-
Kemurtadan Besar BerkembangSaksi-Saksi Yehuwa—Pemberita Kerajaan Allah
-
-
Di antara berbagai penyimpangan yang paling awal itu terdapat pemisahan antara istilah ”pengawas” (Yn., e·piʹsko·pos) dan ”tua-tua”, atau ”penatua” (Yn., pre·sbyʹte·ros), sehingga istilah-istilah tersebut tidak lagi menunjuk kepada tanggung jawab kedudukan yang sama. Baru kira-kira satu dekade setelah kematian rasul Yohanes, Ignatius, ”uskup” dari Antiokhia, dalam suratnya kepada orang-orang Smirna, menulis, ”Hendaknya Anda semua mengikuti uskup [pengawas], seperti Yesus Kristus mengikuti Bapa, dan mengikuti presbiterium [badan penatua] seolah-olah mereka adalah Para Rasul.” Ignatius dengan demikian menganjurkan agar setiap sidang dipimpin oleh satu uskup,c atau pengawas, yang harus diakui berbeda dari presbiter, atau tua-tua, dan memiliki wewenang yang lebih besar.
-
-
Kemurtadan Besar BerkembangSaksi-Saksi Yehuwa—Pemberita Kerajaan Allah
-
-
c Kata ”uskup” dalam bahasa Indonesia yang diterjemahkan dari kata ”bishop” dalam bahasa Inggris, berasal dari istilah Yunani e·piʹsko·pos (”pengawas”) sebagai berikut: dari bahasa Inggris Abad Pertengahan bisshop, dari bahasa Inggris Kuno bisceop, dari Vulgar Latin (bahasa Latin nonklasik) biscopus, variasi dari bahasa Latin Terkemudian episcopus, dari bahasa Yunani e·piʹsko·pos.
-