PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Apakah Agama Seharusnya Terlibat dalam Politik?
    Topik Menarik Lainnya
    • Apakah Yesus terlibat urusan politik?

      Tidak. Sewaktu hidup di bumi, Yesus tidak terlibat dalam urusan politik dunia ini.

      Yesus tidak mau mendapat kedudukan politik. Setan si Iblis pernah berupaya menjadikan Yesus penguasa atas semua pemerintahan manusia. Dia menawari Yesus ”semua kerajaan di dunia”. Tapi Yesus menolaknya. (Matius 4:8-10)a Yesus juga pernah dipaksa untuk ikut campur dalam politik. Pada waktu itu, orang-orang menganggap Yesus bisa menjadi pemimpin yang baik. Tapi Alkitab mengatakan, ”Yesus, karena tahu bahwa mereka akan memaksa untuk menjadikan dia raja, pergi lagi ke gunung sendirian.” (Yohanes 6:15) Yesus tidak mengikuti keinginan orang-orang itu. Dia sama sekali tidak mau terlibat dalam urusan politik.

      Yesus tidak membela salah satu pihak dalam urusan politik. Misalnya pada zaman Yesus, orang Yahudi tidak suka dengan kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah Romawi. Mereka merasa bahwa itu tidak adil dan membebani. Beberapa orang Yahudi berupaya agar Yesus membela mereka dalam hal ini. Tapi, Yesus tidak mau menyatakan pendapatnya tentang apakah membayar pajak itu adil atau tidak. Dia mengatakan kepada mereka, ”Berikan milik Kaisar kepada Kaisar [pemerintah], tapi milik Allah kepada Allah.” (Markus 12:13-17) Ya, Yesus tetap netral dalam urusan politik. Tapi, dia menunjukkan bahwa pajak yang diminta oleh pemerintah Romawi harus dibayar. Meski begitu, itu bukan berarti seseorang harus melakukan semua hal yang diminta oleh pemerintah. Yesus menunjukkan bahwa ada hal-hal yang hanya boleh diberikan kepada Allah. Kalau pemerintah meminta apa yang adalah hak Allah, seperti pengabdian dan penyembahan, seseorang tidak boleh memberikannya.​—Matius 4:10; 22:37, 38.

      Yesus mendukung pemerintahan yang ada di surga, yaitu Kerajaan Allah. Dia juga mengajar orang lain tentang Kerajaan itu. (Lukas 4:43) Yesus tahu bahwa pemerintahan manusia tidak bisa mewujudkan apa yang Allah inginkan bagi bumi ini. Hanya Kerajaan Allah yang bisa melakukan hal itu. (Matius 6:10) Yesus juga tahu bahwa Kerajaan Allah tidak akan memerintah dengan menggunakan pemerintahan manusia. Sebaliknya, Kerajaan itu akan menggantikan semua pemerintahan manusia. (Daniel 2:44) Karena alasan-alasan itulah Yesus tidak ikut campur dalam urusan politik.

  • Apakah Agama Seharusnya Terlibat dalam Politik?
    Topik Menarik Lainnya
      • ”Sama sekali tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Yesus ingin punya kedudukan di bidang politik atau militer, dan . . . para muridnya juga punya pandangan yang sama.”​—Jesus and Judaism, halaman 231.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan