-
Menjadi Orang-tua Tunggal yang BerhasilSedarlah!—1995 | 8 Oktober
-
-
Dengan bertambahnya jumlah orang-tua tunggal yang harus diurus, pemerintah, sebaliknya, berpaling kepada orang-orang yang mereka anggap harus bertanggung jawab. Di Inggris, hal ini telah mengarah kepada pengawasan yang ketat terhadap ayah-ayah yang lalai memberikan tunjangan finansial kepada anak-anak mereka. Lembaga-lembaga yang mengurus tunjangan anak mencari ayah-ayah yang tidak bertanggung jawab untuk menyuruh mereka membayar tunjangan yang lalai mereka berikan. Jika ibu-ibu tunggal tidak mau membantu lembaga-lembaga mencari sang ayah, mereka kemungkinan tidak akan mendapat manfaat finansial tertentu. ”Di Swedia, diperkirakan 40 persen dari orang-orang yang tidak memenuhi kewajibannya ditangkap melalui lembaga-lembaga asuransi sosial setempat, dan di Prancis pengadilan memberlakukan perintah untuk memberikan tunjangan dan pencarian terhadap orang-orang yang tidak memenuhi kewajibannya,” demikian laporan The Times dari London.
-
-
Menjadi Orang-tua Tunggal yang BerhasilSedarlah!—1995 | 8 Oktober
-
-
[Kotak di hlm. 6]
Ayah yang Juga Bertindak sebagai ”Ibu”
Pria-pria yang menjadi kepala dari keluarga-keluarga dengan orang-tua tunggal merupakan suatu minoritas. Tetapi dengan semakin banyaknya perceraian, semakin lebih banyak pria memutuskan untuk mengurus anak-anak mereka sendirian. ”Salah satu kesulitan terbesar yang tampaknya dihadapi pria-pria dalam situasi ini adalah anak perempuan yang sedang menginjak masa remaja,” demikian The Single Parent’s Survival Guide menjelaskan. Karena malu, beberapa ayah menghindar untuk membahas masalah-masalah seksual. Yang lain-lain mengatur agar sanak saudara wanita yang dapat dipercaya berbicara kepada anak-anak perempuan mereka. Semua orang-tua tunggal, pria maupun wanita, akan mendapat manfaat besar dengan membaca bersama anak-anak mereka buku Pertanyaan Kaum Muda—Jawaban yang Praktis.a Publikasi ini berisi bagian-bagian yang berjudul ”Seks dan Moral” dan ”Berkencan, Cinta, dan Lawan Jenis”. Masing-masing pasal diakhiri dengan bagian yang disebut Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi, yang dirancang untuk memastikan suatu tinjauan yang saksama bahkan berkenaan masalah-masalah yang paling bersifat pribadi.
-