-
Karunia Yehuwa Berupa Roh KudusMenara Pengawal—1992 | 1 Februari
-
-
Karunia Yehuwa Berupa Roh Kudus
”Apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepadaNya.”—LUKAS 11:13.
1, 2. (a) Janji apa yang diadakan Yesus mengenai roh kudus, dan mengapa ini benar-benar menghibur? (b) Apa gerangan roh kudus?
PADA musim gugur tahun 32 M. ketika Yesus sedang memberitakan kabar baik di Yudea, ia berbicara kepada murid-muridnya mengenai kemurahan hati Yehuwa. Ia menggunakan beberapa ilustrasi yang berbobot dan kemudian memberikan janji yang menakjubkan, dengan berkata, ”Jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepadaNya.”—Lukas 11:13.
2 Betapa menghibur kata-kata tersebut! Seraya kita menahan kekacauan hari-hari terakhir dari dunia ini, menghadapi permusuhan Setan dan hantu-hantunya, dan berjuang melawan kecenderungan kita sendiri yang berdosa, benar-benar menghangatkan hati untuk mengetahui bahwa Allah akan menguatkan kita melalui roh-Nya. Sesungguhnya, ketekunan yang setia tidak mungkin tanpa dukungan tersebut. Apakah saudara merasakan kuasa dari roh ini, yang adalah tenaga aktif Allah sendiri? Apakah saudara memahami betapa banyak roh itu dapat membantu saudara? Apakah saudara memanfaatkannya sampai sepenuhnya?
Kuasa Roh Kudus
3, 4. Ilustrasikan kuasa roh kudus.
3 Pertama-tama pertimbangkan kuasa roh kudus. Pikirkan kembali tahun 1954. Ketika itu bom hidrogen diledakkan di atas Atol Bikini di Pasifik Selatan. Sesaat setelah bom meledak, pulau yang indah itu ditelan dalam bola api yang besar sekali dan dihantam bertubi-tubi oleh ledakan yang sama kuatnya dengan ledakan 15 juta ton TNT. Dari mana semua daya pemusnah tersebut timbul? Itu adalah hasil mengubah satu bagian kecil saja dari uranium dan hidrogen yang membentuk inti bom menjadi energi. Namun, bagaimana jika para ilmuwan dapat melakukan hal yang sebaliknya dari apa yang dicapai di Bikini? Andaikan mereka dapat menaklukkan seluruh energi yang dahsyat itu dan mengubahnya menjadi beberapa ton uranium dan hidrogen. Betapa hebat prestasi tersebut! Namun, Yehuwa melakukan sesuatu yang agak serupa dengan hal tersebut tetapi dalam ukuran yang jauh lebih besar ketika ”pada mulanya [Ia] menciptakan langit dan bumi”.—Kejadian 1:1.
4 Yehuwa memiliki persediaan besar dari energi yang hebat. (Yesaya 40:26) Dalam penciptaan, Ia pasti telah menggunakan sedikit dari energi ini ketika Ia menciptakan segala sesuatu yang membentuk alam semesta. Apa yang Ia gunakan dalam kegiatan penciptaan? Roh kudus. Kita membaca, ”Oleh firman [Yehuwa] langit telah dijadikan, oleh nafas [”roh”, NW] dari mulutNya segala tentaraNya.” (Mazmur 33:6) Dan kisah mengenai penciptaan di buku Kejadian berbunyi, ”Tenaga aktif Allah [roh kudus] bergerak kian kemari di atas permukaan air.” (Kejadian 1:2, NW) Betapa hebat kuasa roh kudus!
Perbuatan-Perbuatan Mukjizat
5. Dalam cara-cara mulia apa roh kudus beroperasi?
5 Roh kudus tetap beroperasi dalam cara-cara yang sangat mulia. Hal itu membimbing dan mengarahkan organisasi surgawi Yehuwa. (Yehezkiel 1:20, 21) Seperti energi yang dilepaskan oleh bom hidrogen, hal itu dapat digunakan secara memusnahkan dalam melaksanakan penghukuman atas musuh-musuh Yehuwa, namun itu juga telah beroperasi dalam cara-cara lain yang menimbulkan perasaan takjub kita.—Yesaya 11:15; 30:27, 28; 40:7, 8; 2 Tesalonika 2:8.
6. Bagaimana roh kudus mendukung Musa dan putra-putra Israel dalam urusan mereka dengan Mesir?
6 Misalnya, kira-kira tahun 1513 S.M., Yehuwa mengutus Musa untuk pergi menghadap Firaun dari Mesir guna menuntut kemerdekaan bagi putra-putra Israel. Selama 40 tahun sebelumnya, Musa menjadi gembala di Midian, maka untuk alasan apa Firaun harus mendengar kepada seorang gembala? Karena Musa datang dalam nama dari satu-satunya Allah yang benar, Yehuwa. Guna membuktikan hal ini, Yehuwa memberikan kepadanya kuasa melaksanakan mukjizat-mukjizat. Begitu mengesankan hal ini sehingga bahkan imam-imam Mesir terdorong mengakui, ”Inilah tangan [”jari”, NW] Allah.”a (Keluaran 8:19) Yehuwa mendatangkan sepuluh tulah ke atas Mesir, tulah yang terakhir memaksa Firaun untuk membiarkan umat Allah meninggalkan Mesir. Ketika Firaun dengan keras kepala mengejar mereka bersama bala tentaranya, orang-orang Israel luput pada waktu sebuah jalan secara mukjizat dibuka melintasi Laut Merah. Tentara Mesir mengikuti mereka dan tenggelam di dalam laut.—Yesaya 63:11-14; Hagai 2:5, 6.
7. (a) Apa beberapa alasan roh kudus mengadakan mukjizat-mukjizat? (b) Meskipun mukjizat-mukjizat yang diadakan roh kudus tidak terjadi lagi, mengapa catatan mengenainya di dalam Alkitab memberi penghiburan?
7 Ya, Yehuwa melalui roh-Nya mengadakan mukjizat-mukjizat yang penuh kuasa demi kepentingan orang-orang Israel pada zaman Musa, dan pada zaman-zaman lain juga. Apa tujuan mukjizat-mukjizat tersebut? Hal itu memajukan maksud-tujuan Yehuwa, menyebabkan nama-Nya dikenal, serta mendemonstrasikan kuasa-Nya. Dan kadang-kadang sebagaimana halnya dengan Musa, hal itu membuktikan secara meyakinkan bahwa seseorang mempunyai dukungan Yehuwa. (Keluaran 4:1-9; 9:14-16) Namun, mukjizat-mukjizat yang dihasilkan oleh roh kudus sepanjang sejarah ternyata sedikit.b Kemungkinan, kebanyakan orang yang hidup di zaman Alkitab tidak pernah menyaksikan satu pun, dan dewasa ini mukjizat-mukjizat tidak lagi terjadi. Meskipun demikian, seraya kita dewasa ini berjuang dengan problem-problem yang tampaknya tak dapat diatasi, tidakkah menghibur untuk mengetahui bahwa jika kita memohon kepada Yehuwa dalam iman, Ia akan memberikan kepada kita roh yang sama yang telah mendukung Musa di hadapan Firaun dan membuka jalan bagi orang-orang Israel melintasi Laut Merah?—Matius 17:20.
Tulisan-Tulisan Terilham
8. Apa peranan roh kudus dalam pemberian Sepuluh Firman?
8 Setelah pembebasan mereka dari Mesir, Musa memimpin bangsa Israel ke Gunung Sinai, tempat Yehuwa mengikat suatu perjanjian dengan mereka dan memberikan kepada mereka Taurat-Nya. Bagian utama dari Taurat itu yang diberikan melalui Musa adalah kesepuluh Firman, dan teks aslinya dipahat di atas loh batu. Bagaimana caranya? Melalui roh kudus. Alkitab berkata, ”Dan [Yehuwa] memberikan kepada Musa, setelah Ia selesai berbicara kepada dia di gunung Sinai, kedua loh batu, yang ditulisi oleh jari Allah.”—Keluaran 31:18; 34:1.
9, 10. Bagaimana roh kudus aktif dalam penulisan Kitab-Kitab Ibrani, dan bagaimana hal ini nyata dari ungkapan-ungkapan yang digunakan oleh murid-murid Yesus?
9 Sebagai tambahan kepada Sepuluh Firman, Yehuwa melalui roh kudus-Nya memberikan kepada orang-orang Israel ratusan hukum dan peraturan guna membimbing kehidupan pria-pria dan wanita yang setia. Dan masih banyak lagi yang akan diberikan. Berabad-abad setelah zaman Musa, orang-orang Lewi memberi kesaksian dalam doa kepada Yehuwa di hadapan umum, ”Bertahun-tahun lamanya Engkau melanjutkan sabarMu terhadap [orang-orang Israel]. Dengan RohMu Engkau memperingatkan mereka, yakni dengan perantaraan para nabiMu.” (Nehemia 9:5, 30) Banyak nubuat terilham yang diucapkan oleh nabi-nabi tersebut dicatat. Selanjutnya, roh kudus menggerakkan pria-pria yang setia untuk menulis sejarah suci dan nyanyian-nyanyian pujian yang menggugah hati.
10 Paulus berbicara tentang segala tulisan ini ketika ia berkata, ”Segenap Alkitab diilhamkan Allah”. (2 Timotius 3:16, NW; 2 Samuel 23:2; 2 Petrus 1:20, 21) Sesungguhnya, pada waktu mengutip ayat-ayat ini, murid-murid Yesus abad pertama sering menggunakan pernyataan seperti ”yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud”, ”yang disampaikan Roh Kudus . . . dengan perantaraan nabi Yesaya”, atau hanya ”yang dikatakan Roh Kudus”. (Kisah 1:16; 4:25; 28:25, 26; Ibrani 3:7) Betapa bermanfaat bahwa roh kudus yang sama itu yang mempengaruhi penulisan Kitab-Kitab Suci telah memeliharanya sehingga hal itu dapat membimbing dan menghibur kita dewasa ini!—1 Petrus 1:25.
Bersandar kepada Roh Kudus
11. Kegiatan apa dari roh nyata sehubungan dengan pembangunan tabernakel?
11 Pada waktu orang-orang Israel berkemah di kaki Gunung Sinai, Yehuwa menyuruh mereka mendirikan sebuah tabernakel sebagai pusat ibadat sejati. Bagaimana mereka dapat melaksanakan hal ini? ”Berkatalah Musa kepada orang Israel: ’Lihatlah, [Yehuwa] telah menunjuk Bezalel bin Uri bin Hur dari suku Yehuda, dan telah memenuhinya dengan Roh Allah dengan keahlian, pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan.’” (Keluaran 35:30, 31) Roh kudus menambah kemahiran alami apa pun yang dipunyai Bezalel, dan ia dapat dengan sukses mengawasi berdirinya bangunan yang menakjubkan tersebut.
12. Bagaimana roh meneguhkan orang perorangan dalam cara-cara yang tidak lazim setelah zaman Musa?
12 Pada masa belakangan, roh Yehuwa bekerja atas Simson, dengan memberikan kekuatan adi manusiawi yang memungkinkan dia membebaskan Israel dari orang-orang Filistin. (Hakim 14:5-7, 9; 15:14-16; 16:28-30) Di masa lebih belakangan lagi, Salomo diberikan hikmat khusus sebagai raja dari umat pilihan Allah. (2 Tawarikh 1:12, 13) Di bawah dia, Israel bertambah makmur seperti yang tidak pernah terjadi sebelumnya, dan keadaan mereka yang bahagia menjadi pola bagi berkat-berkat yang akan dinikmati umat Allah di bawah Pemerintahan Seribu Tahun Yesus Kristus, Salomo yang Lebih Besar.—1 Raja 4:20, 25, 29-34; Yesaya 2:3, 4; 11:1, 2; Matius 12:42.
13. Bagaimana catatan mengenai roh menguatkan Bezalel, Simson, dan Salomo menganjurkan kita dewasa ini?
13 Betapa menyenangkan bahwa Yehuwa membuat roh yang sama itu tersedia bagi kita! Bila kita merasa tidak sanggup melaksanakan suatu penugasan atau ikut serta dalam pekerjaan pengabaran, kita dapat memohon kepada Yehuwa agar memberikan kepada kita roh yang sama yang Ia berikan kepada Bezalel. Pada waktu kita menderita penyakit atau menahan penindasan, roh yang sama yang memberikan kekuatan luar biasa kepada Simson akan melindungi kita—walaupun tentunya, tidak secara mukjizat. Dan sewaktu kita menghadapi problem-problem yang sukar atau harus membuat keputusan-keputusan yang penting, kita dapat memohon Yehuwa, yang memberikan kepada Salomo hikmat yang luar biasa, agar membantu kita bertindak dengan bijaksana. Maka, seperti Paulus, kita akan berkata, ”Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” (Filipi 4:13) Dan janji Yakobus akan berlaku atas diri kita, ”Apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah,—yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit—,maka hal itu akan diberikan kepadanya.”—Yakobus 1:5.
14. Siapa di zaman dulu dan dewasa ini, telah didukung oleh roh kudus?
14 Roh Yehuwa juga ada pada Musa dalam pekerjaannya untuk menghakimi umat itu. Ketika orang-orang lain diangkat untuk membantu Musa, Yehuwa berkata, ”Sebagian dari Roh yang hinggap padamu itu akan Kuambil dan Kutaruh atas mereka, maka mereka bersama-sama dengan engkau akan memikul tanggung jawab atas bangsa itu, jadi tidak usah lagi engkau seorang diri memikulnya.” (Bilangan 11:17) Jadi, pria-pria itu tidak perlu bertindak dalam kekuatan mereka sendiri. Roh kudus mendukung mereka. Kita membaca bahwa pada peristiwa-peristiwa lain roh Yehuwa ada pada orang-orang lain. (Hakim 3:10, 11; 11:29) Ketika Samuel mengurapi Daud sebagai calon raja Israel, catatan itu berkata, ”Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh [Yehuwa] atas Daud.” (1 Samuel 16:13) Dewasa ini mereka yang memikul tanggung jawab berat—dalam keluarga, sidang, atau secara organisasi—dapat dihibur dengan mengetahui bahwa roh Allah masih tetap mendukung hamba-hamba-Nya seraya mereka memikul kewajiban mereka.
15. Dalam cara apa roh kudus menguatkan organisasi Yehuwa (a) pada zaman Hagai dan Zakharia? dan (b) dewasa ini?
15 Beberapa ribu tahun setelah zaman Musa, orang-orang yang setia di antara putra-putra Israel kembali ke Yerusalem dari Babel dengan tugas membangun kembali bait. (Ezra 1:1-4; Yeremia 25:12; 29:14) Namun, rintangan-rintangan yang sukar muncul, dan selama bertahun-tahun mereka merasa kecil hati. Akhirnya, Yehuwa menampilkan nabi Hagai dan nabi Zakharia untuk menganjurkan orang-orang Yahudi agar tidak bersandar pada kekuatan mereka sendiri. Namun bagaimana tugas itu dapat dilaksanakan? ”Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan rohKu, firman [Yehuwa] semesta alam.” (Zakharia 4:6) Dan dengan dukungan roh Allah, bait itu didirikan. Umat Allah dewasa ini juga telah melaksanakan banyak hal. Pemberitaan kabar baik telah meluas di seluruh bumi. Jutaan orang sedang dididik dalam kebenaran dan keadilan. Kebaktian-kebaktian diorganisasi. Balai Kerajaan dan kantor-kantor cabang dibangun. Banyak di antaranya telah dilaksanakan di bawah tantangan yang sengit. Namun Saksi-Saksi Yehuwa tidak menjadi kecil hati, karena mengetahui bahwa setiap perkara kecil yang telah mereka laksanakan, mereka capai bukan dengan kekuatan militer, bukan juga dengan kekuatan manusia, tetapi dengan roh Allah.
Roh Allah pada Abad Pertama
16. Pengalaman apa yang dimiliki hamba-hamba Yehuwa pra-Kristen dengan kegiatan roh Allah?
16 Seperti telah kita lihat, hamba-hamba Allah pra-Kristen sangat menyadari kuasa dari roh Allah. Mereka bersandar kepadanya untuk membantu mereka memenuhi kewajiban-kewajiban berat dan untuk melaksanakan kehendak Allah. Mereka juga mengetahui bahwa Taurat dan tulisan-tulisan suci lainnya diilhamkan, ditulis di bawah pengaruh roh Yehuwa, dan dengan demikian adalah ’Firman Allah’. (Mazmur 119:105) Namun, bagaimana mengenai era kekristenan?
17, 18. Apa saja pernyataan yang bersifat mukjizat dari roh dalam era kekristenan, dan tujuan apa saja yang dicapainya?
17 Abad pertama Masehi juga menyaksikan kegiatan-kegiatan yang menakjubkan dari roh Allah. Ada nubuat-nubuat yang diilhami roh. (1 Korintus 14:1, 3) Dalam menggenapi janji Yesus bahwa roh kudus akan mengingatkan murid-muridnya tentang segala sesuatu yang telah ia katakan dan akan mengajarkan mereka segi-segi lebih lanjut dari kebenaran, sejumlah buku ditulis di bawah pengaruh roh kudus. (Yohanes 14:26; 15:26, 27; 16:12, 13) Dan ada mukjizat-mukjizat, seperti yang akan dibahas lebih lengkap dalam artikel kita selanjutnya. Sesungguhnya, abad pertama diantar oleh sebuah mukjizat yang menakjubkan. Kira-kira tahun 2 S.M., seorang bayi yang istimewa akan dilahirkan, dan sebagai tanda, ibunya yang masih muda haruslah seorang perawan. Bagaimana hal ini mungkin? Melalui roh kudus. Catatan berkata, ”Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibuNya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.”—Matius 1:18; Lukas 1:35, 36.
18 Ketika Yesus menjadi dewasa, ia mengusir hantu-hantu, menyembuhkan orang sakit, bahkan membangkitkan orang mati dengan kuasa roh kudus. Beberapa dari pengikut-pengikutnya juga mengadakan mukjizat-mukjizat dan pekerjaan-pekerjaan penuh kuasa. Kesanggupan khusus ini adalah karunia dari roh. Apa tujuannya? Seperti halnya mukjizat-mukjizat masa awal, hal tersebut memajukan maksud-tujuan Allah dan menyingkapkan kuasa-Nya. Selain itu, hal itu mendemonstrasikan kebenaran dari pengakuan Yesus bahwa ia telah diutus Allah; dan di kemudian hari hal itu membuktikan bahwa sidang Kristen abad pertama adalah bangsa yang dipilih Allah.—Matius 11:2-6; Yohanes 16:8; Kisah 2:22; 1 Korintus 12:4-11; Ibrani 2:4; 1 Petrus 2:9.
19. Bagaimana iman kita dikuatkan oleh catatan Alkitab mengenai mukjizat-mukjizat Yesus dan para rasulnya?
19 Namun, rasul Paulus berkata bahwa pertunjukan penuh mukjizat demikian dari roh adalah bagian dari sidang masa kanak-kanak dan akan berlalu, jadi kita dewasa ini tidak melihat mukjizat-mukjizat demikian yang diadakan oleh roh kudus. (1 Korintus 13:8-11) Namun, mukjizat-mukjizat yang diadakan oleh Yesus dan rasul-rasulnya lebih daripada sekadar kepentingan sejarah. Hal itu memperteguh iman kita dalam janji Allah bahwa penyakit dan kematian tidak akan ada lagi di bawah pemerintahan Yesus dalam dunia baru.—Yesaya 25:6-8; 33:24; 65:20-24.
Manfaat Roh Kudus Allah
20, 21. Bagaimana kita dapat mengambil manfaat dari persediaan roh kudus?
20 Betapa berkuasa tenaga roh ini! Namun bagaimana umat kristiani dewasa ini dapat memanfaatkannya? Pertama, Yesus berkata bahwa kita harus memintanya, jadi mengapa tidak melakukan hal tersebut? Berdoalah kepada Yehuwa agar memberi saudara karunia yang menakjubkan ini tidak hanya dalam masa kesesakan tetapi pada setiap kesempatan. Sebagai tambahan, bacalah Alkitab sehingga roh kudus dapat berbicara kepada saudara. (Bandingkan Ibrani 3:7.) Renungkan apa yang saudara baca dan terapkanlah agar roh kudus dapat berpengaruh dalam kehidupan saudara. (Mazmur 1:1-3) Selanjutnya, bergaullah—secara perorangan, di dalam sidang, dan pada kebaktian-kebaktian—dengan orang-orang lain yang bersandar kepada roh Allah. Betapa limpahnya roh kudus meneguhkan mereka yang memuji Allah mereka ’dalam jemaah’!—Mazmur 68:27.
21 Bukankah Yehuwa adalah Allah yang pemurah? Ia berkata bahwa kita hanya perlu memohon roh kudus dan Ia akan memberikannya kepada kita. Betapa bodoh untuk bersandar pada hikmat dan kekuatan kita sendiri apabila bantuan yang berkuasa demikian tersedia bagi kita! Namun ada hal-hal lain yang ada hubungan dengan roh Allah yang mempengaruhi kita sebagai umat kristiani, dan ini akan dibahas dalam artikel berikut.
[Catatan Kaki]
a Ungkapan ”jari Allah” biasanya menunjuk kepada roh kudus.—Bandingkan Lukas 11:20 (NW) dan Matius 12:28.
b Kebanyakan dari mukjizat-mukjizat yang dicatat dalam Alkitab terjadi selama zaman Musa dan Yosua, Elia dan Elisa, dan Yesus beserta rasul-rasulnya.
-
-
’Dalam Nama Roh Kudus’Menara Pengawal—1992 | 1 Februari
-
-
’Dalam Nama Roh Kudus’
”Karena itu pergilah dan jadikanlah murid-murid dari semua bangsa, baptislah mereka dalam nama . . . roh kudus.”—MATIUS 28:19, ”NW.”
1. Ungkapan baru apa yang digunakan Yohanes Pembaptis sehubungan dengan roh kudus?
PADA tahun 29 Masehi, Yohanes Pembaptis sedang giat di Israel menyiapkan jalan bagi sang Mesias, dan dalam masa pelayanannya, ia mengumumkan sesuatu yang baru mengenai roh kudus. Tentu saja, orang-orang Yahudi sudah tahu apa yang dikatakan Kitab-Kitab Ibrani mengenai roh. Namun, mereka mungkin terkejut, ketika Yohanes berkata, ”Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku . . . akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus.” (Matius 3:11) ’Baptisan dengan roh kudus’ merupakan ungkapan yang baru.
2. Ungkapan baru apa yang melibatkan roh kudus diperkenalkan Yesus?
2 Orang yang datang kemudian itu adalah Yesus. Selama pelayanannya di bumi, Yesus sebenarnya tidak membaptiskan siapa pun dengan roh kudus, meskipun ia memang banyak kali berbicara tentang roh. Selain itu, setelah kebangkitannya, ia menyebut roh kudus dalam cara baru lain lagi. Ia berkata kepada murid-muridnya, ”Karena itu pergilah dan jadikanlah murid-murid dari segala bangsa, baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan roh kudus.” (Matius 28:19, NW) Ungkapan ”dalam nama” berarti ”dalam pengakuan akan”. Baptisan air dalam pengakuan akan Bapa, Putra, dan roh kudus pastilah berbeda dari baptisan dalam roh kudus. Itu juga suatu ungkapan yang baru yang melibatkan roh kudus.
Dibaptis dalam Roh Kudus
3, 4. (a) Bilamanakah pembaptisan pertama dalam roh kudus terjadi? (b) Selain membaptis mereka, bagaimana roh kudus bertindak terhadap murid-murid Yesus pada hari Pentakosta 33 M.?
3 Mengenai baptisan dalam roh kudus, Yesus berjanji kepada murid-muridnya tepat sebelum ia naik ke surga, ”Tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan roh kudus.” (Kisah 1:5, 8) Tidak lama setelah itu janji tersebut dipenuhi. Roh kudus turun ke atas kira-kira 120 murid yang berkumpul di sebuah ruang atas di Yerusalem seraya Yesus, dari surga, melaksanakan pembaptisannya yang pertama dalam roh kudus. (Kisah 2:1-4, 33) Dengan hasil apa? Murid-murid menjadi bagian dari tubuh rohani Kristus. Sebagaimana dijelaskan rasul Paulus, ’dalam satu roh mereka semua telah dibaptis, menjadi satu tubuh’. (1 Korintus 12:13) Pada waktu yang sama, mereka diurapi menjadi calon raja dan imam dalam Kerajaan surgawi Allah. (Efesus 1:13, 14; 2 Timotius 2:12; Wahyu 20:6) Roh kudus juga bertindak sebagai suatu meterai dan tanda awal berkenaan warisan yang mulia tersebut di masa depan, namun bukan itu saja.—2 Korintus 1:21, 22.
4 Beberapa tahun sebelumnya, Yesus telah berkata kepada Nikodemus, ”Sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah. . . . Sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.” (Yohanes 3:3, 5) Kini 120 orang telah dilahirkan kembali. Dengan perantaraan roh kudus, mereka telah diangkat sebagai putra-putra rohani Allah, saudara-saudara Kristus. (Yohanes 1:11-13; Roma 8:14, 15) Semua kegiatan roh kudus ini secara unik lebih menakjubkan daripada mukjizat-mukjizat. Selain itu, berbeda dari mukjizat-mukjizat yang hanya terjadi satu kali, roh kudus tidak berhenti setelah kematian para rasul tetapi terus aktif dalam cara ini hingga ke zaman kita. Adalah hak istimewa bagi Saksi-Saksi Yehuwa bahwa di antara mereka terdapat anggota-anggota terakhir dari tubuh Kristus yang dibaptis dalam roh, dan mereka ini melayani sebagai ”hamba yang setia dan bijaksana” untuk menyediakan makanan rohani pada waktunya yang tepat.—Matius 24:45-47.
Dibaptis ”dalam Nama . . . Roh Kudus”
5, 6. Bagaimana pembaptisan dalam roh kudus membawa kepada pembaptisan air?
5 Namun bagaimana dengan pembaptisan air yang dijanjikan dalam nama Bapa, Putra, dan roh kudus? Murid-murid masa awal tersebut yang dibaptis dalam roh tidak mengalami pembaptisan air demikian. Mereka telah menerima pembaptisan air dari Yohanes, dan karena hal itu diterima Yehuwa pada masa khusus itu, mereka tidak perlu dibaptis ulang. Namun pada hari Pentakosta 33 M., suatu kelompok besar dari orang-orang memang menerima pembaptisan air yang baru. Mengapa demikian?
6 Pembaptisan dari 120 orang dalam roh kudus telah disertai suara nyaring yang menarik perhatian orang banyak. Mereka ini tercengang mendengar murid-murid berbicara dengan karunia lidah, yaitu, dalam bahasa-bahasa asing yang dapat dimengerti oleh orang-orang yang hadir. Rasul Petrus menjelaskan bahwa mukjizat ini menjadi bukti bahwa roh Allah telah dicurahkan oleh Yesus, yang telah dibangkitkan dari antara orang-orang mati dan sekarang duduk pada tangan kanan Allah di surga. Petrus menganjurkan para pendengarnya, ”Seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus.” Ia kemudian mengakhiri dengan berkata, ”Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia roh kudus.” Kira-kira 3.000 orang menyambut.—Kisah 2:36, 38, 41.
7. Dalam cara apa ke-3.000 orang yang dibaptis pada hari Pentakosta 33 M. dibaptis dalam nama Bapa, Putra, dan roh kudus?
7 Apakah dapat dikatakan bahwa orang-orang ini telah dibaptis dalam nama (dalam pengakuan) Bapa, Putra, dan roh kudus? Ya. Meskipun Petrus tidak memberi tahu mereka agar dibaptis dalam nama Bapa, mereka sudah mengaku Yehuwa sebagai Tuhan Semesta Alam, karena mereka adalah orang-orang Yahudi jasmani, anggota-anggota dari suatu bangsa yang telah dibaktikan kepada-Nya. Petrus memang mengatakan, ’Beri dirimu dibaptis dalam nama Putra.’ Jadi pembaptisan mereka menandakan pengakuan mereka akan Yesus sebagai Tuhan dan Kristus. Mereka sekarang menjadi murid-muridnya dan mengakui bahwa pengampunan dosa-dosa sejak waktu itu adalah melalui dia. Akhirnya, baptisan itu adalah pengakuan akan roh kudus, dan itu dijalani sebagai tanggapan atas janji bahwa mereka akan menerima roh sebagai karunia cuma-cuma.
8. (a) Sebagai tambahan kepada pembaptisan air, pembaptisan lain apa yang diterima kristiani yang terurap? (b) Siapa selain ke-144.000 menerima baptisan air dalam nama roh kudus?
8 Mereka yang dibaptis dalam air pada hari Pentakosta 33 M. juga dibaptis dalam roh, karena diurapi sebagai calon raja dan imam dalam Kerajaan surgawi. Menurut buku Wahyu, hanya ada 144.000 dari mereka. Jadi mereka yang dibaptis dalam roh kudus dan akhirnya ’dimeteraikan’ sebagai pewaris-pewaris Kerajaan hanya berjumlah 144.000. (Wahyu 7:4; 14:1) Namun, semua murid baru—apa pun harapan mereka di masa depan—dibaptis dalam air dalam nama Bapa, Putra, dan roh kudus. (Matius 28:19, 20) Maka, apa makna baptisan dalam nama roh kudus bagi semua orang Kristen tidak soal dari ”kawanan kecil” atau dari ”domba-domba lain”? (Lukas 12:32; Yohanes 10:16) Sebelum menjawab pertanyaan itu, marilah kita perhatikan beberapa kegiatan roh pada era kekristenan.
Buah-Buah dari Roh
9. Kegiatan apa dari roh kudus penting bagi semua kristiani?
9 Kegiatan penting dari roh kudus adalah dalam membantu kita mengembangkan kepribadian Kristen. Memang, karena ketidaksempurnaan kita tidak dapat menghindari berbuat dosa. (Roma 7:21-23) Namun bila kita dengan sungguh-sungguh bertobat, Yehuwa mengampuni kita atas dasar korban Kristus. (Matius 12:31, 32; Roma 7:24, 25; 1 Yohanes 2:1, 2) Selain itu, Yehuwa mengharapkan kita untuk berjuang melawan kecenderungan berbuat dosa, dan roh kudus membantu kita untuk melakukan hal ini. ”Hiduplah [”teruslah berjalan”, NW] oleh Roh,” kata Paulus, ”maka kamu [sama sekali, NW] tidak akan menuruti keinginan daging.” (Galatia 5:16) Paulus selanjutnya memperlihatkan bahwa roh dapat menghasilkan sifat-sifat yang paling baik dalam diri kita. Ia menulis, ”Buah-buah roh adalah kasih, sukacita, perdamaian, panjang sabar, kebaikan hati, kebaikan, iman, kelembutan, pengendalian diri.”—Galatia 5:22, 23, NW.
10. Bagaimana buah-buah roh dikembangkan dalam diri kristiani?
10 Bagaimana roh memungkinkan buah-buah demikian dalam diri kristiani? Ini tidak terjadi otomatis hanya karena kita adalah umat kristiani yang berbakti dan dibaptis. Kita harus berupaya. Namun jika kita bergaul dengan kristiani lainnya yang memperlihatkan sifat-sifat ini, jika kita berdoa kepada Allah memohon roh-Nya untuk membantu kita mengembangkan sifat-sifat yang khusus, jika kita menghindari pergaulan buruk dan mempelajari Alkitab untuk mendapat nasihat dan contoh-contoh yang baik, maka buah-buah roh akan tumbuh dalam diri kita.—Amsal 13:20; 1 Korintus 15:33; Galatia 5:24-26; Ibrani 10:24, 25.
Dilantik oleh Roh Kudus
11. Dalam cara apa para penatua dilantik roh kudus?
11 Paulus, ketika menyapa para penatua di Efesus, memperkenalkan kegiatan roh suci yang lain ketika ia berkata, ”Jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperolehNya dengan darah AnakNya sendiri.” (Kisah 20:28) Ya, para pengawas sidang, atau para penatua, dilantik atau ditetapkan oleh roh kudus. Dalam cara apa? Dalam hal para penatua yang terlantik harus memenuhi persyaratan yang digariskan dalam Alkitab yang terilham. (1 Timotius 3:1-13; Titus 1:5-9) Mereka dapat mengembangkan sifat-sifat tersebut hanya dengan bantuan roh kudus. Selanjutnya, badan penatua yang mengusulkan seorang penatua baru berdoa memohon bimbingan roh kudus agar dapat meneliti apakah dia memenuhi persyaratan atau tidak. Dan pelantikan atau penetapan yang sesungguhnya dibuat di bawah pengawasan hamba yang setia dan bijaksana yang diurapi dengan roh.
Dibimbing oleh Roh
12. Bagaimana roh dapat mempengaruhi kita melalui Alkitab?
12 Umat kristiani mengakui bahwa Alkitab telah ditulis di bawah pengaruh roh kudus. Karena itu, mereka menyelidikinya untuk mendapatkan hikmat yang diilhami roh, sebagaimana dilakukan Saksi-Saksi Yehuwa pra-Kristen. (Amsal 2:1-9) Mereka membacanya, merenungkannya, dan membiarkannya membimbing kehidupan mereka. (Mazmur 1:1-3; 2 Timotius 3:16) Dengan demikian mereka dibantu oleh roh untuk ’menyelidiki hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.’ (1 Korintus 2:10, 13; 3:19) Membimbing hamba-hamba Allah dalam cara ini merupakan kegiatan yang penting dari roh Allah bagi zaman kita.
13, 14. Apa yang Yesus gunakan untuk mengatasi problem-problem di dalam sidang, dan bagaimana ia melakukan hal yang sama dewasa ini?
13 Selanjutnya, dalam buku Wahyu, Yesus yang dibangkitkan mengirim berita-berita atau pesan-pesan kepada tujuh sidang di Asia Kecil. (Wahyu, pasal 2 dan 3) Di dalamnya ia menyingkapkan bahwa ia telah memeriksa sidang-sidang dan meneliti keadaan rohani mereka. Ia mendapati bahwa beberapa memberikan teladan iman yang baik. Dalam sidang-sidang lainnya, para penatua telah membiarkan kecenderungan memecah-belah, perbuatan amoral, dan sikap suam-suam kuku merusak kawanan. Sidang di Sardis mati secara rohani, kecuali beberapa orang yang setia. (Wahyu 3:1, 4) Bagaimana Yesus menangani problem-problem ini? Dengan roh kudus. Pada waktu memberikan nasihat kepada ketujuh sidang, pesan Yesus diakhiri dalam setiap kasus dengan ungkapan, ”Siapa bertelinga hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.”—Wahyu 2:7, 11, 17, 29; 3:6, 13, 22.
14 Dewasa ini juga, Yesus memeriksa sidang-sidang. Dan pada waktu ia mendapati adanya problem-problem, ia masih menanganinya dengan perantaraan roh kudus. Roh dapat membantu kita mengenali dan mengatasi problem-problem langsung melalui pembacaan Alkitab kita. Bantuan juga dapat datang melalui lektur Alkitab yang diterbitkan oleh hamba yang setia dan bijaksana yang diurapi roh. Atau itu dapat datang dari para penatua yang dilantik oleh roh di dalam sidang. Apa pun masalahnya, tidak soal nasihat itu kepada orang perorangan atau kepada sidang secara keseluruhan, apakah kita memperhatikan kata-kata Yesus, ”Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh”?
Roh dan Pekerjaan Pengabaran
15. Bagaimana roh bertindak terhadap Yesus sehubungan dengan pekerjaan pengabaran?
15 Pada suatu waktu ketika Yesus mengabar di sebuah sinagoge di Nazaret, ia memperlihatkan satu lagi kegiatan roh. Catatan memberi tahu kita, ”KepadaNya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibukaNya, Ia menemukan nas, yang ada tertulis, ’Roh Tuhan ada padaKu, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas.’ Lalu Ia mulai mengajar mereka, kataNya: ’Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.’” (Lukas 4:17-19, 21;Lukas 4:17-19, 21; Yesaya 61:1, 2) Ya, Yesus diurapi oleh roh kudus untuk memberitakan kabar baik.
16. Pada abad pertama, bagaimana roh kudus sangat terlibat dalam pemberitaan kabar baik?
16 Tidak lama sebelum kematiannya, Yesus menubuatkan kampanye pengabaran besar yang akan dilaksanakan oleh para pengikutnya. Ia berkata, ”Injil harus diberitakan dahulu kepada semua bangsa.” (Markus 13:10) Kata-kata ini mempunyai penggenapan awal dalam abad pertama, dan peranan yang dimainkan oleh roh kudus sangat penting. Roh kuduslah yang membimbing Filipus untuk mengabar kepada sida-sida Etiopia. Roh kudus membimbing Petrus kepada Kornelius, dan roh kudus membimbing agar Paulus dan Barnabas diutus sebagai rasul-rasul dari Antiokhia. Belakangan, ketika Paulus ingin mengabar di Asia dan Bitinia, roh kudus dalam cara tertentu menghalangi dia. Allah ingin agar pekerjaan kesaksian bergerak memasuki Eropa.—Kisah 8:29; 10:19; 13:2; 16:6, 7.
17. Dewasa ini, bagaimana roh kudus terlibat dalam pekerjaan pengabaran?
17 Dewasa ini, roh kudus kembali sangat terlibat dalam pekerjaan pengabaran. Dalam penggenapan lebih jauh dari Yesaya 61:1, 2, roh Yehuwa telah mengurapi saudara-saudara Yesus untuk mengabar. Dalam penggenapan Markus 13:10, orang-orang terurap ini, dibantu oleh kumpulan besar, telah memberitakan secara aksara kepada ”segala bangsa”. (Wahyu 7:9) Dan roh mendukung mereka semua dalam hal ini. Sebagaimana pada abad pertama, hal itu membuka daerah-daerah dan membimbing kemajuan umum dari pekerjaan itu. Itu memperkuat orang perorangan, membantu mereka mengatasi sifat malu dan mengembangkan kemahiran mengajar mereka. Selain itu, Yesus memberi tahu murid-muridnya, ”Karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah. Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan . . . , karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.”—Matius 10:18-20.
18, 19. Dalam cara apa roh bergabung dengan pengantin dalam mengundang orang-orang untuk ”mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma”?
18 Dalam buku Wahyu, Alkitab sekali lagi menekankan keterlibatan roh kudus dalam pekerjaan pengabaran. Di sana rasul Yohanes melaporkan, ”Roh dan pengantin perempuan itu berkata: ’Marilah!’ Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: ’Marilah!’ Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma.” (Wahyu 22:17) Pengantin, yang diwakili oleh sisa dari 144.000 yang masih ada di atas bumi, mengundang semua orang untuk mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma. Namun perhatikan, roh kudus juga berkata, ”Marilah!” Dalam cara apa?
19 Dalam hal pesan tersebut yang sedang diberitakan oleh golongan pengantin—dewasa ini dibantu oleh kumpulan besar domba-domba lain—datang dari Alkitab, ditulis di bawah pengaruh langsung roh kudus. Dan roh yang sama tersebut telah membuka hati dan pikiran golongan pengantin untuk memahami Firman yang terilham dan menjelaskannya kepada orang-orang lain. Mereka yang dibaptis sebagai murid-murid baru dari Kristus Yesus senang mengambil air kehidupan. Dan mereka tergetar untuk bekerja sama dengan roh dan pengantin dalam mengatakan, ”Marilah!” kepada orang-orang lain lagi. Dewasa ini, empat juta lebih ikut serta bersama roh dalam pekerjaan ini.
Hidup Selaras dengan Pembaptisan Kita
20, 21. Bagaimana kita dapat hidup selaras dengan pembaktian kita dalam nama roh kudus, dan bagaimana kita harus memandang pembaptisan ini?
20 Pembaptisan dalam roh kudus adalah pernyataan di hadapan umum bahwa kita mengenal roh kudus dan mengakui peranan yang dimainkannya dalam maksud-tujuan Yehuwa. Hal itu menunjukkan bahwa kita akan bekerja sama dengan roh, tidak akan melakukan apa pun yang dapat menghalangi bekerjanya di antara umat Yehuwa. Jadi, kita mengakui dan bekerja sama dengan hamba yang setia dan bijaksana. Kita bekerja sama dengan penyelenggaraan para penatua di dalam sidang. (Ibrani 13:7, 17; 1 Petrus 5:1-4) Kita hidup dengan bimbingan hikmat rohani, bukan jasmani, dan kita membiarkan roh membentuk kepribadian kita, membuatnya lebih menyerupai kepribadian Kristus. (Roma 13:14) Dan dengan sepenuh hati kita bergabung dengan roh dan pengantin dalam mengatakan ”Marilah!” kepada jutaan yang masih akan menanggapi.
21 Betapa serius untuk dibaptis ’dalam nama roh kudus’! Namun, betapa banyak berkat yang dihasilkan! Semoga orang-orang yang dibaptis dengan cara ini terus bertambah. Dan semoga kita semua terus hidup selaras dengan makna pembaptisan tersebut, seraya kita memperhambakan diri bagi Yehuwa dan terus ’bernyala-nyala dengan roh’.—Roma 12:11.
-