PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Alkitab—Diilhamkan Allah?
    Apakah Akan Ada Suatu Dunia tanpa Perang?
    • Namun, setelah selang beberapa waktu suatu perubahan mendasar muncul dalam pemikiran bangsa Israel. Orang-orang Farisi, yang menjadi terkemuka dalam Yudaisme selama abad pertama M, mendukung ajaran ”Taurat Lisan”, yang telah mereka perkembangkan dua abad sebelumnya. Mereka mengajarkan bahwa sebagai tambahan dari Hukum tertulis kepada bangsa Israel di Gunung Sinai, Allah pada waktu yang sama juga memberikan kepada mereka hukum lisan. Menurut kepercayaan tersebut, hukum lisan yang terilham ini menafsirkan dan menjelaskan perincian-perincian dari Hukum tertulis, perincian-perincian yang dengan sengaja Allah katakan kepada Musa untuk tidak dicatat. Hukum lisan tidak dimaksudkan untuk ditulis melainkan untuk diturunkan hanya dari mulut ke mulut, dari guru kepada murid, dari generasi ke generasi. Dengan demikian, hal itu memberikan wewenang kepada orang-orang Farisi, yang menganggap diri mereka sebagai penjaga dari tradisi lisan ini.g

  • Alkitab—Diilhamkan Allah?
    Apakah Akan Ada Suatu Dunia tanpa Perang?
    • g Ajaran ini, yang mula-mula dipromosikan oleh orang-orang Farisi, ditolak oleh orang-orang di dalam bangsa yang sezaman dengan mereka. Orang-orang Saduki, banyak dari antara mereka adalah imam, demikian juga orang-orang Essen abad pertama, menolak konsep yang bersifat Farisi ini. Dewasa ini, orang-orang Karait (sejak abad kedelapan M), demikian juga gerakan-gerakan Reformasi dan Konservatif dari Yudaisme, tidak menganggap bahwa tradisi lisan itu diilhamkan Allah. Namun, Yudaisme Ortodoks dewasa ini menganggap tradisi-tradisi ini terilham dan diwajibkan.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan