-
Menanam dan Menyiram—Langkah-Langkah dalam Menjadikan MuridPelayanan Kerajaan—1991 | Agustus
-
-
5 Kasih kpd orang-orang yg menyambut berita Kerajaan yg kita sampaikan hendaknya menjadi motivasi kita dlm memimpin pengajaran Alkitab. Kita hendaknya dng sungguh-sungguh memperlihatkan penghargaan kita thd perhatian Yehuwa yg pengasih kpd orang-orang dan menyadari bahwa keselamatan mereka erat hubungannya dng pertumbuhan rohani. (1 Ptr. 2:2) Spt tanaman aksara yg membutuhkan air untuk kelangsungan hidup, orang-orang yg pd kunjungan pertama memperlihatkan minat thd berita Kerajaan biasanya tidak akan mulai menghadiri perhimpunan kecuali jika mereka melalui pengajaran Alkitab di rumah, secara bertahap diarahkan kpd organisasi Allah.
6 Ketaatan di pihak kita juga memainkan peranan. Yesus mengatakan bahwa orang-orang yg berpihak kpd kebenaran mendengarkan suaranya. (Yoh. 18:37) Ia memerintahkan murid-muridnya untuk mengabar dan mengajar, dan ia memperlengkapi mereka untuk melaksanakan pekerjaan itu. Melalui teladannya yg luar biasa sbg pengajar dan melalui perhatiannya yg dlm thd orang-orang, Yesus meninggalkan pola untuk kita ikuti dlm membantu orang-orang lain. (Luk. 6:40; Yoh. 13:13; 14:12) Upaya kita dapat menyumbang kpd keselamatan kita maupun orang-orang yg kita ajar.—1 Tim. 4:16.
-
-
Menanam dan Menyiram—Langkah-Langkah dalam Menjadikan MuridPelayanan Kerajaan—1991 | Agustus
-
-
11 Mungkin sdr tidak mengunjungi kembali atau tidak mengadakan pengajaran Alkitab krn sdr merasa kurang sanggup. Kemungkinan besar, hal ini lebih disebabkan oleh sikap sdr dp oleh kurangnya kesanggupan. Yehuwa tidak akan mengutus hamba-hamba-Nya untuk melakukan pekerjaan tanpa cukup memperlengkapi dan menjadikan mereka memenuhi syarat. Melalui Firman-Nya yg suci dan organisasi-Nya, Ia mempersiapkan kita untuk ”setiap perbuatan baik”. (2 Tim. 3:16, 17; 2 Kor. 3:5, 6) Melalui roh suci, lembaran-lembaran tercetak, dan instruksi-instruksi lisan serta pertunjukan-pertunjukan di panggung, maupun contoh-contoh yg hidup dr hamba-hamba Allah yg berbakti dan mahir yg siap membantu kita, Ia memberikan kpd kita apa yg kita butuhkan. Kita tidak membutuhkan pendidikan yg lebih tinggi dr dunia agar dapat memimpin pengajaran Alkitab. Kita memang perlu menyambut pendidikan rohani yg unggul yg diberikan melalui organisasi Yehuwa.—Bandingkan Kisah 4:13.
12 Penerapan pribadi atas apa yg disediakan dlm Pelayanan Kerajaan Kita, Sekolah Pelayanan Teokratis, Perhimpunan Dinas, dan sarana instruksi lain adalah penting. Rasul Paulus dng terus terang mengatakan kpd orang-orang Kristen Ibrani, ”Sebab, sekalipun kamu ditinjau dr sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan azas-azas pokok dr penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.” (Ibr. 5:12) Seseorang yg bekerja di suatu bidang usaha selama bertahun-tahun diharapkan telah mencapai tingkat kemahiran tertentu dlm menggunakan alat-alatnya. Kemajuan dlm mempelajari cara bagaimana mengadakan pembahasan Alkitab akan nyata jika kita menunjukkan minat yg sungguh-sungguh dan dng tekun mengerahkan upaya.—Ams. 12:24; 22:29.
13 Kunjungan kembali dan pembahasan lebih lanjut dr topik-topik Alkitab dng orang yg berminat akan berita Kerajaan membutuhkan waktu dan upaya. Namun kita hendaknya menyadari bahwa beradanya kita dlm kebenaran adalah krn kasih karunia Yehuwa. Hal ini dinyatakan melalui seseorang yg menggunakan banyak waktu untuk dng sabar mengajarkan kebenaran kpd kita. Demikian pula, kasih hendaknya mendorong kita untuk menyisihkan waktu yg dibutuhkan dan membaktikannya untuk pekerjaan yg lebih penting yaitu menjadikan murid.—2 Kor. 5:14, 15; Ef. 5:15, 16.
-