PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Bertumbuh dalam Pengetahuan yang Saksama tentang Kebenaran
    Saksi-Saksi Yehuwa—Pemberita Kerajaan Allah
    • Penghargaan yang Bertambah Akan Nama Allah

      Secara bertahap, Siswa-Siswa Alkitab tersebut semakin menyadari bahwa Alkitab terilham memberikan tempat penting bagi nama pribadi Allah. Nama itu telah dikaburkan dalam bahasa Inggris oleh edisi Alkitab Katolik Roma Douay dan edisi Protestan King James, sebagaimana belakangan juga oleh kebanyakan terjemahan dalam banyak bahasa di abad ke-20. Akan tetapi, berbagai terjemahan maupun karya-karya referensi Alkitab membuktikan bahwa nama Yehuwa muncul dalam teks bahasa aslinya sebanyak ribuan kali—sebenarnya, jauh lebih banyak daripada nama-nama lain mana pun, dan lebih banyak daripada jumlah gabungan pemunculan gelar-gelar seperti Allah dan Tuhan. Sebagai ”suatu umat . . . bagi namaNya”, penghargaan mereka sendiri akan nama ilahi bertumbuh. (Kis. 15:14) Dalam The Watch Tower 1 Januari 1926, mereka mengemukakan apa yang mereka akui sebagai suatu persoalan yang harus dihadapi oleh setiap pribadi, yaitu ”Siapa yang Akan Menghormati Yehuwa?”

      Penandasan yang mereka berikan kepada nama Allah bukan sekadar suatu pengetahuan agama. Sebagaimana dijelaskan dalam buku Prophecy (diterbitkan tahun 1929), sengketa terpenting yang dihadapi semua makhluk ciptaan yang cerdas mencakup nama dan firman dari Allah Yehuwa. Saksi-Saksi Yehuwa menandaskan bahwa Alkitab memperlihatkan bahwa setiap orang harus mengetahui nama Allah dan memperlakukannya sebagai sesuatu yang suci. (Mat. 6:9; Yeh. 39:7) Nama itu harus dibersihkan dari semua celaan yang telah ditimpakan ke atasnya, bukan hanya oleh mereka yang secara terang-terangan menentang Yehuwa, tetapi juga oleh mereka yang menyalahgambarkan Dia melalui doktrin-doktrin dan perbuatan mereka. (Yeh. 38:23; Rm. 2:24) Atas dasar Alkitab, Saksi-Saksi mengakui bahwa kesejahteraan seluruh alam dan penghuninya bergantung atas penyucian nama Yehuwa.

      Mereka menyadari bahwa sebelum Yehuwa mengambil tindakan untuk membinasakan orang-orang jahat, adalah tugas dan hak istimewa bagi saksi-saksi-Nya untuk memberitahukan kebenaran mengenai Dia kepada orang-orang lain. Saksi-Saksi Yehuwa telah dan sedang melakukan hal itu di seluruh dunia. Mereka begitu bergairah dalam melaksanakan tanggung jawab tersebut sehingga, secara internasional, siapa pun yang menggunakan nama Yehuwa dengan bebas, segera dikenali sebagai salah seorang dari Saksi-Saksi Yehuwa.

  • Bertumbuh dalam Pengetahuan yang Saksama tentang Kebenaran
    Saksi-Saksi Yehuwa—Pemberita Kerajaan Allah
    • [Kotak di hlm. 124]

      Memberitahukan Nama Allah

      ◆ Sejak tahun 1931, nama Saksi-Saksi Yehuwa digunakan untuk menandai mereka yang menyembah dan melayani Yehuwa sebagai satu-satunya Allah yang benar.

      ◆ Sejak 15 Oktober 1931, nama pribadi Allah, yakni Yehuwa, muncul pada sampul depan dari setiap terbitan majalah ”Watchtower”.

      ◆ Pada waktu manakala nama pribadi Allah dihilangkan dari kebanyakan terjemahan modern Alkitab, Saksi-Saksi Yehuwa mulai menerbitkan, pada tahun 1950, ”New World Translation”, yang memulihkan nama Allah ke tempat sebenarnya.

      ◆ Selain Alkitab itu sendiri, banyak bacaan lain telah diterbitkan oleh Watch Tower Bible and Tract Society untuk memusatkan perhatian khusus kepada nama ilahi—sebagai contoh, buku-buku ”Jehovah” (1934), ”Let Your Name Be Sanctified” (1961), dan ”’The Nations Shall Know That I Am Jehovah’—How?” (1971), juga brosur ”Nama Ilahi yang Akan Kekal Selama-lamanya” (1984).

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan