PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Saksi-Saksi Yehuwa—Laporan Buku Kegiatan 1996
    Buku Kegiatan Saksi-Saksi Yehuwa 1996
    • Fasilitas Baru Memenuhi Kebutuhan yang Mendesak

      Seraya pesatnya pekerjaan pendidikan Alkitab meningkat dan jumlah pemberita Kerajaan bertumbuh, lebih banyak bangunan dibutuhkan untuk menampung sidang-sidang yang baru serta kebaktian, sekolah, dan kantor cabang.

      Selama tahun dinas 1995, ratusan Balai Kerajaan baru dibangun di seputar dunia, banyak di antaranya dibiayai oleh ’sumbangan-sumbangan yang pengasih untuk pekerjaan seluas dunia’. (2 Kor. 8:14, 15) Berikut ini hanyalah beberapa di antaranya. Tiga puluh fasilitas telah rampung di Ukraina. Di Republik Cheska, yang tidak memiliki satu Balai Kerajaan pun enam tahun yang lalu, sekarang ada 35. Di Jerman, 58 Balai Kerajaan baru dibangun tahun lalu, termasuk 15 di bagian timur negeri tersebut. Sebuah Balai Kerajaan dibangun di Yunani di sebuah desa yang memiliki populasi hanya sebanyak 600 orang tetapi telah memiliki dua sidang Saksi-Saksi Yehuwa, dengan seluruhnya 128 penyiar. Dalam waktu 18 bulan, 81 Balai Kerajaan yang baru didirikan dan ditahbiskan di Polandia. Tetapi lebih banyak yang dibutuhkan. Di beberapa bagian Polandia, saudara-saudara menyewa ladang, menanam palawija, dan menjual hasil tersebut, atau mereka memetik buah beri, untuk mendapatkan uang sehingga mereka dapat membangun sebuah Balai Kerajaan. Empat puluh balai dibangun di Afrika Selatan dalam waktu satu tahun. Di daerah pedesaan di Afrika Selatan tempat uang susah didapat, beberapa saudara di sidang tersebut mungkin menjual sebagian ternak mereka untuk membeli semen, yang lainnya membeli batu bata atau atap, dan lain-lain. Dengan cara ini dan dengan bantuan dari Panitia Pembangunan Regional, sebuah Balai Kerajaan segera berdiri.

      Empat puluh penyiar di Brewerville, Liberia, sangat membutuhkan sebuah balai yang memadai. Di perhimpunan mereka, yang diadakan di sebuah ”pondok pertemuan” yang terbuka, kebanyakan hadirin yang berjumlah 150 orang berdiri di luar di udara terbuka. Dengan bantuan keuangan dari saudara-saudara yang pengasih di negeri-negeri lain, mereka membeli bahan bangunan yang dibutuhkan, kemudian mencetak sendiri balok-balok beton, dan membangun sebuah Balai Kerajaan yang indah yang menjadi kesaksian bagi semua orang di daerah tersebut. Di Inggris sebuah kompleks yang terdiri dari tiga Balai Kerajaan di Edgware dirancang sedemikian rupa sehingga tembok penyekatnya dapat dibuka menjadi Balai Kebaktian dengan 800 tempat duduk, cocok untuk kebaktian-kebaktian berbahasa asing di sana.

      Jumlah Balai Kebaktian juga terus berlipat ganda. Setelah sepuluh tahun negosiasi dan bekerja, satu Balai lainnya ditahbiskan di Inggris. Dua lagi ditahbiskan di Italia dan dua lainnya di Republik Korea. Balai Kebaktian ke-5 ditahbiskan di Spanyol; yang ke-15, di Brasil. Yang lainnya dibangun di Pantai Gading dan Sri Lanka. Dan di seputar dunia, lebih banyak lagi yang sedang dibangun.

      Selain pembangunan sedang dilakukan di kantor pusat sedunia, pekerjaan di fasilitas cabang yang baru atau yang diperluas sedang dikerjakan di 54 negeri selama tahun lalu. Beberapa di antaranya sedang dalam tahap persiapan. Proyek-proyek lainnya sudah selesai. Suatu hal yang menggembirakan bagi saudara-saudara kita di enam negeri berikut ini yang memiliki fasilitas cabang yang ditahbiskan selama tahun dinas tersebut:

      REPUBLIK KOREA. Enam puluh tujuh kilometer sebelah selatan Seoul, di Kongdo, terletak kantor cabang Korea. Karena kantor cabang dipindahkan ke Kongdo pada tahun 1982, maka perlu untuk memperluas fasilitas empat kali. Perluasan terakhir hampir dua kali lipat ukuran kantor cabang. Bangunan baru tersebut ditahbiskan pada tanggal 8 Oktober 1994, dengan Lloyd Barry dari Badan Pimpinan menyampaikan ceramah berjudul ”Bersukacita di Hadapan Pembangun Ahli!” Dan Saksi-Saksi Yehuwa di Korea memang bersukacita sebagai bukti berkat ilahi dalam pelayanan mereka.

      Benih-benih kebenaran Alkitab pertama mencapai Korea sebelum Perang Dunia I. Tiga belas tahun yang lalu, sewaktu kantor cabang dipindahkan ke Kongdo, puncak jumlah penyiar adalah 30.237. Sampai bulan Agustus 1994, jumlah tersebut menjadi 77.542, yang dari antaranya 40 persen berada dalam dinas perintis!

      Fasilitas cabang perlu diperluas. Apa yang telah ditambahkan? Seluruh bangunan kantor adalah baru, dengan tempat yang lega untuk Departemen Dinas, Bagian Informasi Rumah Sakit, Kantor Korespondensi, Kantor Akuntansi, dan Departemen Terjemahan. Kantor Percetakan serta departemen-departemen Elektronika, Komputer, MEPS, dan Grafik berada di lingkungan yang baru, dan ruang pengoperasian percetakan lainnya diperluas. Rumah Betel memiliki 56 ruangan baru, dapur baru, ruang makan yang nyaman, ruang pelayanan medis yang baru, perpustakaan yang baru, dan ruang penatu yang baru. Juga terdapat Balai Kerajaan baru yang nyaman dan menarik.

      Hari setelah penahbisan, di Gedung Olahraga Suwon, suatu pertemuan istimewa diadakan, di sana Saudara Barry berkhotbah lagi. Tiga belas lokasi tambahan dihubungkan, dengan jumlah hadirin seluruhnya 95.883! Jelaslah, masih ada banyak di Korea yang ingin belajar tentang jalan-jalan Yehuwa sehingga mereka dapat berjalan menempuhnya.

      TAIWAN. Pada Akhir Pekan Berikutnya, Tanggal 15 Oktober, Gedung Kantor Cabang Yang Baru Ditahbiskan Di Taiwan, Sebuah Pulau Yang Jauhnya 145 Kilometer Dari Cina. Saudara Barry Juga Menahbiskan Fasilitas Ini. Ia Pertama Kali Mengunjungi Taiwan 42 Tahun Yang Lalu, Sewaktu Hanya Ada Sedikit Saksi-saksi Yehuwa—sebagian Besar Suku Amis—yang Bergabung.

      Saudara-saudara dari luar negeri juga Saksi-Saksi setempat membangun kantor cabang. Sebenarnya, pada suatu waktu atau lainnya, 50 persen dari penyiar setempat bekerja di proyek tersebut. Beberapa mengadakan perjalanan selama sembilan jam sekali jalan dengan bis agar dapat ambil bagian dalam pekerjaan tersebut. Di antaranya satu regu terdiri dari delapan wanita Amis yang membantu menyusun lempengan rumput di luar ruang makan, yang termuda berusia 60 tahun; yang tertua berusia 84 tahun! Regu ini mulai bekerja pada pukul 4.30 pagi. Mereka ingin bekerja mulai pukul 4.00 dini hari, tetapi di luar terlalu gelap. Semangat yang sama ini terlihat dalam kegiatan pengabaran mereka.

      Pada acara penahbisan, Cyril Charles, seorang lulusan Gilead yang kini tinggal di Hong Kong, mengenang seputar dinasnya di Taiwan pada tahun 1949, sewaktu ia berusia 28 tahun. Ia tinggal di antara masyarakat Amis, yang tidak ada listrik, tidak ada air ledeng di dalam rumah, dan tidak ada kasur. Tetapi orang-orang Amis memperlihatkan kasih akan kebenaran Alkitab. Sewaktu Saudara Charles pergi untuk melatih beberapa orang dalam pekerjaan dari rumah ke rumah, setiap orang ingin bergabung. Sepanjang perjalanan menuju wilayah tersebut, 70 saudara dari selatan dan 70 saudara lainnya dari utara bertemu Saudara Charles. Segera 100 orang lagi bergabung bersama mereka. Mereka semua ingin bekerja dari rumah ke rumah bersamanya. Sejak itu, banyak pelatihan diberikan kepada orang-orang yang memperlihatkan keinginan yang tulus untuk melayani Yehuwa.

      Para utusan injil yang berhasil, yang mulai berdatangan enam tahun kemudian, merintis pekerjaan di antara orang-orang Cina, yang membentuk satu bagian populasi yang besar. Dua puluh enam mantan utusan injil berkunjung kembali ke Taiwan pada waktu pekan penahbisan. Betapa senangnya mereka bukan hanya karena fasilitas kantor cabang yang baru dan bagus tersebut tetapi juga karena bukti bahwa orang-orang yang telah mereka ajar telah membantu banyak orang lainnya untuk menjadi pemuji-pemuji Yehuwa!

      Harvey Logan, koordinator Panitia Cabang, dan istrinya, Kathleen, keduanya lulusan Gilead, telah melayani di sini sejak tahun 1962. Dalam waktu hanya sepuluh tahun, mereka telah melihat pertambahan sebesar 150 persen.

      EKUADOR. Pada bulan berikutnya, November, fasilitas kantor cabang yang diperluas ditahbiskan di Ekuador. Ini terletak 23 kilometer dari kota pelabuhan Guayaquil.

      Hanya tujuh tahun sebelumnya, yakni tahun 1987, di tanah yang sama, sebuah gedung kantor cabang yang baru telah ditahbiskan. Akan tetapi, sejak itu rata-rata jumlah penyiar meningkat sebesar 130 persen. Pada periode yang sama, pengajaran Alkitab telah meningkat 120 persen. Pada tahun 1987, Daniel Sydlik memberikan khotbah kepada hadirin sebanyak 14.322 di stadion sepak bola di sini. Di stadion yang sama ini, pada tanggal 19 November 1994, Saudara Henschel menyampaikan ceramah yang menggetarkan kepada 35.992 hadirin! Ibadat yang sejati sedang bergerak maju di Ekuador, dan kantor cabang yang diperluas akan menyediakan pusat yang bagus yang darinya pendidikan akan kehendak Yehuwa dapat diperluas ke pelosok-pelosok negeri terjauh.

      SRI LANKA. Menjelang bulan Januari 1995, kantor cabang di Sri Lanka juga siap untuk menahbiskan dua bangunannya yang baru dan bagus. Sungguh suatu perubahan setelah memindahkan kantor dari satu kamar tidur ke kamar lainnya di rumah-rumah yang disewa sejak kantor cabang terbentuk pada tahun 1953! Di sini akhirnya fasilitas yang merupakan suatu kehormatan bagi Allah kita, dengan tanah yang berlanskap di jalan yang mencerminkan kepercayaan kita akan maksud-tujuan Yehuwa agar seluruh bumi diubah menjadi firdaus.

      Di antara orang-orang yang hadir selama acara tersebut ada Claude Goodman, yang telah melayani di sini dahulu pada tahun 1930-31; Matilda Rajapakse (née Chapman), yang sekarang berusia 90 tahun dan telah bergabung dengan sidang-sidang setempat di sini selama sedikitnya 80 tahun dan melayani sebagai perintis biasa; Douglas King, yang telah menjadi hamba cabang kedua (hamba cabang adalah sebutan pada saat itu); David Mercante, pengawas zona dari kantor pusat sedunia, yang memberikan khotbah penahbisan; dan banyak lagi.

      Sri Lanka adalah sebuah pulau yang besar yang terpisah di ujung sebelah tenggara India tempat kira-kira 18.000.000 orang tinggal. Bagi banyak dari antara mereka, ”Ayubowan!” adalah salam yang umum; itu berarti ”Semoga Anda hidup selamanya!” Di antara umat Yehuwa, itu bukan sekadar salam biasa; itu adalah keinginan sepenuh hati mereka. Selaras dengan hal itu, mereka ingin mencapai semua orang di Sri Lanka dengan berita Kerajaan dalam bahasa mereka sendiri. Fasilitas yang baru ini akan membantu.

      Bangunan kantor cabang itu sendiri menyediakan semacam pendidikan—bukan hanya dalam metode konstruksi tetapi juga dalam perkara-perkara rohani. Proyek tersebut menarik saudara-saudara di Sri Lanka lebih dekat kepada keluarga besar hamba-hamba Yehuwa seluas dunia. Keahlian rekayasa disediakan oleh saudara-saudara di Amerika dan Australia. Saudara-saudara dari luar negeri memberikan diri mereka untuk mengawasi pembangunan dan mengajar Saksi-Saksi setempat bagaimana cara melakukan suatu pekerjaan. Bahan-bahan dan dana yang dibutuhkan berasal dari cabang-cabang lain. Para sukarelawan dengan sabar mengatasi perbedaan bahasa agar dapat bekerja bersama. Semua telah mengembangkan penghargaan akan aspek internasional dari organisasi Yehuwa dan ikatan rohani yang membuatnya berfungsi dengan lancar.

      SURINAME. Penahbisan kantor cabang di Suriname diselenggarakan pada tanggal 12 Februari 1995. Tetapi pekerjaan persiapannya menakjubkan untuk disaksikan dan suatu sukacita untuk ikut serta di dalamnya. Tanah untuk fasilitas kantor cabang yang baru diperoleh 16 kilometer sebelah barat kota Paramaribo. Saudara-saudara dari banyak negeri berdatangan untuk membantu pekerjaan pembangunan. Penduduk dari seluruh kota Paramaribo berdatangan untuk melihat bukti kerja sama internasional yang pengasih, dan mereka menyaksikan dengan rasa kagum seraya mereka melihat saudari-saudari kita mengendarai buldoser dan menggunakan peralatan berat lainnya. Guru-guru sekolah bahkan juga membawa murid-muridnya untuk membiarkan mereka melihat apa yang dapat dicapai apabila orang-orang bekerja bersama dalam satu semangat. Sewaktu pekerjaan selesai, suatu program berkenaan dengan hal itu ditayangkan oleh kedua stasiun televisi di Suriname.

      Selama acara penahbisan, saudara-saudara kita hadir dari Belanda, Jerman, Guyana-Prancis, Guyana, Curaçao, dan negeri-negeri lain. Dominick Piccone, sebagai pengawas zona, memberikan khotbah penahbisan. Kantor di fasilitas ini akan membantu mengkoordinasi pengabaran kabar baik di seluruh negeri yang berjumlah 400.000 orang ini.

      KAMERUN. Saksi-Saksi di banyak negeri sungguh-sungguh berminat dengan apa yang terjadi di Kamerun. Sebenarnya, beberapa dari antara mereka tiba pada tanggal 1 April 1995, dari Amerika Serikat, Benin, Gabon, Kanada, Nigeria dan Prancis, untuk penahbisan kompleks kantor cabang yang baru yang terdiri dari empat bangunan berlantai dua di Bonaberi, Douala. Di antara para tamu terdapat tujuh orang yang telah melayani sebagai utusan injil di Kamerun selama akhir tahun 1950-an dan 1960-an. Jean-Marie Bockaert, dari Prancis, melayani sebagai pembicara dalam penahbisan tersebut.

      Pada tahun 1948, hanya 81 Saksi yang aktif di Kamerun. Sekarang terdapat lebih dari 24.000 yang menyampaikan pujian kepada Allah, meskipun beberapa pembatasan yang berat dialami Saksi-Saksi selama 23 tahun. Pasti, fasilitas Betel yang baru ini akan bernilai besar bagi saudara-saudara dalam mengatur kegiatan umat Yehuwa seraya mereka menyampaikan kepada semua orang di Kamerun undangan yang murah hati untuk naik ke rumah Yehuwa, mempelajari jalan-jalan-Nya, dan berjalan menempuhnya, dengan maksud untuk menyumbangkan kepada-Nya dinas suci selama-lamanya di dunia baru-Nya.

  • Saksi-Saksi Yehuwa—Laporan Buku Kegiatan 1996
    Buku Kegiatan Saksi-Saksi Yehuwa 1996
    • [Gambar di hlm. 28, 29]

      Fasilitas cabang ditahbiskan di

      1. Taiwan

      2. Suriname

      3. Sri Lanka

      4. Ekuador

      5. Korea

      6. Kamerun

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan