PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Apakah Mata Saudara ”Baik”?
    Menara Pengawal—1986 (Seri 24) | Menara Pengawal—1986 (Seri 24)
    • Melalui daya tarik yang gemerlapan dari dunia, Setan memperkembangkan ”keinginan daging dan keinginan mata serta pameran kekayaan.” (1 Yohanes 2:16, NW) Hal ini jelas terlihat dalam pola iklan yang digunakan oleh dunia perdagangan. Bukankah benar bahwa iklan yang paling berhasil adalah yang menarik keuntungan dari kesan yang kuat atas apa yang dilihat? Ribuan papan iklan yang beraneka warna dan bentuk-bentuk yang kelap-kelip, gambar-gambar yang mengkilat dalam majalah dan surat-surat kabar, gambar-gambar TV yang memikat—dan ratusan juta dollar yang dikeluarkan untuk menghasilkannya—semua membuktikan kenyataan bahwa seluruh gagasan iklan adalah untuk merangsang ”keinginan mata” para konsumen.

      10. Apa yang sebenarnya diperkembangkan oleh dunia perdagangan?

      10 Meskipun banyak dari iklan-iklan tersebut menyajikan hal-hal secara terang-terangan, apa yang lebih licik ialah fakta bahwa iklan-iklan ini sebenarnya bukan hanya mempromosikan barang-barang konsumen tetapi juga gaya hidup pemakainya. Sering kali barang-barang tersebut dipertunjukkan seolah-olah digunakan oleh orang-orang tingkat atas, yang berpengaruh, bahagia, dan cantik atau tampan. Pesannya ialah bahwa jika konsumen menggunakan produk itu, ’kekayaannya’ secara otomatis akan setaraf dengan salah satu dari kategori tersebut. Para pemasang iklan tahu bahwa setelah seseorang menerima satu cara hidup tertentu, mudah bagi mereka untuk membujuknya agar menerima barang-barang dan komoditas yang menyertainya. Mengingat hal ini, betapa bijaksana agar orang-orang Kristen yang berbakti mengindahkan nasihat yang terdapat di Ibrani 13:5! Di sana kita membaca, ”Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu.”

  • Apakah Mata Saudara ”Baik”?
    Menara Pengawal—1986 (Seri 24) | Menara Pengawal—1986 (Seri 24)
    • 15, 16. (a) ”Keinginan mata” lain apa harus kita jauhi? (b) Bagaimana saudara akan menerapkan nasihat di Amsal 27:20 pada pembahasan kita?

      15 Namun, apakah hanya mereka yang memusatkan mata untuk menjadi kaya akan menghadapi bahaya berjalan dalam kegelapan? Tidak, karena ”keinginan mata” juga termasuk banyak perkara lain. Ingatlah kata-kata Yesus dalam Matius 5:28, ”Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.” Tentu, peringatan itu dapat juga berlaku dalam hal membiarkan mata terus melihat buku-buku yang dimaksudkan untuk merangsang atau membangkitkan hawa nafsu dan keinginan yang cabul.

      16 Selain itu ada pula kekuatiran untuk makanan, minuman, dan pakaian yang dibicarakan oleh Yesus. (Matius 6:25-32) Meskipun hal-hal ini perlu, suatu keinginan yang besar untuk selalu mempunyai barang-barang yang terbaru, yang paling baik, yang paling banyak dicari, dapat memperbudak pikiran dan hati kita. (Roma 16:18; Filipi 3:19) Bahkan dalam rekreasi, hobi, sport, latihan jasmani, dan sebagainya, kita harus memelihara keseimbangan yang baik dan waspada agar tidak terjerat oleh mode dan gaya dunia ini. Dalam semua bidang tersebut, ada baiknya kita mengingat kata-kata yang bijaksana dalam Amsal 27:20, ”Dunia orang mati dan kebinasaan tak akan puas, demikianlah mata manusia tak akan puas.” Memang, kita harus mempraktekkan pengendalian diri sehingga dalam berusaha memuaskan mata, kita tidak membahayakan diri sendiri secara rohani.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan