PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Dapatkah Anda Mempercayai Janji-Janji Allah?
    Sedarlah!—1995 | 8 Juni
    • Mesias yang Dijanjikan

      Allah tidak hanya menjanjikan seorang Mesias untuk membebaskan umat manusia dari akibat dosa dan kematian melainkan juga menyediakan puluhan nubuat untuk mengidentifikasi Pribadi yang Dijanjikan itu. Pertimbangkan beberapa saja dari nubuat-nubuat ini, yang tidak mungkin Yesus atur untuk digenapi.

      Telah dinubuatkan ratusan tahun sebelumnya bahwa Pribadi yang Dijanjikan akan dilahirkan di Betlehem dan bahwa ia akan dilahirkan oleh seorang perawan. (Bandingkan Mikha 5:1 dan Matius 2:​3-9; Yesaya 7:14 dan Matius 1:22, 23.) Telah dinubuatkan bahwa ia akan dikhianati dengan harga 30 keping perak. (Zakharia 11:12, 13; Matius 27:3-5) Juga telah dinubuatkan bahwa tidak satu tulang pun dari tubuhnya akan dipatahkan dan bahwa undi akan dilempar untuk pakaiannya.​—Bandingkan Mazmur 34:21 dan Yohanes 19:36; Mazmur 22:19 dan Matius 27:35.

      Yang khususnya penting ialah fakta bahwa Alkitab menubuatkan bilamana sang Mesias akan datang. Firman Allah menubuatkan, ”Dari saat firman itu keluar, yakni bahwa Yerusalem akan dipulihkan dan dibangun kembali, sampai pada kedatangan seorang yang diurapi, seorang raja, ada tujuh kali tujuh masa [”tujuh minggu”, NW]; dan enam puluh dua kali tujuh masa [”enam puluh dua minggu”, NW].” (Daniel 9:25) Menurut Alkitab, firman untuk memulihkan dan membangun kembali tembok-tembok Yerusalem diberikan pada tahun ke-20 dari pemerintahan Raja Artahsasta, yang ditunjukkan oleh sejarah duniawi adalah pada tahun 455 SM. (Nehemia 2:1-8) Enam puluh sembilan minggu tahun berakhir 483 tahun kemudian (7 x 69 = 483), pada tahun 29 M. Itu adalah tahun yang sebenarnya manakala Yesus dibaptis dan diurapi dengan roh kudus, dengan demikian menjadi Mesias, atau Kristus!

      Yang mencolok ialah orang-orang pada zaman Yesus sedang mengharapkan Mesias akan muncul pada waktu itu, sebagaimana dicatat sejarawan Kristen Lukas. (Lukas 3:15) Sejarawan Romawi Tacitus dan Suetonius, sejarawan Yahudi Josephus, dan filsuf Yahudi Philo Judaeus juga membuktikan bahwa orang-orang sedang menanti-nantikan Mesias pada zaman itu. Bahkan Abba Hillel Silver, dalam bukunya A History of Messianic Speculation in Israel (Sejarah Tentang Spekulasi Mesianik di Israel), mengakui bahwa ”sang Mesias diharapkan datang sekitar seperempat kedua dari abad pertama M”. Hal ini, katanya, disebabkan oleh ”kronologi yang populer dari masa itu”, yang sebagian berasal dari kitab Daniel.

      Mengingat informasi demikian, tidaklah mengherankan bahwa Alkitab juga menunjukkan bilamana Mesias akan kembali untuk memulai pemerintahannya sebagai raja. Bukti kronologis yang terdapat dalam nubuat Daniel menunjuk saat yang spesifik bila ”Yang Mahatinggi” akan menyerahkan pemerintahan atas bumi kepada ”orang yang paling kecil sekalipun” dari umat manusia, Yesus Kristus. (Daniel 4:17-25; Matius 11:29) Suatu jangka waktu ”tujuh masa”, atau tujuh tahun nubuat, disebutkan, dan jangka waktu ini telah diperhitungkan akan berakhir pada tahun 1914.a

  • Dapatkah Anda Mempercayai Janji-Janji Allah?
    Sedarlah!—1995 | 8 Juni
    • a Lihat buku Saudara Dapat Hidup Kekal dalam Firdaus di Bumi, halaman 138-41, yang diterbitkan oleh Watchtower Bible and Tract Society of New York, Inc.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan