PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Bagian 15: 1095-1453 M.—Menggunakan Pedang
    Sedarlah!—1990 (No. 37) | Sedarlah!—1990 (No. 37)
    • Akan tetapi gereja-gereja mereka masing-masing, yang mengalami hubungan yang sangat goncang, segera melihat diri mereka terancam oleh suatu musuh bersama, kekuasaan Islam yang meluas dengan cepat.

      Gereja Timur menyadari hal ini, setidak-tidaknya, pada waktu kaum Muslim merebut Mesir dan bagian-bagian lain dari kerajaan Byzantium yang terletak di Afrika Utara pada abad ketujuh.

      Kurang dari satu abad kemudian, gereja Barat terkejut melihat Islam bergerak melintasi Spanyol masuk ke Perancis, sampai kira-kira 160 kilometer dari Paris. Banyak orang Spanyol penganut Katolik pindah ke agama Islam, sedangkan yang lain menerima kebiasaan-kebiasaan Muslim dan memeluk kebudayaan Muslim. ”Merasa sakit hati karena kerugian-kerugiannya,” kata buku Early Islam, ”Gereja tanpa henti-hentinya bekerja mengobarkan api pembalasan di antara putra-putra Spanyolnya.”

      Beberapa abad kemudian, setelah orang-orang Katolik Spanyol memperoleh kembali sebagian besar dari tanah mereka, mereka ”menyerang warga negara yang beragama Islam dan menganiaya tanpa belas kasihan. Mereka memaksa orang-orang ini untuk menyangkal iman, mendesak mereka ke luar dari negeri itu, dan mengambil langkah-langkah drastis untuk menghapuskan setiap jejak kebudayaan Islam-Spanyol”.

  • Bagian 15: 1095-1453 M.—Menggunakan Pedang
    Sedarlah!—1990 (No. 37) | Sedarlah!—1990 (No. 37)
    • Kerajaan itu telah dihancurkan bukan sekedar dengan pedang Islam tetapi juga dengan pedang yang digunakan oleh gereja-saudara kerajaan itu di Roma.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan