-
Suatu Administrasi untuk Memenuhi Maksud-tujuan AllahMenara Pengawal—2006 | 15 Februari
-
-
9. Bagaimana Yehuwa secara bertahap menyingkapkan rahasia suci kehendak-Nya?
9 Melalui serangkaian perjanjian, Yehuwa secara bertahap menyingkapkan bagaimana maksud-tujuan-Nya sehubungan dengan Benih yang dijanjikan di Eden akan digenapi. Perjanjian-Nya dengan Abraham menyingkapkan bahwa Benih yang dijanjikan akan datang ke bumi dari garis keturunan Abraham dan melalui Benih itu ”semua bangsa di bumi” akan memperoleh berkat. Perjanjian itu juga menyiratkan bahwa ada orang-orang lain yang akan bergabung dengan bagian utama benih itu. (Kejadian 22:17, 18) Perjanjian Hukum yang diadakan dengan Israel jasmani menyatakan maksud-tujuan Yehuwa untuk memiliki ”suatu kerajaan imam”. (Keluaran 19:5, 6) Perjanjian dengan Daud memperlihatkan bahwa Benih itu akan menjadi Kepala atas suatu Kerajaan sampai waktu yang tidak tertentu. (2 Samuel 7:12, 13; Mazmur 89:3, 4) Setelah perjanjian Hukum menuntun orang Yahudi kepada Mesias, Yehuwa menyingkapkan aspek selanjutnya dari penggenapan maksud-tujuan-Nya. (Galatia 3:19, 24) Manusia-manusia yang akan bergabung dengan bagian utama benih itu akan membentuk ”kerajaan imam” yang dinubuatkan dan akan dibawa ke dalam ”perjanjian baru” sebagai ”Israel” baru, Israel rohani.—Yeremia 31:31-34; Ibrani 8:7-9.c
-
-
Suatu Administrasi untuk Memenuhi Maksud-tujuan AllahMenara Pengawal—2006 | 15 Februari
-
-
c Untuk pembahasan terperinci tentang perjanjian-perjanjian seputar perwujudan maksud-tujuan Allah ini, lihat Menara Pengawal 1 Februari 1989, halaman 10-15.
-