PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Ayub
    Pemahaman Alkitab, Jilid 1
    • Integritas Ayub. Integritas Ayub kepada Yehuwa ditantang oleh Setan. Kemudian Yehuwa, yang yakin akan integritas Ayub dan mengetahui kesanggupan-Nya untuk memulihkan dan memberikan upah kepada Ayub, mengizinkan Setan menguji integritas Ayub sampai habis-habisan, tetapi Ia tidak mengizinkan Setan membunuh Ayub. Meskipun Setan menggunakan berbagai cara, pertama-tama mengambil ternak Ayub dan hamba-hambanya, lalu anak-anaknya (Ayb 1:13-19), Ayub tidak pernah menuduh Allah bertindak keterlaluan atau melakukan kesalahan. Ia juga tidak berpaling dari Allah, bahkan ketika ia mendapat tekanan dari istrinya sendiri dan orang-orang lain. (Ayb 1:20-22; 2:9, 10) Ia mengatakan kebenaran tentang Allah. (Ayb 42:8) Ia menerima teguran karena terlalu bersemangat untuk menyatakan dirinya adil-benar dan lalai membenarkan Allah (Ayb 32:2), dan ia mengakui dosa-dosanya kepada Allah.—Ayb 42:1-6.

      Yehuwa mengasihi Ayub. Pada akhir haluan Ayub yang setia di bawah ujian, Allah mengangkatnya menjadi imam bagi ketiga temannya yang telah bersoal-jawab dengannya, dan Allah memulihkan keadaan Ayub. Sekali lagi ia mempunyai keluarga yang baik (jelas dengan istri yang sama) dan dua kali lebih banyak harta daripada sebelumnya. Semua kerabatnya dan rekan-rekan lamanya menghormati dia lagi dan membawa hadiah-hadiah untuknya. (Ayb 42:7-15) Ia masih melihat putra-putra dan cucu-cucunya sampai empat generasi.—Ayb 42:16.

      Melalui nabi Yehezkiel, Allah menyebut Ayub sebagai teladan keadilbenaran. (Yeh 14:14, 20) Ketekunannya menghadapi penderitaan dengan sabar dijadikan pola bagi orang-orang Kristen dan kebahagiaan yang dinikmatinya setelah itu benar-benar menonjolkan kasih sayang dan belas kasihan Yehuwa. (Yak 5:11) Catatan tentang pengalamannya yang sarat dengan cobaan memberikan penghiburan dan kekuatan yang besar kepada orang-orang Kristen, dan banyak prinsip Alkitab ditonjolkan dan disorot dalam buku yang menyandang namanya.

  • Ayub, Buku
    Pemahaman Alkitab, Jilid 1
    • Meskipun Ayub tidak memahami sengketa ini, ia tidak membiarkan ketiga temannya membuatnya ragu-ragu bahwa ia telah berintegritas. (Ayb 27:5)

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan