-
Mengapa Gereja-Gereja Tetap DiamSedarlah!—1995 | 8 Agustus
-
-
Mengenali para Pengikut Kristus yang Sejati
Saksi-Saksi Yehuwa sama sekali berbeda dari agama-agama dunia. Karena tidak menjadi bagian dari dunia, mereka tidak ambil bagian dalam peperangan antar bangsa. Karena menaati instruksi Allah, ’mereka telah menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak’. (Yesaya 2:4) Ya, karena menaati instruksi Kristus, mereka saling mengasihi. (Yohanes 13:35) Hal ini berarti bahwa mereka tidak pernah pergi berperang dan dengan sengaja saling melukai.
Sehubungan mengenali para penyembah sejati dari Allah, Alkitab dengan sangat jelas mengatakan, ”Anak-anak Allah dan anak-anak Iblis jelas dari fakta ini: Setiap orang yang tidak terus melakukan keadilbenaran tidak berasal dari Allah, demikian juga orang yang tidak mengasihi saudaranya. Karena inilah pesan yang telah kamu dengar sejak semula, bahwa kita sepatutnya memiliki kasih terhadap satu sama lain; tidak seperti Kain, yang berasal dari si fasik dan membantai saudaranya.”—1 Yoh 3:10-12.
Ya, sejarah memperlihatkan bahwa Saksi-Saksi Yehuwa selalu memperlihatkan kasih kepada sesama mereka bahkan ketika menghadapi tekanan yang hebat. Sewaktu Hitler berperang di seluruh Eropa, Saksi-Saksi berdiri teguh ketika menghadapi upaya-upaya Nazi yang brutal untuk membuat mereka ikut serta dalam pesta pembunuhan. Profesor Christine King dengan baik meringkaskan masalahnya, ”Saksi-Saksi Yehuwa memang buka suara. Mereka buka suara sejak permulaan. Mereka buka suara secara terpadu. Dan mereka buka suara dengan keberanian yang luar biasa, yang dapat memberikan pelajaran bagi kita semua.”
Hingga dunia ini aman di bawah kekuasaan yang pengasih dari pemerintahan Yehuwa dan bebas dari perang serta kejahatan, Saksi-Saksi Yehuwa akan terus buka suara. Selama hal itu adalah kehendak dari Yehuwa, Tuan Yang Berdaulat, majalah ini akan menyingkapkan kejahatan dari dunia yang bersifat setan ini dan mengumumkan satu-satunya harapan sejati bagi umat manusia, Kerajaan Allah.—Matius 6:9, 10.
-
-
Mengapa Gereja-Gereja Tetap DiamSedarlah!—1995 | 8 Agustus
-
-
[Gambar di hlm. 31]
Tidak seperti gereja-gereja, Saksi-Saksi Yehuwa buka suara menentang Naziisme
-