-
Jujurlah dalam Segala HalCara agar Tetap Dikasihi Allah
-
-
13. Bagaimana kita bisa jujur saat berbisnis dengan rekan seiman?
13 Saudara-saudari Kristen perlu memisahkan urusan bisnis dengan ibadah. Misalnya, kita tidak berbisnis saat kita berada di Balai Kerajaan atau saat berdinas. Kita juga tidak akan memanfaatkan saudara-saudari kita untuk urusan bisnis. Jika kita mempekerjakan saudara-saudari, bayarlah gaji mereka dengan tepat waktu dan sesuai dengan jumlah yang disetujui serta sediakan fasilitas yang diwajibkan oleh pemerintah, misalnya asuransi kesehatan atau cuti. (1 Timotius 5:18; Yakobus 5:1-4) Dan, jika kita dipekerjakan oleh seorang Saksi, jangan mengharapkan perlakuan khusus. (Efesus 6:5-8) Jangan curi waktu, dan lakukanlah pekerjaan yang sudah disepakati.—2 Tesalonika 3:10.
-
-
Jujurlah dalam Segala HalCara agar Tetap Dikasihi Allah
-
-
JUJUR DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
15. Bagaimana perasaan Yehuwa terhadap bisnis yang tidak jujur?
15 Kita harus jujur kepada semua orang, termasuk mereka yang bukan Saksi-Saksi Yehuwa. Kejujuran kita penting bagi Yehuwa. ”Timbangan yang tidak benar menjijikkan bagi Yehuwa, tapi timbangan yang tepat menyenangkan Dia.” (Amsal 11:1; 20:10, 23) Pada zaman Alkitab, timbangan sering dipakai dalam perdagangan. Tapi, beberapa pedagang menipu para pembeli dengan memberi mereka jumlah yang lebih sedikit dari yang seharusnya atau dengan membuat mereka membayar lebih mahal. Sekarang pun, ketidakjujuran sangat umum dalam bisnis. Yehuwa membenci ketidakjujuran pada zaman Alkitab, dan sekarang pun sama.
-