-
Biarlah Semua Memuliakan Yehuwa!Menara Pengawal—1997 | 1 Januari
-
-
Biarlah Semua Memuliakan Yehuwa!
”Permuliakanlah [Yehuwa] di negeri-negeri timur.”—YESAYA 24:15.
1. Bagaimana nama Yehuwa dipandang oleh nabi-nabi-Nya, yang sangat kontras dengan sikap apa dalam Susunan Kristen dewasa ini?
YEHUWA—nama yang termasyhur dari Allah! Alangkah bersukacitanya nabi-nabi yang setia dahulu kala untuk berbicara atas nama-Nya! Dengan kesukaan besar mereka memuliakan Tuan mereka Yang Berdaulat, Yehuwa, yang nama-Nya mengidentifikasi Dia sebagai Penggenap Yang Agung. (Yesaya 40:5; Yeremia 10:6, 10; Yehezkiel 36:23) Bahkan mereka yang disebut nabi-nabi kecil sangat ekspresif dalam memberikan kemuliaan kepada Yehuwa. Salah seorang di antaranya adalah Hagai. Dalam buku Hagai, yang terdiri dari hanya 38 ayat saja, nama Allah digunakan sebanyak 35 kali. Nubuat ini terasa hambar ketika nama Yehuwa yang berharga diganti dengan gelar ”Tuhan”, sebagaimana yang diterjemahkan oleh rasul-rasul super hebat dari Susunan Kristen dalam terjemahan-terjemahan Alkitab mereka.—Bandingkan 2 Korintus 11:5.
2, 3. (a) Bagaimana sebuah nubuat yang luar biasa sehubungan dengan pemulihan Israel digenapi? (b) Kaum sisa Yahudi dan rekan-rekan mereka ambil bagian dalam sukacita apa?
2 Di Yesaya 12:2, bentuk ganda dari nama tersebut digunakan.a Sang nabi menyatakan, ”Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab TUHAN ALLAH [”Yah Yehuwa”, NW] itu kekuatanku dan mazmurku [”keperkasaanku”, NW], Ia telah menjadi keselamatanku.” (Lihat juga Yesaya 26:4.) Oleh karena itu, sekitar 200 tahun sebelum pembebasan Israel dari penawanan Babilon, Yah Yehuwa melalui nabi-Nya Yesaya memberikan jaminan bahwa Ia adalah Penyelamat mereka yang perkasa. Penawanan itu berlangsung dari tahun 607 sampai tahun 537 SM. Yesaya juga menulis, ”Akulah [Yehuwa], yang menjadikan segala sesuatu, . . . yang berkata tentang Koresy [”Kores”, NW]: Dia gembala-Ku; segala kehendak-Ku akan digenapinya dengan mengatakan tentang Yerusalem: Baiklah ia dibangun! dan tentang Bait Suci: Baiklah diletakkan dasarnya!” Siapakah Kores ini? Menarik sekali, ia terbukti adalah Raja Kores dari Persia, yang menaklukkan Babilon pada tahun 539 SM.—Yesaya 44:24, 28.
3 Sebagai penggenapan atas kata-kata Yehuwa yang dicatat oleh Yesaya, Kores mengeluarkan ketetapan bagi orang-orang Israel yang ditawan, ”Siapa di antara kamu termasuk umat-Nya, Allahnya menyertainya! Biarlah ia berangkat pulang ke Yerusalem, yang terletak di Yehuda, dan mendirikan rumah [Yehuwa], Allah Israel, yakni Allah yang diam di Yerusalem.” Kaum sisa Yahudi yang sangat berbahagia bersama dengan kaum Netinim non-Israel dan putra-putra para hamba Salomo kembali ke Yerusalem. Mereka tiba pada waktunya untuk merayakan Festival Pondok Daun pada tahun 537 SM, dan membuat korban-korban kepada Yehuwa di mezbah-Nya. Tahun berikutnya, pada bulan yang kedua, mereka meletakkan fondasi untuk bait yang kedua, di tengah-tengah sorak-sorai sukacita dan pujian yang nyaring kepada Yehuwa.—Ezra 1:1-4; 2:1, 2, 43, 55; 3:1-6, 8, 10-13.
4. Bagaimana Yesaya pasal 35 dan 55 menjadi suatu kenyataan?
4 Nubuat pemulihan dari Yehuwa harus digenapi dengan mulia di Israel, ”Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorak dan berbunga; . . . Mereka itu akan melihat kemuliaan [Yehuwa], semarak Allah kita.” ”Kamu akan berangkat dengan sukacita dan akan dihantarkan dengan damai; gunung-gunung serta bukit-bukit akan bergembira dan bersorak-sorai di depanmu . . . Dan itu akan terjadi sebagai kemasyhuran bagi [Yehuwa], sebagai tanda abadi yang tidak akan lenyap.”—Yesaya 35:1, 2; 55:12, 13.
5. Mengapa sukacita Israel berumur pendek?
5 Akan tetapi, sukacita itu berumur pendek. Bangsa-bangsa tetangga membentuk aliansi antaragama untuk membangun bait. Orang-orang Yahudi pada mulanya mempertahankan pendirian mereka, dengan menyatakan, ”Bukanlah urusan kita bersama, sehingga kamu dan kami membangun rumah bagi Allah kami, karena kami sendirilah yang hendak membangun bagi [Yehuwa], Allah Israel, seperti yang diperintahkan kepada kami oleh Koresy, raja negeri Persia.” Tetangga-tetangga tersebut kini menjadi penentang yang sengit. Mereka ”melemahkan semangat orang-orang Yehuda dan membuat mereka takut membangun”. Mereka juga menyalahgambarkan keadaannya kepada penerus Kores, Artahsasta, yang mengeluarkan larangan atas dibangunnya bait. (Ezra 4:1-24) Selama 17 tahun proyek tersebut terbengkalai. Sayang sekali, orang-orang Yahudi terjerumus ke dalam gaya hidup yang materialistis selama waktu itu.
”Yehuwa yang Berbala Tentara” Berbicara
6. (a) Bagaimana Yehuwa menanggapi keadaan di Israel? (b) Mengapa apa yang tampaknya sebagai arti dari nama Hagai cocok?
6 Meskipun demikian, Yehuwa mempertunjukkan ’kekuatan-Nya dan keperkasaan-Nya’ demi Israel dengan mengutus nabi-nabi, khususnya Hagai dan Zakharia, untuk menyadarkan orang-orang Yahudi terhadap tanggung jawab mereka. Nama Hagai berkaitan dengan festival, karena kelihatannya itu berarti ”Lahir pada suatu Festival”. Sesuai dengan itu, ia mulai bernubuat pada hari pertama dari bulan perayaan Festival Pondok Daun, manakala orang-orang Yahudi dituntut untuk ”bersukaria dengan sungguh-sungguh”. (Ulangan 16:15) Melalui Hagai, Yehuwa menyampaikan empat pesan selama suatu periode 112 hari.—Hagai 1:1; 2:1, 2, 11, 21.
7. Bagaimana kata-kata pembukaan Hagai hendaknya menganjurkan kita?
7 Ketika memperkenalkan nubuatnya, Hagai mengatakan, ”Inilah yang difirmankan Yehuwa yang berbala tentara.” (Hagai 1:2a, NW) Siapakah ”bala tentara” itu? Mereka adalah bala tentara malaikat Yehuwa, kadang-kadang disebut di dalam Alkitab sebagai pasukan militer. (Ayub 1:6; 2:1; Mazmur 103:20, 21; Matius 26:53) Bukankah hal itu menganjurkan kita dewasa ini bahwa Tuan Yang Berdaulat Yehuwa menggunakan pasukan surgawi yang tidak terkalahkan tersebut untuk mengarahkan pekerjaan kita guna memulihkan ibadat yang sejati di bumi ini?—Bandingkan 2 Raja 6:15-17.
8. Sudut pandangan apa telah mempengaruhi Israel, dan dengan akibat apa?
8 Apa isi dari berita Hagai yang pertama? Bangsa itu telah berkata, ”Waktunya belum tiba, waktunya untuk membangun rumah Yehuwa.” Pembangunan bait, yang melambangkan pemulihan dari ibadat kepada Allah, tidak lagi menjadi perhatian mereka yang utama. Mereka telah beralih untuk membangun rumah-rumah yang seperti istana bagi mereka sendiri. Sudut pandangan yang materialistis telah mengurangi kegairahan mereka untuk ibadat kepada Yehuwa. Sebagai akibatnya, berkat-Nya telah disingkirkan. Ladang mereka tidak lagi subur, dan mereka kekurangan pakaian untuk musim dingin yang hebat. Penghasilan mereka telah menjadi sedikit, dan mereka seolah-olah menaruh uang dalam kantong yang berlubang-lubang.—Hagai 1:2b-6, NW.
9. Apa peringatan keras dan membina yang Yehuwa sediakan?
9 Dua kali, Yehuwa memberikan peringatan yang keras ini, ”Pertimbangkan jalan-jalanmu dengan hatimu.” Ternyata, Zerubabel, gubernur Yerusalem, dan imam besar Yosuab memberi tanggapan dan dengan gagah berani menganjurkan segenap umat untuk ”mendengarkan suara Yehuwa Allah mereka dan perkataan nabi Hagai, karena Yehuwa Allah mereka telah mengutus dia; dan umat itu mulai takut oleh karena Yehuwa”. Selain itu, ”Hagai utusan Yehuwa selanjutnya mengatakan kepada umat itu sesuai dengan penugasan yang diterima utusan itu dari Yehuwa, dengan mengatakan, ’”Aku menyertai kamu sekalian,” demikian ucapan Yehuwa.’”—Hagai 1:5, 7-14, NW.
10. Bagaimana Yehuwa menggunakan kuasa-Nya demi Israel?
10 Beberapa orang lanjut usia di Yerusalem mungkin menganggap bahwa kemuliaan dari bait yang dibangun kembali ”tidak ada artinya” dibandingkan dengan bait sebelumnya. Akan tetapi, sekitar 51 hari kemudian, Yehuwa menggerakkan Hagai untuk menyatakan berita yang kedua. Ia mengumumkan, ”’Jadilah kuat, oh, Zerubabel,’ demikian ucapan Yehuwa, ’dan jadilah kuat, oh, Yosua putra imam besar Yehozadak. Dan jadilah kuat, kamu segenap umat di negeri ini,’ demikian ucapan Yehuwa, ’dan bekerjalah. Sebab aku menyertai kamu sekalian,’ demikian ucapan Yehuwa yang berbala tentara. . . . ’Jangan takut.’” Yehuwa, yang pada waktunya menggunakan kemahakuasaan-Nya untuk ”mengguncangkan langit dan bumi”, memastikan bahwa segala tentangan, bahkan larangan dari kaisar, dapat ditanggulangi. Dalam kurun waktu lima tahun pembangunan bait akan dibuat sangat berhasil.—Hagai 2:3-6, NW.
11. Bagaimana Allah memenuhi bait yang kedua dengan ’kemuliaan yang lebih besar’?
11 Sebuah janji yang luar biasa kemudian digenapi, ”’Barang-barang yang berharga dari semua bangsa pasti akan masuk; dan aku akan memenuhi rumah ini dengan kemuliaan’, kata Yehuwa yang berbala tentara.” (Hagai 2:7, NW) ”Barang-barang yang berharga” terbukti adalah orang-orang non-Israel yang datang untuk beribadat di bait tersebut, karena bait itu memantulkan kemuliaan dari kehadiran-Nya yang agung. Bagaimana bait yang dibangun kembali ini dibandingkan dengan bait yang dibangun pada zaman Salomo? Nabi Allah menyatakan, ”’Kemuliaan dari rumah yang belakangan ini akan menjadi lebih besar daripada yang dahulu,’ kata Yehuwa yang berbala tentara.” (Hagai 2:9, NW) Dalam penggenapan pertama dari nubuat ini, bait yang dibangun kembali akan bertahan lebih lama daripada rumah yang pertama. Itu masih berdiri sewaktu Mesias muncul pada tahun 29 M. Selain itu, sebelum musuh-musuhnya yang murtad membunuhnya pada tahun 33 M, Mesias telah membawa kemuliaan bait tersebut sewaktu ia memberitakan kebenaran di sana.
12. Tujuan apa dipenuhi oleh kedua bait yang pertama?
12 Bait yang pertama dan yang kedua di Yerusalem memenuhi tujuan vital dalam menggambarkan corak-corak penting dari dinas keimaman Mesias dan dalam mempertahankan ibadat Yehuwa yang sejati tetap hidup di bumi sampai Mesias benar-benar muncul.—Ibrani 10:1.
Bait Rohani yang Mulia
13. (a) Peristiwa-peristiwa apa sehubungan dengan bait rohani terjadi mulai tahun 29 sampai 33 M? (b) Peranan penting apa dimainkan korban tebusan Yesus dalam perkembangan-perkembangan ini?
13 Apakah nubuat Hagai berkenaan pemulihan memiliki makna khusus bagi masa-masa belakangan? Ya, memang! Bait yang dibangun kembali di Yerusalem menjadi fokus dari seluruh ibadat yang sejati di bumi. Namun ini menggambarkan bait rohani yang jauh lebih mulia. Bait ini mulai berfungsi pada tahun 29 M sewaktu, pada pembaptisan Yesus di Sungai Yordan, Yehuwa mengurapi Yesus sebagai Imam Besar, roh kudus turun ke atasnya seperti seekor merpati. (Matius 3:16) Setelah Yesus menyelesaikan pelayanannya di bumi dengan kematiannya sebagai korban, ia dibangkitkan ke surga, yang digambarkan oleh ruang Mahakudus di bait, dan di sana ia menyerahkan nilai dari korbannya. Ini menjadi suatu tebusan, menutupi dosa murid-muridnya, dan membuka jalan untuk mengurapi mereka, pada hari Pentakosta 33 M, sebagai imam-imam bawahan dalam bait rohani Yehuwa. Pelayanan mereka yang setia sampai mati di halaman bait di bumi akan membawa kepada kebangkitan di surga di masa depan, untuk dinas keimaman yang terus berlanjut.
14. (a) Sukacita apa menyertai kegiatan yang bergairah dari sidang Kristen masa awal? (b) Mengapa sukacita ini berumur pendek?
14 Ribuan orang Yahudi yang bertobat—dan belakangan orang-orang Kafir—berduyun-duyun datang ke sidang Kristen tersebut, dan ambil bagian dalam menyatakan kabar baik dari datangnya Kerajaan Allah yang akan memerintah di atas bumi. Setelah kira-kira 30 tahun, rasul Paulus dapat menyatakan bahwa kabar baik telah diberitakan ”dalam semua ciptaan yang ada di bawah langit”. (Kolose 1:23) Namun setelah kematian para rasul, kemurtadan besar terjadi, dan terang kebenaran mulai berkelip-kelip. Kekristenan sejati dibayang-bayangi oleh sektarianisme Susunan Kristen, yang didasarkan atas pengajaran dan filsafat kafir.—Kisah 20:29, 30.
15, 16. (a) Bagaimana nubuat digenapi pada tahun 1914? (b) Pengumpulan apa menandai akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20?
15 Abad demi abad berlalu. Kemudian pada tahun 1870-an, sekelompok orang Kristen yang tulus mulai ambil bagian dalam suatu penyelidikan Alkitab yang saksama. Dari Alkitab, mereka dapat menunjuk kepada tahun 1914 sebagai tahun yang menandai berakhirnya ”waktu yang ditetapkan bagi bangsa-bangsa”. Pada saat itulah tujuh ”masa” simbolis (2.520 tahun pemerintahan manusia yang bersifat seperti binatang) berakhir dengan ditakhtakannya Kristus Yesus di surga—Pribadi yang memiliki ”hak yang sah” sebagai Raja Mesianis atas bumi. (Lukas 21:24; Daniel 4:25; Yehezkiel 21:26, 27, NW) Khususnya sejak tahun 1919 dan seterusnya, Siswa-Siswa Alkitab ini, yang kini dikenal sebagai Saksi-Saksi Yehuwa, telah ambil bagian untuk dengan sekuat tenaga menyebarkan ke seluruh bumi kabar baik Kerajaan yang akan datang. Pada tahun 1919 itulah beberapa ribu dari antara orang-orang ini menjawab panggilan untuk melakukan tindakan yang diserukan pada kebaktian di Cedar Point, Ohio, AS. Jumlah mereka bertambah terus sampai pada tahun 1935 sewaktu 56.153 orang melaporkan dinas pengabaran. Pada tahun itu, 52.465 orang telah ambil bagian dari lambang roti dan anggur pada Peringatan tahunan dari kematian Yesus, dengan demikian melambangkan harapan mereka untuk menjadi imam-imam bersama Kristus Yesus di wilayah surgawi dari bait rohani Yehuwa yang besar. Mereka akan melayani bersamanya juga sebagai rekan-rekan sesama raja dalam Kerajaan Mesianisnya.—Lukas 22:29, 30; Roma 8:15-17.
16 Akan tetapi, Penyingkapan 7:4-8 dan 14:1-4 memperlihatkan bahwa jumlah total dari orang-orang Kristen terurap ini terbatas sampai 144.000, yang banyak di antaranya dikumpulkan selama abad pertama sebelum kemurtadan besar terjadi. Semenjak akhir abad ke-19 dan terus sampai abad ke-20, Yehuwa telah menyelesaikan pengumpulan dari kelompok ini yang akan dibersihkan oleh air Firman-Nya, dinyatakan adil-benar melalui iman akan korban pendamaian Yesus, dan akhirnya dimeteraikan sebagai orang-orang Kristen terurap—untuk membentuk jumlah yang lengkap yakni 144.000.
17. (a) Pengumpulan apa telah berlangsung sejak tahun 1930-an? (b) Mengapa di sini Yohanes 3:30 menarik? (Lihat juga Lukas 7:28.)
17 Apa yang menyusul sewaktu segenap jumlah orang terurap telah dipilih? Pada tahun 1935, pada kebaktian bersejarah di Washington, D.C., AS, diberitahukan bahwa ”kumpulan besar” dari Penyingkapan 7:9-17 adalah sebuah kelompok yang akan dikenali ”setelah” pengumpulan 144.000 dan yang memiliki tujuan untuk hidup abadi di bumi firdaus. Setelah dengan jelas mengidentifikasi Yesus yang diurapi, Yohanes sang Pembaptis, yang kebangkitannya akan terjadi di bumi sebagai salah satu dari ”domba-domba lain”, mengatakan tentang Mesias, ”Pribadi itu harus makin bertambah, sedangkan aku harus makin berkurang.” (Yohanes 1:29; 3:30; 10:16; Matius 11:11) Pekerjaan Yohanes sang Pembaptis untuk mempersiapkan murid-murid bagi Mesias berakhir karena Yesus kemudian mengambil alih pemilihan dari orang-orang yang bertambah jumlahnya yang akan termasuk di antara golongan 144.000. Pada tahun 1930-an, yang terjadi justru kebalikannya. Jumlah yang semakin berkurang ”dipanggil dan dipilih” untuk berada di antara golongan 144.000 sedangkan pertambahan yang luar biasa mulai dalam jumlah dari ”kumpulan besar” ”domba-domba lain”. Kumpulan besar ini terus berlipat ganda seraya sistem dunia yang fasik ini mendekati akhirnya di Armagedon.—Penyingkapan 17:14b.
18. (a) Mengapa kita dapat dengan yakin mengharap bahwa ”jutaan orang yang sekarang hidup tidak akan pernah mati”? (b) Mengapa kita hendaknya dengan bergairah menaati Hagai 2:4?
18 Pada awal tahun 1920-an, sebuah khotbah umum istimewa yang disampaikan oleh Saksi-Saksi Yehuwa berjudul ”Jutaan Orang yang Sekarang Hidup Tidak Akan Pernah Mati”. Ini mungkin mencerminkan optimisme yang berlebihan pada saat itu. Namun dewasa ini kalimat tersebut dapat dicetuskan dengan keyakinan penuh. Terang yang bertambah akan nubuat Alkitab maupun anarki dari dunia yang sekarat ini sangat jelas memperlihatkan bahwa akhir sistem Setan sudah sangat, sangat dekat! Laporan Peringatan untuk tahun 1996 memperlihatkan bahwa ada 12.921.933 yang hadir, yang di antaranya hanya 8.757 (0,068 persen) memperlihatkan harapan surgawi mereka dengan ambil bagian dari lambang-lambang. Pemulihan dari ibadat yang sejati hampir selesai. Namun hendaknya kita tidak pernah mengendurkan tangan dalam pekerjaan itu. Ya, Hagai 2:4 (NW) menyatakan, ”’Jadilah kuat, kamu segenap umat di negeri ini’, demikian ucapan Yehuwa, ’dan bekerjalah. Sebab aku menyertai kamu sekalian’, demikian ucapan Yehuwa yang berbala tentara.” Semoga kita bertekad agar sifat materialisme atau keduniawian tidak akan pernah memadamkan gairah kita untuk pekerjaan Yehuwa!—1 Yohanes 2:15-17.
19. Bagaimana kita dapat ambil bagian dalam penggenapan dari Hagai 2:6, 7?
19 Sungguh membawa sukacita hak istimewa yang kita miliki untuk ambil bagian dalam penggenapan zaman modern dari Hagai 2:6, 7 (NW), ”Sebab inilah yang difirmankan Yehuwa yang berbala tentara, ’Sekali lagi—sedikit waktu lagi—dan aku akan mengguncangkan langit dan bumi dan laut dan tanah yang kering. Dan aku akan mengguncangkan semua bangsa, dan barang-barang yang berharga dari semua bangsa pasti akan masuk; dan aku akan memenuhi rumah ini dengan kemuliaan’, kata Yehuwa yang berbala tentara.” Ketamakan, korupsi, dan kebencian merajalela di seluruh dunia abad ke-20 ini. Dunia ini benar-benar berada pada hari-hari terakhirnya, dan Yehuwa telah mulai ”mengguncangkan”nya dengan membuat Saksi-Saksi-Nya ’memberitakan hari pembalasan-Nya’. (Yesaya 61:2) Pengguncangan yang pertama ini akan mencapai klimaksnya dengan pembinasaan dunia ini di Armagedon, namun sebelum saat itu, Yehuwa mengumpulkan ”barang-barang yang berharga dari semua bangsa”—orang-orang yang seperti domba yang lembut hati di bumi untuk dinas kepada-Nya. (Yohanes 6:44) ”Kumpulan besar” ini sekarang ”memberikan dinas suci” di halaman rumah ibadat-Nya di bumi.—Penyingkapan 7:9, 15.
20. Di manakah harta yang paling berharga dapat ditemukan?
20 Dinas dalam bait rohani Yehuwa mendatangkan keuntungan yang lebih berharga daripada harta materi mana pun. (Amsal 2:1-6; 3:13, 14; Matius 6:19-21) Selain itu, Hagai 2:9 (NW) menyatakan, ”’Kemuliaan dari rumah yang belakangan ini akan menjadi lebih besar daripada yang dahulu’, kata Yehuwa yang berbala tentara. ’Dan di tempat ini aku akan memberikan perdamaian’, demikian ucapan Yehuwa yang berbala tentara.” Apa artinya kata-kata tersebut bagi kita dewasa ini? Artikel kita yang berikut akan menjelaskannya.
-
-
Kemuliaan yang Lebih Besar dari Rumah YehuwaMenara Pengawal—1997 | 1 Januari
-
-
Kemuliaan yang Lebih Besar dari Rumah Yehuwa
”’Aku akan memenuhi rumah ini dengan kemuliaan’, kata Yehuwa yang berbala tentara.”—HAGAI 2:7, NW.
1. Bagaimana roh kudus berkaitan dengan iman dan pekerjaan?
SEWAKTU mengabar dari rumah ke rumah, salah seorang Saksi-Saksi Yehuwa, bertemu dengan seorang wanita Pantekosta yang berkomentar, ’Kami memiliki roh kudus, tetapi kalian yang melakukan pekerjaannya.’ Dengan bijaksana, dijelaskan kepadanya bahwa seseorang yang memiliki roh kudus akan, sudah sewajarnya, dimotivasi untuk melakukan pekerjaan Allah. Yakobus 2:17 menyatakan, ”Iman, jika tidak disertai perbuatan-perbuatan, iman itu sendiri mati.” Berkat bantuan roh Yehuwa, Saksi-Saksi-Nya telah memupuk iman yang kuat, dan Ia telah ’memenuhi rumah-Nya dengan kemuliaan’ dengan mempersiapkan mereka untuk melakukan perbuatan-perbuatan adil-benar—terutama ’memberitakan kabar baik Kerajaan di seluruh bumi yang berpenduduk untuk suatu kesaksian kepada semua bangsa’. Ketika pekerjaan ini terlaksana hingga taraf yang memuaskan Yehuwa, ”kemudian akhir itu akan datang”.—Matius 24:14.
2. (a) Menyibukkan diri kita dalam pekerjaan Yehuwa akan mendatangkan berkat apa? (b) Mengapa kita hendaknya berbahagia dengan apa yang mungkin tampaknya seperti ”tertunda”?
2 Dari kata-kata Yesus ini, kita menyimpulkan bahwa pekerjaan kita dewasa ini harus terfokus pada memberitakan kepada orang-orang lain tentang ”kabar baik yang mulia dari Allah yang bahagia”, yang dipercayakan kepada kita. (1 Timotius 1:11) Semakin kita sibuk dalam dinas Yehuwa dengan gembira, semakin cepat rasanya akhir itu datang. Di Habakuk 2:2, 3 (NW) kita membaca kata-kata Yehuwa, ”Tuliskanlah penglihatan itu, dan paparkan dengan jelas pada lempeng-lempeng, agar orang yang membacanya dengan suara keras dapat melakukannya dengan fasih. Sebab penglihatan itu masih untuk waktu yang ditetapkan, dan ia terus bergegas terengah-engah menuju akhir, dan ia tidak akan mengatakan dusta. Bahkan jika ia tertunda, tetaplah nantikan dia; sebab ia pasti akan menjadi kenyataan. Ia tidak akan terlambat.” Ya, ”penglihatan itu” akan menjadi kenyataan ”bahkan jika ia tertunda”. Karena kita berada pada tahun ke-83 dari pemerintahan Kerajaan Yesus, beberapa orang mungkin merasa bahwa kita kini berada dalam periode penundaan. Namun, bukankah kita hendaknya berbahagia bahwa akhir itu belum juga datang? Selama dekade 1990-an ini, pembatasan atas pemberitaan kabar baik telah dicabut, seolah-olah seperti suatu mukjizat, di Eropa Timur, beberapa daerah di Afrika, dan negeri-negeri lain. Apa yang tampak seperti ”tertunda” justru memberikan waktu bagi lebih banyak ’domba’ untuk dikumpulkan dari daerah-daerah yang baru saja dibuka ini.—Yohanes 10:16.
3. Mengapa hendaknya pengertian kita yang diperbarui tentang ”generasi ini” menggerakkan kita untuk melakukan pekerjaan Allah dengan mendesak?
3 ”Ia tidak akan terlambat,” kata sang nabi. Yesus mengatakan bahwa generasi fasik yang ada sekarang ini tidak akan berlalu sampai ”semua perkara ini terjadi”. (Matius 24:34) Apakah pengertian kita yang diperbarui akan kata-katanya mengartikan bahwa kegiatan pemberitaan kita tidak begitu mendesak?a Fakta memperlihatkan bahwa keadaannya justru sebaliknya! Generasi kita sekarang ini sedang terjerumus ke dalam keadaan fasik dan bejat yang tidak ada bandingannya sepanjang sejarah manusia. (Bandingkan Kisah 2:40.) Kita hendaknya tetap melakukan pekerjaan kita dengan mendesak. (2 Timotius 4:2) Semua nubuat berkenaan waktu kesengsaraan besar memperlihatkan bahwa itu akan datang dengan mendadak, dalam sekejap, dengan diam-diam—seperti seorang pencuri. (1 Tesalonika 5:1-4; Penyingkapan 3:3; 16:15) ”Atas dasar ini kamu juga buktikanlah dirimu siap, karena pada jam yang tidak kamu pikir, Putra manusia akan datang.” (Matius 24:44) Seraya generasi umat manusia yang fasik ini mendekati ambang pemusnahan, tentu hendaknya kita tidak ingin membuang harapan kita yang bernilai berupa kehidupan kekal dengan kembali ”berguling-guling dalam kubangan” dari hal-hal duniawi yang dapat menyimpangkan perhatian!—2 Petrus 2:22; 3:10; Lukas 21:32-36.
4. Keadaan apa telah menuntut persediaan yang bertambah dari ’makanan rohani pada waktu yang tepat’, dan bagaimana kebutuhan ini telah dipenuhi?
4 Tepat seperti nubuat Yesus, pada tahun 1914 terjadi ”awal sengat-sengat penderitaan” seraya umat manusia memasuki ”penutup sistem perkara”. Dukacita, peristiwa-peristiwa penuh bencana, dan pelanggaran hukum telah berlipat ganda sampai hari ini. (Matius 24:3-8, 12) Pada waktu yang sama, Yehuwa telah menugaskan budak yang setia dan bijaksana yang diurapi untuk menyediakan ’makanan rohani pada waktu yang tepat’ bagi rumah tangga dari Majikan mereka, Kristus. (Matius 24:45-47) Dari takhtanya di surga, Raja Mesianis ini kini membimbing suatu program pemberian makanan rohani yang menakjubkan di seluruh bumi.
”Persediaan Makanan” yang Limpah
5. Bahan utama dari ”makanan” menerima perhatian apa?
5 Perhatikanlah penyiapan dari ”persediaan makanan”. (Lukas 12:42) Bahan dasar dalam menu Kristen adalah Firman Allah, Alkitab. Untuk mengajar Alkitab dengan efektif, terjemahan yang mudah dibaca dan akurat menjadi kebutuhan utama. Selama bertahun-tahun kebutuhan ini telah dipenuhi secara progresif, khususnya dimulai pada tahun 1950 sewaktu Kitab-Kitab Yunani Kristen Terjemahan Dunia Baru diterbitkan dalam bahasa Inggris. Pada tahun 1961 seluruh Alkitab New World Translation (Terjemahan Dunia Baru) telah tersedia, dan tak lama kemudian berbagai edisi diterbitkan dalam bahasa-bahasa utama lain. Dengan diterbitkannya ketiga jilid pada tahun dinas 1996, jumlah totalnya mencapai 27, yang 14 dari antaranya adalah Alkitab lengkap. Agar dapat menangani pekerjaan penerjemahan Alkitab ini, serta alat-alat bantu Alkitab, kira-kira 1.174 orang Kristen yang berbakti kini bekerja sepenuh waktu dalam pekerjaan penerjemahan di 77 negeri.
6. Bagaimana Lembaga telah memenuhi kebutuhan mendesak untuk publikasi-publikasi Alkitab?
6 Dalam mendukung pekerjaan para penerjemah yang banyak jumlahnya ini, 24 cabang Lembaga Menara Pengawal yang mencetak, telah menghasilkan publikasi-publikasi dalam jumlah yang terus bertambah. Untuk mencapai tujuan ini, mesin-mesin cetak tambahan berkecepatan tinggi terus dipasang di cabang-cabang utama. Produksi Menara Pengawal dan Sedarlah! telah meningkat dari bulan ke bulan, mencapai jumlah total 943.892.500 eksemplar, suatu pertambahan 13,4 persen selama tahun itu. Total produksi Alkitab dan buku-buku bersampul tebal di Amerika Serikat, Brasil, Finlandia, Italia, Jepang, Jerman, Korea, dan Meksiko saja telah bertambah 40 persen dari tahun 1995 menjadi 76.760.098 eksemplar pada tahun 1996. Cabang-cabang lain juga telah membuat sumbangan yang cukup besar kepada pertambahan secara keseluruhan dalam produksi lektur.
7. Bagaimana Yesaya 54:2 memiliki makna yang lebih mendesak dewasa ini?
7 Banyak pertambahan telah dimungkinkan selama tahun 1990-an dengan disingkirkannya pembatasan atas Saksi-Saksi Yehuwa di Eropa Timur dan Afrika. Kelaparan akan makanan rohani sangat besar di tempat-tempat ini. Oleh karena itu, panggilan ini diserukan dengan perasaan mendesak yang semakin besar, ”Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu!”—Yesaya 54:2.
8. Tanggapan yang murah hati apa membantu menyediakan dukungan finansial?
8 Maka, ada kebutuhan untuk memperluas fasilitas di banyak cabang di antara ke-104 cabang Lembaga. Karena keadaan-keadaan ekonomi yang sulit di kebanyakan daerah yang baru saja dibuka, sebagian besar biaya untuk ekspansi ini ditutup oleh sumbangan-sumbangan bagi pekerjaan di seluas dunia dari negeri-negeri yang lebih makmur. Syukurlah, banyak sidang dan individu telah menanggapi dengan sepenuh hati, dengan semangat Keluaran 35:21, ”Sesudah itu datanglah setiap orang yang tergerak hatinya, setiap orang yang terdorong jiwanya, membawa persembahan khusus kepada TUHAN untuk pekerjaan.” Kami menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah ambil bagian dalam pemberian yang murah hati ini.—2 Korintus 9:11.
9. Bagaimana Roma 10:13, 18 digenapi dewasa ini?
9 Selama tahun 1996 publikasi-publikasi Lembaga Menara Pengawal telah benar-benar memuliakan nama dan maksud-tujuan Yehuwa sampai ke ujung-ujung bumi. Ini tepat seperti yang dinubuatkan rasul Paulus. Mengutip nubuat Yoel dan Mazmur yang ke-19, ia menulis, ”’Setiap orang yang berseru kepada nama Yehuwa akan diselamatkan’. Namun demikian aku bertanya: Mereka bukannya tidak mendengar, bukan? Nah, sebenarnya, ’suara mereka keluar ke seluruh bumi, dan ucapan mereka sampai ke ujung-ujung bumi yang berpenduduk’.” (Roma 10:13, 18) Oleh karena itu, dengan memuji-muji nama Yehuwa yang berharga, umat-Nya telah memainkan bagian penting dalam memenuhi rumah ibadat-Nya dengan kemuliaan. Namun, bagaimana pengumuman ini berhasil khususnya selama tahun 1996? Silakan periksa bagan berikut di halaman 18 sampai 21.
Panen di Seluas Dunia
10. Corak-corak yang menonjol apa saudara perhatikan dalam kegiatan dari umat Yehuwa, seperti yang diringkaskan dalam bagan di halaman 18 sampai 21?
10 Tidak pernah kata-kata Yesus yang terdapat di Lukas 10:2 memiliki pengaruh yang lebih besar, ”Sesungguhnya, panen besar, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah dengan sangat kepada Majikan panen itu agar mengutus pekerja-pekerja ke dalam panennya.” Apakah saudara menanggapi panggilan itu? Jutaan orang di seluruh bumi menanggapinya. Ini diteguhkan oleh puncak baru dari 5.413.769 penyiar Kerajaan yang melaporkan dinas pengabaran selama tahun 1996. Tambahan pula, ada 366.579 saudara dan saudari baru telah dibaptis. Betapa kita menghargai ”barang-barang yang berharga dari semua bangsa” ini, yang kini ambil bagian dalam ’memenuhi rumah ibadat Yehuwa dengan kemuliaan’!—Hagai 2:7, NW.
11. Mengapa kita semua memiliki alasan untuk melimpah dengan sukacita?
11 Laporan-laporan tentang ekspansi di ladang-ladang yang baru dibuka sangat luar biasa. Apakah yang lain-lain di antara kita merasa iri terhadap mereka yang kini menikmati pertambahan seperti itu? Sebaliknya, kita bergirang bersama mereka. Semua negeri memiliki permulaan yang kecil. Nabi yang hidup sezaman dengan Hagai, Zakharia, menulis, ”Siapa yang memandang hina hari peristiwa-peristiwa yang kecil”? (Zakharia 4:10) Kita sangat bersukacita bahwa di negeri-negeri tempat pekerjaan kesaksian telah mapan, kini terdapat jutaan penyiar Kerajaan, dan daerah sering kali dikerjakan, bahkan setiap minggu di banyak kota besar. Apakah kita memiliki alasan untuk mengendurkan tangan sewaktu Yehuwa sedang mengulurkan kesempatan untuk keselamatan ke daerah-daerah yang sebelumnya kurang beruntung? Tidak! ”Ladang adalah dunia,” kata Yesus. (Matius 13:38) Suatu kesaksian yang saksama harus terus diberikan, tepat seperti murid-murid pada masa awal memberikan kesaksian yang saksama pada penutup sistem perkara Yahudi.—Kisah 2:40; 10:42; 20:24; 28:23.
Bergerak Terus Maju
12. Pendorong apa yang kita miliki untuk bergerak ”lurus ke depan”? (Lihat juga kotak, ”Panen ’Dari Ujung-Ujung Bumi’”.)
12 Ya, kita harus terus berpacu, bergerak ”lurus ke depan” bersama kereta perang surgawi dari malaikat Yehuwa. (Yehezkiel 1:12) Kita mengingat kata-kata Petrus, ”Yehuwa tidak lambat sehubungan dengan janjinya, sebagaimana beberapa orang anggap kelambatan, tetapi ia sabar terhadap kamu karena ia tidak menginginkan seorang pun dibinasakan tetapi menginginkan semuanya mencapai pertobatan.” (2 Petrus 3:9) Biarlah gairah yang patut diteladani dari saudara-saudara kita di negeri-negeri yang miskin secara ekonomi menggerakkan kita. Apa pun yang tampak seperti penundaan pecahnya Armagedon memungkinkan ratusan ribu orang dikumpulkan di negeri-negeri ini juga bagi banyak orang yang dikumpulkan di daerah yang telah dikerjakan dengan baik. Janganlah keliru tentang hal ini, ”Sudah dekat hari TUHAN yang hebat itu, sudah dekat dan datang dengan cepat sekali!” (Zefanya 1:14) Kita juga harus bergegas dalam memberikan kesaksian akhir yang saksama!
13, 14. (a) Apa yang dapat dikatakan tentang penyiaran publikasi selama tahun 1996? (b) Rencana-rencana khusus apa dapat dibuat sidang-sidang setiap tahun, dan apa rencana saudara untuk ambil bagian?
13 Meskipun perinciannya tidak muncul dalam bagan dinas, terdapat pertambahan yang menarik dalam penyiaran Alkitab, buku, dan majalah selama tahun lalu. Misalnya, penempatan majalah di seluas dunia memperlihatkan pertambahan 19 persen, dengan jumlah total 543.667.923 eksemplar ditempatkan. Majalah-majalah kita memudahkan pengabaran yang bervariasi—di jalan, di taman, di halte bus, di kawasan bisnis. Laporan-laporan menunjukkan bahwa di beberapa daerah yang sering kali menerima pemberitaan Kerajaan, kalangan profesional terkesan dengan mutu dari majalah-majalah kita dan menerima pengajaran Alkitab.
14 Setiap tahun selama bulan April, sidang-sidang biasanya mengorganisasi kegiatan majalah khusus, yang menonjolkan kampanye sehari penuh dari rumah ke rumah dan di tempat-tempat umum. Apakah sidang saudara akan ambil bagian selama bulan April 1997? Terbitan yang luar biasa dari Menara Pengawal dan Sedarlah! bulan April telah dipersiapkan, dan persembahannya yang simultan di seluas dunia tentu saja akan mengesankan! Di Pulau Siprus, sidang-sidang, yang menggunakan sebagai slogan mereka ”sedapat mungkin menjangkau setiap orang dengan berita Kerajaan”, bahkan telah memanfaatkan setiap bulan untuk penawaran majalah yang dijadwalkan semacam itu, mencapai suatu puncak baru sebanyak 275.359 eksemplar yang ditempatkan selama tahun tersebut, suatu pertambahan 54 persen.
Berita Terakhir Hagai
15. (a) Mengapa Yehuwa mengirimkan berita selanjutnya melalui Hagai? (b) Pelajaran apa hendaknya disampaikan berita Hagai yang ketiga bagi kita?
15 Yehuwa mengutus Hagai, 63 hari setelah ia menyampaikan beritanya yang kedua, dengan pengumuman ketiga yang dapat kita camkan baik-baik dewasa ini. Hagai berbicara seolah-olah orang-orang Yahudi pada waktu itu sedang meletakkan fondasi bait, yang sebenarnya telah mereka lakukan 17 tahun sebelumnya. Sekali lagi, Yehuwa memutuskan untuk melakukan suatu pembersihan. Para imam dan rakyat telah mengendur dan dengan demikian menjadi najis dalam pandangan Yehuwa. Mungkinkah beberapa di antara umat Yehuwa telah mengendurkan tangan mereka dewasa ini, bahkan melibatkan diri dalam cara-cara dunia yang serba boleh dan materialistis? Adalah mendesak bahwa kita semua mempertimbangkan dengan hati kita ”mulai hari ini dan seterusnya” dalam hal mendatangkan kemuliaan bagi nama Yehuwa, merasa yakin akan janji-Nya, ”Mulai hari ini aku akan melimpahkan berkat.”—Hagai 2:10-19, NW; Ibrani 6:11, 12.
16. ’Pengguncangan’ apa sudah di ambang pintu, dan dengan hasil apa?
16 Pada hari yang sama itu, firman ”Yehuwa yang berbala tentara” datang kepada Hagai untuk keempat dan terakhir kalinya. Ia memberi tahu apa yang tercakup dalam hal Ia ”mengguncangkan langit dan bumi”, dengan mengatakan, ”Aku pasti akan menggulingkan takhta kerajaan-kerajaan dan memusnahkan kekuatan dari kerajaan bangsa-bangsa; dan aku akan menggulingkan kereta perang dan para penunggangnya, dan kuda-kuda serta para penunggangnya pasti akan jatuh, masing-masing oleh pedang saudaranya.” (Hagai 2:6, 21, 22, NW) ’Pengguncangan’ itu dengan demikian akan mencapai klimaksnya sewaktu Yehuwa sepenuhnya membersihkan bumi di Armagedon. Pada saat itu ”barang-barang yang berharga dari semua bangsa” akan sudah masuk, guna membentuk suatu inti masyarakat manusia untuk dunia baru. Sungguh suatu alasan untuk bersukacita dan memberikan pujian kepada Yehuwa!—Hagai 2:7, NW; Penyingkapan 19:6, 7; 21:1-4.
17. Bagaimana Yesus telah ditetapkan sebagai ”cincin meterai”?
17 Mengakhiri nubuatnya, Hagai menulis, ”’Pada hari itu’, demikian ucapan Yehuwa yang berbala tentara, ’aku akan mengambilmu, oh, Zerubabel . . . , dan aku pasti akan menetapkan engkau sebagai cincin meterai, karena engkau adalah orang yang telah kupilih’, demikian ucapan Yehuwa yang berbala tentara.” (Hagai 2:23, NW) Kristus Yesus kini adalah imbangan dari Raja Mesianis dan Imam Besar, menggabungkan di surga jabatan dari Gubernur Zerubabel dan Imam Besar Yosua yang ditempati secara terpisah di Yerusalem di bumi. Seperti sebuah cincin meterai resmi di tangan kanan Yehuwa, Yesus adalah pribadi yang telah menjadi ”Ya” sebagai alat Yehuwa dalam mewujudkan banyak ’janji Allah’. (2 Korintus 1:20; Efesus 3:10, 11; Penyingkapan 19:10) Seluruh berita nubuat dari Alkitab berfokus kepada persediaan Yehuwa yaitu Kristus sebagai Raja dan Penebus keimaman.—Yohanes 18:37; 1 Petrus 1:18, 19.
18. Bagaimana penutup dari ”ucapan Yehuwa yang berbala tentara” memiliki penggenapan yang menyegarkan?
18 Sesungguhnya pada zaman kita ini, kemuliaan terbesar hanya diperoleh di bait rohani Yehuwa yang cemerlang! Dan segera, setelah Yehuwa melenyapkan segenap sistem Setan, Hagai 2:9 (NW) akan mendapat penggenapan yang menyenangkan lebih lanjut, ”’Di tempat ini aku akan memberikan perdamaian’, demikian ucapan Yehuwa yang berbala tentara.” Akhirnya perdamaian!—suatu perdamaian universal yang bertahan, yang dijamin oleh ”cincin meterai” Yehuwa, Kristus Yesus, sang ”Raja Damai”, yang tentangnya ditulis, ”Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan . . . Kecemburuan TUHAN semesta alam [”Yehuwa yang berbala tentara”, NW] akan melakukan hal ini.” (Yesaya 9:5, 6) Untuk selama-lamanya kemuliaan dari rumah ibadat Yehuwa akan dicerminkan di seluruh wilayah kedaulatan universal-Nya. Semoga kita senantiasa berada di rumah tersebut!—Mazmur 27:4; 65:5; 84:11.
-