PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Pengajar Firman Allah Didesak untuk Menunaikan Tugas Mereka
    Menara Pengawal—2002 | 15 Januari
    • Corak menonjol lainnya dari kebaktian tersebut adalah drama berkostum lengkap dengan judul ”Merespek Wewenang Yehuwa”, yang melakonkan putra-putra Korah. Meskipun ayah mereka memperlihatkan sikap memberontak terhadap Musa dan Harun, mereka tetap loyal kepada Yehuwa dan wakil-wakil-Nya. Meskipun Korah dan para pengikutnya binasa, putra-putra Korah selamat. Khotbah berikutnya, ”Dengan Loyal Tunduk kepada Wewenang Ilahi”, menjelaskan penerapan isi drama bagi kita masing-masing. Sang pembicara memberi peringatan tentang enam unsur kegagalan Korah dan para pengikutnya: tidak mendukung dengan loyal wewenang Yehuwa; membiarkan diri dikuasai keangkuhan, ambisi, dan iri hati; menyoroti ketidaksempurnaan orang-orang yang Yehuwa lantik; mengembangkan sikap mengeluh; merasa tidak puas atas hak istimewa dinas mereka sendiri; dan membiarkan ikatan persahabatan atau ikatan keluarga menjadi lebih penting daripada keloyalan kepada Yehuwa.

  • Pengajar Firman Allah Didesak untuk Menunaikan Tugas Mereka
    Menara Pengawal—2002 | 15 Januari
    • [Gambar di hlm. 29]

      Hadirin digerakkan oleh drama ”Merespek Wewenang Yehuwa”

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan