PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Temui Suku Perbukitan Thailand
    Sedarlah!—2010 | Mei
    • Jawlay, anggota suku Lahu, menuturkan, ”Sewaktu menikah di usia 19 tahun, saya adalah pemabuk dan pecandu narkoba. Tanpa narkoba, saya tidak bisa bekerja, dan tanpa kerja, saya tidak punya uang. Istri saya, Anothai, merasa ditelantarkan dan tidak dikasihi. Kami selalu bertengkar.

      ”Setelah putri kami, Suphawadee, lahir, Anothai mulai belajar Alkitab dengan Saksi-Saksi Yehuwa. Tapi, saya lari ke hutan setiap kali Saksi-Saksi datang ke rumah kami. Namun, tidak lama kemudian, tingkah laku istri saya mulai berubah menjadi lebih baik. Dia berbicara kepada saya dengan penuh respek dan lebih tanggap terhadap tugas-tugasnya di rumah. Jadi, ketika dia menganjurkan saya untuk belajar Alkitab, saya setuju.

      ”Seraya ajaran Alkitab menyentuh hati saya, lambat laun saya membuat kemajuan. Akhirnya, dengan bantuan Allah, saya menaklukkan kecanduan saya. Sekarang, keluarga saya benar-benar bahagia, karena kami telah menemukan jalan hidup terbaik! Kami juga senang membagikan ajaran Alkitab yang berfaedah ini kepada orang-orang suku-perbukitan lainnya.”

  • Temui Suku Perbukitan Thailand
    Sedarlah!—2010 | Mei
    • [Gambar di hlm. 17]

      Jawlay dengan keluarganya

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan