PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Teruslah Berjalan di ”Jalan Kekudusan”
    Menara Pengawal (Edisi Pelajaran)—2023 | Mei
    • Saudara-saudari menggunakan berbagai cara untuk memberitakan kabar baik sejak tahun 1919 sampai sekarang.

      Sejak tahun 1919, jutaan pria, wanita, dan anak-anak sudah keluar dari Babilon Besar dan mulai berjalan di ”Jalan Kekudusan” (Lihat paragraf 8)

      8. Mengapa kita perlu mempelajari hal-hal yang terjadi di zaman dulu? (Lihat gambar sampul.)

      8 Ada yang mungkin berpikir, ’Memang, hal-hal yang dialami orang-orang Yahudi di zaman dulu itu menarik. Tapi, apakah itu ada artinya untuk kita sekarang?’ Ya, karena sebenarnya kita juga sedang berjalan di ”Jalan Kekudusan”. Tidak soal kita termasuk kaum terurap atau ”domba-domba lain”, kita perlu tetap berada di ”Jalan Kekudusan”. Dengan begitu, kita bisa menikmati firdaus rohani sekarang dan berkat-berkat Kerajaan Allah di masa depan.b (Yoh. 10:16) Sejak tahun 1919, jutaan pria, wanita, dan anak-anak sudah keluar dari Babilon Besar, yaitu agama palsu sedunia, dan mulai berjalan di ”Jalan Kekudusan”. Kemungkinan besar, Saudara juga termasuk di antara mereka. Meskipun jalan itu terbuka sekitar 100 tahun yang lalu, persiapan untuk jalan itu sudah dimulai ratusan tahun sebelumnya.

  • Teruslah Berjalan di ”Jalan Kekudusan”
    Menara Pengawal (Edisi Pelajaran)—2023 | Mei
    • 15. Apa yang terjadi pada tahun 1919?

      15 Pada tahun 1919, umat Allah dibebaskan dari Babilon Besar. Pada tahun itu, ”budak yang setia dan bijaksana” dilantik, dan mereka membantu orang-orang yang tulus untuk mulai berjalan di ”Jalan Kekudusan” yang baru dibuka. (Mat. 24:45-47) Persiapan yang dilakukan sebelumnya oleh orang-orang yang menghormati Allah membantu orang-orang yang tulus itu belajar lebih banyak tentang kehendak Yehuwa. (Ams. 4:18) Mereka juga dibantu untuk membuat perubahan supaya kehidupan mereka sesuai dengan standar Yehuwa. Yehuwa tidak mengharapkan umat-Nya untuk langsung membuat semua perubahan sekaligus. Sebaliknya, Dia memurnikan umat-Nya secara bertahap. (Lihat kotak ”Yehuwa Memurnikan Umat-Nya Secara Bertahap”.)

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan