PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • ”Yehuwa Menolong Saya pada Masa-Masa Paling Kelam”
    Kisah Hidup Saksi-Saksi Yehuwa
    • Polisi lalu membawa saya ke penjara Rostrogordo di Melilla. Di sana, saya menunggu kasus saya disidangkan di pengadilan militer.

      Penjara Rostrogordo di Melilla

      Sambil menunggu pengadilan, komandan militer Spanyol di Maroko ingin membuat saya berubah pikiran. Jadi, saya dihina dan dicambuk selama 20 menit. Saya juga berulang kali ditendang sampai saya jatuh dan hampir pingsan. Tapi, komandan itu belum puas juga. Dia menginjak-injak kepala saya dengan sepatu botnya, dan dia baru berhenti setelah kepala saya mulai berdarah. Saya lalu dibawa ke kantornya, dan dia berteriak, ”Jangan pikir ini sudah selesai. Kamu akan diperlakukan seperti ini setiap hari, bahkan lebih parah lagi!” Lalu, dia menyuruh agar beberapa tentara membawa saya ke sebuah sel yang ada di ruang bawah tanah. Sel itu lembap dan gelap. Saat itu, saya benar-benar tidak tahu bagaimana kehidupan saya selanjutnya. Semuanya terasa sangat suram.

      Di sel itu, saya berbaring di lantai. Masih ada bekas darah di kepala saya. Saya hanya punya satu selimut tipis, dan teman saya hanyalah beberapa tikus yang datang dan pergi. Saya cuma bisa meminta Yehuwa memberi saya kekuatan untuk bertekun. Di sel yang dingin dan gelap itu, saya berdoa tanpa henti. Sampai sekarang, saya masih ingat dengan jelas semua itu.b

      Besoknya, saya kembali dipukuli, tapi kali ini oleh tentara lain. Sang komandan mengawasi dia untuk memastikan bahwa saya benar-benar menderita. Harus saya akui, saat itu saya benar-benar tidak yakin apakah saya bisa bertahan kalau terus diperlakukan seperti itu. Pada malam kedua di sel saya, saya memohon agar Yehuwa membantu saya.

      Pada hari ketiga, saya kembali dipanggil ke kantor komandan itu. Saya takut akan dipukuli lagi. Jadi waktu berjalan ke kantor itu, saya berdoa kepada Yehuwa. Ternyata Don Esteban,c sekretaris pengadilan militer yang juga adalah hakim untuk kasus saya, sudah menunggu di sana. Hari itu, dia datang untuk memulai proses persidangan kasus saya.

      Don Esteban bertanya kenapa kepala saya diperban. Awalnya, saya tidak mau bercerita karena saya takut akan dipukuli karena mengadu. Tapi akhirnya, saya memutuskan untuk memberi tahu dia apa yang terjadi. Don Esteban lalu mengatakan, ”Saya tidak bisa menghentikan persidangan kasus kamu, tapi saya bisa jamin kamu tidak akan dipukuli lagi.”

  • ”Yehuwa Menolong Saya pada Masa-Masa Paling Kelam”
    Kisah Hidup Saksi-Saksi Yehuwa
    • b Sel itu luasnya hanya empat meter persegi dan tidak ada apa-apa di sana, bahkan toilet pun tidak ada. Saya hanya punya satu selimut, dan saya biasanya tidur di lantai tanah. Saya ditahan di sel itu selama tujuh bulan.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan