-
Yerusalem BaruPemahaman Alkitab, Jilid 2
-
-
Pada tahun 537 SM, Yehuwa menciptakan ”langit baru dan bumi baru” ketika sisa orang Yahudi dipulihkan ke Yerusalem dari pembuangan di Babilon. (Yes 65:17) Tampaknya kedudukan Zerubabel (seorang keturunan Daud) sebagai gubernur yang dibantu oleh Imam Besar Yosua, di kota Yerusalem, membentuk ”langit baru” ketika itu. (Hag 1:1, 14; lihat LANGIT DAN SURGA [Langit baru dan bumi baru].) Yerusalem Baru, beserta Kristus pada takhtanya di kota simbolis ini, membentuk ”langit baru” yang memerintah atas ”bumi baru”, yakni masyarakat manusia di bumi.
-
-
Yerusalem BaruPemahaman Alkitab, Jilid 2
-
-
Pemerintahan yang Murni dan Membawa Manfaat. Jalan masuk ke dalam Yerusalem Baru adalah melalui 12 gerbang yang terdapat pada tembok-temboknya yang megah, tiga di setiap sisi, masing-masing terbuat dari sebuah mutiara yang besar. Meskipun gerbang-gerbang tersebut tidak pernah ditutup, ”apa pun yang tidak suci dan siapa pun yang terus melakukan perkara yang menjijikkan dan berdusta tidak boleh masuk ke dalamnya; hanya mereka yang tertulis dalam gulungan kehidupan dari Anak Domba”. Sungguh kota yang kudus dan suci, namun tidak terlihat ada bait untuk beribadat, sebab ”Allah Yehuwa Yang Mahakuasa adalah baitnya, juga Anak Domba itu”. Dan kota itu ”tidak membutuhkan matahari ataupun bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya, dan pelitanya adalah Anak Domba itu”. Pemerintahannya atas bangsa-bangsa akan membawa manfaat bagi mereka, karena ”bangsa-bangsa akan berjalan dengan terangnya”.—Pny 21:22-27.
-