-
Penyakit dan PengobatanPemahaman Alkitab, Jilid 2
-
-
Orang Mesir kuno mengenal pengobatan dan pembedahan, dan mengenai hal ini sejarawan Herodotus menulis (II, 84), ”Praktek pengobatan sedemikian terbagi-bagi di antara mereka, sehingga setiap tabib menyembuhkan satu penyakit saja, tidak lebih. Seluruh negeri penuh dengan tabib, ada tabib mata, tabib gigi, tabib perut, dan tabib penyakit-penyakit dalam.”
Di Mesir, teknik pembedahan mencakup kauterisasi untuk mengendalikan perdarahan, dan pengangkatan kepingan tulang yang mungkin menekan otak sewaktu terjadi keretakan pada tengkorak. Belat, papan kecil, digunakan untuk tulang yang patah, dan pada beberapa mumi yang ditemukan bahkan terdapat belat dari kulit pohon yang diikat dengan kain pembalut. (Bdk. Yeh 30:20, 21.)
-
-
Penyakit dan PengobatanPemahaman Alkitab, Jilid 2
-
-
Mengenai para tabib Mesir dan pengobatan mereka, The International Standard Bible Encyclopaedia (Jil. IV, hlm. 2393) menyatakan, ”Dari papirus kedokteran kuno yang telah diselamatkan, yang terbanyak dari antaranya adalah Papirus Ebers, kita mengetahui bahwa pengetahuan medis para tabib ini murni bersifat empiris, sebagian besar bersifat gaib dan sama sekali tidak ilmiah. Sekalipun ada banyak kesempatan, mereka hampir tidak tahu apa-apa tentang anatomi manusia, uraian mereka tentang penyakit sangat primitif, dan tiga perempat dari antara ratusan resep dalam papirus itu sama sekali tidak manjur. Bahkan seni pembalsaman mereka sedemikian tidak sempurnanya sehingga hanya segelintir mumi yang bakal bertahan di bawah iklim lain di luar Mesir.”—Diedit oleh J. Orr, 1960.
-