-
Dari Pohon ke Botol—Kisah Si GabusSedarlah!—2011 | Juli
-
-
Ramah Lingkungan
Hutan ek gabus yang dikelola dengan baik menunjukkan bahwa manusia bisa bekerja harmonis dengan alam—memanen hasilnya tanpa merusak kekayaannya. Pohon ek gabus yang sudah tua mempercantik pedesaan, menyediakan penaungan, dan makanan bagi ternak yang merumput di bawah dahannya, serta membuat musim panas tidak terasa menyengat.
Beberapa burung yang terancam punah, antara lain rajawali aquiline, elang bangkai hitam, dan bangau hitam—mengandalkan pohon ek gabus besar untuk bersarang. Links Iberia yang hampir punah juga menjadikan hutan ek ini sebagai tempat terakhir untuk bertahan hidup. Baru-baru ini, World Wildlife Fund menyatakan bahwa kelangsungan hidup spesies links ini bergantung pada kemakmuran industri gabus di Spanyol dan Portugal.
-
-
Dari Pohon ke Botol—Kisah Si GabusSedarlah!—2011 | Juli
-
-
Kapan sebaiknya ek gabus dipanen kulitnya untuk sumbat?
Untuk menghasilkan sumbat bermutu tinggi, ek gabus setidaknya mesti berusia 50 tahun, meskipun panenan pertama bisa diperoleh 25 tahun setelah buah ek ditanam. Tentu saja, tidak banyak orang yang mau berinvestasi untuk tanaman yang setelah 50 tahun baru bisa menghasilkan keuntungan. Malah, menurut saya tidak ada industri mana pun yang mau menunggu selama itu untuk memperoleh laba.
Berapa lama jangka hidup ek gabus?
Jangka hidup pohon ek gabus kira-kira 200 tahun, dan ada yang bisa hidup jauh lebih lama. Gabus dipanen setiap sembilan tahun.
-