-
BenihPemahaman Alkitab, Jilid 1
-
-
Oleh karena itu, janji Allah, ”Aku pasti akan melipatgandakan benihmu seperti bintang-bintang di langit dan seperti butir-butir pasir yang ada di tepi laut,” mempunyai penggenapan rohani dan berarti bahwa orang lain, yang adalah ”milik Kristus”, ditambahkan sebagai bagian dari benih Abraham. (Kej 22:17; Mrk 9:41; 1Kor 15:23) Allah tidak menyingkapkan jumlahnya tetapi membiarkan hal itu tidak diketahui dengan pasti oleh manusia seperti halnya jumlah bintang dan butir-butir pasir. Baru sekitar tahun 96 M, dalam Penyingkapan kepada rasul Yohanes, Ia menyingkapkan bahwa Israel rohani, orang-orang yang ”dimeteraikan” dengan roh Allah, yang adalah suatu tanda berkenaan dengan warisan surgawi mereka, berjumlah 144.000 orang.—Ef 1:13, 14; Pny 7:4-8; 2Kor 1:22; 5:5.
Ke-144.000 ini diperlihatkan berdiri bersama Anak Domba di atas G. Zion. ”Mereka ini dibeli dari antara umat manusia sebagai buah sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba.” (Pny 14:1, 4) Yesus Kristus memberikan kehidupannya bagi mereka, ”membantu benih Abraham” sebagai Imam Besar agung mereka. (Ibr 2:14-18) Allah sang Bapak dengan baik hati memberi Putra-Nya sidang itu, yaitu sang ”pengantin perempuan”. (Yoh 10:27-29; 2Kor 11:2; Ef 5:21-32; Pny 19:7, 8; 21:2, 12) Mereka menjadi raja dan imam, dan dengan mereka Yesus berbagi kemuliaan dan Kerajaan yang telah sang Bapak berikan kepadanya. (Luk 22:28-30; Pny 20:4-6) Sebenarnya, rahasia suci mengenai Benih hanyalah satu corak dari rahasia suci agung tentang Kerajaan Allah melalui Mesias-Nya.—Ef 1:9, 10; lihat RAHASIA SUCI.
Untuk menggambarkan tindakan Allah, Paulus berbicara tentang Abraham, istrinya (Sara) yang adalah wanita merdeka, dan Ishak, putra melalui janji. Ia menyamakan Sara dengan ”Yerusalem yang di atas”, ”ibu kita [yakni, ibu orang-orang Kristen yang diperanakkan dengan roh]”. Ishak disamakan dengan orang-orang Kristen tersebut sebagai keturunan atau putra-putra sang ”ibu”.—Gal 4:22-31.
-
-
BenihPemahaman Alkitab, Jilid 1
-
-
Penambahan berupa rekan ’benih’ itu, yaitu sidang Kristen, dimulai sewaktu roh kudus dicurahkan pada hari Pentakosta tahun 33 M. Yesus sudah naik ke surga, ke hadirat Bapaknya, dan mengirimkan roh kudus kepada para pengikutnya yang pertama itu, termasuk ke-12 rasul. (Kis 2:1-4, 32, 33) Dengan bertindak sebagai Imam Besar seperti Melkhizedek, ia sekarang memberikan ’bantuan’ besar kepada benih sekunder Abraham.—Ibr 2:16.
-