-
Menghadapi Dua Binatang yang GanasWahyu—Klimaksnya yang Menakjubkan Sudah Dekat!
-
-
Pengarang Maurice Genevoix, yang adalah seorang perwira militer selama peperangan tersebut, mengatakan tentang hal itu: ”Semua orang setuju dalam mengakui bahwa dalam seluruh sejarah umat manusia, hanya ada beberapa tanggal yang sama pentingnya dengan tanggal 2 Agustus 1914. Mula-mula Eropa dan tidak lama kemudian hampir seluruh umat manusia mendapati dirinya terlibat dalam suatu peristiwa yang mengerikan. Konvensi-konvensi, persetujuan-persetujuan, kaidah-kaidah moral, semua fondasi goyah; dari hari ke hari, segala sesuatu mulai diragukan. Malapetaka itu tak pernah terpikirkan maupun diduga secara masuk akal. Luar biasa mengacaukan, luar biasa kejam, dan hal itu masih terus merongrong kita setelah itu.”—Maurice Genevoix, anggota dari Académie Française (Akademi Prancis), yang dikutip dalam buku Promise of Greatness (Janji akan Kebesaran), 1968.
-
-
Menghadapi Dua Binatang yang GanasWahyu—Klimaksnya yang Menakjubkan Sudah Dekat!
-
-
Pada tanggal 4 Agustus 1979, hanya 65 tahun setelah pecahnya Perang Dunia I, The Economist, dari London, Inggris, memberi komentar: ”Pada tahun 1914 dunia kehilangan persatuan yang tidak pernah sanggup ia miliki kembali sejak itu.”
-