-
HabakukPemahaman Alkitab, Jilid 1
-
-
Bukti yang terdapat dalam buku Habakuk tampaknya menunjukkan bahwa ia bernubuat pada awal masa pemerintahan Yehoyakim, mungkin sebelum Nebukhadnezar mengalahkan bala tentara Mesir di Karkhemis pada tahun 625 SM.
-
-
Habakuk, BukuPemahaman Alkitab, Jilid 1
-
-
Waktu dan Latar Belakang Penulisan. Pernyataan ”Yehuwa berada di baitnya yang kudus” (Hab 2:20) dan penjelasan setelah Habakuk 3:19 (”Kepada pemimpin pada alat-alat musikku yang bersenar”) menunjukkan bahwa Habakuk bernubuat sebelum bait yang dibangun Salomo di Yerusalem dihancurkan pada tahun 607 SM. Selain itu, pernyataan Yehuwa, ”Aku akan membangkitkan orang-orang Khaldea” (1:6), serta makna umum nubuat ini memperlihatkan bahwa orang Khaldea, atau orang Babilonia, belum membuat Yerusalem telantar. Tetapi dari Habakuk 1:17 dapat disimpulkan bahwa mereka bisa jadi sudah mulai menggulingkan beberapa bangsa. Pada masa pemerintahan Yosia, raja Yehuda yang baik (659-629 SM), orang Khaldea dan orang Media mengalahkan Niniwe (pada tahun 632 SM), dan Babilon ketika itu mulai tampil untuk menjadi kuasa dunia.—Nah 3:7.
Ada pendapat, yang sesuai dengan ajaran turun-temurun para rabi, bahwa Habakuk bernubuat lebih awal, yaitu pada masa pemerintahan Raja Manasye dari Yehuda. Mereka percaya bahwa ia adalah salah satu dari nabi-nabi yang disebutkan atau disinggung di 2 Raja-Raja 21:10 dan 2 Tawarikh 33:10. Mereka berpendapat bahwa orang Babilonia ketika itu belum menjadi ancaman, sehingga membuat nubuat Habakuk lebih tidak masuk akal lagi bagi orang Yehuda.—Lihat Hab 1:5, 6.
Di pihak lain, pada bagian awal masa pemerintahan Yehoyakim, Yehuda berada di bawah pengaruh Mesir (2Raj 23:34, 35), dan bisa jadi pada masa ini, bagi penduduk Yehuda yang murtad, tindakan Allah membangkitkan orang Khaldea untuk menghukum mereka menjadi ’kegiatan yang tidak akan mereka percaya meskipun itu diceritakan’. (Hab 1:5, 6) Raja Nebukhadnezar dari Babilonia mengalahkan Firaun Nekho di Karkhemis pada tahun 625 SM, yaitu pada tahun keempat masa pemerintahan Raja Yehoyakim. (Yer 46:2) Maka, Habakuk bisa jadi sudah bernubuat dan mencatat nubuat itu sebelum peristiwa tersebut, dan ia mungkin menyelesaikan penulisannya kira-kira pada tahun 628 SM di Yehuda. Disebutkan bahwa ancaman orang Khaldea masih akan terjadi di masa depan; hal ini tampaknya menunjuk ke tahun sebelum Yehoyakim menjadi raja bawahan Babilon (620-618 SM).—2Raj 24:1.
-