-
Pemerintahan Dunia Sedang BerubahMenara Pengawal—1988 (Seri 49) | Menara Pengawal—1988 (Seri 49)
-
-
”Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapanNya. Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.”—Daniel 7:13, 14.
Jadi Daniel digunakan untuk menubuatkan bahwa ”Yang Lanjut Usianya,” Allah Yehuwa sendiri, akan menghapuskan pemerintahan-pemerintahan yang salah atur yang menindas umat manusia. Ia akan menggantikannya dengan pemerintahan yang lebih baik daripada yang pernah dapat dibayangkan umat manusia—suatu Kerajaan yang tidak kelihatan yang menjalankan kuasa dan wewenang dari surga. Namun siapa gerangan ”seorang seperti anak manusia” yang akan menerima Kerajaan itu?
Kita tidak dibiarkan ragu-ragu. Yesus memperkenalkan dirinya sebagai ”Anak Manusia.” Ia menggambarkan kehadirannya sebagai masa manakala ”Anak Manusia datang dalam kemuliaanNya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia.” (Matius 25:31) Pada waktu imam besar Yahudi memerintahkan agar Yesus memberitahu mahkamah apakah ia adalah ”Mesias, Anak Allah, atau tidak,” Yesus menjawab: ”Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit.”a—Matius 26:63, 64.
-
-
Pemerintahan Dunia Sedang BerubahMenara Pengawal—1988 (Seri 49) | Menara Pengawal—1988 (Seri 49)
-
-
Tetapi apa gerangan Kerajaan tersebut? Hal itu jauh lebih daripada sekedar pengaruh yang baik dalam hati dan kehidupan manusia. Itu juga jauh melebihi kehidupan dari apa yang disebut Gereja Kristen. Kerajaan Allah adalah pemerintahan yang nyata. Kerajaan itu mempunyai raja, rekan-rekan penguasa, suatu wilayah, dan rakyat.
-
-
Pemerintahan Dunia Sedang BerubahMenara Pengawal—1988 (Seri 49) | Menara Pengawal—1988 (Seri 49)
-
-
”Celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu bahwa waktunya sudah singkat.”—Wahyu 12:9-12.
Waktu yang singkat itu akan segera berakhir. Beberapa pasal kemudian, Yesus yang dimuliakan tampak menunggangi seekor kuda putih. Ia disebut ”Firman Allah,” dan ia akan ”memukul segala bangsa” dan ”menggembalakan mereka dengan gada besi”—tepat sebagaimana diperlihatkan Daniel bahwa bangsa-bangsa akan diremukkan oleh Kerajaan Allah yang seperti batu yang akan bertambah besar memenuhi seluruh bumi.—Wahyu 19:11-16; Daniel 2:34, 35, 44, 45.
Kuasa-kuasa politik manusia yang seperti binatang tidak pernah lagi akan menindas umat manusia!
Rekan-Rekan Penguasa
Tetapi masih ada lebih banyak hal lagi. Daniel diilhamkan untuk mengatakan bahwa Kerajaan itu akan diberikan tidak hanya kepada ”seorang yang seperti anak manusia” tetapi juga ”kepada orang-orang kudus, umat Yang Mahatinggi.”—Daniel 7:27.
Siapakah mereka ini? Buku Wahyu mengatakan mengenai Anak Domba, Yesus Kristus: ”Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi.” Dikatakan selanjutnya bahwa mereka akan menjadi ”imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.” Jumlah mereka disebutkan yaitu 144.000.—Wahyu 5:9, 10; 14:1; 20:6.
Inilah orang-orang yang dipilih oleh Allah Yang Mahatinggi untuk ikut bersama Yesus Kristus, PutraNya, dalam pemerintahan dunia. Apakah masa depan kita akan lebih baik di tangan pribadi yang telah dipilih Allah? Pasti, Kerajaan ini akan menjadi pemerintahan yang terbaik—jauh lebih unggul dibanding dengan apapun yang pernah dikenal manusia. Di bawah pemerintahannya seluruh bumi akan diubah menjadi Firdaus yang selaras dengan maksud-tujuan Allah semula.
-