-
Tel Arad Menjadi Saksi BisuMenara Pengawal—2008 | 1 Juli
-
-
Beberapa dari dokumen sekuler ini bahkan lebih menarik lagi karena memuat nama pribadi Allah. Nama pribadi yang terdiri dari empat huruf Ibrani יהוה (YHWH)—sering disebut Tetragramaton—hanya digunakan untuk Allah Yang Mahakuasa. Belakangan, takhayul membuat banyak orang percaya bahwa mengucapkan atau menulis nama Allah adalah hujah, atau melanggar kesucian. Namun, temuan di Tel Arad, seperti banyak temuan lainnya, meneguhkan bahwa pada zaman Alkitab nama Allah sering dan umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sewaktu memberi salam, dan sewaktu mengucapkan berkat. Misalnya, sebuah inskripsi berbunyi, ”Kepada tuanku Elyasyib. Semoga Yahweh [Yehuwa] mengupayakan kedamaianmu. . . . Ia tinggal di rumah Yahweh.”
-
-
Tel Arad Menjadi Saksi BisuMenara Pengawal—2008 | 1 Juli
-
-
[Gambar di hlm. 25]
Sebagian inskripsi ini berbunyi, ”Semoga Yahweh [Yehuwa] mengupayakan kedamaianmu”
-