-
Membuka Rahasia SuciWahyu—Klimaksnya yang Menakjubkan Sudah Dekat!
-
-
11. Mengapa begitu tepat waktunya bagi Gembala Utama itu untuk memperingatkan sidang-sidang terhadap gejala-gejala yang berkembang?
11 Tetapi, rasul Paulus telah menubuatkan bahwa akan terjadi kemurtadan di kalangan orang-orang Kristen terurap, dan pesan-pesan dari Yesus memperlihatkan bahwa dalam usia Yohanes yang lanjut kemurtadan ini sudah mulai berkembang. Yohanes adalah orang terakhir dari mereka yang bertindak sebagai penahan dari usaha Setan sekuat tenaga untuk merusak benih perempuan itu. (2 Tesalonika 2:3-12; 2 Petrus 2:1-3; 2 Yohanes 7-11) Jadi memang ini waktu yang tepat bagi Gembala Utama dari Yehuwa untuk menulis kepada para penatua di sidang-sidang, memperingatkan tentang gejala-gejala yang berkembang dan menganjurkan orang-orang yang berhati jujur agar tetap teguh demi kebenaran.
-
-
Membuka Rahasia SuciWahyu—Klimaksnya yang Menakjubkan Sudah Dekat!
-
-
Sesungguhnya, para pendeta Susunan Kristen telah menjadi anggota-anggota yang paling terkemuka dari benih Setan. Ketika menyebut mereka sebagai ”si pendurhaka,” rasul Paulus menubuatkan bahwa ’kedatangan mereka adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat.’—2 Tesalonika 2:9, 10.
16. (a) Terhadap siapa para pemimpin Susunan Kristen memperlihatkan kebencian khusus? (b) Apa yang terjadi dalam Susunan Kristen pada Abad Pertengahan? (c) Apakah pemberontakan Protestan, atau Reformasi, mengubah haluan yang murtad dari Susunan Kristen?
16 Meskipun mengaku sebagai gembala dari kawanan domba Allah, para pemimpin Susunan Kristen, secara agama dan duniawi, telah memperlihatkan kebencian khusus terhadap setiap orang yang berusaha menganjurkan pembacaan Alkitab atau siapapun yang menyingkapkan praktek-praktek mereka yang tidak berdasarkan Alkitab. John Hus dan penerjemah Alkitab William Tyndale dikejar dan dihukum mati sebagai martir. Selama Abad Pertengahan yang gelap-gulita, kekuasaan golongan yang murtad mencapai puncaknya dalam hal inkwisisi Katolik yang keji. Setiap orang yang membantah ajaran atau wewenang gereja ditindas tanpa ampun, dan tidak terhitung banyaknya orang yang dianggap bidat disiksa sampai mati atau dibakar pada tiang. Jadi Setan berusaha memastikan agar benih sejati apapun yang berasal dari organisasi Allah yang diumpamakan seperti seorang perempuan dengan cepat dihancurkan. Ketika pemberontakan Protestan, atau Reformasi, terjadi (dari tahun 1517 seterusnya), banyak dari gereja-gereja Protestan memperlihatkan semangat tidak toleran yang sama. Mereka juga berhutang darah dengan membunuh sebagai martir orang-orang yang berusaha loyal kepada Allah dan Kristus. Benar, ”darah orang-orang kudus” dicurahkan dengan deras!—Wahyu 16:6; bandingkan Matius 23:33-36.
-