-
Berkomunikasi di dalam Keluarga dan dalam SidangMenara Pengawal—1991 | 1 September
-
-
Melihat, Berbicara, dan Mendengarkan
4. Bagaimanakah pasangan suami istri dapat mengkomunikasikan penghargaan mereka satu sama lain?
4 Ada berbagai bentuk komunikasi dalam keluarga. Beberapa tidak bersifat lisan. Bila dua orang hanya memandang satu sama lain, itu merupakan suatu bentuk komunikasi. Berada bersama-sama dapat mengkomunikasikan perasaan saling memperhatikan. Pasangan suami istri hendaknya menghindari agar tidak terpisah satu sama lain selama jangka waktu yang panjang kecuali ada alasan yang tidak dapat dihindari. Pasangan yang telah menikah dapat memelihara kebahagiaan satu sama lain dengan menikmati pergaulan akrab yang mereka miliki dalam ikatan perkawinan. Dengan cara yang penuh kasih sayang namun penuh respek mereka bergaul satu sama lain, apakah di depan umum atau secara pribadi, menunjukkan martabat yang sepatutnya dalam berpakaian dan tingkah laku, mereka dapat mengkomunikasikan secara diam-diam penghargaan yang dalam terhadap satu sama lain. Raja Salomo yang bijaksana mengutarakannya dalam kata-kata berikut, ”Berkatilah kiranya sendangmu, bersukacitalah dengan isteri masa mudamu.”—Amsal 5:18.
-
-
Berkomunikasi di dalam Keluarga dan dalam SidangMenara Pengawal—1991 | 1 September
-
-
9. Peranan apa yang dimainkan oleh pendengar dalam komunikasi?
9 Menggunakan tutur kata yang memelihara jalur komunikasi tetap terbuka, merupakan kewajiban dari masing-masing untuk mendengarkan apa yang hendak dikatakan oleh pihak yang lain—dan untuk berupaya memperhatikan apa yang tersirat. Itu menuntut memberikan perhatian kepada orang yang sedang berbicara. Seseorang bukan hanya perlu menangkap inti gagasannya tetapi juga perlu memperhatikan emosi di baliknya, caranya sesuatu itu diucapkan.
-