PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Karunia Yehuwa Berupa Roh Kudus
    Menara Pengawal—1992 | 1 Februari
    • 6. Bagaimana roh kudus mendukung Musa dan putra-putra Israel dalam urusan mereka dengan Mesir?

      6 Misalnya, kira-kira tahun 1513 S.M., Yehuwa mengutus Musa untuk pergi menghadap Firaun dari Mesir guna menuntut kemerdekaan bagi putra-putra Israel. Selama 40 tahun sebelumnya, Musa menjadi gembala di Midian, maka untuk alasan apa Firaun harus mendengar kepada seorang gembala? Karena Musa datang dalam nama dari satu-satunya Allah yang benar, Yehuwa. Guna membuktikan hal ini, Yehuwa memberikan kepadanya kuasa melaksanakan mukjizat-mukjizat. Begitu mengesankan hal ini sehingga bahkan imam-imam Mesir terdorong mengakui, ”Inilah tangan [”jari”, NW] Allah.”a (Keluaran 8:19) Yehuwa mendatangkan sepuluh tulah ke atas Mesir, tulah yang terakhir memaksa Firaun untuk membiarkan umat Allah meninggalkan Mesir. Ketika Firaun dengan keras kepala mengejar mereka bersama bala tentaranya, orang-orang Israel luput pada waktu sebuah jalan secara mukjizat dibuka melintasi Laut Merah. Tentara Mesir mengikuti mereka dan tenggelam di dalam laut.—Yesaya 63:11-14; Hagai 2:5, 6.

      7. (a) Apa beberapa alasan roh kudus mengadakan mukjizat-mukjizat? (b) Meskipun mukjizat-mukjizat yang diadakan roh kudus tidak terjadi lagi, mengapa catatan mengenainya di dalam Alkitab memberi penghiburan?

      7 Ya, Yehuwa melalui roh-Nya mengadakan mukjizat-mukjizat yang penuh kuasa demi kepentingan orang-orang Israel pada zaman Musa, dan pada zaman-zaman lain juga. Apa tujuan mukjizat-mukjizat tersebut? Hal itu memajukan maksud-tujuan Yehuwa, menyebabkan nama-Nya dikenal, serta mendemonstrasikan kuasa-Nya. Dan kadang-kadang sebagaimana halnya dengan Musa, hal itu membuktikan secara meyakinkan bahwa seseorang mempunyai dukungan Yehuwa. (Keluaran 4:1-9; 9:14-16)

  • Karunia Yehuwa Berupa Roh Kudus
    Menara Pengawal—1992 | 1 Februari
    • a Ungkapan ”jari Allah” biasanya menunjuk kepada roh kudus.—Bandingkan Lukas 11:20 (NW) dan Matius 12:28.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan