-
Pasal Terakhir dari ’Kitab Peperangan Yehuwa’Menara Pengawal—1990 | 1 Juli
-
-
Raja-Imam Melkisedek secara nubuat menggambarkan Pribadi yang akan menjadi Imam Besar dari Allah Yang Mahatinggi dan juga panglima perang perkasa didukung oleh Allah Tertinggi. Mazmur 110, yang digubah di bawah ilham oleh raja-pejuang Daud, ditujukan kepada Pribadi yang lebih besar dari Melkisedek di negeri Salem. Bunyinya, ”Tongkat kekuatanmu akan diulurkan [Yehuwa] dari Sion: memerintahlah di antara musuhmu! [Yehuwa] telah bersumpah dan Ia tidak akan menyesal: ’Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut [peraturan, NW] Melkisedek.’ [Yehuwa] ada di sebelah kananmu; Ia meremukkan raja-raja pada hari murkaNya.”—Mazmur 110:2, 4, 5.
13. Dalam Ibrani pasal 7 dan 8, Pribadi yang lebih besar daripada Melkisedek zaman purba dinyatakan sebagai siapa, dan ke dalam tempat tinggi apakah Ia masuk, dengan membawa korban apa?
13 Penulis buku Ibrani yang diilhami menyingkapkan identitas Pribadi kepada siapa kata-kata tersebut sebenarnya ditujukan ketika ia berkata, ”Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.” (Ibrani 6:20)
-
-
Pasal Terakhir dari ’Kitab Peperangan Yehuwa’Menara Pengawal—1990 | 1 Juli
-
-
17. Siapakah yang Yehuwa akan utus untuk berperang atas nama-Nya, dan dengan demikian apa yang akan Ia tunjukkan kepada segala bangsa dewasa ini?
17 Pada waktunya, Allah Yehuwa akan mengutus Yesus Kristus, Melkisedek Yang Lebih Besar, sebagai pejuang yang perkasa. Melalui dia, Yehuwa akan membuat nama bagi Diri-Nya sendiri yang jauh melebihi apapun di masa lalu yang dicatat dalam kitab Peperangan Yehuwa atau dalam Kitab-Kitab Ibrani dari Alkitab.
-