PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Kesehatan bagi Semua—Suatu Kebutuhan Pokok
    Sedarlah!—1987 (No. 21) | Sedarlah!—1987 (No. 21)
    • Di negeri-negeri yang ”maju” kerusakan lingkungan, polusi, dan sampah yang membahayakan tetap merupakan ancaman yang makin meningkat atas kehidupan.

      Para pejabat regional dari WHO untuk Eropa meramalkan, bukan kesehatan menjelang tahun 2000 tetapi kemungkinan besar krisis kesehatan pada waktu itu. Pada tahun 1983 badan ini mensponsori sebuah buku, Health Crisis 2000 (Krisis Kesehatan Tahun 2000), karya Peter O’Neill, yang membahas tentang ”kenyataan yang mengerikan” bahwa segudang ”penyakit baru” telah menyusup ke dalam dunia yang beradab. Apakah itu? Kanker yang disebabkan oleh lingkungan, penyakit jantung, kecanduan narkotika, penyakit mental, penyakit yang ditularkan melalui seks, ”dorongan menghancurkan diri dari para perokok dan peminum”, dan ”’epidemi kecelakaan di jalan’, yang merampas kehidupan dan menguras sumber keuangan kita”. ”Penyakit-penyakit dari masyarakat yang makmur” ini juga menyebar ke negeri-negeri yang lebih miskin.

      Problem-Problem Modern

      Mari kita bahas beberapa dari problem-problem modern ini:

      KANKER adalah penyebab kematian utama yang kedua di Amerika Serikat. Kanker menimpa satu dari tiap empat orang Amerika. Di seluruh dunia, 40 juta orang mungkin menderita karena penyakit ini. Zat-zat yang menimbulkan kanker melimpah.

      POLUSI. Produk-produk dan limbah industri yang berbahaya mencemari lingkungan. Pestisida terdapat dalam makanan. Sungai-sungai dan lautan telah dicemari. Di beberapa tempat bahkan air tanah yang diambil dari sumur-sumur sudah tercemar.

      KECANDUAN NARKOTIKA. Buku Health Crisis 2000 menyebut kecanduan narkotika sebagai ”peluncuran secara pelan-pelan ke neraka”. Dikatakan bahwa ”proses penghancuran dari pikiran serta tubuh muda . . . begitu menakutkan, dan proses penyembuhannya begitu lama serta sulit bagi sang pasien dan mereka yang membantunya, sehingga hal itu layak diselidiki secara khusus”.

      PENYAKIT YANG DITULARKAN MELALUI SEKS. Dengan runtuhnya moral, penyebaran penyakit kelamin telah mencapai titik di mana ini disebut pandemi—epidemi yang menyebar secara luas. Majalah World Health mengatakan bahwa ”penyebaran penyakit di kalangan penduduk dewasa ini sudah begitu merata sehingga setiap orang yang aktif secara seksual [seseorang yang mempunyai banyak pasangan] mempunyai risiko yang besar sekali untuk kena infeksi”.

      PENYALAHGUNAAN MINUMAN KERAS. Di banyak tempat wanita, remaja, dan bahkan anak-anak kecil memperpanjang barisan kelompok alkoholis (orang yang kecanduan minuman keras). Minuman keras dikatakan menjadi faktor dalam 40 persen dari semua kecelakaan di jalan. Bahkan seorang yang hanya minum pada waktu bersama teman-teman dapat menghancurkan suatu keluarga sewaktu membuktikan kemampuannya mengemudikan mobil.

      PERJALANAN MODERN. Kenyamanan dari melakukan perjalanan pada jaman modern telah memungkinkan penyebaran epidemi-epidemi secara pesat ke seluruh dunia. AIDS dan kuman-kuman gonorrhea (penyakit kelamin) yang kebal terhadap penisilin telah menyebar ke seluruh dunia melalui orang-orang yang bepergian, dan penyakit-penyakit ini dikatakan telah ”menarik keuntungan dari perpindahan penduduk yang dramatis yang menjadi ciri dari abad ke-20 ini”.

      PENDUDUK. Peledakan penduduk dan perpindahan penduduk desa secara pesat ke kota-kota yang sudah terlalu padat membuat problem kesehatan sedunia lebih rumit. Pada tahun 1983, 26 kota mempunyai penduduk sedikitnya lima juta. Menjelang tahun 2000 mungkin ada 60 kota sedemikian. Majalah World Health mengatakan bahwa pada waktu itu kemungkinan lebih dari satu milyar orang ”akan tinggal di daerah-daerah kota dalam keadaan luar biasa miskin”. Robert McNamara, bekas presiden dari Bank Dunia, memperingatkan, ”Jika kota-kota tidak mulai mengatasi kemiskinan dengan lebih konstruktif, kemiskinan bisa mulai menjadi lebih menghancurkan bagi kota-kota.”

  • Bagaimana dengan Kesehatan Anda Sendiri?
    Sedarlah!—1987 (No. 21) | Sedarlah!—1987 (No. 21)
    • Pemerintah A.S. menyebut merokok ”jelas sebagai satu-satunya penyebab penyakit yang terbesar, yang dapat dicegah, dan penyebab kematian pada usia muda di Amerika Serikat”. Angka kematian karena kanker enam kali lebih tinggi di kalangan pria-pria yang merokok daripada mereka yang tidak merokok. Alkitab mengatakan, ”Marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani.” (2 Korintus 7:1) Saksi-Saksi Yehuwa sudah lama menerapkan prinsip ini juga dalam hal merokok. Jadi, bagi diri mereka sendiri mereka telah banyak mengurangi penyebab utama dari salah satu penyakit yang paling menakutkan di dunia.

      Penyalahgunaan minuman keras dan pemabukan tidak hanya menyebabkan sirosis (pengerasan) hati tetapi juga perkelahian, perbantahan, kekerasan, dan wabah modern yaitu kecelakaan mobil yang membawa maut. Apakah Alkitab bisa membantu dalam hal ini?

      Alkitab menasihati agar seseorang bersahaja dalam minum minuman beralkohol dengan bersahaja, ”Pemabuk, pemfitnah . . . tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu.” Sekali lagi, ”Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya.” (1 Korintus 6:9-11; Amsal 20:1) Apakah nasihat Alkitab yang baik itu masuk akal?

      Penyalahgunaan obat-obat bius telah menjadi problem kesehatan yang serius di kalangan orang-orang muda dewasa ini. Buku Health Crisis 2000 mengatakan, ”Sejumlah besar uang digunakan menjalankan undang-undang yang melarang perdagangan narkotika sedangkan hanya sedikit yang digunakan untuk sejak mula pertama mencegah orang-orang muda kita yang mudah terjerat agar tidak kecanduan.” Saksi-Saksi Yehuwa menerapkan prinsip-prinsip Alkitab yang sama mengenai merokok kepada hal obat-obat bius yang merusak pikiran. (2 Korintus 7:1) Para orangtua memberikan teladan dalam hal ini, mengajarkannya kepada anak-anak mereka, dan ini sangat membantu mencegah kecanduan sejak awal mula.

      Penyakit-penyakit yang ditularkan melalui seks, seperti misalnya gonorrhea dan AIDS, merupakan ancaman yang terus meningkat bagi orang-orang yang mempunyai banyak pasangan seks.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan