-
Integritas Ayub—Mengapa Begitu Luar Biasa?Menara Pengawal—1986 (Seri 22) | Menara Pengawal—1986 (Seri 22)
-
-
15. Menurut pendapat Elifas apa sumber kesulitan Ayub?
15 Dalam khotbah pembukaannya, Elifas mengemukakan bahwa kesulitan yang dialami Ayub adalah pembalasan Allah atas dosa-dosanya. ”Siapa binasa dengan tidak bersalah?” ia bertanya. ”Yang telah kulihat ialah bahwa orang yang membajak kejahatan dan menabur kesusahan, ia menuainya juga.” (Ayub 4:7, 8) Selanjutnya, Elifas menyatakan bahwa Allah tidak mempercayai hamba-hambaNya. ”Hamba-hambaNya tidak dipercayaiNya,” kata Elifas, ”malaikat-malaikatNyapun didapatiNya tersesat, lebih-lebih lagi mereka yang diam dalam pondok tanah liat.”—Ayub 4:18, 19.
-
-
Integritas Ayub—Mengapa Begitu Luar Biasa?Menara Pengawal—1986 (Seri 22) | Menara Pengawal—1986 (Seri 22)
-
-
18. Dalam babak kedua dari perdebatan ini, bagaimana ketiga orang itu meneruskan serangan mereka terhadap Ayub?
18 Dalam babak kedua dari perdebatan itu, Elifas melanjutkan serangan terhadap integritas Ayub. ’Sesungguhnya, Allah bahkan tidak mempercayai malaikat-malaikat, lebih-lebih lagi seseorang seperti kau! Orang jahat selalu dalam kesulitan.’ (Ayub 15:14-16, 20)
-
-
Integritas Ayub—Mengapa Begitu Luar Biasa?Menara Pengawal—1986 (Seri 22) | Menara Pengawal—1986 (Seri 22)
-
-
19. (a) Menurut Elifas, bagaimana penilaian Allah atas integritas manusia? (b) Bagaimana Bildad mengakhiri serangan lisan terhadap Ayub?
19 Ketika membuka babak ketiga dari perdebatan, Elifas bertanya, ’Dapatkah manusia berguna bagi Allah? Meskipun engkau tidak bercela, apakah ada manfaatnya bagi Allah? Kembalilah kepada Allah,’ katanya, ’dan selesaikan urusanmu. Maka kau akan dipulihkan.’ (Ayub 22:2, 3, 21-23)
-