PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Membenci ”Segala Perkara Iblis yang Dalam-Dalam”
    Wahyu—Klimaksnya yang Menakjubkan Sudah Dekat!
    • Para penatua waspada terhadap kecenderungan ke arah sikap yang tidak teokratis dan perbuatan salah. Mereka berusaha membantu pria-pria maupun wanita-wanita yang berada dalam bahaya agar mereka dapat membina kerohanian dan membuat penyesuaian sebelum terlambat. (Galatia 5:16; 6:1) Dengan kasih dan tegas, para pengawas Kristen ini mencegah usaha apapun dari kaum wanita untuk membentuk kelompok-kelompok dengan tujuan memperkembangkan tindakan-tindakan yang serupa dengan gerakan pembebasan wanita. Selain itu, nasihat yang tepat pada waktunya diberikan secara berkala dalam publikasi-publikasi Lembaga Menara Pengawal.a

      12. Dalam hal apa golongan Yohanes dewasa ini memperlihatkan gairah yang serupa dengan gairah Yehu?

      12 Namun, jika ada imoralitas yang serius, dan khususnya apabila hal ini menjadi kebiasaan, para pedosa yang tidak bertobat harus dipecat.

  • Membenci ”Segala Perkara Iblis yang Dalam-Dalam”
    Wahyu—Klimaksnya yang Menakjubkan Sudah Dekat!
    • Mereka yang telah menyerah kepada pengaruh wanita yang salah ini juga akan menderita kesusahan yang besar—kesedihan karena dipecat, dikucilkan dari sidang Kristen seolah-olah mati. Jika mereka tidak bertobat, berpaling, dan diterima kembali ke dalam sidang, mereka juga akan menghadapi kematian jasmani melalui ”bela sampar yang mematikan”—selambat-lambatnya, dalam sengsara besar. Sementara itu, pemulihan masih mungkin jika mereka benar-benar bertobat dari perbuatan salah mereka.—Matius 24:21, 22; 2 Korintus 7:10.

      14. (a) Bagaimana Yesus menggunakan para penatua untuk menangani problem-problem tertentu, seperti misalnya pengaruh Izebel? (b) Bagaimana hendaknya sidang mendukung para penatua yang menangani problem-problem sedemikian?

      14 ”Semua jemaat” harus mengetahui bahwa Yesus menyelidiki ”ginjal,” perasaan yang paling dalam, dan ”hati,” batin manusia yang tersembunyi, termasuk motif-motif yang sebenarnya. Untuk itu, ia menggunakan bintang-bintang, atau para penatua yang dipercaya, dalam menangani problem-problem tertentu, seperti misalnya pengaruh Izebel apapun yang muncul. (Wahyu 1:20) Setelah para penatua dengan saksama memeriksa masalah semacam ini dan memberikan keputusan, pribadi-pribadi tidak layak untuk menyelidiki mengapa dan untuk alasan apa tindakan itu diambil. Semua hendaknya dengan rendah hati menerima cara para penatua menangani masalah-masalah itu dan terus mendukung bintang-bintang sidang ini. Keloyalan kepada Yehuwa dan penyelenggaraan organisasiNya akan mendapat pahala. (Mazmur 37:27-29; Ibrani 13:7, 17)

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan