-
Apakah Saudara Dibimbing oleh ”Hukum Kebaikan Hati”?Menara Pengawal (Edisi Pelajaran)—2022 | Juni
-
-
Apakah Saudara Dibimbing oleh ”Hukum Kebaikan Hati”?
SEORANG saudari bernama Lisaa menceritakan apa yang membuat dia tertarik untuk belajar kebenaran: ”Saya sangat terkesan dengan kebaikan hati saudara-saudari.” Itulah yang juga dirasakan oleh Anne. Dia mengatakan, ”Awalnya, saya tertarik untuk belajar kebenaran karena kebaikan hati para Saksi, bukan karena apa yang mereka ajarkan.” Sekarang, kedua saudari ini senang membaca Alkitab dan merenungkannya.
-
-
Apakah Saudara Dibimbing oleh ”Hukum Kebaikan Hati”?Menara Pengawal (Edisi Pelajaran)—2022 | Juni
-
-
TINDAKAN YANG BAIK HATI—BESAR PENGARUHNYA
Kalau kita meniru Yehuwa, kita akan menunjukkan kebaikan hati melalui kata-kata dan tindakan kita. (Ef. 4:32; 5:1, 2) Lisa, yang disebutkan sebelumnya, menceritakan kebaikan hati yang ditunjukkan oleh para Saksi: ”Waktu keluarga kami tiba-tiba harus pindah rumah, ada dua pasangan Saksi yang cuti dari pekerjaan mereka untuk membantu kami. Padahal, waktu itu saya belum mulai belajar Alkitab.” Kebaikan hati para Saksi membuat Lisa tergerak untuk belajar kebenaran.
Anne, yang disebutkan di awal artikel, juga menghargai kebaikan hati para Saksi. Dia mengatakan, ”Karena melihat tindakan orang-orang di dunia ini, saya jadi sulit untuk percaya kepada orang lain.” Dia melanjutkan, ”Sewaktu bertemu Saksi Yehuwa, saya curiga kepada mereka. Saya berpikir, ’Kenapa mereka begitu peduli kepada saya?’ Tapi, karena guru Alkitab saya menunjukkan kebaikan hati yang tulus, saya jadi mulai percaya kepadanya.” Apa hasilnya? ”Belakangan, saya mulai belajar Alkitab dengan lebih sungguh-sungguh.”
Lisa dan Anne benar-benar tersentuh oleh kebaikan hati saudara-saudari, dan itu membuat mereka ingin belajar kebenaran. Kebaikan hati yang ditunjukkan oleh para Saksi membantu mereka untuk percaya kepada Yehuwa dan umat-Nya.
-