-
Berhati-hatilah terhadap Kurangnya Minat BacaSedarlah!—1996 | 22 Januari
-
-
Bahkan lebih baik, beberapa orang-tua membaca dengan suara keras kepada anak-anaknya. Dengan melakukan hal itu, mereka menciptakan ikatan yang hangat—sesuatu yang sangat langka di banyak keluarga dewasa ini.
-
-
Berhati-hatilah terhadap Kurangnya Minat BacaSedarlah!—1996 | 22 Januari
-
-
Beberapa orang-tua mulai membacakan bagi anak-anak mereka pada usia dini. Hal ini dapat bermanfaat. Beberapa ahli mengatakan bahwa menjelang usia tiga tahun, seorang anak mengerti sebagian besar dari bahasa yang nantinya ia gunakan dalam percakapan sehari-hari ala orang dewasa—meskipun ia masih belum fasih mengutarakan kata-kata ini. ”Anak-anak mulai belajar memahami bahasa pada usia lebih awal dan dengan tingkat yang lebih pesat daripada yang mereka belajar gunakan secara lisan,” kata buku The First Three Years of Life. Alkitab mengatakan mengenai Timotius, ”Sejak masa bayi engkau telah mengetahui tulisan-tulisan kudus.” (2 Timotius 3:15) Kata bayi berasal dari bahasa Latin infans, yang secara harfiah berarti ”bukan pembicara”. Ya, Timotius mendengar kata-kata Alkitab lama sebelum ia dapat berbicara kepada mereka.
-