PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • 1 Komitmen
    Sadarlah!—2018 | No. 2
    • Jangkar membuat kapal tidak karam saat diterjang badai

      Komitmen itu bagaikan jangkar yang menjaga perkawinan Anda tetap kuat saat diterjang badai

      UNTUK SUAMI ISTRI

      1 Komitmen

      APA ARTINYA

      Suami istri yang punya komitmen menganggap perkawinan mereka sebagai ikatan yang permanen. Hal itu menghasilkan perasaan aman di antara mereka berdua. Masing-masing yakin bahwa pasangannya akan menjaga ikatan perkawinan mereka tetap kuat, bahkan saat mengalami masalah.

      Ada suami istri yang tetap bersama hanya karena mereka tidak mau mengecewakan keluarga dan teman-teman. Tapi, jauh lebih baik kalau mereka tetap bersama karena saling mengasihi dan menghormati.

      KATA ALKITAB: ’Suami tidak boleh meninggalkan istrinya.’​—1 Korintus 7:11.

      ”Kalau kita punya komitmen, kita tidak akan cepat tersinggung. Kita akan cepat mengampuni dan meminta maaf. Kita akan menganggap masalah hanya sebagai rintangan, bukan sebagai sesuatu yang tidak dapat diselesaikan sehingga harus bercerai.”​—Micah.

      KENAPA ITU PENTING

      Sewaktu menghadapi masalah, suami istri yang tidak punya komitmen kemungkinan besar akan mengatakan, ’Kami memang tidak cocok’. Lalu, mereka akan mencari cara untuk mengakhiri perkawinan mereka.

      ”Sewaktu akan menikah, banyak orang berpikir bahwa kalau nanti mereka tidak bahagia, mereka bisa bercerai. Itu tandanya mereka tidak punya komitmen sejak awal.”​—Jean.

      YANG BISA ANDA LAKUKAN

      COBA PIKIRKAN

      Ketika ada masalah . . .

      • Apakah Anda menyesal karena menikah dengan pasangan Anda?

      • Apakah Anda mengkhayalkan pria atau wanita lain?

      • Apakah Anda mengatakan hal-hal seperti ”Aku mau pergi saja” atau ”Aku akan cari orang yang menghargai aku”?

      Kalau Anda menjawab ya untuk satu pertanyaan atau lebih, sekaranglah saatnya untuk menguatkan komitmen Anda.

      BICARAKAN DENGAN PASANGAN ANDA

      • Apakah komitmen perkawinan kita sudah melemah? Kalau ya, kenapa?

      • Apa yang bisa kita lakukan untuk menguatkan komitmen kita?

      TIPS

      • Tulislah pesan-pesan yang menyatakan bahwa Anda menyayangi pasangan Anda

      • Tunjukkan komitmen Anda dengan memasang foto pasangan Anda di meja kerja Anda

      • Teleponlah pasangan Anda setiap hari saat Anda berada di tempat kerja atau sedang jauh darinya

      KATA ALKITAB: ”Apa yang telah disatukan Allah tidak boleh dipisahkan manusia.”​—Matius 19:6.

  • 2 Kerja Sama
    Sadarlah!—2018 | No. 2
    • Suami istri bekerja sama seperti pilot dan kopilot di dalam kokpit

      Suami istri yang bekerja sama itu seperti pilot dan kopilot yang kompak

      UNTUK SUAMI ISTRI

      2 Kerja Sama

      APA ARTINYA

      Kalau suami istri bekerja sama, mereka seperti pilot dan kopilot yang kompak. Sekalipun ada masalah, suami maupun istri akan memikirkan kepentingan bersama, bukan diri sendiri.

      KATA ALKITAB: ”Mereka bukan lagi dua, tapi satu.”​—Matius 19:6.

      ”Perkawinan yang bahagia bukanlah upaya satu orang. Suami dan istri harus sama-sama berjuang.”​—Christopher.

      KENAPA ITU PENTING

      Kalau ada perbedaan pendapat, suami dan istri yang tidak sejalan akan mempersoalkan siapa yang benar dan salah, bukan menyelesaikan masalahnya. Akibatnya, hal yang kecil jadi besar.

      ”Kerja sama adalah kunci perkawinan yang bahagia. Kalau saya dan suami tidak kompak, itu namanya teman sekamar, bukan suami istri. Kami memang tinggal bersama, tapi tidak sepikiran dalam hal-hal penting.”​—Alexandra.

      YANG BISA ANDA LAKUKAN

      COBA PIKIRKAN

      • Apakah saya menganggap gaji saya milik saya sendiri?

      • Untuk bisa benar-benar santai, apakah saya harus berada jauh dari pasangan saya?

      • Apakah saya tidak mau akrab dengan keluarga pasangan saya, padahal pasangan saya dekat dengan keluarganya?

      BICARAKAN DENGAN PASANGAN ANDA

      • Dalam hal apa saja kita sudah bekerja sama dengan baik?

      • Apa saja yang masih bisa kita perbaiki?

      • Apa yang bisa kita lakukan agar bisa bekerja sama dengan lebih baik?

      TIPS

      • Kalau Anda dan pasangan tidak kompak, Anda seperti main bulu tangkis melawan satu sama lain. Apa yang bisa Anda lakukan agar kalian berdua bermain sebagai satu tim?

      • Daripada berpikir, ’Bagaimana saya bisa menang?’ coba pikirkan ’Bagaimana kami berdua bisa menang?’

      ”Siapa yang benar dan salah itu tidak penting. Yang terpenting, kita dan pasangan tetap berdamai dan kompak.”​—Ethan.

      KATA ALKITAB: ”Perhatikanlah kepentingan orang lain, bukan kepentingan diri sendiri saja.”​—Filipi 2:3, 4.

  • 3 Respek
    Sadarlah!—2018 | No. 2
    • Suami istri menempelkan bata dengan semen

      Kata-kata yang penuh respek itu seperti semen yang bisa menjadi perekat perkawinan Anda

      UNTUK SUAMI ISTRI

      3 Respek

      APA ARTINYA

      Kalau suami istri merespek satu sama lain, mereka akan tetap saling menyayangi meski sedang tidak sependapat. Buku Ten Lessons to Transform Your Marriage berkomentar, ”Mereka tidak berkeras pada pandangan masing-masing, tapi membicarakan masalah dengan terbuka. Mereka saling mendengarkan pendapat dengan penuh respek dan mencari solusi yang bisa diterima kedua belah pihak.”

      KATA ALKITAB: ”Orang yang punya kasih . . . tidak mementingkan diri.”​—1 Korintus 13:4, 5.

      ”Saya merespek istri saya dengan menganggap dia penting dan tidak melakukan apa pun yang akan menyakiti dia atau merusak perkawinan kami.”​—Micah.

      KENAPA ITU PENTING

      Kalau tidak ada respek, suami istri akan saling mengkritik, menyindir, dan bahkan mengejek. Menurut penelitian, semua itu adalah tanda bahwa perkawinan tersebut tidak akan bertahan.

      ”Kalau kita menyindir atau mengeluarkan kata-kata dan candaan yang menghina istri kita, dia akan merasa rendah diri dan tidak percaya lagi pada kita. Perkawinan kita pun akan hancur.”​—Brian.

      YANG BISA ANDA LAKUKAN

      COBA PIKIRKAN

      Selama satu minggu, coba perhatikan kata-kata dan tindakan Anda. Lalu pikirkan:

      • ’Seberapa sering saya mengkritik pasangan saya, dan seberapa sering saya memuji dia?’

      • ’Dengan cara apa saja saya menunjukkan respek kepada pasangan saya?’

      BICARAKAN DENGAN PASANGAN ANDA

      • Kata-kata dan tindakan seperti apa yang membuat kita merasa direspek?

      • Kata-kata dan tindakan seperti apa yang membuat kita merasa tidak direspek?

      TIPS

      • Tulislah tiga cara bagaimana Anda ingin direspek. Lalu mintalah pasangan Anda melakukan yang sama. Tukar daftar kalian, dan berusahalah untuk melakukan apa yang ada di daftar itu.

      • Tulis sifat apa saja yang Anda kagumi dari pasangan Anda. Lalu beri tahu dia bahwa Anda sangat menghargai sifat-sifat itu.

      ”Kalau saya merespek suami, saya akan menunjukkan lewat tindakan bahwa saya menghargai dia dan ingin dia bahagia. Tidak perlu yang luar biasa, kadang hal-hal kecil yang saya katakan dan lakukan bisa menunjukkan bahwa saya merespek dia.”​—Megan.

      Intinya, ini bukan soal apakah Anda merasa sudah menunjukkan respek, tapi apakah pasangan Anda sudah merasa direspek.

      KATA ALKITAB: ”Kenakanlah kasih sayang, keibaan hati, kebaikan hati, kerendahan hati, kelembutan, dan kesabaran.”​—Kolose 3:12.

  • 4 Memaafkan
    Sadarlah!—2018 | No. 2
    • Suami istri bekerja sama untuk memadamkan api

      Kalau kita saling memaafkan, api pertengkaran akan padam

      UNTUK SUAMI ISTRI

      4 Memaafkan

      APA ARTINYA

      Memaafkan artinya melupakan kesalahan orang lain dan tidak lagi merasa kesal. Memaafkan tidak sama dengan meremehkan kesalahannya atau menganggap itu tidak pernah terjadi.

      KATA ALKITAB: ”Kalaupun ada alasan untuk tersinggung, kalian harus tetap bersabar satu sama lain dan saling memaafkan dengan tulus.”​—Kolose 3:13.

      ”Kalau kita mencintai seseorang, kita tidak akan fokus pada kekurangannya, tapi pada upayanya untuk menjadi orang yang lebih baik.”​—Aaron.

      KENAPA ITU PENTING

      Kalau kita terus merasa kesal, kita bisa stres dan sakit. Selain itu, perkawinan kita bisa rusak.

      ”Suatu hari, suami saya minta maaf karena dia menyakiti saya. Saya menyesal karena tidak langsung memaafkan dia sehingga hubungan kami jadi tidak baik. Sebenarnya itu semua bisa dihindari kalau dari awal saya memaafkan dia.”​—Julia.

      YANG BISA ANDA LAKUKAN

      COBA PIKIRKAN

      Kali berikut Anda merasa sakit hati karena apa yang dikatakan atau dilakukan pasangan, coba pikirkan:

      • ’Apakah saya terlalu sensitif?’

      • ’Apakah kesalahan dia memang sebesar itu sampai dia harus minta maaf, atau apakah saya bisa melupakannya saja?’

      BICARAKAN DENGAN PASANGAN ANDA

      • Biasanya, berapa lama kita merasa kesal sebelum akhirnya bisa mengampuni?

      • Apa yang bisa kita lakukan supaya bisa mengampuni dengan lebih cepat?

      TIPS

      • Kalau kita merasa sakit hati, jangan merasa bahwa pasangan kita sengaja menyakiti kita.

      • Coba maklumi sikap pasangan kita. Ingat bahwa ”kita semua sering berbuat salah”.​—Yakobus 3:2.

      ”Mengampuni akan lebih mudah kalau kita dan pasangan sama-sama salah. Yang susah adalah kalau kita merasa hanya dia yang salah. Kita harus rendah hati untuk bisa memaafkan.”​—Kimberly.

      KATA ALKITAB: ”Cepatlah selesaikan masalahnya.”​—Matius 5:25.

      Kalau kita terus merasa kesal, kita bisa stres dan sakit. Selain itu, perkawinan kita bisa rusak

  • 5 Komunikasi
    Sadarlah!—2018 | No. 2
    • Orang tua melewati jembatan untuk menemui putri mereka

      Komunikasi itu seperti jembatan yang menghubungkan Anda dengan anak Anda

      UNTUK ORANG TUA

      5 Komunikasi

      APA ARTINYA

      Kalau Anda dan anak Anda bisa sama-sama mengutarakan pikiran dan perasaan dengan terbuka, itu namanya kalian bisa berkomunikasi dengan baik.

      KENAPA ITU PENTING

      Komunikasi dengan anak remaja bisa sangat sulit. Waktu masih kecil, mereka mau cerita semuanya. Tapi setelah remaja, mereka jadi jarang cerita. Anda jadi susah memahami pikiran dan perasaannya. Tapi, meski anak remaja Anda kelihatannya tidak mau bicara dengan Anda, mereka justru sangat membutuhkannya!

      YANG BISA ANDA LAKUKAN

      Berkomunikasilah pada saat yang diinginkan anak Anda. Bisa jadi, anak Anda baru mau mengobrol saat sudah tengah malam.

      ”Kita mungkin ingin bilang, ’Kenapa baru sekarang kamu mau mengobrol? Kamu kan seharian sama Mama!’ Tapi, anak kita mau cerita ke kita, dan itu saja sudah bagus. Semua orang tua berharap anaknya mau terbuka.”​—Lisa.

      ”Saya tidak suka tidur larut malam. Tapi selama ini, saya merasa anak-anak lebih terbuka kalau kami mengobrol setelah tengah malam.”​—Herbert.

      KATA ALKITAB: ”Setiap orang harus memikirkan kepentingan orang lain, bukan kepentingannya sendiri.”​—1 Korintus 10:24.

      Jangan tersimpangkan. Seorang ayah mengakui, ”Kadang, waktu anak-anak sedang bercerita, saya malah memikirkan hal lain. Dan mereka bisa langsung tahu!”

      Apakah Anda juga pernah mengalaminya? Sewaktu mengobrol dengan anak Anda, matikan TV dan jangan sibuk sendiri dengan ponsel Anda. Dengarkan dia dan jangan remehkan ceritanya walaupun Anda merasa itu cuma soal kecil.

      ”Kita harus meyakinkan anak kita kalau kita peduli pada perasaannya. Kalau tidak, mereka tidak akan terbuka atau malah minta bantuan orang lain.”​—Maranda.

      ”Jangan bereaksi berlebihan meski cara berpikir anak kita itu salah.”​—Anthony.

      KATA ALKITAB: ”Coba perhatikan cara kalian mendengarkan.”​—Lukas 8:18.

      Jangan buat percakapan terlalu resmi. Kadang, anak-anak bisa lebih terbuka kalau mereka tidak duduk berhadapan dengan orang tua.

      ”Kami memanfaatkan waktu kami di mobil. Karena dia duduk di sebelah saya dan bukan di depan saya, dia jadi lebih terbuka.”​—Nicole.

      Anda juga bisa mengobrol santai dengan anak Anda saat makan.

      ”Waktu makan malam, kami saling cerita tentang kejadian yang paling buruk dan paling menyenangkan di hari itu. Kami jadi kompak dan tahu bahwa kalau ada masalah, anggota keluarga yang lain selalu siap membantu.”​—Robin.

      KATA ALKITAB: ”Setiap orang harus cepat mendengar, tidak cepat bicara.”​—Yakobus 1:19.

  • 6 Disiplin
    Sadarlah!—2018 | No. 2
    • Sebuah keluarga naik kapal yang ada sirip kemudinya

      Seperti kemudi kapal, disiplin akan membimbing seorang anak agar tetap berada di arah yang benar

      UNTUK ORANG TUA

      6 Disiplin

      APA ARTINYA

      Kata disiplin bisa memaksudkan bimbingan atau pengajaran. Disiplin dari orang tua mencakup membantu anak membuat keputusan yang bijaksana. Kalau anak itu melakukan sesuatu yang buruk, orang tua mendisiplin anak itu dengan mengoreksi kesalahannya.

      KENAPA ITU PENTING

      Dalam beberapa puluh tahun terakhir ini, disiplin sudah hampir tidak ada lagi, karena orang tua takut bahwa teguran bisa membuat anak kurang percaya diri. Namun, orang tua yang bijaksana membuat aturan yang masuk akal dan melatih anak mereka untuk mematuhinya.

      ”Supaya bisa menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab, anak harus diberi batasan. Tanpa disiplin, anak akan seperti kapal tanpa kemudi. Kapal itu bisa salah arah atau bahkan terbalik.”​—Pamela.

      YANG BISA ANDA LAKUKAN

      Berlaku konsisten. Kalau anak Anda tidak mematuhi aturan, Anda harus memberikan sanksi. Tapi kalau dia patuh, jangan lupa memujinya.

      ”Sekarang ini, kebanyakan orang suka melawan. Jadi, saya selalu memuji anak-anak saya karena mereka penurut. Kalau mereka dipuji, mereka jadi lebih bisa menerima koreksi.”​—Christine.

      KATA ALKITAB: ”Apa yang ditabur orang, itu jugalah yang dituainya.”​—Galatia 6:7.

      Bersikap masuk akal. Jangan membesar-besarkan masalah kecil. Sesuaikan disiplin dengan usia dan kesanggupan setiap anak serta seberapa besar kesalahannya. Selain itu, disiplin biasanya lebih efektif kalau itu langsung berhubungan dengan kesalahan si anak. Misalnya, kalau anak itu menyalahgunakan ponselnya, orang tua bisa mengambil ponsel itu untuk beberapa waktu.

      ”Waktu anak saya berbuat salah, saya mencoba mencari tahu apakah itu disengaja atau tidak. Sifat buruk yang sudah menjadi kebiasaan tidak sama dengan kesalahan kecil yang hanya butuh teguran.”​—Wendell.

      KATA ALKITAB: ”Jangan mengesalkan anak-anak kalian, supaya mereka tidak patah semangat.”​—Kolose 3:21.

      Menunjukkan kasih sayang. Anak-anak akan lebih mudah menerima dan menaati disiplin kalau mereka tahu bahwa orang tua mereka melakukannya karena menyayangi mereka.

      ”Waktu anak kami melakukan kesalahan, kami memberi tahu dia bahwa kami bangga dengan semua hal baik yang pernah dia lakukan. Kami meyakinkan dia bahwa kesalahannya itu tidak akan merusak semuanya, asal dia mau dikoreksi. Kami juga bilang bahwa kami siap membantu.”​—Daniel.

      KATA ALKITAB: ”Orang yang punya kasih itu sabar dan baik hati.”​—1 Korintus 13:4.

  • 7 Nilai Moral
    Sadarlah!—2018 | No. 2
    • Ayah dan anak menggunakan kompas untuk mengetahui arah

      Seperti kompas, nilai moral yang baik bisa membantu seorang anak menentukan ke mana dia harus pergi

      UNTUK ORANG TUA

      7 Nilai Moral

      APA ARTINYA

      Nilai moral adalah pedoman tingkah laku yang kita ikuti. Misalnya, apakah Anda berusaha untuk selalu jujur? Kalau begitu, Anda pasti juga ingin anak Anda punya nilai moral yang sama.

      Orang yang punya nilai moral yang baik juga punya etika. Dia akan memikirkan orang lain, rajin, dan juga adil. Semua sifat itu sebaiknya dikembangkan sejak kecil.

      KATA ALKITAB: ”Latihlah seorang anak menurut jalan yang seharusnya; bahkan di saat tua, dia tidak akan menyimpang darinya.”​—Amsal 22:6.

      KENAPA ITU PENTING

      Dalam era teknologi sekarang, nilai moral yang baik sangat penting. Seorang ibu bernama Karyn berkata, ”Pengaruh buruk bisa masuk lewat peralatan elektronik apa saja, kapan saja. Anak-anak bisa saja duduk di sebelah kami tapi ternyata mereka sedang nonton sesuatu yang tidak pantas!”

      KATA ALKITAB: ”Orang dewasa . . . kemampuan berpikirnya selalu digunakan sehingga terlatih untuk membedakan yang benar dan yang salah.”​—Ibrani 5:14.

      Etika juga sangat penting. Ini mencakup tata krama yang sederhana (seperti bilang ”tolong” dan ”terima kasih”) dan memikirkan orang lain. Sekarang, banyak orang tidak beretika karena mereka lebih memperhatikan peralatan elektronik daripada orang lain.

      KATA ALKITAB: ”Apa yang kalian ingin orang lain lakukan kepada kalian, lakukan itu juga kepada mereka.”​—Lukas 6:31.

      YANG BISA ANDA LAKUKAN

      Ajarkan nilai moral Anda kepada anak. Misalnya, penelitian menunjukkan bahwa anak remaja kemungkinan besar tidak akan berhubungan seks sebelum menikah kalau orang tua sudah mengajarkan bahwa itu salah.

      TIPS: Gunakan berita yang masih hangat untuk memulai percakapan tentang nilai moral. Misalnya, kalau ada berita soal pembunuhan, Anda bisa bilang, ”Kok bisa ya ada orang sejahat itu. Menurut kamu, kenapa ya dia bisa begitu?”

      ”Anak-anak akan sulit menentukan mana yang benar dan salah kalau mereka tidak pernah diberi tahu.”​—Brandon.

      Ajarkan sopan santun. Anak yang masih kecil pun bisa belajar mengatakan ”tolong” dan ”terima kasih” serta memikirkan orang lain. Buku Parenting Without Borders mengatakan, ”Kalau anak-anak sadar bahwa mereka adalah bagian dari keluarga, sekolah, dan masyarakat, mereka kemungkinan akan melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain, bukan hanya untuk diri mereka sendiri.”

      TIPS: Beri anak-anak tugas di rumah agar mereka tahu pentingnya melayani orang lain.

      ”Kalau anak-anak sering membantu di rumah, mereka tidak akan kaget waktu mereka tidak tinggal lagi bersama orang tua, karena mereka sudah terbiasa mengerjakan semuanya sendiri.”​—Tara.

  • 8 Teladan
    Sadarlah!—2018 | No. 2
    • Seorang gadis kecil berjalan di salju di atas jejak kaki ayahnya

      Anak-anak meniru teladan orang tua. Teladan apa yang Anda berikan?

      UNTUK ORANG TUA

      8 Teladan

      APA ARTINYA

      Orang tua memberikan teladan kalau mereka melakukan apa yang mereka ajarkan. Misalnya, Anda mengajar anak Anda untuk selalu jujur. Tapi sewaktu ada tamu, Anda suruh anak itu menjawab, ”Bilang saja Papa tidak ada.” Anak itu pasti sulit untuk menjadi orang yang jujur.

      ”Orang tua tidak bisa berharap anak-anak melakukan apa yang mereka minta kalau mereka sendiri tidak melakukannya. Anak-anak itu seperti spons yang menyerap semua yang kita katakan dan lakukan, dan mereka akan protes kalau tindakan kita tidak sama dengan apa yang kita ajarkan.”​—David.

      KATA ALKITAB: ”Kalian berkata, ’Jangan mencuri,’ tapi kenapa kalian mencuri?”​—Roma 2:21.

      KENAPA ITU PENTING

      Siapa yang punya pengaruh paling besar atas anak-anak dan remaja? Jawabannya adalah orang tua. Pengaruh orang tua bahkan melebihi pengaruh teman-teman mereka. Itu berarti orang tua adalah orang yang paling tepat untuk mengajar anak mereka, tapi orang tua juga harus melakukan apa yang mereka ajarkan.

      ”Kita bisa terus mengatakan sesuatu sampai mulut berbusa, tapi kita tidak tahu anak kita mendengarkan atau tidak. Nah, giliran kita tidak melakukan apa yang kita katakan, anak kita langsung tahu. Entah kita sadar atau tidak, anak-anak sebenarnya selalu memperhatikan apa yang kita lakukan.”​—Nicole.

      KATA ALKITAB: ”Hikmat dari atas . . . tidak munafik.”​—Yakobus 3:17.

      YANG BISA ANDA LAKUKAN

      Periksa diri Anda sendiri. Film seperti apa yang Anda tonton? Bagaimana Anda memperlakukan pasangan dan anak-anak? Seperti apa teman-teman Anda? Apakah Anda peduli kepada orang lain? Intinya, kalau Anda minta anak Anda melakukan sesuatu, apakah Anda sendiri sudah melakukannya?

      ”Saya dan suami tidak menyuruh anak-anak mengikuti aturan yang kami sendiri tidak jalankan.”​—Christine.

      Minta maaf kalau Anda berbuat salah. Anak Anda tahu bahwa Anda tidak sempurna. Kalau Anda tidak malu untuk meminta maaf kepada pasangan dan anak Anda, Anda mengajar anak-anak untuk jujur dan rendah hati.

      ”Anak-anak perlu mendengar kita mengakui kesalahan kita dan minta maaf. Kalau kita tidak melakukannya, mereka tidak akan belajar untuk mengakui kesalahan.”​—Robin.

      ”Sebagai orang tua, kita punya pengaruh yang paling besar atas anak kita. Teladan kita adalah cara yang paling ampuh untuk mengajar mereka karena mereka selalu melihat apa yang kita lakukan. Itu seperti buku pelajaran yang selalu terbuka.”​—Wendell.

  • 9 Jati Diri
    Sadarlah!—2018 | No. 2
    • Seorang pemuda berdiri tegak di sebelah pohon yang diterjang badai

      Kalau kamu punya jati diri, kamu bisa tetap bertahan meski diterjang badai

      UNTUK ANAK MUDA

      9 Jati Diri

      APA ARTINYA

      Jati diri berhubungan dengan prinsip moralmu, apa yang kamu percayai, dan kepribadianmu. Jadi intinya, jati dirilah yang menentukan orang seperti apa kamu.

      KENAPA ITU PENTING

      Kalau kamu punya jati diri, kamu akan punya pendirian yang teguh dan tidak mudah dipengaruhi teman-teman.

      ”Banyak orang seperti patung yang dipajang di toko pakaian. Mereka tidak bisa memilih mau pakai baju apa. Semuanya ditentukan orang lain.”​—Adrian.

      ”Aku belajar untuk punya pendirian dalam keadaan sulit. Aku bisa tahu siapa teman yang baik kalau aku merasa nyaman dengan mereka karena mereka merespek pendirianku.”​—Courtney.

      KATA ALKITAB: ”Jangan dipengaruhi dunia ini lagi. Sebaliknya, berubahlah dengan mengubah cara berpikir kalian.”​—Roma 12:2.

      YANG BISA KAMU LAKUKAN

      Pikirkan, ’Orang seperti apa aku sekarang?’ dan, ’Aku mau jadi orang yang seperti apa nantinya?’ Untuk tahu jawabannya, coba pikirkan apa kelebihan, kekurangan, serta keyakinanmu. Mulailah dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.

      Kelebihan: Bakat dan keterampilan apa yang aku miliki? Apa kelebihanku? (Misalnya: Apakah aku tepat waktu? bisa mengendalikan diri? rajin? suka memberi?) Hal-hal baik apa saja yang sudah aku lakukan?

      TIPS: Apakah kamu sulit mencari hal-hal baik dalam dirimu? Cobalah tanya orang tua atau sahabatmu hal baik apa yang mereka lihat dari dirimu dan apa alasannya.

      KATA ALKITAB: ”Setiap orang hendaknya memeriksa perbuatannya sendiri, dan dia akan bergembira karena dirinya sendiri, bukan karena membandingkan dirinya dengan orang lain.”​—Galatia 6:4.

      Kekurangan: Apa sifat yang perlu aku perbaiki? Kapan aku khususnya mudah tergoda untuk berbuat salah? Apakah aku harus berusaha untuk lebih bisa mengendalikan diri?

      KATA ALKITAB: ”Kalau kita berkata, ’Kita tidak berdosa,’ itu berarti kita menipu diri.”​—1 Yohanes 1:8.

      Keyakinan: Nilai-nilai moral apa yang aku ikuti, dan apa alasannya? Apakah aku percaya Allah itu ada? Apa yang membuat aku yakin? Apa saja tindakan yang aku anggap tidak baik, dan kenapa? Menurutku, bagaimana masa depan manusia?

      KATA ALKITAB: ”Kemampuan berpikir akan terus menjagamu, dan pertimbangan yang baik akan melindungimu.”​—Amsal 2:11.

  • 10 Bisa Dipercaya
    Sadarlah!—2018 | No. 2
    • Seorang wanita muda membayar utang ke bank

      Menaati orang tua itu seperti membayar utang ke bank. Semakin kamu terbukti bisa diandalkan, semakin besar kepercayaan yang kamu terima

      UNTUK ANAK MUDA

      10 Bisa Dipercaya

      APA ARTINYA

      Kalau kamu bisa dipercaya, orang tua, teman-teman, atasanmu akan mengandalkanmu. Orang yang bisa dipercaya akan mengikuti peraturan, menepati janji, dan selalu berkata jujur.

      KENAPA ITU PENTING

      Biasanya, semakin besar kepercayaan seseorang kepadamu, semakin besar kebebasan yang dia berikan kepadamu.

      ”Kalau kamu mau dipercaya orang tuamu, buktikan bahwa kamu dewasa dan bertanggung jawab, termasuk waktu mereka tidak ada. Itu cara yang terbaik.”​—Sarahi.

      KATA ALKITAB: ”Teruslah pastikan seperti apa kalian sebenarnya.”​—2 Korintus 13:5.

      YANG BISA KAMU LAKUKAN

      Kalau kamu ingin orang lain lebih percaya kepadamu atau kamu ingin mengembalikan kepercayaan mereka, coba lakukan beberapa hal ini.

      Selalu jujur. Kalau kamu berbohong, orang lain akan langsung tidak percaya kepadamu. Tapi kalau kamu jujur dan terbuka, apalagi kalau kamu mengakui kesalahanmu, orang akan percaya kepadamu.

      ”Kalau semuanya baik-baik saja, jujur itu mudah. Yang susah adalah kalau kamu harus mengakui kesalahanmu. Tapi kalau kamu melakukannya, orang akan semakin percaya kepadamu.”​—Caiman.

      KATA ALKITAB: ”Kami ingin berlaku jujur dalam segala hal.”​—Ibrani 13:18.

      Bisa diandalkan. Dalam salah satu survei di Amerika, 78 persen pegawai personalia mengatakan bahwa sifat bisa-diandalkan adalah ”satu dari tiga sifat yang paling dicari oleh perusahaan saat akan memilih pegawai”. Jadi, kalau dari sekarang kamu berusaha untuk bisa diandalkan, manfaatnya akan kamu rasakan sampai dewasa.

      ”Kalau aku bertanggung jawab dan melakukan tugasku di rumah tanpa harus disuruh-suruh, orang tuaku memperhatikannya. Semakin sering aku seperti itu, mereka akan semakin percaya sama aku.”​—Sarah.

      KATA ALKITAB: ”Aku tahu bahwa kamu akan berbuat lebih banyak daripada yang kukatakan.”​—Filemon 21.

      Bersabarlah. Pertumbuhan fisik, seperti tinggi badan yang bertambah, bisa langsung dilihat orang lain. Tapi, pertumbuhan mental dan emosi tidak langsung terlihat.

      ”Supaya orang tua dan orang lain percaya sama kita, kita harus terus berusaha, dan itu butuh waktu. Satu tindakan saja tidak cukup.”​—Brandon.

      KATA ALKITAB: ”Kenakanlah . . . kesabaran.”​—Kolose 3:12.

  • 11 Rajin
    Sadarlah!—2018 | No. 2
    • A young woman runs

      Belajar untuk bekerja keras itu seperti berolahraga. Manfaatnya bisa kamu rasakan sekarang dan di masa depan

      UNTUK ANAK MUDA

      11 Rajin

      APA ARTINYA

      Orang yang rajin senang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri dan untuk membantu orang lain, meskipun pekerjaan itu tidak bergengsi.

      KENAPA ITU PENTING

      Entah kita suka atau tidak, ada banyak tanggung jawab dalam hidup ini. Sekarang, banyak orang tidak senang bekerja keras, jadi kalau kita rajin, itu akan menguntungkan kita.​—Pengkhotbah 3:13.

      ”Setelah bekerja keras, aku senang dan puas. Rasa puas itulah yang membuatku belajar untuk senang bekerja. Selain itu, kalau kita rajin, kita akan punya reputasi yang baik.”​—Reyon.

      KATA ALKITAB: ”Setiap jenis kerja keras ada manfaatnya.”​—Amsal 14:23.

      YANG BISA KAMU LAKUKAN

      Kamu harus berusaha untuk menikmati pekerjaanmu. Untuk itu, cobalah lakukan hal-hal ini.

      Berusahalah melakukan semua tugas dengan baik. Tidak soal itu pekerjaan rumah tangga, PR, atau mencari nafkah, lakukan itu dengan sepenuh hati. Kalau kamu sudah bisa melakukan satu tugas dengan baik, berusahalah untuk melakukannya dengan lebih baik lagi. Misalnya, coba selesaikan pekerjaan itu dengan lebih cepat. Kalau kita semakin terampil, kita akan semakin menikmati pekerjaan kita.

      KATA ALKITAB: ”Pernahkah kamu lihat orang yang terampil dalam pekerjaannya? Dia akan berdiri di hadapan raja-raja, bukan di hadapan orang biasa.”​—Amsal 22:29.

      Pikirkan manfaatnya untuk orang lain. Kalau kita menjalankan tanggung jawab dengan baik, orang lain pasti akan mendapat manfaat. Misalnya, kalau kita rajin melakukan pekerjaan rumah tangga, kita meringankan pekerjaan anggota keluarga yang lain.

      KATA ALKITAB: ”Lebih bahagia memberi daripada menerima.”​—Kisah 20:35.

      Lakukan lebih daripada yang diminta. Kalau kamu hanya melakukan apa yang diminta, kamu akan merasa bahwa kamu bekerja hanya untuk memenuhi permintaan orang lain. Tapi kalau kamu yang memilih untuk berbuat lebih, kamu akan merasa bahwa kamulah yang mengendalikan hidupmu sendiri, bukannya orang lain. Kamu jadi lebih senang bekerja.​—Matius 5:41.

      KATA ALKITAB: ”Kamu berbuat baik karena kerelaanmu sendiri, bukan karena terpaksa.”​—Filemon 14.

      Bekerjalah dengan seimbang. Rajin bukan berarti gila kerja. Orang yang rajin itu senang bekerja keras, tapi juga menikmati waktu santai.

      KATA ALKITAB: ”Lebih baik segenggam istirahat daripada dua genggam kerja keras dan upaya mengejar angin.”​—Pengkhotbah 4:6.

  • 12 Cita-Cita
    Sadarlah!—2018 | No. 2
    • Seorang pemuda membuat rancangan bangunan

      Cita-cita itu seperti rancangan bangunan. Dengan kerja keras, kamu bisa mewujudkannya

      UNTUK ANAK MUDA

      12 Cita-cita

      APA ARTINYA

      Cita-cita bukan sekadar mimpi atau keinginan. Agar cita-cita tercapai, kita perlu membuat rencana, rela menyesuaikan diri, dan mau bekerja keras.

      Ada cita-cita jangka pendek (bisa dicapai dalam beberapa hari atau minggu), jangka menengah (beberapa bulan), dan jangka panjang (setahun atau lebih). Untuk bisa meraih cita-cita jangka panjang, pertama-tama kita harus mencapai cita-cita jangka pendek dan menengah.

      KENAPA ITU PENTING

      Kalau cita-cita kita terwujud, kita bisa lebih percaya diri, lebih akrab dengan teman-teman, dan lebih bahagia.

      Percaya diri: Kalau kita berhasil meraih cita-cita yang kecil, kita akan lebih percaya diri untuk mencoba mencapai cita-cita yang lebih besar. Kita juga akan lebih percaya diri dalam menghadapi masalah sehari-hari, seperti menolak tekanan teman.

      Persahabatan: Orang biasanya senang bergaul dengan mereka yang punya cita-cita dan mau bekerja keras untuk mencapainya. Malah, salah satu cara paling baik untuk mempererat persahabatan adalah jika kita dan sahabat kita berusaha meraih cita-cita yang sama.

      Kebahagiaan: Kalau kita menetapkan cita-cita dan berhasil meraihnya, kita akan bahagia dan puas.

      ”Aku senang punya cita-cita. Aku jadi terus sibuk dan punya target yang harus dicapai. Waktu aku berhasil meraih satu target, aku bisa bilang, ’Wah, ternyata aku bisa! Akhirnya targetku tercapai.’ Aku senang sekali.”​—Christopher.

      KATA ALKITAB: ”Siapa menunggu sampai angin dan cuaca sempurna, tak akan menanam dan tidak pula memetik hasilnya.”​—Pengkhotbah 11:4, Bahasa Indonesia Masa Kini.

      YANG BISA KAMU LAKUKAN

      Lakukan hal-hal ini dan raihlah cita-citamu.

      Tentukan cita-citamu. Buatlah daftar cita-citamu dan urutkan itu berdasarkan mana yang ingin kamu raih lebih dulu.

      Rencanakan. Untuk setiap cita-cita, lakukan hal berikut:

      • Tentukan waktu yang masuk akal untuk mencapainya.

      • Rencanakan apa saja yang harus kamu lakukan.

      • Pikirkan rintangan yang mungkin akan muncul dan cara mengatasinya.

      Bertindaklah. Jangan menunggu sampai kamu sudah menyiapkan semua hal sampai yang terkecil. Pikirkan, ’Apa langkah pertama yang bisa aku lakukan untuk mencapai cita-cita itu?’ Lalu bertindaklah. Pantau kemajuanmu setelah kamu berhasil mencapai setiap langkah.

      KATA ALKITAB: ”Rencana orang rajin pasti menguntungkan.”​—Amsal 21:5.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan