-
Gerakan Zaman Baru yang PopulerSedarlah!—1994 | 8 Maret
-
-
Gerakan Zaman Baru yang Populer
KITA hidup pada zaman yang kritis. Nilai-nilai dan gaya hidup tradisional terus-menerus dipertanyakan. Bauran yang rapuh dari agama dan politik mendorong kita dari satu krisis ke krisis lain. Sains dan teknologi tidak mendatangkan jalan keluar yang permanen bagi problem-problem umat manusia. Banyak orang diyakinkan bahwa urusan-urusan semacam itu tidak dapat diselesaikan kecuali suatu sistem dunia baru yang menyeluruh diperkenalkan.
Namun, bagaimana zaman semacam itu bisa ada? Melalui campur tangan Allah? Jika demikian, haruskah kita terus menunggu? Atau adakah sesuatu yang dapat kita lakukan sendiri? Dapatkah kita mewujudkan era baru yang sangat dibutuhkan ini? Jutaan orang di seluas dunia dari segala lapisan masyarakat percaya bahwa mereka dapat memainkan peranan aktif dalam menghadirkan suatu era baru yang penuh perdamaian dan persaudaraan. Mereka tergabung dalam gerakan Zaman Baru yang revolusioner, dan mereka ingin agar Anda bergabung bersama mereka!
Gerakan Sedunia
Pernahkah Anda mendengar tentang gerakan Zaman Baru? Di banyak negeri, istilah ”Zaman Baru” dalam arti yang bebas telah diterapkan kepada beberapa bentuk populer dari bacaan, musik, dan seni. Bahkan, terdapat restoran-restoran Zaman Baru! Atlet-atlet olahraga dan bintang-bintang Hollywood mempromosikan gerakan ini. Para anggotanya menyelenggarakan konferensi dan pameran secara berkala. Istilah ”Zaman Baru” juga telah dihubungkan secara luas dengan barang-barang konsumsi, seperti kosmetik, produk-produk kecantikan, vitamin, dan alat-alat perawatan kesehatan. Buku-buku mengenai Zaman Baru telah terjual mencapai angka jutaan. Beberapa toko memiliki bagian khusus untuk buku-buku itu. Banyak dari buku-buku ini memberikan pengaruh keagamaan yang kuat kepada para pembacanya.
Dalam bukunya The Cosmic Self—A Penetrating Look at Today’s New Age Movements, penulis bernama Ted Peters mengacu kepada gerakan tersebut sebagai ”padanan dari suatu bom hidrogen agama dalam ledakan yang berkepanjangan selama hampir tiga dasawarsa hingga sekarang”. Ia menambahkan bahwa ”nabi-nabi Zaman Baru sedang menobatkan orang-orang; dan ajaran-ajaran mereka sedang diadopsi . . . oleh orang-orang Protestan, Katolik Roma, Yahudi, ateis, serta sejumlah besar penganut agama Buddha dan Hindu di Amerika Utara”.
The Times dari London melaporkan bahwa ”Ajaran Zaman Baru . . . kemungkinan kini merupakan keyakinan yang berkembang paling pesat di Barat. Segera, diperkirakan, 25 persen orang-orang Amerika akan menerima Ajaran Zaman Baru hingga taraf tertentu”. Majalah Swiss Fundamentum mengamati bahwa, di Belanda, kira-kira seratus teolog mengadakan pertemuan secara tetap tentu ”untuk mendiskusikan bagaimana pemikiran Zaman Baru dapat diperkenalkan ke dalam kehidupan gereja dan juga ke dalam khotbah”. Sebuah majalah lain menyatakan bahwa ”negara-negara di seputar dunia memiliki pendekatan mereka masing-masing terhadap Zaman Baru, namun daya tariknya bersifat universal”.
Perusahaan-perusahaan dagang telah mengeluarkan jutaan dolar untuk membayar konsultan-konsultan Zaman Baru dan untuk memasukkan karyawan-karyawan mereka dalam program-program Zaman Baru. San Francisco Chronicle melaporkan bahwa ”Pemikiran Zaman Baru telah menembus kubu-kubu tertinggi dari lembaga-lembaga bisnis Amerika”. Surat kabar itu menambahkan bahwa sebuah survei atas 500 perusahaan menyingkapkan bahwa lebih dari 50 persen memiliki keterlibatan tertentu dengan pemikiran Zaman Baru.
Namun apa gerangan kecenderungan Zaman Baru itu, dan bagaimana asal mulanya? Apakah hal itu akan benar-benar mendatangkan perdamaian dan keharmonisan atas bumi? Apa yang diajarkannya, dan bagaimana hal itu mempengaruhi Anda?
-
-
Apa Gerakan Zaman Baru Itu?Sedarlah!—1994 | 8 Maret
-
-
Apa Gerakan Zaman Baru Itu?
GERAKAN ini bukan sebuah organisasi, namun ratusan organisasi mempromosikan ajarannya. Ia tidak memiliki kepemimpinan terpusat, namun jumlah filsuf dan ahlinya mungkin mencapai angka ribuan. Ia tidak memiliki buku resmi yang berisi dogma dan kepercayaan, namun para penganutnya dapat menyerap kredo-kredonya di hampir setiap perpustakaan umum di seluas dunia. Ia tidak memiliki allah pribadi untuk disembah, namun ia sering kali mempromosikan gagasan mengenai suatu allah yang dapat ditemui di mana saja.
Apakah itu? Itu adalah gerakan Zaman Baru: suatu bauran bebas dari ideologi agama, budaya, sosial, politik, dan sains, yang digabungkan dengan daya tarik ajaran-ajaran mistik, paranormal, sihir dari dunia Timur, dan bahkan beberapa cabang dari psikologi modern. Bauran tersebut mencakup kepercayaan dalam astrologi, reinkarnasi, kehidupan di luar angkasa, evolusi, dan kehidupan setelah kematian. Kepedulian lingkungan dan kesehatan juga merupakan bagian yang penting.
Siapa pun dapat bergabung dengan gerakan ini. Tidak ada upacara penerimaan atau pembaptisan. Orang-orang juga tidak perlu melepaskan agama mereka untuk menjadi anggota gerakan tersebut. Di lain pihak, banyak orang tidak suka diberi predikat ”Zaman Baru” hanya karena mereka percaya akan beberapa konsep yang dianut oleh gerakan Zaman Baru atau menikmati beberapa kesenian atau musik yang disebut Zaman Baru.
Para penganutnya jarang menyatakan diri sebagai penganut-penganut Zaman Baru. Sebenarnya, istilah ”Zaman Baru” terutama digunakan oleh media massa. Akhir-akhir ini, buku, toko, seminar, dan program Zaman Baru sering kali menghindari istilah itu. Library Journal menjelaskan bahwa ”terlalu digembar-gemborkannya oleh media pada akhir tahun 1980-an, menciptakan suatu pukulan sehubungan elemen-elemen yang lebih meragukan dari Zaman Baru (UFO, komunikasi dengan roh-roh halus, kristal, dll.); hal ini tercermin dalam fakta bahwa rumah-rumah penerbitan utama . . . dan bahkan wartawan Zaman Baru semakin menyingkirkan istilah Zaman Baru”. Dengan demikian, banyak orang boleh jadi berada di bawah pengaruh gagasan Zaman Baru bahkan tanpa menyadarinya.
Apanya yang Baru?
Gerakan Zaman Baru dianggap oleh banyak orang sebagai fenomena modern. Menurut Profesor Carl Raschke dari Universitas Denver, pemikiran Zaman Baru pada dasarnya ”adalah sisa cahaya dari titik balik budaya tahun Enam Puluhan”. Analis-analis lainnya juga menunjuk kepada tahun 1960-an, dengan pencarian kaum hippies akan kebebasan dan kebenaran, sebagai awal dari gerakan Zaman Baru. Banyak bekas hippies, sekarang berusia 40-an dan 50-an, masih mencari kebenaran yang sukar dimengerti tersebut. Namun pencarian mereka tidak lagi dianggap sebagai tingkah pola yang berubah-ubah dari anak-anak usia belasan tahun. Banyak dari antara mereka adalah orang-orang yang profesional dalam bidang pengetahuan yang bergengsi, aktif secara politik, dan kini menjadi anggota masyarakat yang terpandang.
Selama tahun 1970-an dan 1980-an, mereka menggunakan sumber daya intelektual dan finansial mereka untuk melanjutkan pencarian mereka. Hasilnya? Bauran kepercayaan mereka telah mendapat sambutan dan respek secara luas. Media dengan pesat mempelajarinya, menghasilkan kesadaran yang meluas sehubungan filsafat Zaman Baru.
Sebenarnya, sangat sedikit yang baru sehubungan kepercayaan Zaman Baru. Misalnya, filsafatnya terutama didasarkan atas ajaran mistik Timur, yang telah berusia ribuan tahun. Pertimbangkan beberapa saja dari gagasan Zaman Baru.
Harapan Zaman Baru
Dengan mendekatnya tahun 2000, gagasan untuk suatu masa depan yang lebih baik, suatu milenium yang lebih baik, semakin populer. Kepercayaan dasarnya adalah bahwa masyarakat modern sebagaimana kita ketahui akan digantikan oleh suatu masyarakat Utopia.a Menurut guru-guru Zaman Baru, ini akan dicapai melalui perubahan radikal atas pemikiran yang konvensional melalui pengetahuan mistik yang telah tersembunyi atau diabaikan hingga tahun-tahun belakangan ini. Mereka mengatakan bahwa era keselarasan yang baru ini akan memaksimumkan potensi manusia dan akan menghantar perdamaian rohani secara universal.
Harapan ini tampaknya didasarkan terutama atas ramalan para astrolog yang menunjuk kepada zaman kita sebagai ambang antara penghujung zaman Pisces dan datangnya zaman Aquarius. Para penganjur teori ini menyatakan bahwa rasi zodiak Pisces telah mendatangkan efek negatif atas umat manusia selama hampir 2.000 tahun. Mereka menuding Susunan Kristen sebagai penjahat utama dalam menciptakan masyarakat yang materialistis dan terbelakang. Susunan Kristen dituduh menghalangi kemajuan kebenaran. Namun dewasa ini kebenaran tersebut dapat diakui terdapat dalam ilmu gaib dan akan disingkapkan selama zaman Aquarius mendatang, zaman pencerahan rohani, zaman baru.
Para penganut Zaman Baru tidak sepakat tentang apakah masyarakat baru ini akan dihasilkan melalui kekuatan kosmik yang abstrak atau melalui upaya manusia. Sebuah teori mengatakan bahwa ”suatu ras dari mutan Homo sapiens Zaman Baru, yang muncul dari benih genetik yang ditanamkan oleh orang-orang di zaman purba yang mendapat pencerahan 3.500 tahun yang lalu, akan segera berkembang dan menyelamatkan dunia dari ketamakan”.—The Wall Street Journal, 11 Januari 1989.
Akan tetapi, harapan akan suatu zaman keemasan, Utopia, atau dunia baru demikian, bukanlah hal baru. Cerita rakyat dari hampir setiap kebudayaan utama mencakup harapan akan suatu masyarakat Utopia di masa depan. Mitologi Sumeria, Yunani, Romawi, dan Skandinavia memasukkan kepercayaan ini. Encyclopedia of Religion menyatakan, ”Kerinduan akan suatu utopia tempat seseorang bebas dari kemiskinan dan tempat perdamaian serta kemakmuran berdaulat telah benar-benar menjadi bagian yang integral dari agama di Cina sejak masa-masa pra-Ch‘in (sebelum 221 SM).” Kitab suci yang paling tua, Alkitab, berbicara mengenai suatu milenium manakala umat manusia akan dibawa kepada kesempurnaan, dan peperangan, kejahatan, kepedihan, serta kematian akan ditiadakan.—Wahyu 21:1-4.
Agama dari Diri Sendiri
Dalam film autobiografinya Out on a Limb, aktris kondang dan pengarang Zaman Baru bernama Shirley MacLaine berdiri di pantai yang berangin dengan merentangkan tangannya dan berseru, ”Saya adalah Allah! Saya adalah Allah!” Seperti dia, banyak penganut Zaman Baru mempromosikan pencarian akan diri yang lebih tinggi dan gagasan mengenai adanya suatu allah di dalam diri sendiri. Mereka mengajarkan bahwa umat manusia hanya perlu meningkatkan kesadaran mereka untuk menemukan keilahian mereka.
Menurut pendapat mereka, begitu hal ini tercapai, kenyataan berkenaan suatu jalinan universal menjadi jelas—segala sesuatu adalah allah, dan allah adalah segala sesuatu. Ini sama sekali bukan gagasan baru. Agama-agama purba dari Mesopotamia dan Mesir percaya akan ilah-ilah dari binatang, air, angin, dan angkasa. Belum lama berselang, Adolf Hitler diperkirakan menganjurkan orang-orang lain untuk menganut ”kepercayaan yang kuat dan heroik kepada Allah Alam, Allah dalam masyarakat kita sendiri, dalam nasib kita, dalam darah kita”.
Kebudayaan Zaman Baru sarat dengan bacaan, seminar, dan program pelatihan sehubungan dengan potensi pribadi dan pengembangan pribadi. ”Memahami batin sendiri” merupakan moto yang populer. Orang-orang dianjurkan untuk mencoba segala sesuatu yang dapat membantu mereka menyalurkan kesanggupan mereka sendiri. Sebagaimana dinyatakan seorang penulis dalam majalah Wilson Quarterly, ”pengajaran sentral gerakan tersebut adalah ’tidak soal apa yang Anda percayai asalkan itu bermanfaat bagi Anda’”.
Margot Adler, seorang guru Zaman Baru, menjelaskan bahwa banyak wanita yang bergabung dalam gerakan Zaman Baru wanita, melakukannya untuk ”alasan yang sangat bersifat pribadi. . . . Mereka membenci tubuh mereka sendiri, mereka membenci diri mereka sendiri. Mereka masuk ke dalam kelompok ini yang pada dasarnya mengatakan kepada Anda, ’Anda adalah Dewi, Anda cantik’”.
Majalah New York menggambarkan sebuah kelompok pencarian akan diri yang lebih tinggi, ”Seorang wanita bersenandung, ’Kami adalah guru-guru dari Fajar Baru. Kamilah pribadi-pribadi yang penting itu.’ Peserta lainnya, mengenakan tutup kepala bertanduk, topeng bulu, dan gaun berjumbai menari di hutan, mendengkur dan menggerak-gerakkan tangan, meratap dan mengerang.”
Ajaran Ilmu Gaib yang Dimurnikan
Beberapa konsep Zaman Baru menganjurkan suatu pandangan yang baru dan dimurnikan tentang ilmu gaib. Setanisme tidak lagi dikaitkan dengan ilmu gaib dalam benak banyak pengikut Zaman Baru. Seorang penulis majalah Free Inquiry menyatakan, ”Terdapat jumlah yang semakin bertambah dari orang yang mempraktekkan ilmu sihir, yang tak seorang pun darinya menganut suatu kepercayaan yang mengandung Setanisme.”
Suatu survei baru-baru ini di Jerman memperlihatkan bahwa terdapat 10.000 penyihir aktif di negeri itu. Bahkan anak-anak dipikat secara halus ke dalam ilmu gaib tersebut. Sebuah buku Jerman berjudul Der Griff nach unseren Kindern (Daya Serap Anak-Anak Kita) menjelaskan bahwa melalui ”kaset-kaset drama anak-anak, anak-anak dibiasakan dengan sosok baru dari penyihir sebagai seorang wanita normal yang menggunakan ilmu sihir untuk tujuan-tujuan yang baik”. Buku tersebut menambahkan, ”Dengan demikian perhatian dari bahkan anak-anak kecil ditarik kepada suatu haluan Zaman Baru yang dapat mengarahkan mereka ke alam supernatural.”
Dalam bukunya, Shirley MacLaine mempromosikan gagasan bahwa ilmu gaib semata-mata adalah pengetahuan tersembunyi dan bahwa yang tersembunyi tidak berarti bahwa itu bukan kebenaran. Filsafat ini telah memikat tak terhitung banyaknya orang untuk bermain-main dengan praktek-praktek spiritisme yang eksotik, seperti tenung, astrologi, telepati, dan berkomunikasi dengan roh-roh. Yang belakangan telah dikenal selama ribuan tahun sebagai ilmu perantara roh. Namun para penganut Zaman Baru menyebutnya komunikasi dengan roh-roh halus. Teori mereka menyatakan bahwa roh-roh orang mati memilih orang-orang tertentu untuk dijadikan saluran komunikasi mereka dengan umat manusia.
Mereka yang dianggap sebagai perantara manusia bisa menjadi kerasukan saat diinginkan dan berbicara atau menuliskan pesan ”pencerahan”, yang dikatakan berasal dari orang mati atau dari makhluk luar angkasa. Roh-roh orang mati dianggap sebagai tokoh yang bijaksana yang menunggu saat yang tepat untuk bereinkarnasi. Sementara itu, mereka diduga membimbing umat manusia kepada suatu zaman baru.
Banyak pengikut Zaman Baru berkumpul secara tetap tentu untuk mendengarkan apa yang dikatakan tokoh-tokoh ini melalui perantara-perantara mereka. Dan para penganut memiliki pilihan roh untuk diajak berkonsultasi. Dari antara roh-roh yang diduga berbicara dewasa ini adalah roh John Lennon dan Elvis Presley, makhluk-makhluk luar angkasa dengan nama seperti Attarro dan Rakorczy, dan seorang pejuang berusia 35.000 tahun dari Atlantik yang mistis bernama Ramtha.
Zaman Baru dan Kesehatan
Suatu jumlah yang kian bertambah dari pelaksana medis percaya bahwa para pasien tidak boleh diperlakukan sekadar sebagai mesin rusak dan bahwa pertimbangan hendaknya diberikan kepada kesehatan mental dan emosi seseorang. Pendekatan ini dikenal sebagai kedokteran holistic atau wholistic, dari kata ”whole (keseluruhan)”, dan itu tidak selalu berhubungan dengan kecenderungan Zaman Baru. Akan tetapi, banyak penganut Zaman Baru secara ketat mengikuti pengobatan holistic. Buku The Cosmic Self menjelaskan bahwa tanpa perlu menolak kemajuan medis, para pengikut Zaman Baru menyarankan untuk memperlakukan pasien sebagai suatu kesatuan pribadi yang menyeluruh, ”suatu organisme hidup yang terdiri dari tubuh, pikiran, dan roh”.
Para penganut Zaman Baru mengatakan bahwa kesehatan yang baik dapat ditemukan di luar dunia kedokteran yang konvensional. ”Tempat di mana kebanyakan orang pertama kali mengenal konsep Zaman Baru adalah di dunia kedokteran alternatif,” kata surat kabar Inggris The Herald. Dan konsep-konsep yang paling ganjil digali. Misalnya, seorang dokter bedah hewan sekaligus pengarang berkebangsaan Australia, Ian Gawler, menyarankan bahwa kanker dapat diobati dengan meditasi. Metode penyembuhan lainnya yang dengan populer diberi label Zaman Baru mencakup diagnosis berdasarkan astrologi, analisis aura, terapi hipnotis, bedah psikis, dan terapi kehidupan di masa lalu. Metode penyembuhan ini sering kali dipromosikan dalam majalah-majalah yang secara khusus berhubungan dengan kesehatan, penyembuhan alam, vitamin, olahraga, dan nutrisi.
Zaman Baru dan Kristal
Salah satu metode populer dari penyembuhan Zaman Baru mencakup penggunaan kristal dan batu permata, seperti kuarsa, ametis, topas, merah delima, opal, dan zamrud. Ahli permata Zaman Baru bernama Uma Silbey berkata, ”Sepanjang sejarah, Anda akan mendapati contoh-contoh kebudayaan yang percaya bahwa kuarsa, dapat memperbesar energi psikis dan tenaga penyembuhan.” Ia menambahkan, ”Kebudayaan Sumeria, Maya, dan lain-lain menggunakan kristal kuarsa untuk tujuan-tujuan penyembuhan.”
Bagaimana kristal-kristal ini digunakan? Para pakar terapi kristal mengatakan bahwa kelemahan fisik dan mental dapat diobati dengan meletakkan kuarsa dan batu-batu permata lainnya di tempat-tempat tertentu dari tubuh. Katrina Raphaell, seorang guru kristal Zaman Baru, menjelaskan bahwa kristal ”dapat ditempatkan di bawah bantal sewaktu tidur untuk menghadirkan mimpi-mimpi yang indah dan bersifat nubuat. Batu-batu itu dapat digunakan dalam praktek-praktek penyembuhan untuk menstabilkan emosi yang bergejolak, menenteramkan pikiran yang resah dan membantu mengatasi ketidakseimbangan tubuh. Batu-batu itu dapat digenggam sewaktu menjalani proses melahirkan untuk menambah tenaga”.
Zaman Baru dan Lingkungan
Gerakan Zaman Baru adalah ”bersih, hijau, begitulah penampilannya”, demikian kata TSBeat, sebuah majalah Inggris untuk remaja. Partisipasi aktif dalam menganjurkan kesadaran ekologi dan perlindungan lingkungan telah menyumbang kepada sosok positif dari gerakan Zaman Baru, dan pesan yang bersahabat terhadap lingkungan ini telah menarik banyak orang kepada ajarannya. Akan tetapi, kepedulian Zaman Baru terhadap lingkungan sering kali dinyatakan sebagai pemujaan langsung terhadap alam, dengan ritual yang berasal dari upacara-upacara primitif yang ditujukan kepada dewi bumi.
Apakah pernyataan modern terhadap ajaran mistik purba ini merupakan jawaban atas problem-problem kita? Apakah planet ini akan diselamatkan melalui hikmat dari para penyihir dan makhluk luar angkasa? Apakah suatu zaman yang penuh damai dan kemakmuran akan pernah datang?
[Catatan Kaki]
a Utopia: ”Suatu tempat yang benar-benar ideal, khususnya dalam aspek sosial, politik, dan moralnya.”—The American Heritage Dictionary of the English Language.
[Kotak di hlm. 26]
MacLaine, Zaman Baru, dan Ramtha
”DIMENSI perbintangan adalah nyata meskipun kita tidak dapat melihat atau mengukurnya berdasarkan istilah-istilah linear. Terdapat kenyataan yang lebih besar dibandingkan kenyataan yang kita ’dapatkan’ secara sadar. Hal itulah yang kemudian disebut sebagai zaman baru dari pemikiran. Suatu zaman baru dari kesadaran. . . .
”Saya mengunjungi medium-medium kawakan yang menjadi penghubung bagi roh-roh penuntun dari alam roh. Saya membina hubungan dengan ’makhluk-makhluk roh’ tersebut. . . . Salah satunya lebih agung dibandingkan yang lainnya. Namanya adalah . . . Ramtha, Pribadi yang Mendapat Pencerahan. . . . Ia mengatakan bahwa ia telah satu kali berinkarnasi selama periode waktu Atlantean dan telah mencapai kesadaran total dalam masa hidupnya waktu itu. . . . Seraya saya menatap mata Ramtha, saya mendengar diri saya sendiri berkata, ’Apakah Anda adalah saudara saya dalam inkarnasi Atlantean Anda?’
”. . . Air mata mengalir dari matanya. ’Ya, sayangku,’ katanya, ’dan Anda ketika itu adalah saudara saya.’”
MacLaine selanjutnya berkata, ”Inti pendidikan rohaninya adalah untuk menyampaikan kebenaran bahwa kita adalah Allah. Kesanggupan pengetahuan yang kita miliki sama seperti Dia.”—Dancing in the Light, oleh Shirley MacLaine.
Bandingkan Kejadian 3:5, yang di dalamnya Ular (Setan) dengan penuh dusta berkata kepada Hawa, ”Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.” Orang-orang yang menginginkan perkenan ilahi harus menjauhi keterlibatan apa pun dengan makhluk-makhluk roh yang jahat dan menipu. Hukum Musa menyatakan, ”Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal; janganlah kamu mencari mereka dan dengan demikian menjadi najis karena mereka; Akulah [Yehuwa], Allahmu.”—Imamat 19:31.
[Kotak di hlm. 29]
”Suatu Obat Bius Lain dalam Masyarakat yang Kecanduan Obat”?
”GERAKAN Zaman Baru—sumbangan yang terbaru kepada sejarah kita yang panjang sehubungan obat mujarab dan mode rohani yang ganjil—mendapat peringatan yang bernada mengejek bercampur marah. Bukan hanya degradasi kesalehan melainkan juga komersialisasi yang terang-terangan menimbulkan kecurigaan berupa kepalsuan rohani dalam skala besar. . . .
”Gerakan Zaman Baru berupaya mengkombinasikan meditasi, berpikir positif, penyembuhan iman, . . . mistik, yoga, penyembuhan dengan air, akupunktur, dupa, astrologi, psikologi Jung, kilas balik kehidupan, persepsi di luar jangkauan indera, spiritualisme, . . . teori evolusi, terapi seksual ala Reich, mitologi purba, . . . hipnosis, dan beberapa teknik lainnya yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran termasuk elemen-elemen yang dipinjam dari tradisi-tradisi agama utama. . . .
”Zaman Baru yang menggantikan agama menenteramkan hati nurani sebaliknya daripada menggusarkannya. Inti pengajarannya adalah Anda boleh mempercayai apa saja asalkan hal itu cocok untuk Anda. ’Jika Anda mempercayainya, hal itu benar’: slogan dari Zaman Baru. . . .
”Permasalahannya bukanlah apakah terapi-terapi Zaman Baru benar-benar manjur melainkan apakah agama boleh digunakan sebagai terapi. Jika hal itu tidak menawarkan apa-apa selain perasaan melayang secara rohani, agama menjadi suatu obat bius lain dalam masyarakat yang kecanduan obat.”—”The New Age Movement: No Effort, No Truth, No Solutions, Notes on Gnosticism—Part V”, oleh Christopher Lasch, Profesor Sejarah Watson di Universitas Rochester, New York, AS.
[Gambar di hlm. 27]
Kultus-kultus Zaman Baru antara lain bereksperimen dengan astrologi, telepati, meditasi, dan kristal
[Gambar di hlm. 28]
Metode-metode penyembuhan Zaman Baru mencakup penggunaan kristal
-
-
Bagaimana Zaman Baru yang Sebenarnya Akan Datang?Sedarlah!—1994 | 8 Maret
-
-
Bagaimana Zaman Baru yang Sebenarnya Akan Datang?
PENGARANG Zaman Baru, Shirley MacLaine menyingkapkan perasaan yang sangat umum sewaktu ia menulis, ”Saya mendapati diri banyak berpikir mengenai kesalahan apa yang sedang terjadi di dunia. Anda tidak dapat menghindarinya sewaktu Anda benar-benar melihat kehancuran, kelaparan, kebencian. Saya mulai berkelana sewaktu saya berusia sembilan belas, dan sekarang, di usia pertengahan empat puluhan, saya dapat dengan objektif mengatakan bahwa segala sesuatu telah dengan stabil terus merosot.”
Demikian pula, orang-orang di mana-mana merasa muak akan kemunafikan dan kepalsuan agama. Mereka dibuat frustrasi oleh kelalaian dan keterbatasan pemerintah. Mereka khawatir akan ketidakpedulian yang dirasakan dan kegagalan dari kemajuan ilmu kedokteran. Dan banyak orang menjadi korban penyimpangan dan kemunafikan rasial ataupun seksual.
Suatu Jalan Keluar yang Realistis?
Tidak diragukan lagi, kita benar-benar membutuhkan suatu dunia baru. Namun apakah harapan Zaman Baru realistis? Atau apakah gambarannya berkenaan masa depan lebih berpangkal pada film-film fiksi ilmiah Hollywood? Apakah kelihatannya bijaksana untuk menaruh iman akan nubuat-nubuat yang didasarkan atas tradisi-tradisi yang terlupakan, mitos-mitos purba, dan spekulasi?
Memang, banyak dari konsep yang diadopsi oleh gerakan Zaman Baru bisa jadi mempromosikan kesehatan mental dan fisik dengan cara yang terbatas. Nutrisi yang baik, olahraga, bersantai, dan kepedulian akan lingkungan semuanya merupakan aspek yang penting dalam kehidupan. Para pelaksana medis mungkin akan mencapai kesuksesan yang lebih baik jika mereka lebih memberi perhatian kepada kebutuhan emosi dari orang sakit seraya merawat kelemahan fisiknya. Namun cepat atau lambat setiap orang akan sakit, dan bahkan orang yang paling sehat pada akhirnya akan mati juga. Kita tidak dapat sepenuhnya menikmati kehidupan dengan prospek penyakit dan kematian menghantui pikiran kita. Apakah penyokong-penyokong Zaman Baru memberi jalan keluar yang masuk akal atas problem-problem ini?
Semakin banyak orang merasa sedih dan depresi, dan gerakan Zaman Baru tidak dapat berbuat banyak untuk mengatasinya. International Herald Tribune dari London menyatakan, ”Jika abad ke-20 memperkenalkan Zaman Kecemasan, kepergiannya mengantarkan fajar dari Zaman Depresi.” Surat kabar tersebut menambahkan bahwa ”penelitian internasional pertama sehubungan depresi besar menyingkapkan suatu peningkatan yang stabil dalam ketidak-teraturan di seluas dunia”.
Gerakan Zaman Baru, dengan kedok keagamaannya, tidak benar-benar mengisi kekosongan rohani dalam masyarakat modern. Paling-paling kelegaan rohani yang ditawarkannya hanya bersifat sementara. Memang, agama konvensional, terutama Susunan Kristen, tidak memuaskan kelaparan rohani yang sudah umum. Sebuah surat kabar dengan terbuka mengecam ”kegagalan Gereja untuk membantu orang-orang yang merasa terisolasi, tak terjangkau, tak dikasihi”. Surat kabar tersebut menggambarkan agama modern sebagai sesuatu yang hambar, ”yang merampas perasaan kontak langsung apa pun dengan Allah”.
Alkitab—Buku yang Berisi Jawaban
Susunan Kristen telah menodai dan mengencerkan kebenaran Alkitab. Demikian pula, banyak doktrin-doktrin Zaman Baru juga bertentangan dengan ajaran-ajaran Alkitab. Contohnya, perhatikan gagasan Zaman Baru bahwa manusia dapat mendatangkan jalan keluar atas problem-problem bumi. Alkitab dengan jelas mengatakan di Yeremia 10:23, ”Manusia tidak berkuasa untuk menentukan jalannya, dan orang yang berjalan tidak berkuasa untuk menetapkan langkahnya.” Ayat lainnya mengatakan, ”Dari [Yehuwa] datang pertolongan.”—Mazmur 3:9.
Alkitab tidak mengajarkan bahwa manusia memiliki suatu jiwa yang tidak berkematian yang hidup sebagai suatu kesatuan yang berdiri sendiri, terpisah dari tubuh. Menurut Alkitab, jiwa bisa mati, dan kematian menandai akhir dari seluruh gagasan dan kegiatan. (Bilangan 23:10; 35:11; Pengkhotbah 9:5, 10) Ini jelas menyingkirkan konsep Zaman Baru tentang reinkarnasi.
Lagi pula, komunikasi dengan orang mati adalah mustahil. Menurut Alkitab, komunikasi macam apa pun dengan orang mati sebenarnya merupakan komunikasi dengan hantu-hantu—makhluk-makhluk roh yang merupakan musuh Allah dan umat manusia. Oleh karena itu, Hukum Allah menyatakan praktek-praktek spiritisme, termasuk segala bentuk tenung, astrologi, dan medium roh sebagai pelanggaran yang patut mendapat hukuman mati.—Imamat 19:31; 20:6, 27; Ulangan 18:10-12.
Alkitab adalah sumber dari penyembuhan rohani yang sejati. Ia memiliki suatu badan pengajaran yang membantu umat Kristen berhubungan dengan diri sendiri dan mengubah kepribadian mereka. (Roma 12:2; 2 Korintus 13:5; Efesus 4:21-24) Ia mengajarkan disiplin pribadi, akal sehat, respek terhadap diri sendiri dan orang lain.
Alkitab membawa kita berhubungan dengan kuasa tertinggi di alam semesta, Pencipta kita. (Kisah 17:24-28) Alkitab memperlihatkan bahwa dengan mempraktekkan iman dalam korban tebusan Putra-Nya, memungkinkan umat manusia mencapai kehidupan kekal di bumi Firdaus. (Roma 6:23) Alkitab menyediakan jawaban yang memuaskan atas pertanyaan-pertanyaan seperti: Mengapa kita ada di sini? Mengapa kita menjadi tua dan mati? Apa yang terjadi setelah kematian? Mengapa Allah membiarkan begitu banyak penderitaan? Siapa makhluk yang berkuasa di dunia yang tidak kelihatan? Apakah mereka bertanggung jawab atas banyak dari apa yang disebut fenomena paranormal?
Untuk masa depan, Alkitab menjanjikan kesehatan yang sempurna dan kehidupan kekal serta suatu dunia baru yang penuh perdamaian dan kerukunan, dengan lingkungan yang bersih di sini, di atas bumi. (Yesaya 33:24; 2 Petrus 3:13) Di dunia baru tersebut, umat manusia tidak diragukan lagi akan mengembangkan pengetahuan mereka dan, di bawah bimbingan Allah akan menyibakkan banyak misteri sehubungan tubuh manusia, planet kita, dan seluruh alam semesta. Semua ini akan dicapai melalui kekuatan Yehuwa, Allah yang mengasihi umat manusia.
Apakah Anda Akan Berada di Sana?
Akan tetapi, Alkitab juga mengajarkan bahwa berkat-berkat ini tersedia hanya bagi orang-orang yang hidup selaras dengan hukum-hukum Allah. Hukum-hukum ini tidak bersifat memaksa. Namun hukum-hukum ini harus dipatuhi. (Amsal 4:18, 19; 1 Yohanes 5:3) Tidaklah mungkin untuk menganut gagasan-gagasan yang tidak berdasarkan Alkitab dari Zaman Baru dan pada waktu yang sama percaya kepada Alkitab.—1 Korintus 3:18-20; 10:18-22; Yakobus 4:4.
Dengan demikian, orang-orang Kristen sejati menjauhi keterlibatan dengan pemikiran yang tidak berdasarkan Alkitab dari gerakan Zaman Baru. Pertimbangan yang masuk akal dan akal sehat dibutuhkan. Hendaknya diperhatikan bahwa sebutan ”Zaman Baru” telah secara luas digunakan untuk perkara-perkara yang tidak berasal dari gerakan Zaman Baru dan yang tidak selalu bertentangan dengan Alkitab. Hal ini benar khususnya dalam bidang kesehatan, nutrisi, seni, dan musik. Oleh karena itu umat Kristen harus melatih daya pengamatan dan keseimbangan pikiran seraya memastikan untuk tetap terpisah dari segala sesuatu yang dikutuk Alkitab. Tepat sekali, Amsal 14:15 dengan bijaksana menasihati, ”Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya.”
Ya, Alkitab adalah kunci kepada pencerahan sejati. Sikap tidak hormat yang umum dari penganut Zaman Baru terhadap Alkitab hanya dapat membawa lebih banyak kegelapan bagi dunia ini. Namun Alkitab memancarkan terang rohani dan harapan akan suatu dunia baru sebagaimana dijanjikan oleh Allah, ”’Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umatNya dan Ia akan menjadi Allah mereka. Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.’ Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: ’Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!’ Dan firmanNya: ’Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.’”—Wahyu 21:3-5.
-