-
Apakah Allah Memang Peduli Terhadap Perempuan?Menara Pengawal—2012 | 1 September
-
-
1. Kebebasan pribadi. Tidak seperti perempuan di negeri-negeri lainnya pada zaman dahulu, kaum perempuan di Israel menikmati banyak kebebasan. Walaupun suami diberi peranan sebagai kepala keluarga, sang istri dengan kepercayaan penuh suaminya dapat ”mempertimbangkan untuk membeli sebuah ladang dan kemudian memperolehnya” lalu ”membuat kebun anggur”. Apabila sang istri terampil memintal dan menenun, ia bahkan dapat menjalankan bisnis sendiri. (Amsal 31:11, 16-19) Di bawah Hukum Musa, perempuan dipandang sebagai pribadi yang memiliki hak-haknya sendiri, tidak hanya sebagai tambahan bagi pria.
-
-
Apakah Allah Memang Peduli Terhadap Perempuan?Menara Pengawal—2012 | 1 September
-
-
3. Dihormati dan direspek. Sepuluh Perintah dengan jelas menetapkan, ”Hormatilah bapakmu dan ibumu.” (Keluaran 20:12) Dalam peribahasa dari Raja Salomo yang bijaksana, kita membaca, ”Putraku, dengarkanlah disiplin bapakmu, dan jangan meninggalkan hukum ibumu.”—Amsal 1:8.
Hukum mencakup peraturan terperinci mengenai tingkah laku di antara orang-orang yang belum menikah, yang menunjukkan respek kepada perempuan. (Imamat 18:6, 9; Ulangan 22:25, 26) Suami yang baik harus mempertimbangkan keterbatasan fisik dan biologis istrinya.—Imamat 18:19.
-