PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Kalender
    Pemahaman Alkitab, Jilid 1
    • Kalender Ibrani. Orang Israel menggunakan kalender lunisolar tersebut. Ini nyata dari fakta bahwa Allah Yehuwa menentukan tahun suci mereka dimulai pada bulan Abib di musim semi, dan Ia memberikan tanggal-tanggal yang pasti untuk perayaan-perayaan tertentu, yang ada kaitannya dengan musim-musim panen. Agar tanggal-tanggal itu jatuh pada panen-panen tertentu, harus ada pengaturan kalender yang sejalan dengan musim-musimnya, yaitu dengan mengkompensasikan perbedaan antara tahun kamariah dan tahun syamsiah.—Kel 12:1-14; 23:15, 16; Im 23:4-16.

      [Diagram di hlm. 1135]

      DIAGRAM: Bulan-Bulan Menurut Kalender Alkitab

  • Kalender
    Pemahaman Alkitab, Jilid 1
    • Walaupun tahun suci dimulai di musim semi pada bulan Abib (atau Nisan) melalui ketetapan Allah pada waktu Eksodus (Kel 12:2; 13:4), catatan Alkitab menunjukkan bahwa sebelum itu orang Israel menghitung tahun-tahunnya dari musim gugur ke musim gugur. Allah mengakui pengaturan itu sehingga, seolah-olah, umat-Nya menggunakan sistem ganda, yaitu kalender suci dan kalender sekuler atau agraris. (Kel 23:16; 34:22; Im 23:34; Ul 16:13) Pada masa pascapembuangan, tahun sekuler dimulai dengan tanggal 1 Tisri, pada paruh kedua tahun suci, dan Tahun Baru Yahudi, atau Ros Hasyanah (kepala tahun), masih diperingati pada tanggal itu.

      Pada tahun 1908, satu-satunya peninggalan yang diperkirakan sebagai kalender Ibrani kuno dalam bentuk tertulis ditemukan di situs Gezer, yang diyakini berasal dari abad kesepuluh SM. Kalender itu adalah kalender agraris dan menggambarkan kegiatan agraris yang dimulai pada musim gugur. Singkatnya, kalender itu menggambarkan dua bulan masa menyimpan, dua bulan untuk menabur, dan dua bulan masa pertumbuhan musim semi, disusul oleh satu bulan untuk mencabut tanaman rami, satu bulan untuk panen barli, dan satu bulan masa panen umum, kemudian dua bulan untuk memangkas tanaman anggur, dan terakhir, satu bulan panen buah-buahan musim panas.—Im 26:5.

  • Kalender
    Pemahaman Alkitab, Jilid 1
    • BULAN Suci

      BULAN Sekuler

      CUACA

      PANEN

      ke-1

      ke-7

      Yordan meluap karena hujan, salju cair

      Panen tanaman rami. Panen barli dimulai

      ke-2

      ke-8

      Musim kering dimulai. Langit lebih sering cerah

      Panen barli. Panen gandum di daerah rendah

      ke-3

      ke-9

      Musim panas. Udara cerah

      Panen gandum. Buah ara awal. Sedikit apel

      ke-4

      ke-10

      Panas bertambah. Banyak embun di beberapa daerah

      Buah anggur pertama. Tumbuh-tumbuhan dan sumber air mengering

      ke-5

      ke-11

      Panas mencapai suhu maksimum

      Panen buah anggur dimulai

      ke-6

      ke-12

      Panas berlanjut

      Panen kurma dan buah ara musim panas

      ke-7

      ke-1

      Musim panas berakhir. Hujan awal mulai turun

      Panen berakhir. Kegiatan membajak dimulai

      ke-8

      ke-2

      Hujan ringan

      Gandum dan barli ditabur. Panen zaitun

      ke-9

      ke-3

      Hujan bertambah. Embun beku. Gunung bersalju

      Rumput bertumbuh

      ke-10

      ke-4

      Dingin mencapai suhu minimum. Hujan. Gunung bersalju

      Dataran rendah menghijau. Biji-bijian dan bunga-bungaan mulai tumbuh

      ke-11

      ke-5

      Suhu mulai naik. Hujan berlanjut

      Pohon badam berbunga. Pohon ara berkuncup

      ke-12

      ke-6

      Sering terjadi guntur dan hujan es

      Pohon keratonia berbunga. Panen buah jeruk

      ke-13

       

      Sebuah bulan sisipan ditambahkan tujuh kali dalam 19 tahun, biasanya sebagai bulan Adar kedua (Weadar)

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan