleh astronomi, bahwa bumi bergantung tanpa penyangga di ruang yang hampa, adalah suatu pertanyaan yang tidak mudah dipecahkan oleh orang-orang yang menyangkal terilhamnya Alkitab.”
15. Bagaimana gaya penulisan Alkitab memperkuat kepercayaan kita?
15 Gaya penulisan yang terdapat dalam Alkitab juga memperkuat kepercayaan kita kepada buku yang berusia tua ini. Berbeda dengan mitos, peristiwa-peristiwa yang ditulis dalam Alkitab dihubungkan dengan orang-orang dan tanggal-tanggal yang spesifik. (1 Raja 14:25; Yesaya 36:1; Lukas 3:1, 2) Dan jika para sejarawan purba hampir selalu membesar-besarkan kemenangan dari para penguasa mereka dan menyembunyikan kekalahan dan kekeliruan mereka, para penulis Alkitab terus terang dan jujur—bahkan tentang dosa-dosa serius mereka sendiri.—Bilangan 20:7-13; 2 Samuel 12:7-14; 24:10.
SEBUAH BUKU NUBUAT
16. Apa bukti yang terkuat bahwa Alkitab diilhamkan Allah?
16 Nubuat yang digenapi memberikan bukti yang meyakinkan bahwa Alkitab diilhamkan Allah. Alkitab terdiri dari banyak nubuat yang telah digenapi secara terperinci. Jelaslah, manusia semata-mata tidak dapat bertanggung jawab atas hal ini. Jadi, apa yang ada di belakang nubuat-nubuat ini? Alkitab sendiri mengatakan bahwa ”nubuat tidak pernah dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi manusia berbicara dari Allah seraya mereka dibimbing oleh roh kudus”, atau tenaga aktif Allah. (2 Petrus 1:21) Perhatikan beberapa contoh.
17. Nubuat-nubuat apa yang meramalkan jatuhnya Babilon, dan bagaimana nubuat-nubuat ini digenapi?
17 Jatuhnya Babilon. Yesaya dan Yeremia keduanya menubuatkan jatuhnya Babilon melalui orang-orang Media dan Persia. Sungguh luar biasa, nubuat Yesaya tentang peristiwa ini dicatat kira-kira 200 tahun sebelum Babilon ditaklukkan! Aspek-aspek nubuat berikut kini sudah tercatat dalam sejarah: dikeringkannya Sungai Efrat dengan membelokkan airnya ke sebuah danau buatan (Yesaya 44:27; Yeremia 50:38); kurangnya pengamanan secara sembrono di gerbang-gerbang sungai Babilon (Yesaya 45:1); dan penaklukan oleh seorang penguasa bernama Kores.—Yesaya 44:28.
18. Bagaimana nubuat Alkitab digenapi dalam bangkit dan jatuhnya ”raja negeri Yunani”?
18 Bangkit dan jatuhnya ”raja negeri Yunani”. Dalam sebuah penglihatan, Daniel melihat seekor kambing jantan merobohkan seekor domba jantan, mematahkan kedua tanduknya. Kemudian, tanduk besar kambing itu patah, dan empat tanduk muncul menggantikannya. (Daniel 8:1-8) Kepada Daniel dijelaskan, ”Domba jantan yang kaulihat itu, dengan kedua tanduknya, ialah raja-raja orang Media dan Persia. Dan kambing jantan yang berbulu kesat itu ialah raja negeri Yunani, dan tanduk besar yang di antara kedua matanya itu ialah raja yang pertama. Dan bahwa tanduk itu patah dan pada tempatnya itu muncul empat buah, berarti: empat kerajaan akan muncul dari bangsa itu, tetapi tidak sekuat yang terdahulu.” (Daniel 8:20-22) Sesuai dengan nubuat ini, sekitar dua abad kemudian, ”raja negeri Yunani”, Iskandar Agung, menggulingkan si tanduk dua, Imperium Media-Persia. Iskandar meninggal pada tahun 323 SM dan akhirnya digantikan oleh empat jenderalnya. Akan tetapi, tidak satu pun dari kerajaan-kerajaan penerus ini dapat menyamai kekuasaan dari imperium Iskandar.
19. Nubuat-nubuat apa digenapi dalam diri Yesus Kristus?
19 Kehidupan Yesus Kristus. Kitab-Kitab Ibrani terdiri dari banyak nubuat yang digenapi dalam kelahiran, pelayanan, kematian, dan kebangkitan Yesus. Sebagai contoh, lebih dari 700 tahun sebelumnya, Mikha menubuatkan bahwa Mesias, atau Kristus, akan dilahirkan di Betlehem. (Mikha 5:1; Lukas 2:4-7) Yesaya, yang hidup sezaman dengan Mikha, menubuatkan bahwa Mesias akan dipukuli dan diludahi. (Yesaya 50:6; Matius 26:67) Lima ratus tahun sebelumnya, Zakharia menubuatkan bahwa Mesias akan dikhianati untuk 30 keping perak. (Zakharia 11:12; Matius 26:15) Lebih daripada seribu tahun sebelumnya, Daud menubuatkan keadaan-keadaan yang berhubungan dengan kematian Yesus sang Mesias. (Mazmur 22:8, 9, 19; Matius 27:35, 39-43) Dan sekitar lima abad sebelumnya, nubuat Daniel menyingkapkan kapan Mesias akan muncul dan juga lama pelayanannya serta waktu dari kematiannya. (Daniel 9:24-27) Ini hanyalah contoh dari nubuat-nubuat yang digenapi dalam diri Yesus Kristus. Saudara akan mendapatinya bermanfaat untuk membaca lebih banyak tentang dirinya nanti.
20. Catatan Alkitab yang sempurna tentang nubuat yang digenapi hendaknya memberi kita keyakinan apa?
20 Banyak nubuat Alkitab lain yang panjang jangkauannya sudah digenapi. ’Tetapi,’ saudara mungkin bertanya, ’bagaimana hal ini mempengaruhi kehidupan saya?’ Nah, jika seseorang mengatakan apa yang benar kepada saudara selama bertahun-tahun, apakah saudara tiba-tiba akan meragukan dia ketika ia mengatakan sesuatu yang baru? Tidak! Allah telah memberitahukan apa yang benar dalam seluruh Alkitab. Bukankah seharusnya hal ini membangun kepercayaan saudara kepada apa yang Alkitab janjikan, seperti misalnya nubuat-nubuatnya mengenai bumi firdaus yang akan datang? Sesungguhnya, kita dapat memiliki keyakinan yang sama seperti Paulus, salah seorang murid Yesus pada abad pertama, yang menulis bahwa ’Allah tidak dapat berdusta’. (Titus 1:2) Selanjutnya, jika kita membaca Alkitab dan menerapkan nasihatnya, kita menjalankan hikmat yang tidak dapat diperoleh manusia atas usaha mereka sendiri, karena Alkitab adalah buku yang menyingkapkan pengetahuan tentang Allah yang membimbing kepada kehidupan abadi.
-
-
Buku yang Menyingkapkan Pengetahuan tentang AllahPengetahuan yang Membimbing kepada Kehidupan Abadi
-
-
[Gambar penuh di hlm. 20]
-