-
Bergerak menuju TerangMenara Pengawal—2007 | 15 Oktober
-
-
Mendekati Tanah Perjanjian
Di bawah pimpinan Musa, bangsa Israel dapat keluar dari Mesir. Tak lama kemudian, mereka mendekati batas selatan Tanah Perjanjian. Lalu, Musa mengutus 12 pria untuk memata-matai tanah itu. Sepuluh mata-mata yang tidak beriman membawa pulang laporan negatif, dengan mengatakan bahwa Israel tidak akan sanggup menang melawan orang Kanaan lantaran mereka ’berperawakan luar biasa besar’ dan kuat secara militer. Apa pengaruhnya terhadap orang Israel? Catatan itu memberi tahu kita bahwa mereka mulai menggerutu terhadap Musa dan Harun, dengan mengatakan, ”Mengapa Yehuwa membawa kami ke negeri ini supaya kami tewas oleh pedang? Istri dan anak-anak kami akan menjadi rampasan. . . . Mari kita mengangkat seorang pemimpin, dan mari kita kembali ke Mesir!”—Bilangan 13:1, 2, 28-32; 14:1-4.
-
-
Bergerak menuju TerangMenara Pengawal—2007 | 15 Oktober
-
-
Dalam upaya terakhirnya untuk mencegah hamba-hamba Yehuwa zaman modern mendapatkan upah mereka, Setan tidak memerlukan strategi-strategi baru. Dalam strategi yang mengingatkan kita tentang apa yang terjadi ketika Israel pertama kali mendekati Tanah Perjanjian, Setan sering kali berupaya membangkitkan rasa takut dan keraguan, entah melalui ancaman, penganiayaan, atau ejekan. Ada orang Kristen yang menyerah kepada intimidasi seperti itu. (Matius 13:20, 21)
-