PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Pengawas Sanitasi dari Angkasa
    Sedarlah!—1993 | 8 Februari
    • Daya Penglihatan dan Kerja Sama Tim

      Burung nasar diperlengkapi secara mengagumkan untuk melakukan pengintaian dari udara. Sayap-sayap mereka yang sangat besar dirancang dengan sangat baik untuk melayang dan membubung tinggi sehingga memungkinkan mereka terbang selama berjam-jam dengan hampir tidak mengepakkan sayapnya. Mereka mahir dalam memanfaatkan termal, atau udara panas yang mengalir ke atas, yang membantu menjaga mereka agar tetap membubung tinggi dengan hanya sedikit upaya. Dean Amadon, seorang ornitologis Amerika yang terkenal, menggambarkan mereka sebagai salah satu dari ”lambang penerbangan alami yang paling mengesankan”.

      Sebuah pertanyaan yang menggugah para ornitologis selama bertahun-tahun adalah, Bagaimana burung nasar dapat menemukan bangkai dengan begitu cepat?

      Jawabannya ternyata merupakan suatu kombinasi dari daya penglihatan yang tajam dan kerja sama tim. Telah diperhitungkan bahwa seekor burung nasar yang berputar di atas, pada ketinggian kira-kira 750 meter dapat melihat objek di tanah yang panjangnya kurang dari 13 sentimeter.

  • Pengawas Sanitasi dari Angkasa
    Sedarlah!—1993 | 8 Februari
    • Burung nasar juga merupakan penerbang tinggi. Pada tahun 1973, seekor burung nasar Afrika (Gyps rueppellii) menabrak sebuah kapal terbang yang sedang terbang melintasi Pantai Gading, Afrika Barat, pada ketinggian 11.300 meter.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan