-
SukacitaPemahaman Alkitab, Jilid 2
-
-
Apa yang membuat Allah bersukacita. Hati Yehuwa dapat dibuat senang oleh hamba-hamba-Nya melalui kesetiaan dan keloyalan mereka kepada-Nya. Setan si Iblis terus menantang keabsahan kedaulatan Allah dan integritas semua orang yang melayani Allah. (Ayb 1:9-11; 2:4, 5; Pny 12:10) Bagi mereka berlaku kata-kata, ”Hendaklah berhikmat, putraku, dan buatlah hatiku bersukacita, agar aku dapat memberikan jawaban kepada dia yang mencela aku.” (Ams 27:11) Umat Yehuwa di bumi dapat membuat Allah bersukacita melalui kesetiaan dan keloyalan mereka kepada-Nya.—Yes 65:19; Zef 3:17.
-
-
SukacitaPemahaman Alkitab, Jilid 2
-
-
Allah Yehuwa dan Yesus Kristus. Yehuwa disebut ”Allah yang bahagia”. (1Tim 1:11) Ia mencipta dan bekerja demi sukacita-Nya sendiri dan sukacita makhluk-makhluk ciptaan-Nya. Hal-hal yang Ia wujudkan membuat-Nya bersukacita. (Mz 104:31) Ia pun ingin agar makhluk-makhluk ciptaan-Nya menikmati hasil pekerjaan-Nya dan pekerjaan mereka sendiri. (Pkh 5:19) Karena Ia adalah Sumber segala yang baik (Yak 1:17), segala makhluk cerdas, baik manusia maupun malaikat, bisa mendapatkan sukacita terutama karena mereka mengenal Dia. (Yer 9:23, 24) Raja Daud mengatakan, ”Biarlah renunganku akan dia menyenangkan. Aku, aku akan bersukacita karena Yehuwa.” (Mz 104:34) Ia juga bernyanyi, ”Orang yang adil-benar akan bersukacita karena Yehuwa dan akan benar-benar berlindung kepadanya; dan semua yang lurus hati akan bermegah.” (Mz 64:10) Rasul Paulus mendesak orang Kristen untuk selalu bersukacita karena pengenalan akan Yehuwa dan perbuatan-Nya terhadap mereka, dan ia menulis, ”Bersukacitalah selalu dalam Tuan [”Yehuwa”, dalam beberapa terjemahan]. Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!”—Flp 4:4.
-