-
Kami Ingin MembantuSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Kami Ingin Membantu
Brosur ini telah disusun dengan maksud agar saudara dapat mengenal lebih baik kegiatan Saksi-Saksi Yehuwa dan penyelenggaraan mereka untuk membantu saudara menambah pengetahuan mengenai Alkitab. Saudara mungkin pernah dikunjungi oleh Saksi-Saksi Yehuwa, atau mungkin pernah berbicara dengan mereka di jalan atau tempat-tempat lain. Salah seorang dari Saksi-Saksi itu sekarang mungkin mengadakan pelajaran dengan saudara.
Tahukah saudara bahwa berita mereka tentang Kerajaan Allah sedang diberitakan di seluruh dunia? Mengapa? Karena Allah, Pencipta kita, ingin agar orang-orang dari segala bangsa bersatu-padu beribadat kepadaNya. Ia bernubuat untuk jaman kita: ”Banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: ’Mari, kita naik ke gunung [Yehuwa], ke rumah Allah Yakub, supaya ia mengajar kita tentang jalan-jalanNya, dan supaya kita berjalan menempuhnya.’”—Yesaya 2:2, 3.
Kegiatan Saksi-Saksi Yehuwa dalam menceritakan kepada saudara tentang jalan-jalan Allah merupakan penggenapan dari nubuat ini. Dalam halaman-halaman berikut saudara akan melihat mengapa kegiatan ini penting sekarang dan bagaimana saudara dapat memperoleh manfaat dari padanya.
-
-
Maksud-Tujuan Allah Kini Mencapai PuncaknyaSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Maksud-Tujuan Allah Kini Mencapai Puncaknya
Maksud-tujuan Allah dalam menciptakan bumi ialah agar dihuni oleh orang-orang yang berbahagia yang hidup di bawah keadaan-keadaan yang benar. Untuk dapat tetap hidup, umat manusia harus mentaati hukum-hukum Allah, namun pasangan manusia pertama tidak taat dan menjadi pedosa, layak dihukum mati. Hal ini mengakibatkan dosa dan kematian atas semua keturunan mereka.—Kejadian 1:27, 28; 2:16, 17; 3:1-19; Roma 5:12.
Allah, yang namanya Yehuwa, memutuskan untuk menyingkirkan akibat ketidaktaatan dan dosa dari atas bumi. Setelah beberapa waktu Ia melihat bahwa di bumi ini, di antara umat manusia ada seorang pria yang setia, yaitu Abram, yang namanya Ia ganti menjadi Abraham. Allah berjanji kepada Abraham bahwa keturunannya akan menjadi bangsa yang besar dan bahwa melalui bangsa itu Allah akan menerbitkan suatu benih. Melalui benih itulah semua keluarga di bumi akan diberkati.—Kejadian 12:1-3; 18:18, 19; 22:18, NW; Mazmur 83:19; Ibrani 11:8-16.
Mendekati akhir abad ke-16 S.M., keturunan dari cucu Abraham, Yakub, atau Israel, telah menjadi 12 suku yang hidup dalam perbudakan di Mesir. Yehuwa membebaskan orang-orang Israel ini dari Mesir dan membentuk mereka menjadi satu bangsa. Melalui Musa di Gunung Sinai, Ia memberi mereka hukum Taurat sebagai undang-undang nasional mereka. Yehuwa adalah Raja, Hakim, dan Pemberi-Hukum mereka. Bangsa Israel menjadi umat pilihan Allah, saksi-saksiNya, yang diorganisasi untuk melaksanakan maksud-tujuanNya. Melalui merekalah akan datang Mesias, yang akan mendirikan suatu kerajaan yang kekal demi kefaedahan orang-orang dari segala bangsa.—Keluaran 19:5, 6; 1 Tawarikh 17:7-14; 1 Raja 4:20, 25; Yesaya 33:22; 43:10-12; Roma 9:4, 5.
Setelah 15 abad, atau kira-kira 2.000 tahun yang lalu, Allah mengutus Putra tunggalNya dari surga ke bumi, untuk dilahirkan oleh perawan muda Yahudi bernama Maria. Ia diberi nama Yesus dan akan mewarisi Kerajaan yang telah Allah janjikan kepada nenek moyangnya Daud. Pada usia 30 tahun, Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis dan mulai memberitakan Kerajaan Allah. Dengan menyembuhkan orang-orang sakit, ia memperlihatkan bagaimana Kerajaan yang akan datang itu akan memberkati umat manusia. Melalui perumpamaan-perumpamaan, ia menjelaskan apa yang dituntut dari semua orang yang ingin mendapat hidup kekal. Kemudian Yesus dihukum mati pada sebuah tiang, kehidupan manusianya yang sempurna menjadi tebusan bagi umat manusia.—Matius 1:18-24; 3:13-16; 4:17-23; 6:9, 10; pasal 13; 20:28; Lukas 1:26-37; 2:14; 4:43, 44; 8:1; Yohanes 3:16; Kisah 10:37-39.
Yesus telah menjelaskan bahwa Kerajaan Mesias itu masih akan didirikan jauh di masa depan, pada penutup dari sistem ini. Pada waktu itu ia akan hadir secara tidak kelihatan di surga sebagai Raja yang memerintah dan akan memberitahu kehadirannya dengan mengarahkan perhatiannya ke bumi. Peristiwa-peristiwa dunia memperlihatkan bahwa kita sudah hidup pada masa tersebut sejak tahun 1914. Seperti dinubuatkan Yesus, kabar baik tentang Kerajaan itu kini diberitakan di seluruh bumi sebagai kesaksian kepada segala bangsa. Hasilnya, orang-orang dari segala bangsa dikumpulkan ke pihak Kerajaan Allah. Mereka akan selamat melampaui akhir dari sistem yang ada sekarang dan mendapat hidup kekal di bumi di bawah Kerajaan Mesias.—Matius, pasal 24 dan 25; Wahyu 7:9-17.
Banyak gereja mengaku melakukan kehendak Allah dewasa ini. Namun bagaimana saudara dapat mengenali sidang Kristen yang sejati? Dengan menyelidiki Alkitab tentang sidang Kristen di abad pertama dan kemudian dengan melihat siapa yang mengikuti pola yang sama dewasa ini.
• Peranan apa dimainkan oleh Abraham dan Israel dalam pelaksanaan maksud-tujuan Allah?
• Apa yang Yesus capai melalui pelayanannya dan dengan kematiannya?
• Peristiwa-peristiwa apa telah dinubuatkan untuk menandai jaman sekarang?
-
-
Sidang Kristen Abad PertamaSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Sidang Kristen Abad Pertama
Pada hari Pentakosta tahun 33 M., roh suci dicurahkan ke atas 120 murid Yesus, dan mereka mulai berbicara dalam banyak bahasa tentang perkara-perkara Allah yang menakjubkan. Demikianlah sidang Kristen terbentuk. Kira-kira 3.000 murid baru dibaptis pada hari itu.—Kisah, pasal 2.
Di berbagai tempat, sidang-sidang bertambah banyak jumlahnya seraya rasul-rasul dan orang-orang lain terus berbicara tentang Firman Allah dengan berani. Seperti dicatat dalam buku Kisah, tidak lama kemudian pengabaran menyebar ke seluruh daerah Lautan Tengah, dari Babilon dan Afrika Utara sampai Roma dan mungkin Spanyol.—Roma 15:18-29; Kolose 1:23; 1 Petrus 5:13.
Di mana saja orang-orang menjadi murid, mereka membentuk sidang-sidang. Pria-pria yang memenuhi syarat dan matang diangkat menjadi penatua-penatua, atau pengawas-pengawas, untuk memelihara standar dari ajaran dan tingkah laku yang benar dalam sidang-sidang. Tetapi mereka tidak membentuk golongan pendeta; mereka adalah rohaniwan-rohaniwan dan sesama pekerja untuk Kerajaan Allah.—Kisah 14:23; 20:28; 1 Korintus 3:5; 5:13; Kolose 4:11; 1 Timotius 3:1-15; Ibrani 13:17; 1 Petrus 5:1-4.
Rasul-rasul dan rekan-rekan sekerja lain yang akrab dengan mereka menjadi badan pimpinan. Mereka mengambil pimpinan dalam pekerjaan pengabaran. Mereka menyelesaikan problem-problem di sidang Yerusalem. Mereka mengutus saudara-saudara yang memenuhi syarat ke Samaria dan Antiokhia untuk menguatkan orang-orang yang baru percaya di sana. Mereka menangani perdebatan tentang sunat, mengirimkan keputusan mereka kepada semua sidang untuk ditaati. Tetapi pria-pria ini tidak menjadi tuan atau kepala atas orang-orang lain melainkan adalah hamba-hamba dan rekan-rekan sekerja dari seluruh sidang.—Kisah 4:33; 6:1-7; 8:14-25; 11:22-24; 15:1-32; 16:4, 5; 1 Korintus 3:5-9; 4:1, 2; 2 Korintus 1:24.
Murid-murid yang mula-mula itu dikenali sebagai orang-orang Kristen, disebut demikian melalui ketetapan ilahi. Mereka juga mempunyai ajaran yang membuat mereka berbeda; dan ini disebut pengajaran rasul-rasul, atau pola dari perkataan yang sehat. Ajaran Alkitab ini juga dikenal sebagai kebenaran.—Yohanes 17:17; Kisah 2:42; 11:26; Roma 6:17; 1 Timotius 4:6; 6:1, 3; 2 Timotius 1:13; 2 Petrus 2:2; 2 Yohanes 1, 4, 9.
Mereka merupakan persekutuan saudara-saudara seluas dunia yang dipersatukan dalam kasih. Mereka berminat kepada saudara-saudara seiman mereka di negeri-negeri lain. Bila bepergian ke luar negeri, saudara-saudara seiman menyambut mereka di rumah-rumah mereka. Mereka memelihara standar tingkah laku moral yang tinggi, karena menjadi suatu umat yang suci terpisah dari dunia. Mereka selalu mengingat waktu kedatangan hari Yehuwa dan dengan bergairah menyatakan iman mereka kepada umum.—Yohanes 13:34, 35; 15:17-19; Kisah 5:42; 11:28, 29; Roma 10:9, 10, 13-15; Titus 2:11-14; Ibrani 10:23; 13:15; 1 Petrus 1:14-16; 2:9-12; 5:9; 2 Petrus 3:11-14; 3 Yohanes 5-8.
Namun, seperti telah dinubuatkan, kemurtadan besar mulai berkembang, di abad-abad kedua dan ketiga. Hasilnya ialah sistem-sistem gereja yang besar yang tidak mempertahankan kemurnian dari sidang Kristen yang mula-mula dalam hal ajaran, tingkah laku, organisasi, dan sikap terhadap dunia.—Matius 13:24-30, 37-43; 2 Tesalonika, pasal 2.
Namun, Yesus menubuatkan bahwa ibadat yang sejati akan dipulihkan pada bagian penutup dari sistem ini. Saksi-Saksi Yehuwa percaya bahwa pemulihan ini dapat dilihat dalam kegiatan mereka seluas dunia pada jaman kita, kira-kira 1.900 tahun setelah nubuat Yesus. Halaman-halaman berikut akan menjelaskan alasannya.
• Bagaimana sidang Kristen terbentuk, dan bagaimana ini bertumbuh?
• Bagaimana sidang itu dipimpin?
• Hal-hal apa membuat orang-orang Kristen abad pertama nyata sekali berbeda?
[Peta di hlm. 7]
(Untuk keterangan lengkap, lihat publikasinya)
Laut Hitam
Laut Kaspia
Laut Tengah
Laut Merah
Teluk Persia
Daerah-daerah yang telah dicapai oleh kabar baik pada abad pertama
ITALIA
Roma
YUNANI
MALTA
KRETA
SIPRUS
BITINIA
GALATIA
ASIA
KAPADOKIA
SISILIA
SIRIA
ISRAEL
Yerusalem
MESOPOTAMIA
Babilonia
Beberapa orang dari daerah-daerah ini menjadi orang-orang percaya
ILIRIA
MEDIA
PARSI
ELAM
ARAB
LIBIA
MESIR
ETIOPIA
[Gambar di hlm. 7]
Orang-orang Kristen yang mula-mula memberitakan Firman Allah dengan berani
Orang-orang Kristen disambut di rumah saudara-saudara seiman ke manapun mereka pergi
-
-
Yehuwa Mengumpulkan dan Memperlengkapi Umat-Nya untuk BekerjaSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Yehuwa Mengumpulkan dan Memperlengkapi Umat-Nya untuk Bekerja
Selama berabad-abad, kemurtadan menyebar ke seluruh dunia. Banyak denominasi (sekte) gereja masih mempertahankan beberapa ajaran Alkitab tetapi sebagian besar mengikuti tradisi-tradisi manusia dan banyak kebiasaan yang berasal dari dari agama kafir. Pengharapan akan kembalinya Kristus pada umumnya telah tidak dianggap penting lagi.—Bandingkan Matius 13:24-30, 37-43.
Padahal, Yesus menganjurkan agar tetap berjaga-jaga menantikan kedatangannya kembali! Ada satu kelompok yang berbuat demikian, di Allegheny, Pennsylvania, A.S. Pada awal 1870-an Charles Taze Russell dan beberapa dari teman-temannya mulai mengadakan pelajaran Alkitab dengan saksama, tanpa dipengaruhi salah satu sekte, sehubungan dengan kedatangan kembali dari Kristus. Mereka juga mulai mencari kebenaran Alkitab tentang banyak ajaran dasar lain. Ini merupakan awal dari kegiatan Saksi-Saksi Yehuwa pada jaman modern.—Matius 24:42.
Kelompok ini kemudian mengerti bahwa ajaran Tritunggal tidak didasarkan pada Alkitab tetapi Yehuwa saja adalah Allah dan Pencipta yang mahakuasa; Yesus Kristus adalah ciptaanNya yang pertama dan Putra tunggalNya; dan roh suci bukan suatu pribadi melainkan tenaga aktif Allah yang tidak kelihatan. Kelompok ini memahami bahwa jiwa bukannya tidak berkematian tetapi dapat mati, bahwa harapan bagi orang-orang mati ialah kebangkitan, dan bahwa hukuman bagi orang-orang jahat yang tidak bertobat bukan siksaan yang kekal melainkan pembinasaan.
Mereka memahami bahwa Yesus menyerahkan kehidupannya sebagai tebusan bagi umat manusia adalah ajaran dasar dari Alkitab. Mula-mula, 144.000 pria dan wanita, yang dipilih sejak abad pertama terus sampai pada jaman kita, akan ditebus dari bumi untuk menjadi sesama waris dengan Kristus dalam Kerajaan surgawi. Kemudian melalui tebusan Yesus ribuan juta umat manusia, yang bagian terbesarnya akan dibangkitkan dari kematian, akan mencapai kesempurnaan manusia dengan harapan untuk hidup kekal di bumi di bawah pemerintahan Kerajaan itu.
Russell dan rekan-rekannya juga menyadari bahwa kehadiran Yesus tidak kelihatan, dalam roh. Jaman Orang-Orang Kafir, masa ketika kedaulatan Allah tidak dinyatakan melalui pemerintahan apapun di bumi, akan berakhir pada tahun 1914. Kemudian Kerajaan Allah akan didirikan di surga. Ajaran-ajaran tersebut didukung oleh Saksi-Saksi Yehuwa dewasa ini.
Russell dan rekan-rekannya memberitakan kebenaran ini di mana-mana melalui khotbah-khotbah dan halaman-halaman tercetak. Pada bulan Juli 1879 Russell mulai menerbitkan majalah Zion’s Watch Tower (kini disebut The Watchtower atau Menara Pengawal). Ia memutuskan bahwa kegiatan pengabaran dari Siswa-Siswa Alkitab sepenuhnya harus bergantung pada sumbangan-sumbangan sukarela dan tidak akan dipungut kolekte. Juga, berita ini harus disebarkan oleh orang-orang yang percaya melalui usaha-usaha sukarela dan tidak dibayar. Russell sendiri memberikan sumbangan dari uang yang ia kumpulkan dari bisnisnya sampai waktu itu.
Siswa-Siswa Alkitab berhimpun bersama dalam kelas-kelas, yaitu sebutan bagi sidang-sidang mereka pada waktu itu. Mereka berhimpun tiga kali seminggu, untuk khotbah-khotbah, pelajaran Alkitab, dan perhimpunan kesaksian. Dengan tetap tentu mereka mengangkat pria-pria yang bertanggung jawab sebagai penatua untuk mengawasi kegiatan rohani dari tiap kelas.
Pada tahun 1884 Zion’s Watch Tower Tract Society (Lembaga Risalat Menara Pengawal Sion) menjadi badan hukum yang tidak mencari keuntungan (non-profit) di Pennsylvania. Presiden dari badan itu dipilih setiap tahun. Badan ini merupakan suatu sarana yang sah, yang tidak bergantung pada kehidupan salah seorang pribadi, untuk melaksanakan pekerjaan pendidikan Alkitab selanjutnya. Charles T. Russell dipilih menjadi presiden, dan kantornya dianggap sebagai kantor pusat.
Mereka mengadakan usaha-usaha yang besar untuk meluaskan pekerjaan ini ke negeri-negeri lain. Pekerjaan ini mencapai Kanada dan Inggris pada awal tahun 1880-an. Pada tahun 1891 Russell mengadakan perjalanan keliling Eropa dan Timur Tengah untuk melihat apa yang dapat dilakukan dalam meneruskan penyebaran kebenaran di sana. Pada awal tahun 1900-an, kantor-kantor cabang Lembaga didirikan di Inggris, Jerman, dan Australia.
Pada tahun 1909 kantor pusat dari Lembaga Menara Pengawal dipindahkan ke Brooklyn, New York, untuk melanjutkan perluasan dari pekerjaan pengabaran dalam skala internasional. Kemudian mereka harus membentuk suatu badan hukum asosiasi di bawah undang-undang Negara Bagian New York, yang sekarang dikenal sebagai Watchtower Bible and Tract Society of New York, Inc. (Lembaga Risalat dan Alkitab Menara Pengawal, New York). Pada tahun 1914 International Bible Students Association (Perkumpulan Siswa-Siswa Alkitab Internasional) dibentuk di London, Inggris, untuk memajukan kegiatan Siswa-Siswa Alkitab di seluruh Persemakmuran Inggris. Sekarang ada kira-kira 70 badan hukum yang sah di banyak negeri di seluruh dunia melaksanakan tujuan dari Lembaga Menara Pengawal. Semuanya bersifat sosial, yaitu didukung oleh sumbangan-sumbangan sukarela dan pekerja-pekerja sukarela.
Pada tahun 1916 Charles Taze Russell meninggal, dan Joseph Franklin Rutherford menggantikan dia sebagai presiden dari Lembaga Menara Pengawal. Selama tahun-tahun akhir dari Perang Dunia I, Siswa-Siswa Alkitab ini mendapat ujian yang berat melalui penindasan, yang mencapai puncaknya ketika delapan saudara yang mempunyai jabatan yang bertanggung jawab pada kantor pusat Lembaga di Amerika dipenjarakan berdasarkan tuduhan palsu. Pekerjaan dari Siswa-Siswa Alkitab nampaknya terancam. Tetapi, pada tahun 1919 saudara-saudara ini dibebaskan dan dibersihkan dari semua tuduhan, kemudian mulailah perluasan pekerjaan pengabaran yang semakin besar.
Melalui kantor pusat Lembaga, badan yang bersatu-padu dari Siswa-Siswa Alkitab Kristen yang terurap terus menyediakan makanan rohani pada waktu yang tepat bagi semua orang yang bergabung dengan organisasi ini. Sidang dari orang-orang Kristen yang terurap pada abad pertama terdiri dari ”hamba yang setia dan bijaksana” yang disebutkan oleh Yesus, demikian pula kelompok yang terurap dari Siswa-Siswa Alkitab yang berbakti, yang melaksanakan pekerjaan Kerajaan, membentuk golongan ”hamba yang setia dan bijaksana” pada jaman kita. Ketika Yesus datang untuk memeriksa sidang, ia mendapati golongan ini menyediakan makanan bagi orang-orang seisi rumahnya; maka ia mengangkatnya menjadi pengawas atas semua miliknya.—Matius 24:45-47; Lukas 12:42.
Tidak lama setelah Perang Dunia I, jelas kelihatan bahwa Kerajaan Allah melalui Yesus Kristus telah didirikan di surga pada tahun 1914. Maka kata-kata Yesus kini digenapi sepenuhnya: ”Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” Joseph F. Rutherford mengambil prakarsa untuk menyampaikan berita Kerajaan ini kepada lebih banyak orang lagi.—Matius 24:14.
Maka, Lembaga memutuskan untuk mencetak sendiri bacaan-bacaan mereka dengan menggunakan pekerja-pekerja sukarela yaitu pria-pria yang berbakti, agar produksi bacaan-bacaan Alkitab dapat berjalan terus dengan harga serendah mungkin. Semua Siswa Alkitab dianjurkan untuk ambil bagian dengan tetap tentu dalam memberitakan kabar baik dari Kerajaan. Khotbah-khotbah Alkitab disiarkan melalui radio di sejumlah negeri.
Sebelum tahun 1918 Siswa-Siswa Alkitab menyadari bahwa tujuan mereka memberitakan ialah untuk mengumpulkan sisa-sisa dari orang-orang yang dipilih untuk berada bersama Kristus Yesus di surga dan untuk memperingatkan dunia terhadap penghukuman Allah yang akan datang. Mereka hampir-hampir tidak mempunyai pikiran untuk mengumpulkan orang-orang yang akan selamat melampaui akhir dari sistem yang jahat sekarang untuk hidup di bumi. Kemudian sejak tahun 1918 dan seterusnya khotbah ”Jutaan Yang Sekarang Hidup Tidak Pernah Akan Mati!” diucapkan di mana-mana.
Pada tahun 1923 dari suatu penelitian atas perumpamaan Yesus mengenai domba dan kambing di Matius 25:31-46, mereka mengerti bahwa sebelum Armagedon orang-orang yang cenderung kepada kebenaran, yang tidak dipersiapkan untuk Kerajaan surgawi, juga akan mendapat perkenan Allah dan akan selamat melampaui Armagedon. Pada tahun 1935 melalui penelitian selanjutnya jelas bahwa orang-orang yang seperti domba ini sama dengan kumpulan besar dari orang-orang yang tidak terhitung banyaknya yang dilukiskan di Wahyu 7:9-17. Mereka harus dikumpulkan dari segala bangsa dan mempunyai harapan untuk selamat melalui Sengsara Besar dan mendapat hidup kekal di bumi. Pengertian ini memberikan dorongan besar kepada pekerjaan pengabaran.—Yohanes 10:16.
Pada tahun 1931 Siswa-Siswa Alkitab memakai nama Saksi-Saksi Yehuwa. Sebelum itu mereka dikenal sebagai Siswa-Siswa Alkitab, Siswa-Siswa Alkitab Internasional, orang-orang Millennial Dawn (Fajar Milenium), dan orang-orang Watch Tower. Mereka bahkan dijuluki Russellites (pengikut Russel) dan Rutherfordites (pengikut Rutherford). Semua nama tersebut tidak ada yang menyatakan tentang mereka dengan tepat. Meskipun nama Kristen, yang diberikan kepada murid-murid Yesus melalui ketetapan ilahi di abad pertama, pasti dapat dipakai, sebutan itu juga digunakan oleh banyak kelompok yang mengikuti ajaran-ajaran palsu. Untuk membedakan diri dari jutaan orang yang menjadi Kristen dalam nama saja, harus ada sebuah nama yang secara khas memperkenalkan pengikut-pengikut Kristus yang sejati pada jaman sekarang.
Setelah mempertimbangkan Alkitab, jelaslah bahwa sama seperti Yehuwa menyebut umatNya Israel sebagai saksi-saksiNya, demikian juga umatNya pada akhir dari sistem ini, yang berbakti untuk mengumumkan nama dan maksud-tujuanNya, selayaknya disebut Saksi-Saksi Yehuwa. Nama ini dengan tepat membedakan orang-orang Kristen penyembah Yehuwa yang sejati dari semua kelompok lain yang mengaku Kristen dewasa ini.—Mazmur 83:19; Yesaya 43:10-12.
Pada tahun 1942, pada masa Perang Dunia II, Joseph F. Rutherford meninggal, dan Nathan H. Knorr menggantikan dia sebagai presiden dari Lembaga Menara Pengawal. Pengertian nubuat-nubuat mulai menunjukkan dengan jelas bahwa akan ada suatu masa pasca perang yang relatif damai dan bebas yang memungkinkan perluasan besar-besaran atas pekerjaan pengabaran sebelum akhir sistem ini. Pada bulan Pebruari 1943 Watchtower Bible School of Gilead (Sekolah Alkitab Gilead Menara Pengawal) didirikan untuk melatih rohaniwan-rohaniwan sepenuh waktu dalam pekerjaan utusan injil ke negeri-negeri asing. Belakangan pada tahun itu, suatu program latihan istimewa untuk pelayanan ditambahkan pada rencana perhimpunan mingguan dari Saksi-Saksi Yehuwa.
Pada tahun 1950 Lembaga mulai menerbitkan bagian-bagian dari New World Translation of the Holy Scriptures (Terjemahan Alkitab Dunia Baru), suatu terjemahan Alkitab dalam bahasa Inggris modern yang dibuat dari naskah bahasa aslinya. Alkitab yang diterjemahkan dengan saksama dan mudah dimengerti ini, yang diproduksi dengan harga yang murah pada percetakan Lembaga, merupakan bantuan besar dalam pekerjaan pengabaran. Sampai sekarang, lebih dari 40 juta buah telah diterbitkan dalam 11 bahasa.
Menjelang akhir tahun 1985, lebih dari tiga juta Saksi-Saksi Yehuwa ambil bagian dalam pekerjaan pengabaran di lebih dari 200 negeri dan kepulauan. Pada perayaan Peringatan Kematian Kristus, suatu pertemuan dengan hadirin yang paling banyak yang pernah diadakan dalam ke-49.716 sidang mereka selama tahun 1985, jumlah seluruh yang hadir ada 7.792.109 orang.
Allah benar-benar menggunakan Saksi-Saksi Yehuwa, dan ini nyata dalam hal mereka terus aktif dalam dinasNya, dalam persatuan mereka seluas dunia, dalam gairah mereka untuk menjunjung tinggi nama Yehuwa dan mengabarkan KerajaanNya, dalam standar-standar moral mereka yang bersih, dalam hal mereka menerima seluruh Alkitab sebagai Firman yang tidak mungkin salah dari Allah, dan dalam hal mereka bebas dari takhyul dan spiritisme.
Bagian-bagian selanjutnya memperlihatkan bagaimana saudara dapat memperoleh manfaat dari pemulihan atas ibadat yang sejati dari Allah ini.
• Ajaran-ajaran dasar apa dari Alkitab membedakan Siswa-Siswa Alkitab dari sekte-sekte gereja?
• Perkembangan apa dalam organisasi dialami Siswa-Siswa Alkitab sampai pada tahun 1918?
• Bagaimana dapat dikatakan bahwa kelompok Siswa-Siswa Alkitab yang terurap membentuk ”hamba yang setia dan bijaksana” dari Matius 24:45-47?
• Pengertian apa tentang maksud-tujuan Allah memberikan dorongan yang besar untuk meluaskan pekerjaan pengabaran?
• Apa tujuan yang akan dicapai dengan nama Saksi-Saksi Yehuwa?
• Apa buktinya bahwa Allah benar-benar menggunakan Saksi-Saksi Yehuwa?
[Gambar di hlm. 8]
C.T. Russell pada tahun 1879
Terbitan bulan Juli 1879
Kelompok Siswa-Siswa Alkitab yang mula-mula, Pittsburgh, Pa.
[Gambar di hlm. 9]
Kantor pusat, 1889-1909, Pittsburgh, Pa.
Kantor-kantor utama, 1909-1918, Brooklyn, N.Y.
Pusat tempat tinggal, 1909-1926, Brooklyn, N.Y.
[Gambar di hlm. 10]
Kantor pusat sedunia dari Saksi-Saksi Yehuwa, Brooklyn, New York, A.S.
Kiri atas: Kompleks perkantoran
Kanan atas: Bangunan-bangunan tempat tinggal
Kiri bawah: Kompleks percetakan
Kanan bawah: Pusat pengiriman barang
[Gambar di hlm. 11]
Siaran radio oleh J. F. Rutherford
Percetakan rotari yang pertama dari Lembaga Menara Pengawal, yang dijalankan oleh para sukarelawan
Alkitab Terjemahan Dunia Baru, kini diterbitkan dalam 11 bahasa
-
-
Sidang-Sidang untuk Membangun dalam Kasih dan PersatuanSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Sidang-Sidang untuk Membangun dalam Kasih dan Persatuan
Saudara mungkin pernah menghadiri perhimpunan sidang dari Saksi-Saksi Yehuwa di dekat tempat tinggal saudara. Orang-orang dari segala tingkat kehidupan—kelompok-kelompok keluarga, orang-orang yang masih lajang, tua dan muda—hadir di sana. Semuanya bersatu-padu dalam ibadat mereka dan berminat membantu orang-orang lain.
Dalam penyelenggaraan apapun, bila banyak orang ingin bekerja dengan bersatu-padu, harus ada pengawasan. Allah adalah Allah yang tertib; maka, ketertiban itu harus dicerminkan dalam sidang dari umatNya. Sama seperti pada abad pertama, dewasa ini juga, pria-pria Kristen yang memenuhi syarat, matang, dan berpengalaman ditunjuk menjadi penatua-penatua, atau pengawas-pengawas. Mereka mengawasi dan mengurus kebutuhan rohani sidang. Mereka dibantu oleh pria-pria lain yang setia yang dikenal sebagai pelayan-pelayan sidang. Pria-pria ini tidak mendapat gaji atau bantuan keuangan lain tetapi melayani dengan sukarela, membayar ongkos-ongkos mereka sendiri, biasanya dengan melakukan pekerjaan duniawi.—1 Korintus 14:33, 40; Filipi 1:1; 1 Timotius 3:8, 9.
Cara bagaimana mereka dipilih? Mereka haruslah hamba-hamba Allah yang setia dan memperlihatkan persyaratan-persyaratan tertentu dari Alkitab. Beberapa dari antaranya ialah: ’bersahaja dalam kebiasaan, mempunyai akal sehat, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar, dan rasional; bukan hamba uang; mengepalai keluarganya dengan cara yang baik; bukan seseorang yang baru ditobatkan; mempunyai nama baik di luar sidang’; ”berpegang kepada perkataan yang benar, yang sesuai dengan ajaran yang sehat.”—1 Timotius 3:1-15; Titus 1:7-9.
Pria-pria ini tidak dipilih berdasarkan pemungutan suara oleh sidang, yang sering kali bagian terbesarnya terdiri dari orang-orang Kristen yang masih baru. Tetapi, mereka diusulkan oleh pria-pria yang matang dan berpengalaman yang adalah penatua-penatua dan yang mempunyai daya pengamatan sehubungan dengan sejauh mana mereka yang diusulkan itu memenuhi persyaratan Alkitab. Kemudian para penatua dan pelayan-pelayan sidang diangkat di bawah pengawasan Badan Pimpinan dari Saksi-Saksi Yehuwa, hal ini mengikuti pola yang telah ditetapkan oleh sidang Kristen di abad pertama.
Para penatua, atau pengawas-pengawas tersebut, tidak membentuk golongan pendeta; mereka tidak menjadi majikan atau kepala atas orang-orang lain. Seperti dikatakan Yesus, siapa yang menjadi pemimpin harus menjadi hamba dari semua. Dalam sidang Saksi-Saksi Yehuwa, para penatua benar-benar adalah rekan-rekan sekerja untuk Kerajaan Allah.—Matius 20:26, 27; 23:8-11; Roma 12:8; 1 Korintus 3:5; 4:1, 2; Kolose 4:11; 1 Tesalonika 5:12-14.
Sebagai pengawas, mereka menilik petunjuk yang diberikan di perhimpunan-perhimpunan dan mengambil pimpinan dalam kegiatan pengabaran. Memberitakan kabar baik tentang Kerajaan di seluruh daerah yang ditugaskan merupakan tujuan utama dari sidang. Para pengawas juga menjadi gembala, mengunjungi anggota-anggota sidang untuk menganjurkan mereka sesuai dengan kebutuhan.—Matius 24:14; Kisah 1:8; 1 Tesalonika 2:11, 12; 5:14, 15; 2 Timotius 2:24-26; Ibrani 13:17; Yakobus 5:13-16; 1 Petrus 5:1-4.
Para penatua juga mempunyai tanggung jawab untuk menegur dan memberikan disiplin kepada siapapun yang mungkin menempuh haluan yang salah dan yang mungkin menjadi bahaya bagi kebersihan rohani dan moral serta persatuan dari sidang.—1 Korintus 5:4, 5, 7, 11-13; Titus 1:9; 2:15; 3:10, 11.
Bergabung secara tetap tentu dengan sidang akan memberikan kepada saudara pergaulan yang baik dan banyak manfaat rohani.—Mazmur 35:18; 84:11.
• Siapa mengawasi urusan-urusan tiap sidang?
• Berdasarkan apa para pengawas dipilih?
• Apa tanggung jawab mereka?
[Gambar di hlm. 13]
Para pengawas mengajar sidang, mengambil pimpinan dalam kesaksian umum, memberikan anjuran melalui kunjungan penggembalaan, memberikan nasihat dan teguran bila perlu
-
-
Perhimpunan-Perhimpunan untuk Mendorong dalam Kasih dan Pekerjaan yang BaikSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Perhimpunan-Perhimpunan untuk Mendorong dalam Kasih dan Pekerjaan yang Baik
Orang-orang Kristen yang mula-mula berhimpun bersama, biasanya di rumah-rumah pribadi, untuk menerima pengajaran dan menikmati pergaulan yang membina. Dewasa ini, sidang-sidang Saksi-Saksi Yehuwa mengadakan perhimpunan tiga kali seminggu. Saudara diundang untuk menghadiri salah satu dari perhimpunan-perhimpunan ini. Perhimpunan mereka tidak bersifat upacara, tetapi memusatkan perhatian kepada pendidikan ilahi. Perhimpunan-perhimpunan sidang dibuka dan ditutup dengan nyanyian dan doa. Tidak dipungut bayaran ataupun kolekte.—Kisah 4:23-31; 14:22; 15:32, 35; Roma 16:5; Kolose 4:15.
Mungkin perhimpunan yang saudara hadiri untuk pertama kali ialah khotbah umum 45 menit, yang membahas ajaran, nubuat, atau nasihat Alkitab untuk kehidupan Kristen. Setelah khotbah ini, ada pelajaran Alkitab, menggunakan sebuah artikel dalam Menara Pengawal yang khusus disusun untuk pelajaran sidang. Pelajaran ini diadakan dengan cara sebagai berikut: Sebuah paragraf dari Menara Pengawal dibacakan, dan pemimpin mengajukan pertanyaan mengenai bahan, yang akan dijawab oleh hadirin secara sukarela dengan mengangkat tangan mereka. Biasanya beberapa komentar diberikan untuk tiap paragraf. Perhimpunan ini berlangsung satu jam.
Dalam pekan itu juga, ada dua perhimpunan lain yang masing-masing lamanya 45 menit. Salah satu ialah Sekolah Pelayanan Teokratis. Sekolah ini memberikan latihan cara bagaimana mengumpulkan bahan tentang pokok-pokok Alkitab dan mengajarkannya dengan jitu. Setelah instruksi khusus selama 21 menit, siswa-siswa yang telah ditugaskan sebelumnya memberikan persembahan singkat. Setelah setiap persembahan, pemimpin sekolah akan memberikan nasihat yang menunjukkan bagaimana siswa-siswa dapat membuat perbaikan. Beberapa buku petunjuk telah dipersiapkan untuk digunakan di sekolah ini. Mereka yang dengan tetap tentu hadir di perhimpunan dapat mendaftarkan diri, asalkan kehidupan mereka selaras dengan prinsip-prinsip Kristen.
Perhimpunan setelah itu disebut Perhimpunan Dinas. Ini terdiri dari tiga atau empat bagian yang membahas cara mempersembahkan kabar baik dari rumah ke rumah maupun corak-corak lain dari pelayanan. Bagian-bagian ini dipersembahkan berupa khotbah, pembahasan, atau pertunjukan, dan beberapa dari antara hadirin mengambil bagian di dalamnya. Sebagian besar dari acara didasarkan pada bahan yang terdapat dalam Pelayanan Kerajaan Kita, suatu lembaran petunjuk empat halaman yang diterbitkan tiap bulan oleh Lembaga Menara Pengawal.
Perhimpunan yang ketiga ialah pelajaran mingguan yang diadakan dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil, biasanya di rumah-rumah pribadi dalam daerah sidang itu. Pelajaran didasarkan pada Alkitab dan sebuah buku yang baru diterbitkan oleh Lembaga. Karena kelompok ini lebih kecil, semuanya mempunyai lebih banyak kesempatan untuk ambil bagian dalam pembahasan dan ada kesempatan yang baik bagi mereka yang hadir untuk lebih mengenal satu sama lain.
Kebanyakan sidang mengadakan perhimpunan-perhimpunan mereka di sebuah Balai Kerajaan yang dibangun oleh Saksi-Saksi Yehuwa. Biayanya ditutup melalui sumbangan sukarela dari Saksi-Saksi itu sendiri, dan sebagian besar pekerjaan dilakukan oleh para pekerja sukarela tanpa dibayar. Kotak-kotak sumbangan disediakan di semua perhimpunan bagi mereka yang ingin menyumbang.
Dengan adanya perhimpunan-perhimpunan sidang ini Saksi-Saksi Yehuwa dibantu untuk mengikuti nasihat dalam Ibrani 10:24, 25: ”Marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.”
• Corak-corak apa dari perhimpunan-perhimpunan Kristen yang mula-mula, dapat terlihat dalam perhimpunan-perhimpunan Saksi-Saksi Yehuwa?
• Uraikan apa yang dipersembahkan pada kelima perhimpunan yang diadakan dengan tetap tentu oleh Saksi-Saksi itu.
• Bagaimana mereka mendapatkan balai untuk perhimpunan?
[Gambar di hlm. 14]
Penatua memimpin pelajaran Menara Pengawal, Amerika Serikat
Pemandangan dalam Sekolah Pelayanan Teokratis, Kepulauan Faeroe
Kelompok pelajaran di sebuah rumah pribadi, Yap
Balai Kerajaan, New Braunfels, Texas, A.S., yang dibangun dalam dua hari oleh Saksi-Saksi Yehuwa
[Gambar di hlm. 15]
Balai Kerajaan di berbagai negeri
Jepang
Australia
Austria
Spanyol
-
-
Sidang-Sidang Diorganisasi untuk Memberitakan Kerajaan AllahSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Sidang-Sidang Diorganisasi untuk Memberitakan Kerajaan Allah
Ketika berada di bumi, Yesus Kristus memberitakan Kerajaan Allah, dengan pergi dari desa ke desa dan dari kota ke kota. Ia juga melatih dan mengutus murid-muridnya untuk melakukan pekerjaan yang sama. Sebelum naik ke surga, ia memerintahkan para pengikutnya untuk menjadikan murid-murid dari segala bangsa. Sudah sejak awal, sidang Kristen yang mula-mula diorganisasi untuk memberitakan kabar baik. Ke manapun murid-murid itu pergi, mereka pasti didapati memberitakan Kerajaan Allah.—Matius 4:17, 23; 10:1-16; 28:19, 20; Lukas 4:43, 44; 8:1; 10:1-9; Kisah 1:8; 4:31; 5:42; 8:12; 19:8; 28:23, 30, 31; Roma 10:9, 10, 14.
Dalam nubuat Yesus mengenai kesudahan sistem ini, ia menyatakan: ”Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” Pengabaran merupakan kewajiban utama dari sidang Kristen dewasa ini.—Matius 24:14; Markus 13:10.
Di seluruh dunia, semua sidang Saksi-Saksi Yehuwa diorganisasi untuk memberitakan kabar baik dari Kerajaan Allah di daerah setempat secara sistematis. Agar hal itu dilakukan dengan tertib, kantor cabang Lembaga Menara Pengawal di tiap negeri menugaskan suatu daerah kepada masing-masing sidang untuk pekerjaan kesaksian. Sidang akan membagi-bagi daerah penugasan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, yang kemudian ditugaskan kepada mereka yang bertanggung jawab untuk mengawasi agar orang-orang dikunjungi.—1 Korintus 14:33, 40.
Saksi-Saksi biasanya menghubungi orang-orang dengan pergi dari rumah ke rumah. Di perhimpunan-perhimpunan sidang mereka, Saksi-Saksi Yehuwa dilatih untuk memberikan persembahan singkat mengenai berita Kerajaan di rumah-rumah orang, dengan menggunakan Alkitab penghuni rumah. Saksi-Saksi membawa bacaan Alkitab untuk diberikan kepada penghuni rumah yang ingin mendapat lebih banyak pengetahuan tentang Firman Allah.
Agar setiap orang di daerah itu mendapat kesempatan untuk mendengarkan berita Kerajaan yang penting ini, Saksi-Saksi membuat catatan yang terinci dari kesaksian umum yang mereka lakukan, yang menunjukkan di mana ada orang-orang yang tidak di rumah atau bila disebabkan oleh satu atau lain alasan mereka tidak dapat memberikan kesaksian dengan saksama. Mereka akan berkunjung pada kesempatan lain. Jika ada orang berminat, ini dicatat dan Saksi-Saksi itu akan kembali untuk memberikan keterangan tambahan dari Alkitab. Jika diinginkan, akan diadakan pelajaran Alkitab rumahan secara tetap tentu. Semua dilakukan tanpa dipungut biaya.
Saksi-Saksi Yehuwa juga menawarkan majalah di tempat-tempat umum. Dengan cara demikian mereka dapat menghubungi banyak orang yang tidak mereka jumpai di rumah. Mereka benar-benar berusaha untuk mencapai semua orang yang ingin mendengarkan.—Kisah 17:17; Wahyu 14:6, 7; 22:17.
Mengapa Saksi-Saksi itu tetap saja berkunjung meskipun kebanyakan orang tidak memperlihatkan minat? Mereka mendapati bahwa keadaan tiap pribadi sering kali berubah, dan orang-orang tersebut memberikan tanggapan positip pada kunjungan yang lain, atau orang-orang lain dalam suatu keluarga mungkin bisa dijumpai yang kemungkinan akan memperlihatkan minat.
Yesus mengatakan kepada murid-muridnya: ”Teruslah mencari dahulu Kerajaan itu dan kebenaranNya.” Pengabaran Kerajaan Allah memainkan peranan penting dalam hal kita mencari dahulu Kerajaan, dan Saksi-Saksi Yehuwa menjadikan hal ini tujuan yang sangat penting dalam kehidupan mereka.—Matius 6:33, NW; 2 Timotius 4:2.
• Pekerjaan apa dari Yesus dan orang-orang Kristen yang mula-mula dinubuatkan akan dilakukan juga pada jaman kita?
• Bagaimana kegiatan pengabaran dari Saksi-Saksi Yehuwa diorganisasi?
• Mengapa Saksi-Saksi tetap mengunjungi orang-orang meskipun mayoritas tidak memperlihatkan minat?
[Gambar di hlm. 16, 17]
Saksi-Saksi Yehuwa memberitakan Kerajaan Allah di berbagai negeri
Thailand
Meksiko
Negeri Belanda
Korea
Curaçao
Ghana
Inggris
Australia
-
-
Bersukacita dan Memuji Allah di Kebaktian-KebaktianSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Bersukacita dan Memuji Allah di Kebaktian-Kebaktian
Sejak awal tahun 1880-an Siswa-Siswa Alkitab melihat bahwa, selain perhimpunan-perhimpunan setempat, akan bermanfaat jika mereka berkenalan dengan rekan-rekan seiman mereka dari daerah-daerah lain. Maka setiap tahun mereka menyelenggarakan kebaktian-kebaktian dari Siswa-Siswa Alkitab dari seluruh Amerika Serikat dan belakangan juga dari Kanada. Kesempatan-kesempatan tersebut benar-benar menyegarkan secara rohani; selama beberapa hari mereka mendapat pengajaran Alkitab secara intensif, dan semua menikmati pertukaran anjuran yang menyenangkan. Baptisan dari orang-orang yang baru percaya menjadi corak yang tetap pada kebaktian-kebaktian. Kebaktian juga digunakan untuk memberikan kesaksian yang lebih luas kepada umum.—Roma 1:11, 12.
Dewasa ini Saksi-Saksi Yehuwa menikmati kebaktian-kebaktian secara tetap tentu. Biasanya kira-kira 18 sampai 25 sidang digabung bersama dalam apa yang disebut wilayah, yang dikunjungi atau dilayani, oleh pengawas-pengawas keliling. Dua kali setahun, diadakan kebaktian-kebaktian wilayah di mana sidang-sidang dalam suatu wilayah, atau bagian dari wilayah itu, berhimpun bersama pada hari Sabtu dan Minggu.
Sekali setahun, di tiap negeri diselenggarakan kebaktian yang lebih besar yang lamanya tiga atau empat hari, disebut kebaktian distrik, di mana ribuan dapat berkumpul bersama di satu tempat. Kebaktian-kebaktian ini memberikan pembinaan rohani kepada Saksi-Saksi Yehuwa dan orang-orang lain yang berminat dalam kegiatan mereka, dan mereka juga memberikan kesaksian kepada umum.
Acara untuk kebaktian dipersiapkan oleh Badan Pimpinan dari Saksi-Saksi Yehuwa dan didasarkan pada kebutuhan dari Saksi-Saksi di seluruh dunia. Kebaktian-kebaktian itu terdiri dari khotbah-khotbah, pembahasan, dan persembahan-persembahan realistis yang disebut pertunjukan, dipersembahkan oleh para pengawas keliling dan Saksi-Saksi yang memenuhi syarat dari sidang-sidang. Beberapa orang juga menceritakan pengalaman tentang bagaimana mereka menghadapi tantangan untuk hidup sebagai orang Kristen di dunia yang fasik ini atau hasil-hasil yang mereka peroleh dalam pelayanan. Pada kebaktian-kebaktian distrik ada suatu corak tambahan—drama-drama Alkitab atau drama-drama dengan latar belakang jaman modern, yang memperlihatkan bagaimana orang-orang Kristen mengatasi problem-problem yang mereka hadapi dewasa ini.
Makanan dan minuman juga disediakan, dengan sumbangan kecil. Ini memungkinkan adanya pergaulan yang menyenangkan sebelum dan sesudah acara. Semua pekerjaan yang perlu untuk melaksanakan kesempatan ini dilakukan oleh para sukarelawan dari antara Saksi-Saksi Yehuwa. Biaya untuk fasilitas dan ongkos-ongkos lain ditutup melalui sumbangan sukarela. Tidak dipungut biaya untuk menghadirinya, dan tidak ada kolekte.
Saudara dapat mengetahui dari sidang Saksi-Saksi Yehuwa setempat bilamana dan di mana pertemuan-pertemuan sedemikian direncanakan di daerah saudara. Diberikan juga keterangan mengenai pengaturan perjalanan, maupun bagaimana mendapatkan penginapan.
Dengan adanya kebaktian-kebaktian ini, Saksi-Saksi Yehuwa dan semua yang bergabung dengan mereka dibantu untuk melihat di luar sidang setempat, dan untuk menghargai segenap persekutuan dari saudara-saudara mereka di dunia.—1 Petrus 2:17.
• Manfaat-manfaat apa diperoleh Siswa-Siswa Alkitab yang mula-mula dari kebaktian-kebaktian mereka?
• Gambarkan penyelenggaraan dan acara kebaktian-kebaktian wilayah dan distrik.
[Gambar di hlm. 18]
Drama Alkitab pada kebaktian distrik, Amerika Serikat
Kebaktian internasional, Polandia
Kebaktian international, Argentina
Kebaktian wilayah, Jepang
Para utusan memperoleh bacaan Alkitab, Swiss
Baptisan pada kebaktian internasional, Afrika Selatan
Memperkenalkan publikasi Alkitab yang baru, Kanada
Para utusan kebaktian menyanyi bersama-sama, Spanyol
-
-
Pengawas-Pengawas Keliling—Rekan-Rekan Sekerja dalam KebenaranSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Pengawas-Pengawas Keliling—Rekan-Rekan Sekerja dalam Kebenaran
Dalam sidang Kristen abad pertama, ada pengawas-pengawas keliling yang mengunjungi sidang-sidang untuk memberikan pembinaan. Mereka merelakan diri, tidak mencari keuntungan pribadi, untuk dapat membantu orang-orang di sidang-sidang agar tetap hidup dengan layak di hadapan Allah.—Kisah 11:23, 24; 14:21, 22; 15:32; 20:2, 31-35; Filipi 2:20-22, 29; 1 Tesalonika 2:5-12.
Dewasa ini sidang-sidang dari Saksi-Saksi Yehuwa juga mendapat manfaat dari pengawas-pengawas keliling. Pria-pria ini mempunyai pengalaman bertahun-tahun dalam kegiatan pengabaran Saksi-Saksi Yehuwa dan sebagai pengawas-pengawas. Mereka menyingkirkan hambatan yang bisa datang dari pekerjaan duniawi dan tanggung jawab rumah tangga agar dapat menawarkan diri dalam pelayanan sepenuh waktu. Bagi mereka yang sudah menikah, biasanya istri juga ambil bagian dalam pelayanan sepenuh waktu bersama suami mereka.
Seorang pengawas wilayah ditugaskan untuk menangani suatu wilayah yang terdiri dari kira-kira 18 sampai 25 sidang. Ia mengunjungi tiap sidang dalam wilayah itu kira-kira dua kali setahun dan setelah dua atau tiga tahun ditugaskan ke wilayah lain. Dengan cara demikian sidang-sidang dapat memperoleh manfaat dari berbagai macam pengalaman dan ketrampilan dari pengawas-pengawas wilayah yang berbeda.
Pengawas wilayah memeriksa keadaan rohani dan kegiatan sidang. Ia memberikan beberapa khotbah kepada sidang dan juga mengadakan rapat dengan para penatua dan pelayan-pelayan sidang untuk membahas bagaimana mereka dapat memperbaiki pelayanan kepada sidang.
Selama pekan itu ia dan istrinya, jika ia sudah menikah, menyertai Saksi-Saksi setempat, membantu mereka mengadakan perbaikan dalam kesaksian umum. Ia beserta istri juga akan mengunjungi orang-orang yang baru berminat untuk menganjurkan mereka dalam iman. Saudara dapat meminta agar mereka datang berkunjung.
Pengawas distrik mempunyai persyaratan rohani dan latar belakang pengalaman yang sama. Ia berkeliling dari wilayah ke wilayah, memberikan pelayanan setiap pekan sehubungan dengan kebaktian-kebaktian wilayah. Ia dan istrinya juga bekerja dalam dinas pengabaran bersama Saksi-Saksi di salah satu sidang dari wilayah yang sedang dikunjunginya. Ia mengawasi persiapan terakhir dari acara kebaktian wilayah dan memberikan beberapa khotbah selama kebaktian, termasuk khotbah umum.
Bila para pengawas keliling telah mengakhiri kunjungan mereka pada sebuah sidang atau sebuah wilayah, mereka selanjutnya akan mengunjungi sidang atau wilayah lain, mengikuti rencana yang sama, sampai semua sidang atau wilayah dikunjungi dalam kira-kira enam bulan; kemudian mereka mulai dari awal lagi.
Di banyak negeri para pengawas keliling mengadakan perjalanan dengan mobil atau menggunakan transport umum. Di negeri-negeri lain mereka mungkin menggunakan sepeda atau bahkan berjalan kaki. Lembaga membayar ongkos-ongkos transport dari pengawas keliling dan juga memberikan kepada mereka dan istri suatu tunjangan kecil untuk kebutuhan pribadi. Biasanya pengawas keliling dan istrinya mendapat penginapan dan makanan dari para anggota tiap sidang.
Dinas ini menuntut semangat rela berkorban. Para pengawas keliling dan istri bertekad untuk memberikan pelayanan kepada sidang tanpa memberikan beban berat.—1 Tesalonika 2:9.
• Apa tujuan dari para pengawas keliling dalam sidang Kristen abad pertama?
• Bagaimana para pengawas keliling dewasa ini memenuhi syarat dan merelakan diri untuk pelayanan ini?
• Jelaskan dinas dari pengawas-pengawas wilayah dan distrik serta bagaimana mereka hidup.
[Gambar di hlm. 20]
Pengawas distrik memberikan khotbah pada kebaktian wilayah
[Gambar di hlm. 21]
Pengawas wilayah memberikan petunjuk untuk pengabaran dari rumah ke rumah, berbicara kepada penatua-penatua sidang, mengunjungi pelajaran-pelajaran Alkitab dengan orang-orang yang baru berminat, memberikan khotbah-khotbah kepada sidang-sidang
-
-
Rohaniwan-Rohaniwan Sepenuh-Waktu Memelopori Pekerjaan PengabaranSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Rohaniwan-Rohaniwan Sepenuh-Waktu Memelopori Pekerjaan Pengabaran
Mungkin orang pertama dari Saksi-Saksi Yehuwa yang mengunjungi saudara adalah seorang rohaniwan perintis sepenuh-waktu atau seorang utusan injil. Karena Saksi-Saksi Yehuwa tidak mempunyai rohaniwan yang dibayar, saudara mungkin bertanya dalam hati bagaimana orang-orang ini dapat melaksanakan pelayanan sepenuh-waktu.
Semua Saksi-Saksi Yehuwa yang berbakti dan dibaptis adalah rohaniwan, tetapi jumlah terbesar mempunyai keluarga atau kewajiban lain yang tidak memungkinkan mereka untuk membaktikan lebih banyak jam seminggu dalam pelayanan mereka. Tetapi, ribuan dari antara Saksi-Saksi di seluruh dunia telah mengurangi standar kehidupan mereka agar dapat menutupi biaya-biaya dengan pekerjaan separuh-waktu dan kemudian membaktikan 1.000 jam atau lebih setahun untuk pelayanan.
Memang, rohaniwan perintis sepenuh-waktu itu tidak mempunyai banyak uang untuk diri sendiri, tetapi bagi mereka ini adalah suatu cara dalam mencari dahulu Kerajaan Allah. Dan mereka mendapat banyak berkat. Dapat berbicara kepada orang-orang lain tentang Firman Allah selama kira-kira 90 jam sebulan, hal itu sendiri merupakan suatu pengalaman yang baik. Ketrampilan rohaniwan sepenuh waktu dalam pelayanan semakin membaik dan ada waktu baginya untuk mengunjungi kembali orang-orang berminat dengan sepatutnya. Hal ini mendatangkan hasil-hasil yang sangat menganjurkan. Mereka memiliki apa yang mereka butuhkan secara materi, dan mereka sangat menghargai apa yang mereka miliki.—Matius 6:33.
Pada bulan Pebruari 1943, Lembaga Menara Pengawal mendirikan Sekolah Alkitab Gilead Menara Pengawal. Tujuannya adalah melatih rohaniwan-rohaniwan perintis sepenuh-waktu yang berpengalaman untuk menjadi utusan injil di negeri-negeri asing. Kursus selama lima bulan terdiri dari pelajaran Alkitab yang intensif, sejarah Alkitab, organisasi Yehuwa, dan mata pelajaran yang ada hubungannya sebagai persiapan untuk dinas di negeri asing.
Lembaga membayar transport ke tempat penugasan utusan injil dan menyediakan makanan yang sehat serta tempat tinggal yang bersahaja di rumah-rumah utusan injil. Tiap utusan injil juga diberi tunjangan kecil untuk ongkos-ongkos pribadi. Para utusan injil secara bergiliran mengurus rumah dengan berbelanja, menyiapkan makanan, dan pembersihan. Dengan pemeliharaan yang memadai ini para utusan injil dapat membaktikan sedikitnya 140 jam sebulan untuk mengabar dari rumah ke rumah dan memimpin pelajaran Alkitab dengan orang-orang yang berminat.
Banyak dari utusan-utusan injil ini ditugaskan ke tempat-tempat yang ribuan kilometer jauhnya dari rumah dan keluarga mereka. Mereka harus menyesuaikan diri dengan standar kehidupan dan kebudayaan yang berbeda, kebiasaan makan yang baru, iklim yang berbeda, dan berbicara dalam bahasa lain. Mereka melakukan pekerjaan ini karena mengasihi orang-orang dan mempunyai keinginan yang kuat untuk membantu orang-orang tersebut belajar tentang Kerajaan Allah.
Sejak tahun 1943 sampai 1985, Sekolah Alkitab Gilead Menara Pengawal telah mengadakan 80 kelas dan mengutus lebih dari 6.000 utusan Injil. Di bawah pengawasan Lembaga, mereka memelopori perluasan pendidikan Alkitab di seluruh Afrika, Amerika Tengah dan Selatan, Negeri-Negeri Timur, dan Pasifik Selatan, dan banyak yang mereka capai di Eropa.
Tidak soal apakah Saksi-Saksi Yehuwa melakukan pelayanan sepenuh-waktu sebagai perintis atau sebagai utusan injil atau separuh-waktu, mereka melayani tanpa mendapat keuntungan secara keuangan. Mereka menggunakan waktu dan uang mereka sendiri, dan merelakan diri, untuk membantu orang-orang lain mendapatkan pengetahuan yang membawa hidup kekal.—Yohanes 17:3.
• Bagaimana beberapa di antara Saksi-Saksi Yehuwa dapat membaktikan seluruh waktu mereka untuk pelayanan, dan mengapa mereka melakukan hal ini?
• Bagaimana rohaniwan-rohaniwan dilatih untuk pekerjaan utusan injil?
• Bagaimana para utusan injil ditunjang dalam penugasan mereka di negeri asing?
[Gambar di hlm. 22]
Kiri: Ruang kelas Sekolah Gilead, Brooklyn, N.Y., A.S.
Kanan: Seorang utusan injil mengajar Firman Allah di Papua Nugini
[Gambar di hlm. 23]
Para rohaniwan perintis dan utusan injil memberitakan Firman Allah di berbagai negeri
Brasilia
Republik Dominika
Spanyol
Sierra Leone, Afrika
-
-
Memproduksi Bacaan Alkitab untuk Memuji AllahSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Memproduksi Bacaan Alkitab untuk Memuji Allah
Saksi-Saksi Yehuwa sangat dikenal dengan pengabaran mereka tentang Kerajaan Allah melalui halaman-halaman tercetak. Sejak tahun 1920 Lembaga Menara Pengawal menggunakan pekerja-pekerja sukarela dari antara Saksi-Saksi untuk memproduksi majalah-majalah dan buku-buku yang disiarkan. Ini dilakukan agar produksi bacaan-bacaan dapat diandalkan dengan biaya serendah mungkin.
Selama kira-kira 60 tahun, Lembaga telah memperkembangkan dan melipatgandakan produksi bacaan Alkitabnya, mula-mula di Brooklyn dan kemudian di negeri-negeri lain. Semua pekerjaan dilakukan oleh pekerja-pekerja sukarela yang makin bertambah jumlahnya.
Menjelang akhir 1970-an cara-cara tradisional untuk memproses dan mencetak naskah sedikit demi sedikit diganti dengan proses komputer, phototypesetting, dan cetak offset. Problemnya ialah alat-alat yang tersedia secara komersial hanya dapat memproses sejumlah bahasa yang terbatas. Tetapi, Lembaga sudah memproduksi bacaan dalam kira-kira 160 bahasa, dan dibutuhkan lebih banyak lagi.
Jadi, sukarelawan-sukarelawan dipanggil untuk memperkembangkan suatu sistem phototypesetting elektronis multi-bahasa. Hasilnya sangat memuaskan. Mereka membuat prestasi teknis yang diperlukan, dan suatu sistem memasukkan naskah (text-entry), komposisi, dan phototypesetting, yang disebut MEPS, diperkembangkan. Sistem ini dapat memproses hampir 200 bahasa. Lebih banyak lagi yang dapat ditambahkan.
Dewasa ini sistem pemasukan naskah dan unit-unit grafik MEPS, yang dihasilkan oleh Saksi-Saksi Yehuwa, digunakan di 25 negeri, dan masih banyak lagi yang direncanakan. Pekerja-pekerja sukarela di negeri-negeri ini telah dilatih untuk menggunakan dan memelihara alat ini. Lembaga kini memproduksi majalah-majalah dalam lebih dari 100 bahasa di 36 negeri, dan dalam 5 dari negeri-negeri ini buku-buku terjilid dan Alkitab juga diproduksi.
Untuk melakukan pekerjaan ini dibutuhkan tenaga kerja—penulis, penerjemah, proofreader (bagian koreksi), pencetak, penjilid, dan pekerja-pekerja bagian pengiriman. Orang-orang lain harus mengurus surat-menyurat dengan sidang-sidang. Ada yang memproduksi bahan-bahan makanan, menyiapkan makanan, melakukan pembersihan, mencuci pakaian dan sebagainya. Semua ini diurus oleh pekerja-pekerja sukarela yang merelakan diri di berbagai negeri. Di seluruh dunia selama tahun 1985, ada 8.438 pekerja sukarela yang melayani di berbagai kantor, percetakan, rumah, dan ladang-ladang (farms).
Siapakah orang-orang yang melakukan pekerjaan tersebut? Mereka adalah pria-pria dan wanita-wanita, yang lajang maupun yang sudah menikah, tua dan muda, semuanya Saksi-Saksi Yehuwa yang berbakti. Ada yang sudah terjun dalam pekerjaan ini 40, 50, dan bahkan 60 tahun. Rata-rata mereka menggunakan sedikitnya 44 jam seminggu di tempat penugasan kerja mereka, dan waktu-waktu ekstra bila dibutuhkan. Petang hari dan akhir pekan dibaktikan untuk memberitakan kabar baik dari rumah ke rumah, dan untuk kegiatan lain dari sidang.
Di seluruh dunia pekerja-pekerja ini mendapat tempat tinggal yang bersahaja dan makanan pada salah satu dari penyelenggaraan perumahan dari Lembaga, yang disebut Rumah-Rumah Bethel. Selain itu mereka menerima tunjangan yang bersahaja untuk menutup biaya perjalanan dalam pelayanan mereka dan sejumlah kecil untuk kebutuhan pribadi.
Sejak 1920, pekerja-pekerja sukarela ini telah memproduksi lebih dari sembilan ribu juta Alkitab, buku-buku, majalah-majalah, dan selebaran dalam kira-kira 200 bahasa untuk disiarkan di seluruh dunia. Mereka melakukan bagian mereka agar kabar baik yang kekal ini dapat diberitakan sebagai kabar gembira kepada segala bangsa dan suku dan bahasa dan umat.—Wahyu 14:6, 7.
• Fasilitas-fasilitas percetakan apa dimiliki oleh Lembaga Menara Pengawal, dan untuk apa?
• Siapa yang melaksanakan semua pekerjaan ini, dan bagaimana mereka hidup?
[Gambar di hlm. 24]
Para sukarelawan melaksanakan tugas yang berkaitan dengan produksi bacaan Alkitab di percetakan, rumah, dan ladang pertanian di Brooklyn dan Wallkill, New York, A.S.
[Gambar di hlm. 25]
Para sukarelawan melaksanakan pelbagai macam tugas yang secara langsung atau tidak langsung menyangkut produksi Alkitab dan bacaan Alkitab
Spanyol
Jerman
Finlandia
Kanada
Denmark
Swedia
Afrika Selatan
Brasilia
Negeri Belanda
Australia
-
-
Menggembalakan Kawanan Domba Allah dalam PersatuanSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Menggembalakan Kawanan Domba Allah dalam Persatuan
Ada yang bertanya: ’Bagaimana kepemimpinan dari sidang Saksi-Saksi Yehuwa di seluruh dunia?’ Kami menjawab: Penyelenggaraan kepemimpinan mengikuti pola dari sidang Kristen abad pertama.
Pada tahun 1870-an Charles T. Russell dan rekan-rekannya memprakarsai penyiaran dari hasil pelajaran Alkitab mereka melalui khotbah-khotbah dan barang cetakan. Di seluruh negeri, mereka yang memutuskan untuk bergabung dengan pekerjaan ini menganggap Russell dan rekan-rekan dekatnya sebagai badan dari pria-pria yang paling berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan Tuhan dan kepada siapa mereka dapat meminta nasihat sehubungan dengan kegiatan mereka.
Pada tahun 1884 Lembaga Risalat Menara Pengawal Sion menjadi badan hukum di bawah undang-undang Persemakmuran Pennsylvania. Russell dan rekan-rekannya yang bertanggung jawab sangat berperan dalam kepemimpinan Lembaga ini maupun kegiatan dari Siswa-Siswa Alkitab. Pada tahun 1909 mereka memindahkan kantor pusat mereka ke Brooklyn, New York. Selama bertahun-tahun direktur-direktur dari Lembaga Menara Pengawal dan pria-pria lain yang bekerja erat bersama mereka, yang memenuhi syarat secara rohani dan diurapi, melayani sebagai badan pimpinan untuk Saksi-Saksi Yehuwa.
Badan Pimpinan terdiri dari sekelompok pria-pria Kristen yang terurap (13 orang pada tahun 1986), termasuk 7 yang menjadi dewan pimpinan dari Lembaga Menara Pengawal. Mereka memimpin kegiatan Saksi-Saksi Yehuwa seluas dunia. Mereka tidak diilhami oleh Allah dan karena itu bisa saja membuat kesalahan, namun mereka bersandar kepada Firman Allah yang tidak mungkin salah sebagai wewenang tertinggi di bumi, dan mempunyai pengalaman selama hidup mereka dalam hal ketundukan kepada kehendak Allah. Masing-masing sudah melayani lebih dari 40 tahun dalam pelayanan sepenuh-waktu bersama Saksi-Saksi Yehuwa.
Badan Pimpinan mengawasi apa yang diterbitkan Lembaga. Apa yang ditulis didasarkan pada pengamatan atas kebutuhan rohani dari kawanan domba dan merupakan hasil dari pelajaran yang sungguh-sungguh dan saksama serta penyelidikan Firman Allah. Seraya pria-pria ini terus mempelajari Alkitab dan mengamati pelaksanaan yang progresif dari maksud-tujuan Allah, penggenapan nubuat dalam peristiwa-peristiwa dunia, dan keadaan umat Allah di dunia, mereka kadang-kadang mungkin merasa perlu untuk membuat penyesuaian yang bersifat menjelaskan atas pengertian tentang beberapa ajaran. Dengan cara ini, pengetahuan tentang kebenaran makin bertambah.—Mazmur 97:11; Amsal 4:18; Daniel 12:4.
Badan Pimpinan telah melantik suatu Panitia Cabang yang terdiri dari tiga pria atau lebih yang memenuhi syarat secara rohani di setiap lebih dari 90 cabang di seluruh dunia untuk mengawasi kegiatan di lebih dari 200 negeri dan kepulauan. Cabang-cabang itu berkomunikasi dengan sidang-sidang di bawah pengawasan mereka. Ada komunikasi yang tetap antara Badan Pimpinan dan Panitia-Panitia Cabang, dan para anggota dari Badan Pimpinan secara pribadi mengunjungi banyak cabang setiap tahun untuk selalu mengetahui keadaannya.
Pria-pria ini bukanlah tuan-tuan dari iman orang-orang lain melainkan pelayan-pelayan yang bekerja keras agar banyak orang lain lagi dapat belajar tentang Firman Allah. Mereka tidak melayani demi keuntungan secara keuangan, tetapi kebutuhan materi mereka dipenuhi dengan cara yang sama seperti semua anggota lain dari keluarga-keluarga Bethel. Bukti bahwa mereka melayani dengan setia nyata dalam gairah, persatuan, standar-standar moral yang tinggi, dan keloyalan kepada ajaran-ajaran Alkitab yang diperlihatkan oleh Saksi-Saksi Yehuwa di seluruh dunia.—1 Korintus 3:5-9; 4:1, 2; 2 Korintus 1:24; 3:1-3; 1 Petrus 5:2, 3.
• Penyelenggaraan apa dalam hal kepemimpinan diperkembangkan?
• Siapa yang menjadi Badan Pimpinan dewasa ini, dan apa tanggung jawab mereka?
• Bagaimana pekerjaan diawasi di negeri-negeri lain?
[Peta di hlm. 26]
(Untuk keterangan lengkap, lihat publikasinya)
Daerah-daerah di mana Saksi-Saksi Yehuwa melakukan kehendak Allah
[Gambar di hlm. 26]
Presiden-presiden dari Lembaga Menara Pengawal
C. T. Russell, 1884-1916
J. F. Rutherford, 1916-1942
N. H. Knorr, 1942-1977
F. W. Franz, 1977-1992
[Gambar di hlm. 27]
Beberapa di antara lebih dari 90 kantor cabang yang mengawasi kegiatan Saksi-Saksi Yehuwa di seluruh dunia
Kanada
Zambia
Jerman
Jepang
Australia
Brasilia
-
-
Secara Keuangan Ditunjang melalui Sumbangan-Sumbangan SukarelaSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Secara Keuangan Ditunjang melalui Sumbangan-Sumbangan Sukarela
Semua kegiatan yang telah diuraikan sebelumnya didukung oleh pekerja-pekerja sukarela, sehingga biaya-biaya dapat dipertahankan serendah mungkin. Pelayanan pengabaran secara umum dan penyiaran bacaan dilakukan secara sukarela oleh Saksi-Saksi Yehuwa. Mereka membayar sendiri pengeluaran mereka. Penatua-penatua yang mengawasi sidang, dibantu oleh para pelayan sidang, tidak digaji untuk pelayanan mereka. Mereka menutup semua biaya mereka sendiri.
Bahkan para anggota dari Badan Pimpinan dan semua orang lain yang bekerja sepenuh waktu dalam mempersiapkan dan memproduksi Alkitab serta bacaan Alkitab, hanya mendapat tempat tinggal dan makanan serta tunjangan kecil untuk menutup ongkos-ongkos. Demikian pula dengan para pengawas keliling sepenuh-waktu.
Sumbangan-sumbangan yang bersahaja yang diterima untuk bacaan sebagian besar hanya menutup biaya pokok dari bahan, produksi, dan ongkos pengiriman. Semua biaya lain ditutup melalui sumbangan uang yang diberikan secara sukarela oleh Saksi-Saksi Yehuwa sendiri, melalui sumbangan atau hibah.
Di semua perhimpunan Saksi-Saksi Yehuwa, setempat atau di kebaktian-kebaktian, disediakan kotak-kotak sumbangan bagi mereka yang ingin menyumbang. Tidak ada kolekte. Mereka tidak perlu membayar iuran. Seperti ditulis dalam Alkitab, masing-masing dapat menyumbang menurut kerelaan hatinya.—2 Korintus 8:12; 9:7.
• Bagaimana semua kegiatan Saksi-Saksi Yehuwa didukung secara keuangan?
-
-
Ditindas karena KebenaranSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Ditindas karena Kebenaran
Saudara mungkin pernah mendengar dari teman-teman dan sanak keluarga bahwa Saksi-Saksi Yehuwa mengalami kesulitan dengan undang-undang, bahwa mereka dilarang oleh beberapa pemerintahan, atau bahwa mereka sebenarnya orang-orang jahat. Mengapa timbul pernyataan-pernyataan yang bertentangan mengenai mereka?
Bukan karena Saksi-Saksi itu tidak menghargai undang-undang melainkan karena mereka mengikuti jejak Yesus. Yesus mengatakan kepada murid-muridnya bahwa orang-orang akan mencela mereka, menganiaya mereka, dan mengatakan dusta berupa segala macam hal yang jahat mengenai mereka. Ini karena penentang utama dari Allah, Setan, adalah ilah dari dunia ini, dan ia ingin memalingkan orang-orang agar tidak melayani Allah.—Matius 5:10-12; 10:16-22, 34-39; 24:9, 10; Yohanes 15:17–16:3; 2 Timotius 3:12; 1 Petrus 5:8; Wahyu 12:17.
Ketika rasul-rasul ditangkap dan dibawa ke pengadilan, itu terjadi bukan karena mereka adalah penjahat-penjahat, pelaku kekerasan, atau penghasut. Tetapi karena mereka memberitakan kabar baik. Ketika rasul Paulus naik banding ke mahkamah agung, maksudnya ialah untuk membela dan dengan sah meneguhkan hak orang-orang Kristen untuk memberitakan kabar baik.—Kisah 4:18-20; 5:28-32; Filipi 1:7.
Dewasa ini, Saksi-Saksi Yehuwa adalah orang Kristen yang mentaati hukum, yang membayar pajak mereka dan memperlihatkan respek terhadap pejabat-pejabat yang berwenang. Mereka membayar kembali perkara-perkara Kaisar kepada Kaisar dan perkara-perkara Allah kepada Allah. Jika ada konflik antara mereka dengan salah seorang pejabat pemerintahan, ini disebabkan karena pemerintah tidak mengakui pekerjaan pengabaran mereka, atau karena sikap mereka yang netral dalam urusan antar bangsa-bangsa. Namun dalam hal ini Saksi-Saksi Yehuwa harus mengambil sikap yang sama seperti para rasul, yang mengatakan: ”Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.”—Kisah 5:29; Markus 12:17; Yohanes 18:36; Titus 3:1, 2.
Saksi-Saksi Yehuwa tidak ingin ditindas tetapi lebih senang menempuh kehidupan yang tenang dan tentram. Namun, jika karena mentaati hukum Allah dan teladan Yesus Kristus mereka ditindas, mereka merasa berbahagia untuk menanggungnya.—Matius 5:10-12; Kisah 5:40, 41; 1 Korintus 4:12; 1 Timotius 2:2; 1 Petrus 3:14, 15; 4:12-16.
• Mengapa hamba-hamba Yehuwa dicela dan ditindas?
• Mengapa kadang-kadang timbul konflik antara Saksi-Saksi Yehuwa dengan para pejabat pemerintahan, seperti halnya rasul-rasul Kristen?
• Bagaimana hamba-hamba Yehuwa memandang penindasan?
[Gambar di hlm. 29]
Yesus diseret ke hadapan Pilatus dan rasul Paulus dipenjarakan karena memberitakan Kerajaan Allah
-
-
Bersatu-Padu Melakukan Kehendak AllahSaksi-Saksi Yehuwa—Bersatu Padu Melakukan Kehendak Allah Seluas Dunia
-
-
Bersatu-Padu Melakukan Kehendak Allah
Kami harap semoga keterangan yang diberikan dalam brosur ini mengenai pelayanan, perhimpunan-perhimpunan, dan organisasi Saksi-Saksi Yehuwa menganjurkan pembaca untuk bergabung lebih sepenuhnya dengan mereka dalam menyembah Allah. Kami mengundang agar saudara sendiri belajar tentang Saksi-Saksi itu dengan secara pribadi bergabung bersama salah satu sidang dari Saksi-Saksi Yehuwa dan menghadiri kebaktian-kebaktian mereka. Dengan demikian saudara akan sangat dibantu untuk lebih mengerti kehendak Allah pada jaman sekarang.—Titus 2:11-14.
Seraya saudara menyelaraskan kehidupan saudara dengan standar-standar Alkitab untuk pekerjaan yang baik, saudara juga akan mendapat hak istimewa untuk ikut serta dengan Saksi-Saksi Yehuwa dalam kegiatan mereka. Selain menikmati pergaulan yang hangat dengan persekutuan saudara-saudara seluas dunia, saudara akan dapat berharap untuk melampaui akhir dari sistem sekarang, masuk ke dalam sistem baru yang penuh dengan perdamaian dan kebenaran.—2 Petrus 3:13.
[Gambar di hlm. 30, 31]
Gambar-gambar dari 18 di antara lebih dari 200 negeri dan kepulauan, di mana Saksi-Saksi Yehuwa bersatu-padu melakukan kehendak Allah
Nigeria
Austria
Brasilia
Jepang
Kanada
Guatemala
Argentina
Jerman
Taiwan
Finlandia
Afrika Selatan
India
Amerika Serikat
Fiji
Chili
Italia
Bolivia
Filipina
-